SYAKILA

SYAKILA
146. TIMBUL RASA CEMBURU


__ADS_3

" bos , aku pikir mba akila orang baik kenapa bos galau gitu, dia care orangnya .'' protes ricko.


" ahh loe rick,gak tahu masalah sebenarnya si..''gerutu rio


'' apa , memang nya apa masalah sebenarnya.'' raut muka ricko berubah.


ia menatap kerio dengan tatapan aneh.


'' jadi sebenarnya , kemarin malam erlita menyelinap ke kamarku.'' ucap rio.


" lalu" ricko menunggu bosnya melanjutkan cerita.


rio berdecak.


'' ya loe tahu lah,namanya mabuk,ya gak sadar , erlita memanfaatkan keadaan.'' kesal rio.


'' hah!! kok bisa bos , Padahal aku udah pastikan aman loh,kok bisa ya dia nyelinap kekamar bos.'' ricko tampak berpikir.


'' ahhh,loe tu ,kalau ada apa-apa sama erlita dan aku ,loe yang harus tanggung jawab.'' ancam rio.


'' ya tuhan , bagaimana Kalau erlita sampai ...''


'' rick, gak usah memperkeruh suasana.'' bentak rio dengan raut mukanya yang penuh amarah.


'' ii..iya bos,sory .'' ricko ketakutan setengah mati ,ia tidak melanjutkan kata-katanya.


melihat rio yang kesal ricko pamit pergi.


'' bos,aku kebelakang dulu deh.. kebelet nih.'' ricko terlihat pucat.


rio masih memikirkan perihal tadi malam.


cling..


terdengar notifikasi pesan masuk di ponsel rio.


akila


[ mas , nanti malam kita ketemu ya,aku ada yang ingin diobrolin.]


Rio tak mengindahkan pesan itu.


1 jam kemudian,


" rick, kita makan yuk..,aku tadi gak sempat sarapan.'' ucap rio pada ricko.


'' okee.. let's go.'' ucap ricko antusias.


'' wihh , girang banget, pasti mau minta traktiran nih..'' cibir rio.


'' ga ,siapa bilang , hari ini kan gajian ku turun ,jadi buat apa aku minta traktir.'' ucap ricko terlihat bangga.


'' wihh, sombong banget loe.'' sewot rio seraya memukul pundak ricko.


'' awhh,sakit tahu bos , .'' ringis ricko kesakitan.


"ahh udah ah, jangan banyak bicara ,kita pergi sekarang ,aku Udah lapar banget.'' rengek rio.


'' iya..iya..baik.'' ricko dan rio beranjak pergi meninggalkan tempat kerjanya.


****


DITEMPAT LAIN


" mas rio kok gak jawab chat aku si.'' kesal akila ,ia terlihat gusar.


" apa dia lagi sibuk ya ,'' batin aKila bergumam kecil.


saat rio makan, ia tak sengaja memegangi ponselnya.


matanya melirik ke layar ponsel.


dengan sigap ia membuka pesan di ponselnya.


dibukanya chat dari akila.


matanya menatap layar itu penuh tatapan gundah.


'' bos ,ada apa.'' celetuk ricko.


'' e.. enggak apa-apa,'' ucap rio datar.


'' bos yakin gak apa-apa,kalau gak apa-apa ,kok diam gitu , bukan nya makan .'' oceh ricko.


'' akila ngajak ketemuan,aku takut.'' ucap rio penuh kebimbangan.


'' yaelah, gitu aja , tinggal ditemui apa susahnya.'' ricko terlihat sewot.


'' ya aku belum siap untuk cerita semua rick.'' tegas rio.


" yaudah si,kalau pengin akila kecewa dengan bos ya , terserah.'' ricko menggoda bosnya.


'' hmmm ,ya juga si, yaudah aku temui aja dehh..'' sanggup rio

__ADS_1


'' good job.'' ricko mengacungkan jempol nya.


Rio masih memikirkan perihal erlita bisa masuk kedalam kamar nya , waktu menginap kemarin dihotel.


ternyata ricko pun demikian ,ia sepemikiran dengan rio.


tapi , mereka berdua hanya memendam didalam benaknya masing-masing.


*****


akila menunggu rio ditempat biasa.


ia memesan semua makanan yang rio sukai.


dengan balutan dress yang mewah dan sedikit terbuka bagian dadanya.


ia menunggu kedatangan sang pangeran.


sedikit bosan juga menunggu kedatangan rio yang seperti menunggu presiden .


akila mengerucutkan bibirnya


''ya elah,apa dia mesti mandi kembang tujuh rupa segala ya.,kok lama banget , ditungguin juga.'' kesal akila Sambil memegangi ponselnya.


[ maaf akila ,aku sedikit telat ,ini lagi macet banget ]


akila menatap layar ponselnya dengan malas.


" huftt!! yasudah lah.'' akila tersenyum kecut.


1 jam kemudian ,


Rio udah sampai di tempat yang dituju,dimana akila ada disana.


CAFE & RESTO KEMANGI


rio menatap akila dari kejauhan.


ia berdiri disana sambil tersenyum manis.


entah kenapa melihat wanitanya yang sedang gundah dan gelisah itu jauh lebih menarik dan menggoda.


'' wanita itu , selalu saja membuat aku semakin rindu setiap harinya.'' lirih rio tampak bersemangat menghampiri akila .


tekk..tekk...


terdengar suara langkah kaki mendekati akila.


serrr....


darah akila berdesir naik .


ia mengedikan bahunya karena geli


'' mas,kamu apa-apaan si.'' ucap akila tersenyum kecut."geli tahu.'' manyun akila terlihat manja membuat rio ingin mengecup bibir nya karena gemas.


'' apa kamu marah sayang..'' ucap rio seraya duduk disamping akila.


" gak ,aku gak marah ,hanya saja aku sebel.'' ucap akila mengomel dan menggerutu.


rio hanya tersenyum melihat tingkah akila yang bikin gemes itu.


ia menarik sudut bibirnya dan mengecup pipi aKila.


cuppp!!!


"sudahlah,jangan cemberut gitu ,aku jadi pengin tahu..'' cibir rio pada akila .


'' huftt..!! tau ahh..'' akila mendengus .


'' kita makan yuk..'' ajak rio tersenyum manis.


'' mau makan apa,semua makanan yang aku pesan sudah dingin , karena kelamaan nunggu kamu mas.'' oceh akila Setengah sewot.


'' ohh ,cuma masalah itu mah kecil ,biar aku yang urus.'' ucap rio serius.


rio memanggil salah satu pelayan untuk mengganti semua makanan nya dengan yang masih baru dan panas.


'' mas,tolong angkat semua makanan ini ,dan ganti dengan yang baru.'' titah rio pada pelayan itu.


karena restoran ini adalah langganan Rio dan dia kenal dengan managernya ,maka itu mudah saja bagi rio untuk memerintah.


pelayan itu lekas membereskan semua makanan yang Udah dingin, dan mengganti semua makanan itu dengan yang baru.


akila yang melihat itu hanya melotot.


ia pun terheran.


'' memang kalau keturunan Sultan ,apa aja dibolehin dan dipermudah.'' batin aKila bergumam.


Rio tersenyum dan berkata


'' bagaimana ,itu mudah kan .'' rio mengangkat alisnya.

__ADS_1


'' hmmm,aku sampai lupa kalau situ anak Sultan.'' kekeh akila.


'' ckkk ,bisa aja loe.'' ucap rio tertawa kecil.


'' iya ,aku lupa bahwa kalau anak Sultan itu bebas.'' goda akila tertawa kecil.


'' apaan si. '' rio mengerucutkan bibirnya.


'' katanya kamu ada yang ingin diobrolin akila, tentang apa.'' tanya rio berkerut.


'' mmmmm,aku cuma ingin tahu , kenapa beberapa hari ini kamu gak ada kabar mas.'' ucap akila terlihat protes.


Rio terlihat gusar,ia bingung harus jawab apa.


'' mmmm,aku cuma banyak kerjaan, itu aja.'' ucap rio datar.


akila menghela napas.


'' kamu yakin mas..'' ucap akila tak percaya.


'' iya ,aku yakinlah.'' rio menekan kata-kata nya.


'' masa si,aku gak percaya, bisa aja loe main gila sama wanita lain.'' oceh akila.


ohokkkk...ohokkkk...


riopun tersedak.


'' mas, kamu gak apa-apa, kok sampai tersedak gitu.'' akila mengangkat alisnya.


'' gak,aku gak apa-apa.'' dari jauh terlihat beberapa pelayan membawa pesanan rio kemeja mereka.


"permisi, '' ucap pelayan itu , seraya meletakkan semua makanan dimeja.


rio dan akila menjeda obrolan nya sejenak.


setelah itu pelayan pergi dari hadapan mereka berdua.


'' mas, kita makan dulu ya..'' ucap akila menatap rio yang terlihat gundah.


" ii...iya ,ayo kita makan.'' ucap rio tersenyum.


ia menyesap minumannya.


'' kemarin pergi sama sibos kemana aja , sampai lupa gak ngabari.'' celetuk rio memandang akila.


''mmm ,kita cuma jalan-jalan aja kok.'' sahut akila agak canggung.


'' ohh ,aku rasa ,bosmu itu punya rasa sama kamu.'' ucap rio serius.


ohokkkk..ohokkkk...


akila terbatuk saat mendengar ucapan rio barusan.


'' mmmmm,maksud kamu apa mas.'' akila menahan rasa pedih di tenggorokannya karena makanan yang ia makan terlalu pedas .


'' ya ,lihat aja ,dia beliin kamu tas,kasih kamu dress yang bagus-bagus,itu namanya apa kalau bukan menaruh rasa sama kamu.'' tegas rio seperti menampakkan rasa cemburunya.


akila menghela napas panjang.


'' mas,gak usah berpikiran yang tidak-tidak.'' ucap akila menghentikan makannya.


'' dia beliin aku tas itu adalah sebuah hadiah , Karena kinerja aku yang bagus.'' akila menatap rio yang asyik dengan makanan nya.


'' lalu... masalah dress'' tanya rio setengah mengejek.


akila melotot, '' oh ya ampun!! kenapa dia tahu semuanya si..'' batin aKila


ia baru ingat,waktu ia jalan dengan bryan ia memosting tas branded pemberian bosnya dengan caption-nya "pemberian dari bos ".


akila memejamkan matanya.


ia memberanikan dirinya untuk menjawab apa adanya.


'' kalau masalah dress, itu karena kita kehujanan pas jalan, dan dia kasihan sama aku ,yang basah kuyup. jadi...,dia beliin aku baju dan dress untuk ganti, itu aja....'' jawab akila dengan nada yang berbeda.


'' kenapa mesti banyak banget dress yang ia beli buat kamu.'' protes rio.


'' karena dia gak tahu warna apa ,dan baju mana yang sesuai selera aku jadi,ia beli lebih dari satu bajunya.'' terang akila


'' hmmm ,ya ,ya ,aku percaya kok , yaudah kita makan, habisin , terus habis itu kita pulang ke apartement aku.'' ucap rio serius.


'' oke...'' akila mengangguk pelan.


akila tak menjawab apa-apa melainkan mengiyakan saja ajakan Rio.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


halooo....hallooo.... selamat membaca semoga suka.


jangan sampai kendor , tetap like dan vote author terus ya...🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2