
" babe,aku lupa pakai itu " bram menatap akila lalu menatap kearah bawah .
"apa!! " Akila melotot dan mendorong tubuh bram ketepi ranjang.
"oh my good" bram menjambak rambutnya.
ia tak tahu apa yang harus dilakukan.
"maaf sayang aku lupa,itu mungkin karena aku begitu m*n*km*tinya." bram tampak putus asa
"au ahh.., aku mau mandi ,udah sana kamu pergi dari sini,lihat saja,kalau terjadi sesuatu ,kamu adalah orang yang akan aku hajar." ancam akila sambil menarik selimut dan melilitkannya ketubuh.
ia pergi kekamar mandi sambil menggerutu kesal.
"aduhh..apa yang barusan aku lakukan , bagaimana kalau akila *****." bram mengacak rambutnya.
lalu pergi dari kamar aKila .
krett..bram keluar dengan sedikit cemas dan gusar.
"bram" ucap bu ningrum dari dekat tangga.
bram melotot dan kaget.
"k-kamu , tidur dikamar aKila " buningrum menatap kearah bram penuh tanya .
namun bram terdiam ,ia harus jawab apa ,masa iya jawab iya aku tidur sama aKila ,mau ngajak perang kali.
"jawab bram,apa semalam kamu tidur di kamar aKila." Bu Ningrum menyelidik.
"emmm..anu Bu, aku ,aku..." bram terbata
"aku cuma bangunin akila aja kok ,tapi dia lagi mandi jadi gak dengar aku bangunin dia " bram mencari jawaban yang tepat.
"beneran? " bu Ningrum mengangkat alisnya.
"iya,beneran kok Bu, masa iya aku bohong " ucap bram berusaha meyakinkan .
"aku pamit dulu Bu,mau mandi dulu aku harus kerja hari ini " ucap bram ramah.
"iyaa..iya.." Bu Ningrum menggeleng pelan.
beliau mencoba masuk kedalam kamar aKila , mencoba mencari tahu kebenaran jawaban bram , karena beliau tak yakin dengan bram.
namun,
matanya terbelalak ketika melihat sprei yang acak-acakan,bantal terjun bebas di kolong,bahkan CD dan br* akila yang berserakan dilantai .
"ohh ya tuhan ,apa ini "Bu Ningrum menutup mulutnya dan termangu memandangi pemandangan didepan nya.
"apa itu artinya ..." Bu Ningrum gemetar tak percaya .
dalam waktu bersamaan pintu kamar mandi terbuka
akila berdiri didepan pintu dan
ia kaget mendapati ibunya ada di kamar nya.
"i-ibu, ibu ngapain disini " akila gugup dan tegang.
buningrum hanya diam,dan menyilangkan tangannya.
ia menghela napas panjang.
"apa ini akila, jelaskan " buningrum menatap kearah akila .
"eee..apa maksud ibu ? "akila mengelak dan berpura-pura.
__ADS_1
" jangan banyak basa- basi , jelaskan ini semua,kenapa ini berantakan ,ibu juga lihat bram keluar dari kamar ini ,apa kamu ..." Bu Ningrum menebak dan menyelusuri tubuh akila dengan tatapan matanya.
"jawab aKila .." Bu Ningrum menatap akila
"mmmm, sebenarnya , sebenarnya..." akila berhenti bicara ,ia bingung harus jujur atau tidak.
"sebenarnya apa ? " Bu Ningrum menunggu akila bicara .
"sebenarnya, aku dan bram sudah, melakukan itu " akila tampak menyesal telah berbicara jujur pada ibunya.
"apaa!! , keterlaluan kamu aKila ,ibu sudah sangat percaya sama kamu dan bram tapi,kalian mengotori kepercayaan kita " ucap buningrum tampak terpukul.
"t-tapi Bu,kita khilaf dan akila mohon ,ibu jangan cerita ini ke siapa-siapa , termasuk orang tua bram ."akila tampak memohon pada ibunya.
"ibu kecewa sama kalian,pokoknya ibu gak mau tahu , pernikahan kalian harus segera dipercepat ,ibu gak mau ya , nanti kamu hamil diluar nikah ." ucap buningrum menghela napas berat.
"t-tapi Bu,kita mau nabung dulu buat biaya pernikahan kita,kita gak mau ngrepotin kalian,kita akan kumpulin uang buat biaya pernikahan kita dan itu murni uang kita " ucap akila
"baik,ibu akan turuti permintaan kamu ,tapi ibu gak mau tahu ,ini adalah awal dan terakhir kali kamu melakukan ini dengan bram." buningrum membuat permintaan.
"b-baik Bu , akila janji "
"emmm,ibu percaya Sama kamu , yaudah kamu ganti baju dulu ,ibu udah masak , cepat turun kita sarapan sama-sama." Bu Ningrum tersenyum lalu pergi .
"iyaa..bu " akila menggengam tangannya dan mengutuk bram dalam hati.
kemudian,ia langsung memakai baju kerjanya,dan memoles mukanya dengan asal.
"aku turun ah,ini udah jam 8 pagi " ucap nya dan langsung turun kebawah menemui ayah dan ibunya.
tekk..tekk..tekk..
"selamat pagi semua " sapa aKila dengan ramah pada ibu hasna dan pak ramdan.
"pagi akila, kamu udah cantik aja ,bram mana ? kok belum turun" bu hasna menatap akila dengan tatapan lembut.
"lembur,lembur apa ? " Bu hasna menganga.
"ehmm, lembur bersih-bersih kamar yang kosong Tan..,dan aku gak tahu kalau kalian mau nginep disini ,jadi aku lupa gak beres-beres kamar sebelah." akila tampak basa -basi.
"ohh...aku pikir lembur apaan " Bu hasna mencebik.
kemudian, beliau menyendok nasi dan
tiba-tiba bram turun kebawah.
"pagi semua " sapa bram tampak basa-basi , kemudian ia duduk di samping akila.
"mas..kamu mau makan sekarang,biar aku ambilkan " akila melirik kearah bram dan bu Ningrum .
"ia boleh sayang , makasih ya," bram tersenyum dan duduk disamping akila .
"ehmmmmm...bram ,apa kalian gak percepat saja pernikahan kalian " ucap buningrum disela-sela makannya.
"ohok..ohok.. maksud tante , percepat gimana " bram tersedak dan tampak memegang tenggorokan nya .
akila yang khawatir dengan bram mengambil kan minum ,lalu ia melirik kearah Bu Ningrum .matanya penuh tatapan aneh , seolah-olah memberi isyarat pada Bu Ningrum jangan ngomong yang aneh-aneh.
"ya ..ibu pikir kalian kan satu kerjaan dan udah lama cocok jadi,jangan lama-lama tunangan nya ,gak baik" ucap Bu Ningrum serius.
"hmm..kita lagi fokus buat nabung Tan,paling tahun depan kita siap untuk naik kepelaminan." ucap bram tersenyum lalu fokus lagi pada makanan nya.
"iyaa Bu Ningrum,bram betul , mereka harus nabung dulu ,jadi kita gak perlu paksa -paksa Mereka untuk menikah sekarang." ucap Bu hasna tersenyum.
"iyaa bu, itu betul " pak aji menimpali.
"ohh..ya bu ,akila berangkat sekarang ya, udah jam 08:30 " akila menyeka mulutnya beranjak dari duduknya.
__ADS_1
"ohh..ya ,kamu hati-hati ya, nanti ibu sama ayah mau pulang pakai kereta aja " ucap Bu Ningrum
"lohh.. memang nya ibu udah beli tiketnya" akila mengangkat alisnya.
"belum,habis ini ayah mau beli tiketnya." ucap Bu Ningrum tersenyum.
"ohh...tapi maaf Bu kita gak bisa antar kestasiun " ucap akila
"gak apa-apa kok,kalian kan kerja "
"hmmm.. makasih atas pengertiannya." ucap aKila sambil melangkah .
"lalu...ibu sama bapak mau pulang kapan " tanya bram.
" ohh kita juga mau pulang sekarang kok nak..kita banyak kerjaan,kita naik taxi aja " ucap pak ramdan .
"ohh yaudah ,kalian hati-hati ya naik taxinya,apa mau bram antar? " bram mengangkat alisnya.
"gak usah nak...kita tahu kamu sibuk,lagipula kamu katanya ada meeting ."Bu hasna tersenyum
"emmm..hari ini meeting malam kok, nanti di hotel xxxxxx." ucap bram serius dan tampak memegang gelas dan meminum air putihnya.
"ya udah,kalian fokus aja pada kerjaan kalian, toh kita bisa sendiri tanpa merepotkan kamu." ucap pak ramdan.
"Bu..kita berangkat dulu ya, " akila tiba-tiba sudah di dekat tangga dengan tas ditangannya rapi dengan setelan kerjanya .
bram melirik kearah akila dan bangkit dari duduknya .
"kamu udah siap kill " bram memandangi akila .
"hemm... seperti yang kamu lihat " jawab aKila simple dan tersenyum kecil.
"oke..." bram mengulum senyum lalu berpamitan pada kedua orang tuanya.
akila juga bersalaman dengan pak aji dan bu Ningrum .
"hati-hati ya nak.." ucap pak aji pada akila dan menepuk pundaknya.
tersenyum manis dan mengecup kening aKila.
"iyaa..ayah " akila mengulum senyum.
lalu mengulurkan tangannya pada Bu Ningrum
"Bu akila pamit " kata akila tersenyum manis .
"iyaa... sayang " Bu Ningrum memeluk Akila , " ingat hari terakhir dan pertama lohh nak..." buningrum berbisik ditelinga akila sambil
mengusap-ngusap punggung aKila .
akila melotot mengerti maksud perkataan ibunya barusan.
"iyaa baiklah, kita berangkat dulu,jika kalian mau pergi , jangan lupa kunci pintu, dan kuncinya taruh dibawah pot depan pintu masuk." timpal akila dan melepas pelukannya.
Bu Ningrum tersenyum lalu mengangguk pelan.
mereka pamit dan langsung naik kedalam mobil .
"pasang safebeltnya " ucap bram datar tanpa memandang akila
"hemmm.." akila melirik kearah bram dan tanpa banyak bicara langsung memasang safebeltnya.
mobilpun langsung melaju menuju ketempat kerja mereka .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1