
1 bulan kemudian ,
akila meminta bram untuk menceraikannya.
ia meminta bram untuk melupakan nya dan meminta laki-laki itu untuk bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan pada kiara.
"mas..aku mohon sama kamu lupakan aku ,aku sudah gak ada perasaan apapun sama kamu,detik ini juga aku mohon sama kamu nikahi kiara , karena bagaimanapun dia sedang mengandung anakmu." ucap aKila dengan memunggungi bram.
"sayang,plis jangan bilang seperti itu,aku gak bisa hidup tanpa kamu ,dan aku gak mau menikahi kiara." ucap bram memandang punggung aKila.
"mas jangan gila kamu,mau menang sendiri aja ,sana mau Sini mau , seharusnya kamu tanyakan pada dirimu ,apa itu masih pantas disebut cinta ,jika kamu saja udah tidur dengan wanita lain."akila menoleh kearah bram.
"akila ,aku minta maaf ,aku menyesal karena telah mengkhianati kamu ,aku bodoh ."akila terasa sesak mendengar ucapan bram.
"sudahlah,tak ada gunanya kamu menyesal ,itu tak pernah bisa mengembalikan semuanya jadi seperti sedia kala."akila meninggikan suaranya.
"pergi kamu dari sini dan kemasi semua barang-barangmu ,mas,aku tak sudi melihat wajah kamu ." usir akila
"tapi akila ,kamu sudah berjanji akan meresmikan pernikahan kita di KUA , setelah anak itu lahir." kata bram menatap akila.
"apa!! anak? sekarang tidak ada alasan untuk kamu dan aku menikah ." ucap aKila Sewot.
"tapi akila ." bram berlutut di kaki akila.
"bangun mas,walaupun kamu menangis darah sekalipun ,aku tak mau menikah dengan kamu ." akila menendang bram.
brakkk..
bram terjungkal .
akila memalingkan wajahnya ia menangis sejadi-jadinya.
"harapan ku untuk menikah dan punya anak itu sudah musnah semenjak aku lihat dengan mata kepala sendiri , kamu tidur dengan wanita itu." akila menatap bram penuh kebencian.
muak!!!
bram hanya terdiam ,ia tak menyangka kalau akila yang selama ini lemah dan lembut ,kini berubah jadi buas dan mengerikan.
"akila , sayang ." bram memeluk akila dari belakang ,ia mengecup rambut akila .
harum!!
menenangkan!!
akila terpejam menikmati momen itu sekejap.
tapi ia tak mau terjerumus dalam tipuan bram , rayuan bram yang bulshit itu.
ia buru-buru mengakhiri pelukan itu.
"lepas mas,aku gak bisa percaya lagi sama kamu,satu lagi yang harus kamu ingat , gara-gara kamu ibu aku stroke mas,ia sangat terpukul atas ulah kamu yang menjijikan itu ." akila memaki bram, matanya mulai menggenang lagi .
tapi ia berusaha menahan supaya air matanya tak tumpah .
"mulai saat ini kita pisah ,aku gak mau lagi lihat mukamu dimuka bumi ini sekalipun." akila merutuki bram.
bram tercengang atas ucapan akila.
ia tak bisa menahan keinginan akila .
bagaimana pun, akila menjadi seperti sekarang ini ,itu semua gara-gara dirinya.
iya hanya pasrah dan pasrah .
"baiklah,aku akan pergi ,tapi jika kamu perlu apa -apa, aku akan selalu ada buat kamu ,jadi ,kamu bisa hubungi aku, kapanpun kamu mau ." ucap bram sambil mengemasi
barang-barang nya.
namun aKila tak mengindahkan ucapan bram.
ia mengacuhkan bram.
"aku pergi ,kamu jaga baik-baik ya diri kamu , jangan lupa makan teratur Karena magh kamu bisa kambuh kapanpun tanpa kamu sadari." ucap bram seraya mengecup kening aKila.
akila terdiam dan memejamkan matanya .
tanpa terasa air mata itu menetes.
__ADS_1
bram mengakhiri kecupan nya .
dan membelai pipi aKila.
"aku pergi ." kata bram lalu ia melangkahkan kakinya keluar rumah.
akila hanya terdiam saat bram berpamitan dan meninggalkan nya.
tanpa terasa ia ambruk kelantai.
"semuanya sudah berakhir sekarang." akila memeluk kedua lututnya.
terdengar suara mobil bram meninggalkan halaman kontrakan akila.
jederrrrrrrr.....
tiba-tiba angin berhembus kencang dan petir menyambar-nyambar .
rupa nya akan turun hujan.
akila terkesiap dari duduknya .
ia sangat khawatir pada bram.
bagaimana pun akila masih ada rasa kemanusiaan .
masih ada rasa iba ,ada rasa takut jika bram kenapa-kenapa dijalan.
...----------------...
"mas..kamu dari mana saja ,aku tungguin daritadi." ucap kiara.
namun bram masih berdiri didepan pintu .
"mas,aku siapkan air ya, buat kamu mandi." ucap kiara .
bram mengangguk pelan ia tampak kusut .
kiara mengembangkan senyum.
kiara tersenyum puas .
"Yes!!! akhirnya ." kiara menyembulkan senyum kemenangan.
"mas ,aku udah siapkan air hangat ,kamu mandi dulu,dan aku juga akan siapkan makan malam untuk mu." kata Kiara.
"iyaa.. makasih ." bram mengulum senyum.
lalu ia bangkit dari duduknya dan pergi kekamar mandi.
setelah bram pergi kekamar mandi ,kiara mengirim pesan pada akila.
"haloo...akila , makasih ya , udah kasih suami kamu buat aku ,aku bahagia banget rasanya ." kiara menyungging senyum nakal.
*
*
*
"mas kamu tidur dikamar bareng aku ya ," ucap kiara manja.
"maaf aku gak bisa ,aku tinggal disini hanya karena permintaan akila .
dia yang meminta aku untuk tetap menikahi kamu,jadi Jangan harap aku bisa seranjang sama kamu." ucap bram tersenyum sinis.
"apa maksud kamu mas,jadi kamu tinggal disini bukan kemauan kamu , melainkan kemauan wanita itu." ucap kiara sedikit membentak.
"iyaa..dan setelah anak itu lahir aku akan ceraikan kamu ." ucap bram menyeringai.
"ahhhh... apa kamu bilang ." kiara melotot tajam.
"sudahlah,aku capek aku mau tidur ." ucap bram meninggal kan kiara sendirian .
bram langsung meringkuk didepan televisi mengacuhkan kiara.
kiara menangis sejadi-jadinya.
__ADS_1
ia sesenggukan meratapi nasibnya.
ternyata setelah bram tinggal bersama pun itu semua tak bisa mengubah bram menjadi lebih cinta dan perhatian sama kiara.
kiara mengepalkan tangannya.
ia pergi kekamar meninggalkan bram yang mengacuhkan nya.
ia menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.
dan menangis diatas dekapan bantal.
...----------------...
KANTOR BRAM
" bram,hebat kamu ya,bisa dicintai dua wanita sekaligus." ucap pak Yanuar terkekeh.
"ahh bapak,bisa aja ,ini semua adalah bukan kehendakku,dan akila telah memilih untuk tidak melanjutkan pernikahan itu." ucap bram menghela napas.
"aku turut prihatin atas musibah Yang menimpa mu bram." pak yanuar mengusap pundak bram.
"iyaa ,ini semua salahku pak ,aku menyesal atas kesalahan dan khilafku selama ini." bram memandang kosong kearah jendela.
" baiklah,saya tinggal dulu ,bram, semoga semua permasalahan kamu bisa segera selesai." ucap pak Yanuar.
"iyaa pak ." bram tersenyum simpul.
ia duduk bersender dikursi sambil termangu.
tiba-tiba ada suara ketukan pintu.
"masuk."ucap bram.
tek..Tek...tekk..
suara langkah kaki terdengar semakin jelas.
bram terkejut melihat siapa orang didepan nya.
"akila ,kau ? " bram ternganga lebar.
"iyaa...saya datang kesini karena saya akan mengajukan resign dan mohon bapak tanda tangani ini ." ucap aKila sambil menyerahkan amplop coklat .
bram mengusap mukanya .
ia menerima amplop itu dan membuka nya.
" akila,sayang please,jangan pergi."ucap bram pada akila.
"maaf ,saya rasa saya tidak ada lagi kepentingan disini ,jadi saya pamit."kata akila tampak acuh.
"akila." bram memegang tangan aKila.
"maaf ,saya permisi."akila melepas tangan bram.
ia pergi begitu saja .
tekk..tekkk..tekkk..
suara langkah itu menjauh ,
bram tak bisa menahan akila
ia hanya terpaku meratapi kepergian akila.
kehilangan , bram sungguh kehilangan akila.
pedih rasanya.
sesak
tanpa terasa ia meneteskan air matanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1