
kantor bram.
'' nov,pak bram belum bisa masuk kerja ya.'' ucap sari mendekati Novi yang sedang sibuk mengotak-atik komputernya.
'' kayaknya beliau harus cuti lebih lama sar..'' ucap novi, saripun mengangguk.
'' ya udah nov, aku mau bikin kopi dulu deh,kamu mau gak.'' tanya sari sambil berlalu.
'' boleh sar,gulanya dikit aja yak..'' ucap novi sambil fokus ke layar komputernya.
''okayy!!!'' sari mulai menghilang dari pandangan.
*****
apartement bram
akila masih sibuk memasak di dapur.
ia menyiapkan makanan kesukaan bram.
Bram yang masih tertidur pulas pun terbangun gara-gara mencium aroma masakan akila yang begitu menggoda selera.
ia tersenyum tipis.
kemudian,bram beranjak bangun dari tidurnya.
'' pagi sayang...'' ucap bram membuat akila terkejut seketika.
'' mas..,bikin kaget aja ,aku udah siapkan makanan kesukaan kamu dimeja ,kamu cuci muka sana.'' titah akila pada bram .
ia masih sibuk menggoreng ayam , membuat sambal terasi, dan pepes peda sambal kemangi.
aroma kemangi yang tercium dari pepes buatan akila menggoda selera akila , seketika ia keroncongan dibuatnya.
Bram tersenyum tipis melihat tingkah akila yang lucu dan konyol menurutnya.
'' babe,aku mau mandi dulu deh.'' ucap bram,merasa risih karena tubuh nya lengket.
''iya mas.'' akila masih fokus pada kompornya.
walaupun keringat sudah membasahi sekujur tubuhnya,ia tidak peduli karena ia melakukannya dengan senang hati .
semua demi bram,supaya bram bisa makan bergizi setiap harinya.
'' babe,aku mau kopi dong.'' ucap bram melongok dari pintu kamar mandinya.
'' i-iya mas.'' akila menyeka keringat nya dengan ujung bajunya.
kemudian, ia menyiapkan semua menu pagi ini diatas meja makan.
karena akila sudah selesai memasak.
ia menghela napas panjang.
tiba-tiba, ia teringat ucapan bram barusan ,kalau ia meminta kopi hitam.
tangannya segera meraih gelas dan menuang bubuk kopi kedalam gelasnya. lalu, menyeduhnya dengan air matang yang barusan ia rebus.
krettt!!!
pintu kamar mandi terbuka lebar ,bram keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk.
ia terlihat segar sekali dengan rambut basah dan tercium aroma mint dari sabun yang ia pakai.
akila tersenyum seketika.
'' mas buruan, kopinya udah siap.'' ucap akila terlihat sumringah.
" iya bentar, aku mau ganti baju dulu.'' akila mengernyit heran.
'' ganti baju ? emang nya dia mau kemana.''ia segera berlari menghampiri bram dikamarnya.
'' aaaaa,sory..sory mas .'' akila tak sengaja melihat bram telanjang bulat.
seketika bram langsung meraih handuk nya.
'' babe...,'' teriak bram seketika
'' maaf mas,aku gak sengaja." akila tersipu.''aku keluar dulu, silahkan lanjutkan pakai bajunya.'' ucap akila ,ia berjalan keluar dari kamar dan menunggu bram dimeja makan.
__ADS_1
akila terlihat malu sekali .
meskipun sudah sering ia melihat tubuh bram tapi ia masih malu.
akila terkekeh kecil.
'' babe ..'' ucap bram yang tiba -tiba udah dibelakang akila.
'' iya mas.'' akila menoleh kearah bram,ia menaikkan alisnya.
'' mas,mau kekantor.'' tanya akila keheranan.
'' iya ,aku harus segera kekantor.''akila mengernyit
'' kenapa,mang ada masalah.'' bram tersenyum kecut.
'' gak tahu nih, pak rio tiba-tiba kirim pesan ,katanya ada yang mau di bicarakan .'' ucap bram sembari duduk di kursi dan meraih cangkir kopinya .
akila menampakan raut wajah yang berbeda setelah mendengar ucapan bram barusan.
srupp ..srupp..
terdengar bram menyesap kopinya .
ia tersenyum manis
'' makasih ya sayang...,'' ucap bram meraih tangan akila dan mengecup nya.
'' sama-sama mas.'' akila mengulum senyum .
seketika mereka saling tatap.
'' hey..!!, jangan lama-lama bengong nya ,ayo kita sarapan.'' akila menjentikkan jarinya didepan mata bram.
" iya babe.'' bram meraih piring nya dan mengambil nasi hangat ,serta meraih sayur lodeh kesukaan nya.
'' mau ayam goreng atau ikan goreng mas.'' tanya akila menyodorkan 2 piring didepan bram.
'' ayam goreng aja babe, tolong sambalnya.'' pinta bram.
akila menyodorkan wadah sambal pada bram.
Bram terkekeh.
'' aku suka pedas babe.'' rengek bram.
'' gak,kamu baru sembuh dari sakit. jadi ,makannya kudu dijaga.'' akila mengkode dengan telunjuknya.
memberi peringatan pada bram.
'' ya ,ya, kamu tuh ya ,bawel banget.'' bram berkerut kening.
ia menyeruput kuah sayur lodeh nya.
'' hmm,mantap!!!'' bram mengacungkan jempolnya pada akila.
akila terkekeh melihat tingkah bram.
******
terlihat mobil bram menghampiri parkiran kantor Wijaya groups.
Bram menepikan mobilnya dan mematikan mesinnya.
ia turun dari mobilnya.
tit..tit ...
bunyi mobil bram .
kemudian,
ia masuk kedalam kantor rio
terlihat seorang satpam menyambut kedatangan bram.
'' selamat pagi pak.'' sapa security
'' pagi juga .'' bram tersenyum ramah.
__ADS_1
ia langsung bergegas keruangan rio.
tok..tok..tok.
Bram mengetuk pintu ruangan rio.
'' masuk!!'' ucap rio.
terlihat bram berdiri didepan pintu.
'' pagi pak rio.'' sapa bram care
'' pagi pak bram.'' sapa rio agak dingin.
Bram pun sedikit bertanya dalam hati ada apa gerangan dengan sikap rio barusan.
tidak biasanya ia bersikap seperti itu.
'' pak rio baik-baik saja kan?'' ucap bram basa basi.
'' ya ,baik-baik saja kok.'' Rio tetap jutek pada bram.
'' tadi pak rio bilang,pengin ngobrol sama aku , ada apa.'' tanya bram mencoba lebih care.
Rio masih terdiam,
'' sejak kapan akila tinggal sama kamu.'' tiba-tiba bram mengernyit karena pertanyaan rio barusan.
'' maksud pak rio.'' bram masih menyangkal .
'' ckkk,bram,bram, kamu tuh gak usah belaga bingung gitu deh..''sindir rio pada bram.
'' aku tahu kamu dan akila tinggal satu apartement .'' Rio memilin janggut nya ,ia melangkah mendekat pada kaca gedung membelakangi bram.
" jadi ,pak rio udah tahu.'' batin bram.
"duhhh!,gawat'' bram terlihat khawatir.
'' maksudku menyuruh kamu datang kesini ,aku akan kasih kamu pilihan.'' bram mengernyit mendengar ucapan rio.
'' pilihan? pilihan apa.'' bram tidak mengerti dengan ucapan rio barusan.
Rio memilin janggutnya.
'' Tinggalkan akila , atau kita akan batalkan kerjasama kita '' ucap rio to the point.
membuat bram melotot.
'' apa??'' bram terkejut dengan ucapan rio.
'' apa maksud kamu .'' bram masih belum mengerti .
'' aku masih mencintai dia ,aku mohon sama kamu , lepaskan dia untukku atau jika tidak...''bram mengerti sekarang , apa maksud perkataan rio .
'' maaf,aku gak bisa ,jika pak rio mau membatalkan kerja sama kita ,silahkan.'' mana mungkin bram akan melepas akila ,itu terlihat dari tatapan matanya.
'' apa kamu yakin dengan keputusan kamu.'' ucap rio.
'' ya,aku sangat yakin.
'' mulai saat ini ,kita putuskan hubungan kerjasama kita .'' tegas bram sambil berlalu.
'' pikirkan sekali lagi pak bram, jangan gegabah.'' Bram menghentikan langkahnya.
Rio masih berharap jika bram akan merubah keputusannya.
tapi ,
sayang sekali bram begitu mencintai akila,jadi tak ada yang perlu dipikirkan lagi bagi bram.
'' keputusan ku sudah bulat , jadi,aku rasa sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, permisi.'' pamit bram meninggalkan ruangan rio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1