
"apa!! jadi, ayahku ada dirumahmu ,kok bisa ? " akila terbelalak.
"ya,ternyata papa kamu sama papa aku temenan babe." bram membulatkan matanya.
"ohh ya, hmmm, kok bisa ? " akila protes pada bram .
"ya..,mana kutahu ,kok kamu jadi gak terima gitu kesannya " bram melotot
"ya gak, maksud aku kok bisa ya , kebetulan banget anaknya saling kenal ,orang tuanya juga kenal." akila menyungut .
"ihh.. namanya juga dunia ,gak ada yang gak mungkin ,dan semuanya serba kebetulan. " bram mendengus
"iyaa juga sih,tumben loe bener .. kerasukan setan apa " akila mencibir.
"ihhh..loe tu ya ,aku bener salah, aku salah ,apalagi " bram mengernyitkan alisnya
"sudah... ,sudah..,ayo kita turun ,udah sampai kantor tuhh " ucap akila tersenyum usil .
"iyeee.." bram mengomel.
mereka langsung turun dari mobil dan bram menepikan mobilnya dibasement .
akila melepas safebeltnya.
"akila..,nanti kamu kerumah aku,kita samperin papa kamu.." ucap bram sambil melepas safebeltnya.
"hemm...atur aja waktunya ," akila menoleh kearah bram.
"oke fine.., oh ya apa kamu masih penasaran dengan masa laluku? " bram mencebik
"ihh.. kepedean amat , siapa juga yang kepo sama masa lalu dikau." akila menyeringai.
"hehe..kali aja kita mau lanjutin obrolan yang kemarin belum kelar , ya kan ? " bram mengangkat alisnya.
"iya,besok-besok aja deh,gampang kalau ada waktu, kita ketemu lagi dan ngobrol sama-sama ,ayo cepat kita naik keatas ,kita bisa telat tahu " akila mengomel.
"iya, iya,ckk " bram berdecak.
kemudian akila dan bram melangkahkan kakinya ke lift .
didalam lift ,bram melirik akila.
matanya menatap liar pada akila .
"babe...aku pengin " bram mendekap akila dan m*ng*l*m telinga akila.
"bram,lepas!! jangan gila kamu, ini tempat kerja jaga sikap " akila melotot dan mengibaskan tubuh bram.
"ya sudah,nanti sore pulang kerja ,aku mau dikontrakanmu , sebelum kita kerumah aku, okee ....,pliss !! " bram memelas dan wajah nya sedikit merah karena menahan sesuatu.
"ihhh..kamu tuh ya,suami bukan,pacar bukan ,kok minta itu terus ,loe pikir aku apaan ,*****y? " akila melotot pada bram.
"bukan begitu,aku suka sama kamu,bukankah dari awal ,aku mau kita pacaran dan menikah ? tapi kamunya cuek gitu jadi,bukan salah aku kan '' bram menatap akila penuh tanya.
"sudahlah, jangan bilang nikah-nikah jika hatimu masih ada mantan kekasih" akila berlalu pergi.
"apa , mantan? apa maksud kamu akila.." bram berteriak pada akila
namun ,akila sudah jauh meninggalkan bram.
"ihhh..wanita , selalu saja seperti itu , nyusahin " bram mengumpat kesal.
...----------------...
DITEMPAT LAIN
"hmmm,mel, aku nanti ijin pulang cepet ,ada urusan bentar " ucap meylia pada melati.
"mmm.. tumben,ada acara apa memang " melati menatap mey..ia mendekati mey yang sedang asyik menggarap laporan bulanan.
"papa aku ada di Jakarta, dan beliau sekarang ada dirumah temanku jadi,aku mau nemuin papa kesana " meylia menghentikan jarinya sejenak.
"ohhh..gitu , okee...." melati mengacungkan jempol.
lalu,meylia tersenyum.
*
*
*
KANTOR BRAM
"kenapa akhir-akhir ini pendapatan kita menurun ya " ucap bu Yola
ia menghembuskan nafasnya.
menyenderkan punggungnya di kursi, dengan menekuk telapak tangannya di dahi.
"hufttt!! ini gak bisa dibiarkan atau perusahaan ini akan minus pendapatan tiap bulannya ." Bu yola tampak berpikir keras.
kemudian,ia mengumpulkan semua staff diruangannya.
"haloo.., kumpulkan semua staff diruangan saya segera " ucap Bu Yola ditelepon.
entah siapa yang dia hubungi tapi,yang pasti tak lama ,
bram,dan yang lainnya tiba-tiba sudah ada di depan pintu ruangan Bu Yola.
__ADS_1
"masuk!! " sahut bu Yola " dari dalam ruangan.
tanpa pikir panjang mereka langsung masuk dan duduk dikursi meeting .
Bu yola mendongakan wajahnya dan memperhatikan satu demi satu wajah staf itu.
"jelaskan,kenapa pendapatan kita sering minus tiap bulannya " ucap Bu Yola tegas .
semua tampak hening,tak ada Suara apapun.
"ayo jelaskan kenapa, jangan diam aja" maki bu Yola pada mereka.
"saya pikir karena keadaan counter juga lagi sepi ,apalagi
masa -masa sulit seperti sekarang ini ,apa -apa juga mahal kan '' ucap bram.
bu yola melirik kearah bram .
"hmmm..ya,ya,masuk akal ,lalu ,apa rencana kalian untuk menekan angka penjualan kita " bu Yola
menimang-nimang dagunya sambil berjalan-jalan .
Bu yola adalah bagian manager keuangan diperusahaan bram dan akila bekerja .
untuk bram dia menjabat trainer diperusahaan nya.
jadi,bram masih dibawah pak Yanuar dan bu yola.
"kamu, pak bram apa solusinya " tanya bu yola pada bram .
"bagaimana kalau kita adakan Bazar handphone murah di pinggiran jalan atau taman kota ." ucap bram
"dan setiap pembelian HP merk tertentu yang slow moving kita kasih free handfree atau selfie stick." ucap bram sangat yakin.
"iya itu ide bagus,saya setuju dengan ucapan pak bram " bu Yola mengernyitkan dahinya.
bram tampak tersenyum kecil karena idenya diterima oleh bu yola.
"oke..saya terima usulan dari pak bram,minggu depan ,kita adakan Bazar di taman kota selama 15 hari. "kita lihat apakah itu berpengaruh besar pada omzet kita " Bu Yola tersenyum.
lalu..
"okee,saya rasa meeting cukup sampai disini dulu ,jika ada usulan lain , silahkan datang ke ruangan saya ." Bu yola mengakhiri diskusinya .
*
*
*
RUANGAN BRAM
ia tampak sibuk dengan pekerjaannya
namun ,tiba-tiba
ia dikejutkan dengan suara ketukan pintu.
"masuk!! " ucap bram tanpa melihat siapa yang datang .
tiba-tiba sebuah tangan halus
memegang bahunya .
"apa kamu sibuk pak bram..." ucap wanita itu .
bram mendongakan wajahnya .
ia terbelalak melihat siapa wanita yang ada didepan nya .
antara kaget dan tidak percaya
"B-bu Yola!! " bram terbata
" hai..,kenapa kamu kaget gitu bram,saya cuma bawakan kopi untukmu."ucap bu Yola dengan senyuman khasnya .
"bram.., minumlah kopinya sayang " bu Yola duduk didepan bram dengan tatapan menggoda .
"i..iya nanti saya minum kok bu,saya masih sibuk dan ibu bisa keluar ,karena saya masih banyak kerjaan." ucap bram mengusir Bu Yola secara halus .
"jangan usir saya ,saya bisa temani kamu disini sampai kamu selesai " bu Yola tersenyum manja pada bram.
mata bram terbelalak , mendengar ucapan Bu Yola ,
sungguh ,tak habis pikir, Bu Yola akan berbuat seperti itu pada bram.
bram tak mampu mengusir Bu Yola karena dia adalah atasannya.
"Bu... ,silahkan tinggalkan saya,karena saya takut yang lain pada berpikiran macam-macam tentang kita ." pinta bram pada Bu Yola .
"huss...!!" Bu yola mendekati bram ia menodongkan dadanya di wajah bram .
bram menundukan matanya karena ulah Bu yola ,setan apa yang merasuki wanita tua ini.
batin bram.
"Bu.., tolong jaga sikap, saya tak suka ibu kaya gitu sama saya " bram mendengus kesal dan memalingkan wajahnya dari dada Bu yola.
"bram.. ,tenang saja, saya gak akan ganggu kok, asal kamu mau turuti satu permintaan saya " ucap Bu Yola dengan percaya diri.
__ADS_1
"apa , permintaan apa ? " bram melotot.
"aihhh, jangan galak-galak lahh bram ,saya cuma mau kamu temui saya diruangan saya , sekarang ." ucap bu Yola sambil tersenyum manis.
"kenapa gak disini aja bu, saya lagi sibuk " ucap bram berusaha menolak.
"hmmm.. bram ,udah jangan banyak tanya,saya ada tugas untuk mu " bu Yola mengulum senyum.
"yaa..ya..baik,nanti saya kesana " bram menjawab dengan asal.
"sekarang ibu pergi dari sini ,saya gak enak sama mereka " bram mengusir bu Yola .
"oke..,okee.., saya tunggu ya,oh ya kopinya jangan lupa ya bram..." Bu yola meninggalkan bram.
bram termenung sejenak,
"ya ampun,mimpi apa aku semalam , kenapa jadi sial gini sii " maki bram dalam hati .
"Bu yola ngapain jadi centil banget ya , ihhh,kok gue jadi takut kalau dia akan nekad sama gue " batin bram bergidik .
"aku keluar bentar ahh.. " bram melangkahkan kakinya kearah pintu dan tiba-tiba.
brakkkkkkkk..
akila udah ada didepan pintu dan menabrak bram .
"akila...." mata bram melotot.
"m-maafkan aku mas bram ,aku tak bermaksud untuk mengagetkan kamu ." akila mengambil semua kertas yang berserakan .
"kertas apa itu akila..." ucap bram penasaran.
"ini... kertas PO barang kosong yang harus ditanda tangani Bu Yola,tapi karena Bu Yola gak ada diruangannya.
aku titip sama kamu mas.." ucap akila ramah.
"ohh..gitu , yaudah nanti saya kasihkan ke bu Yola." bram menatap lembut wajah aKila.
kemudian,ia menarik lengan akila.
memaksa aKila untuk masuk keruangannya.
"mas...kamu apa-apa an mas,kita ditempat kerja jangan gila kamu " ucap akila setengah teriak.
"huss!!! jangan berisik ,aku cuma mau kita ber***** sebentar saja ,okee " ucap bram menatap akila mesum.
"apa!! gila kamu ya mas, aku gak mau" akila mendorong tubuh bram ketembok.
brakkkkkkkk..
"heiii,jangan menolakku aku lagi ***** sama kamu." bisik bram ditelinga akila.
bram menggigit telinga akila .
"babe...ayo kita lakukan sekarang'' bram memainkan ****** akila.
akila hanya membisu ia tak bisa berkutik kalau kartu As nya sudah dipegang oleh bram.
ia pun terkulai pasrah , dengan
hati-hati bram menyingkap rok akila keatas .
perlahan bram menyenderkan tubuh akila di kursi panjang .
dengan hati-hati ia membuka ** akila
matanya terpana melihat ****** akila yang mirip kue kebab turki yang empuk , kenyal .
ia tak sabar menahan hasrat nya .
ia menerobos gawang penuh lumpur yang licin itu.
hanya butuh beberapa menit saja bram sudah KO .
akila mencakar punggung bram.
"gila kamu mas..." akila memukul punggung bram .
"makasih babe.." tubuh bram bergetar hebat ,ia sudah sampai dan mendapat *********.
"auu ahh...."akila mendorong tubuh bram ia memaki bram .
seraya membenarkan ** nya dan langsung berdiri .
tapi.. tiba -tiba suara pintu diketuk oleh seseorang dari luar.
tok..tok...
"wahh..,siapa yang datang, gawat!! " bram dan akila saling melotot , mereka terbelalak kaget .
bingung dengan keadaan mereka yang setengah b*g*l dan
acak-acakan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haiii... jangan lupa tinggal kan jejak like,koment,dan vote yang udah baca ya...🙏🙏🙏
__ADS_1