
"selamat siang '' ucap tante erna pada seorang laki-laki yang sedari tadi menunggu mereka.
'' sela...mat si... woooow cantik sekali.'' puji laki-laki itu setelah melihat akila lebih dekat,lebih cantik daripada difotonya.
erna tersenyum senang.
sedangkan akila hanya terdiam,ia begitu takut melihat om-om didepan nya itu.
'' ya tuhan.''lirih akila setelah tahu kalau tamunya itu Om-om senang .
tak ragu-ragu Om itu mengedipkan mata pada akila dengan nakal nya.
namun akila hanya ingin muntah melihat laki-laki itu .
laki-laki yang lebih pantas disebut ayahnya.
'' erna,kamu boleh pergi ,aku akan nikmati momen ini bersama dengan wanita cantik ini.'' ucap om itu dengan wajah kegenitan.
membuat akila merinding dan jijik.
'' tan...aku gak mau.'' ucap akila pada erna.
seraya menarik lengan erna.
'' akila,kamu jangan pernah menolak tamu,paham!!'' bisik erna dengan nada geram.
akila tak bisa berbuat apa-apa.
jika erna sudah berbicara seperti itu.
'' ayo sayang...'' ucap om itu , panggil saja om ferdy.
akila masih terpaku disana .
'' ayo akila.'' erna melototkan matanya pada akila.
sehingga akila terpaksa mengikuti ajakan Om itu untuk pergi dari tempat itu.
akila berjalan di samping om ferdy.
" selamat bersenang-senang om.'' ucap erna, setelah itu erna dan anak buahnya pergi dari tempat itu.
'' akila...kita makan dulu yuk,habis itu kita shoping-shoping .'' ucap om ferdy.
'' tapi Om...'' ucap akila ketakutan.
baru kali ini akila dihadapkan dengan om-om genit.
'' heii..., jangan takut ayo kita pergi makan.'' ucap om ferdy dengan senyuman yang begitu menjijikkan bagi akila.
'' i..iya om..'' akila terpaksa mengikuti saja ajakan Om ferdy.
gak ada pilihan atau jika tidak, ia akan dihajar oleh erna dan anak buah nya.
tak lama,
akila berjalan masuk kedalam mobil Om ferdy.
om ferdy tersenyum tipis pada akila.
'' kita mau makan dimana sayang...'' ucap ferdy seraya menahan hasrat yang sudah memuncak.
'' terserah bapak aja.'' ucap akila membuat om ferdy tercengang.
'' aduhh,jangan panggil bapak dong akila , panggil om aja okayy.. atau mas juga boleh.'' ferdy tersenyum tipis.
akila hanya mengangguk pelan.
kemudian,
mobil Ferdy berhenti disebuah cafe dan resto yang sangat mewah.
akila hanya terdiam ditempat duduk nya.
hingga om ferdy mengelus p*h*nya.
'' heii..,ayo bangun, kok malah bengong.'' ferdy menatap akila lurus.
'' iya om...'' akila segera bangkit dan mengikuti saja ajakan ferdy
akila sesekali menarik dress nya kebawah karena risih.
ferdy meraih tangan akila supaya ia lebih dekat lagi dengan akila.
namun,akila menolak nya.
'' om,banyak yang lihatin kita.'' tolak akila.
'' oke..oke..,kamu pasti ingin kita bersenang-senang di tempat yang tertutup ya sayang...'' Ferdy memilin janggut nya.
akila hanya tersenyum hambar.
'' dasar tua bangka .'' maki akila dalam hati.
keduanya kini sudah masuk kedalam restaurant.
banyak mata yang memperhatikan mereka berdua .tapi akila tak mau ambil pusing.
sejujurnya ia sangat risih apalagi om ferdy terus saja memandangi nya tak berkedip sedikitpun.
ingin rasanya akila menonjok wajah itu saat ini juga.
'' ohh Tuhan apa yang harus aku lakukan .
'' ayo akila berpikir keras supaya kamu bisa kabur dari tempat ini .'' lirih nya dalam hati.
mulutnya terus komat kamit memikirkan sesuatu.
__ADS_1
'' akila...'' seru ferdy membuat akila tersadar dari lamunan nya.
'' iya om..'' akila tersenyum kecut.
'' kamu gak apa-apa.'' om ferdy mengernyit .
'' gak om,aku gak apa-apa.''akila berusaha ramah dan sok manis didepan om ferdy.
'' ohhh , yaudah,kamu mau pesan makan apa akila.'' ferdy tersenyum manis didepan akila.
tapi bagi akila senyum itu begitu menjijikkan.
'' terserah om aja,aku ikut.'' akila tampak gundah dan gelisah.
'' ya,ya,baik , kalau begitu kita makan steik aja ya.
kebetulan om lagi pengin makan yang panas-panas ,biar makin hot.'' ucap om ferdy dengan senyuman nakal nya.
'' hmmm iya om,terserah om aja aku ikut.'' akila tiba-tiba kebelet pipis.
'' duhh!! om,aku mau pamit ke toilet dulu om.boleh?'' akila segera bangkit dari duduknya.
'' iyaa boleh,boleh.'' ferdy tersenyum senang.
akila berlalu dari hadapan ferdy.
ferdy tersenyum tipis,entah,melihat yang bening-bening seperti akila ,jiwa mudanya kembali bangkit.
setelah bertahun-tahun ia kesepian,istrinya sudah tua dan sakit-sakitan.
Dan selama itu ia tak pernah merasakan sentuhan -sentuhan hangat dari seorang wanita terutama sang istri .
ferdy laki-laki normal,walaupun usia nya sudah kepala 6 ,ia masih suka bermain -main.
ya maklum , laki-laki kaya , beruang apalagi yang ia cari kalau bukan kesenangan.
*****
'' akila ,kamu mau temani om sampai malam .'' ucap ferdy seraya membelai rambut akila.
akila hanya merinding sekaligus ngilu mendengar ucapan ferdy.
'' ommm,tapi aku gak bisa,jangan sekarang ya .'' ucap akila mengibaskan tangan ferdy yang sedari tadi mengelus rambut nya.
'' kenapa akila..'' ucap ferdy dengan tatapan penuh nafsu .
ia semakin mendekati akila namun akila berusaha mundur.
'' haii.. jangan menjauh sayang..,aku udah diujung.'' ferdy semakin menjadi-jadi.
Dengan lancang ia menyingkap rok akila keatas.
'' omm,jangan om,aku gak bisa ***** sama Om.'' akila menitikkan air matanya .
'' kenapa gak bisa , aku udah b*y*r mahal kamu , ayolah.'' rayu ferdy semakin meningkat.
'' heii.. jangan mundur dong,aku akan memperlakukan kamu dengan lembut ,okeyy..'' ferdy tersenyum nakal .
'' omm,please jangan!!''akila berusaha melawan ferdy .
namun,lengan lelaki itu begitu kuat dan akila terjerembab keranjang.
kini posisi om ferdy diatas akila.
akila tak bisa berbuat apa-apa dengan sangat terpaksa.
ia hanya bisa menangis dan berusaha meronta melepaskan diri .
namun ferdy semakin kuat mencengkeram lengan akila.
'' aaaahhh'' akila menahan sakit karena cengkeraman om ferdy
'' enak aja ,aku udah keluar banyak uang buat erna ,mana mungkin aku akan melepas kan kamu begitu saja.'' ferdy mendekatkan wajahnya diatas d*d* akila.
bugggg!!!!
seketika akila yang ketakutan menendang senjata ferdy.
'' auhh!! .'' Ferdy kesakitan dan memegangi kepunyaan nya
disaat yang bersamaan akila mencoba untuk berlari dari kamar itu .
tapi ferdy segera meraih tangan akila.
'' heii,mau kemana kamu akila...'' ferdy malah semakin menjadi-jadi.
ia menerkam tubuh akila dan membanting nya ke kasur.
ferdy melepas secara paksa dress akila hingga robek.
namun segera saja akila meraih asbak yang tak jauh dari posisinya saat ini.
brakkk!!!
seketika akila melempar asbak itu dan mengenai kening ferdy.
'' ahhhh!!!'' darah mengucur dari pelipis ferdy .
ferdypun terhuyung ke lantai.
akila tak membiarkan kesempatan itu.
ia segera bangun dan berlari dari kamar dan meninggalkan ferdy yang berlumuran darah.
ferdy masih berusaha keras untuk bangun,ia terseok-seok berjalan kearah receptionis.
'' tolong! '' seru ferdy membuat beberapa orang yang ada disitu langsung berlarian dan segera menolong ferdy .
__ADS_1
'' bapak kenapa.
tolong! tolong!! '' teriak salah satu tamu hotel .
tak lama kemudian,
datang lah beberapa orang karyawan hotel itu dan segera memanggil ambulans.
langsung saja ferdy dilarikan kerumah sakit karena darahnya semakin banyak yang keluar .
******
akila masih kepikiran soal ferdy.
bagaimana kalau ferdy mati .
pikir nya
"aku gak mau dipenjara karena masalah ini.'' akila tampak berkaca-kaca .
ia terlihat sangat berantakan ,ia begitu stres memikirkan perihal barusan .
ia berjalan sempoyongan ditengah jalan.
tinnnnn....
''aaaaaa''
sittttt!!!!!!
tiba-tiba sebuah mobil hampir saja menyerempet akila.
Untung saja ,
mobil itu masih bisa mengerem .
akila menutup kedua telinganya.
ia begitu shock seketika.
"akila.'' seru seseorang dari dalam mobil dan segera menghampiri akila.
'' akila,kamu gak apa-apa.'' bram tampak khawatir karena ia hampir saja menabrak wanita yang ia cintai.
'' mas ...'' sontak akila menjatuhkan tubuhnya kedalam pelukan bram.
keduanya saling meresapi pelukan itu.
bram melepas pelukannya ,ia memegangi kedua bahu akila.
'' kamu ngapain disini,apa yang terjadi sama kamu.'' bram menatap akila lurus.
akila hanya menangis histeris.
'' akila..,akila..,'' bram masih memandangi akila lurus namun akila tetap membisu.
ia tampak shock.
'' ayo masuk ke mobil ,kita cari minum dulu yah.'' ucap bram mengecup kening akila.
kemudian bram membimbing akila masuk kedalam mobilnya.
tak lama mobil melaju perlahan.
akila masih terdiam.
bram hanya melirik sekilas, lalu fokus lagi pada jalanan.
'' sebenarnya apa yang terjadi sama kamu.'' batin bram seraya mengemudi.
akila masih terlihat sangat stress.
bram tampak kepikiran.
'' kamu akan baik-baik saja okey..'' ucap bram seraya menggenggam jemari akila.
akila hanya tersenyum hambar.
tak lama mobil bram berhenti disebuah cafe .
'' kita istirahat disini dulu ya.'' namun akila menggeleng.
''aku pengin pulang aja mas.'' ucap akila.
'' kamu yakin? yaudah aku antar kamu ketempat erna ya.'' ucap bram.
'' jangan!!! bawa aku pergi dari sini mas ,aku gak mau pulang kerumah tante erna please.'' akila memohon pada bram.
'' okee,kalau begitu kita pulang ke apartemen aku ya .'' ucap bram seraya membelai rambut akila lembut.
'' emmmmm.'' akila mengangguk pelan.
'' okeyy...'' brampun memeluk akila lagi.
kemudian,
bram memakaikan jasnya pada akila .
waktu menunjukan pukul 17:30
sejujurnya bram saat ini masih sibuk dengan proyek nya tapi ,ia memilih untuk mengantar akila terlebih dahulu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
haii.. haiii... jangan lupa tinggalkan jejak,komentar,vote and rate yak genk..😘😘😘😘