SYAKILA

SYAKILA
48. BAK NINJA HATORI


__ADS_3

byru yang tertidur pulas terkejut karena ia mendengar notifikasi pesan di ponselnya.


matanya terbelalak lalu, ia bangkit dan meraih ponselnya .


"apa itu pesan dari aKila "batinnya


sambil meraih ponselnya.


dengan penuh rasa was-was,dan sedikit gemetar.


perlahan ia menggerakkan jemarinya di layar ponselnya.


tekkkk!!


ia menekan tombol berwarna hijau,


tak ada pesan baru melainkan sebuah recent update dari status akila ,disana terlihat akila sedang berada disebuah gedung dan berpose ceria dengan ada bram dan pak fikri disamping nya.


"apaa!! jadi dia ada dikota y sekarang ,bersama laki-laki yang bukan muhrim, malam-malam begini"batin byru bergemuruh.


pikiran nya kacau, terbayang wajah aKila begitu bahagia , sangat berbeda ,tidak seperti saat sedang bersama dirinya .


cemburu, benci,beradu menjadi satu


"apa kamu mulai berpaling dari kesetiaanmu akila "batin byru menahan amarah yang amat sangat .


"tenang byru ,bisa aja aKila hanya sebatas rekan kerja dan tidak lebih'' batinnya berusaha menenangkan.


"ahhh..tapi mana mungkin hanya rekan kerja kalau ia sempat meninggalkan ponselnya diruangan laki-laki itu."byru memijat kecil pelipisnya.


"aku harus selidiki ini .''byru mengepalkan tangannya.


...----------------...


DI TEMPAT LAIN


"ahh kinan ,selalu saja tak tepat waktu jika membuat janji , kemarin saja ia membatalkan janjinya untuk ketemuan"ucap mey setengah frustasi.


kringg...kring....


ponsel meylia berdering


"haloo nan..kamu ada dimana ,katanya kita ketemu jadi gak nih " ucap mey setengah teriak.


" iyaa..iyaa..aku bentar lagi OTW mey,ini lagi siap-siap "kinan menjawab meylia


"baiklah,aku tunggu, kali ini jangan sampai gagal lagi ya .


awas kalau gagal aku timpuk juga kau pakai sandal."meylia sewot


"iya...iyaa..tenang saja okee" ucap kinan meyakinkan meylia


"fine.."meylia mematikan ponselnya.


*


*


*


*


30 menit kemudian,


"ihh mey mana si ,kok gak bales chat aku ."kinan menggerutu.


"aku duduk situ dulu ahh,sambil menunggu meylia balas chatku ."kinan duduk didepan parkiran tempat mey dan dia janjian.


cling....!!


sebuah pesan masuk di ponsel kinan.


"ohh jadi,dia udah didalam ,oke aku susul aja kedalam"kinan meraih tasnya dan bangkit dari duduknya .


Lalu ia masuk kedalam cafe .

__ADS_1


tak lama kemudian ,


meylia sudah melambaikan tangan pada kinan.


"haiii..lama nunggu ya "kata kinan sambil cipika-cipiki .


"gakk kok,,gak salah "ucap meylia menggerutu


"hmmmmm maaf ,aku sibuk mey..,aku kan juga harus urus suami dan anakku dulu." ucap kinan sambil duduk dikursi.


"it's okayy,ehh kamu mau pesan apa nan.."meylia menyela


"aku minum ajalah ,aku masih kenyang dan habis makan, tadi dirumah sama anak dan suami." kata kinan


"ohh,yaudah mau pesan minum apa"meylia menyodorkan buku menu


"hot cappuccino aja mey..."kata kinan sembari mematut dirinya di cermin lipat.


"okey" meylia menuju kemeja Kasir dan memesan lagi satu minuman untuk kinan, lalu ia membayar terlebih dahulu.


kemudian ,meylia kembali ketempat duduknya dengan segelas hot cappuccino ditangannya.


"nih, minumlah ,nan "meylia menaruh gelas minuman di meja


"thanks you sayy"kinan berceloteh manja.


"ehhh..nan,tempo hari kamu ,katanya mau ngomong penting , memang apaan si,sepenting itukah hingga kamu sampai ajak aku ketemu."mey menyela.


"mmmm,sebenarnya mey, ini mungkin akan membuat kamu terpukul atau sedih ,aku juga mesti cerita atau gak sama kamu masalah ini "kinan menyesap minumannya.


"apa ,cerita aja "meylia sedikit memaksa kinan.


"mmm ..kamu tahu kan Tirta mantan suami kamu ,ternyata ia buronan mey... kapan hari janda gatel itu kerumahku dan badannya babak belur karena di amuk Tirta ."ucap kinan.


"apaa!!! kamu serius dengan ucapanmu nan..."melia melotot tajam


"serius mey,malah janda itu kritis dirumah sakit terakhir kali aku lihat ya sebulan yang lalu.


itu aja aku udah gak pernah tahu lagi kabarnya sekarang.


"apa ,kau serius jadi yang tempo hari aku lihat jalan dengan wanita adalah tirta " ucap meylia menutup mulutnya.


ia seolah tak percaya dengan semuanya.


"apa kau serius dengan ucapanmu mey,kau lihat tirta ? " kinan mendekat pada mey.


"heem, kemarin pas aku mau berangkat kerja, tapi saat aku mau memastikan itu mereka keburu hilang entah kemana.


tiba-tiba saja matanya membulat


"ya Tuhan ,aku takut Yunan dan yunza jadi korbannya."meylia tampak gugup.


"husss, udah tenang saja, toh dia juga gak lihat kamu ada disini kan " kinan berusaha menenangkan sahabatnya.


"iyaa..tapi cepat atau lambat pasti ia akan tahu nan..."kata meylia penuh ketakutan


"hmm sudahlah,kita pulang aja yuk,daripada kamu disini kepikiran" kinan menyesap minumannya dan berkemas-kemas.


lalu mereka meninggalkan cafe.


...----------------...


00:00


Bunyi nyaring alarm mampu membangunkan tidur nyenyak byru .


"hoammmmm!!! "byru bangun dan meraih ponselnya yang berdering


dan mematikan alarm nya


"udah jam 12 aja nih ,aku mesti cuci muka dulu, untung aku bawa termos kecil dan beberapa bungkus kopi


"aku seduh dulu ahh,,biar aku juga bisa seger lagi matanya ."byru mengeluarkan termos dan kopi lalu ia menyeduhnya di gelas .


setelah beberapa menit, byru mengotak atik alat peny*d*p yang akan tersambung dengan ponselnya. lalu,ia juga telah merangkai sebuah Cctv yang tadi sore ia beli.

__ADS_1


beberapa menit kemudian,


byru telah siap untuk melancarkan aksinya .


ia memasukan alat itu kedalam tasnya.


ia berpikir sejenak bagaimana bisa sampai di kontrakan akila.


"stop!!stoop!!"byru menyetop motor yang kebetulan melintas didepan nya.


"mas ,mas,tolong aku ,aku mau ke gang yang ada didepan,kakiku udah gak bisa jalan jauh , motorku baru saja dibegal ,tolong antar aku " byru terpaksa berbohong.


"wah,kasihan sekali kamu mas,yaudah ayo naik" ucap laki-laki itu


lalu motor pun melaju menuju kerumah akila.


"mas, aku turun disini aja ,itu rumah saya udah kelihatan , makasih ya mas,ini buat beli bensin "byru menyerahkan selembar uang kertas.


"wah,ini banyak banget mas,,"kata laki-laki itu.


"gak apa-apa ambil saja mas." byru berjalan menuju rumah akila


"wah, terima kasih banyak ya mas..." kata laki-laki itu setengah teriak.


karena byru sudah agak jauh.


"wah,dapet rejeki nomplok nih,,"laki-laki itu melajukan motornya.


byru tampak berdiri didepan pintu gerbang akila, ia naik keatas gerbang dan melompat.


brukkkkkkkk!!!


"auwwh kakiku " teriak byru


tapi tiba-tiba saja ia teringat akan rencananya.


ia mengendap-endap masuk dan menaiki balkon.


"wah ,untung saja, ada tangga disini " byru naik keatas tangga .


pelan tapi pasti ia menaiki tembok itu.


"bismillah ,aku akan melakukan apa yang seharusnya aku lakukan, tuhan tolong aku ". batin byru.


ia menaiki tembok dengan susah payah.


"satu langkah lagi byru,kamu pasti bisa "batinnya memotivasi.


deggg!!! deg!!!! (bunyi kusen yang dibuka paksa oleh byru .


byru membuka jendela itu dengan mencongkel nya


''hm, akhirnya "byru tersenyum lega .


ia melompat turun dan langsung terjun di atas tilam.


buggggg!!!


"Untung saja aku pernah belajar taekwondo dan karate jadi,aku bisa melompat dengan sigap bak ninja Hatori "byru terkekeh pelan.


lalu,matanya tertuju pada alat yang ia bawa .


"akila , maafkan aku ,terpaksa saya melakukan ini."byru termangu sejenak.


ia memasang alat sadap itu.


setelah selesai ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang akila


matanya mulai terpejam menikmati sisa-sisa aroma wangi parfum akila dispreinya .


"akila ,,,,aku rindu kamu"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haiii...buruan like aku ya.. terima kasih 🙏🙏🙏🙏 mohon maaf kalau telat up


__ADS_2