
1 bulan kemudian,
sore ini terlihat ramai sekali dirumah bram.
ya ,tentu saja ,karena pernikahan bram dan akila tinggal menunggu esok hari saja.
untuk acara akadnya di rumah bram ,dan untuk resepsinya dicafe milik bram.
terdengar suara langkah kaki
orang -orang yang berlalu-lalang disekitar tempat itu.
ada yang sibuk memasak didapur ,ada yang sibuk bersih -bersih.
dan ada juga yang sibuk memandori saja.
semua sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.
tapi tak terlihat sosok bram disana.
'' pak ,mejanya taruh disebelah sana aja.'' ucap seseorang yang daritadi berdiri memandori tukang dekorasi.
'' baik pak.'' sahut karyawan tersebut.
pak ramdan tersenyum tipis melihat mereka yang sibuk mengurus semua keperluan acara pernikahan anaknya.
'' pah.'' ucap seseorang mengelus pundak laki-laki itu.
'' ehh ,bu,bikin kaget saja.'' pak ramdan agak terkejut dengan kedatangan istrinya.
'' pasti bapak ngalamun ya.'' ucap bu hasna menebak.
'' emmm,gak kok bu,bapak gak ngalamun,cuma lagi lihatin tukang dekor aja.'' terang pak ramdan tersenyum.
'' ohh, kirain bapak ngalamun .
yaudah,ibu bikinkan kopi ya ,bapak tunggu diteras samping.'' ucap Bu hasna.
'' iya bu, bapak tunggu diteras samping ya ,sambil nunggu bram pulang .'' pak ramdan tersenyum,Bu hasna terlihat melenggang pergi.
sementara pak ramdan duduk santai dikursi rotan dan meraih koran yang ada di depannya.
''pa,ini kopinya.'' ucap bu hasna tiba-tiba udah dibelakang pak ramdan.
'' ehh,iya bu makasih ya.'' pak ramdan mengulum senyum.
Bu hasna meletakkan cangkir kopi didepan pak ramdan.
'' duduk bu,bapak mau bicara.'' ucap pak ramdan serius.
'' i-iya pa,ada apa ? kok serius banget kayaknya.'' Bu hasna mengernyitkan alisnya.
'' kita ngobrol soal pernikahan bram.'' ucap pak ramdan pada istrinya.
'' iya pa.'' Bu hasna menuruti perintah suaminya untuk duduk disampingnya.
'' pa, bu.'' baru saja mereka mau mengobrol ,tapi tiba-tiba bram udah nongol dibelakang mereka .
" Bram,udah pulang?.'' Bu hasna menatap bram lurus.
'' iya bu ,tadi cuma ngurus pekerjaan sedikit,biar besok pas ditinggal udah kelar.'' bram mengusap tengkuknya perlahan.
'' ya udah, kamu istirahat dulu ,habis itu mandi terus makan.'' ucap Bu hasna
'' humm,bram masuk kamar ya bu.'' ucap bram sembari menahan rasa kantuknya.
'' ya udah .'' Bu hasna tersenyum.
pak ramdan menggeleng pelan.
'' Bu,Bu, anakmu itu loh,udah mau nikah masih aja sibuk mikirin kerjaan.'' pak ramdan menyesap kopinya perlahan.
'' ya begitulah bram .'' bu hasna menghela napasnya.
bu hasna dan pak bram melanjutkan obrolannya.
sampai ,tak terasa waktu sudah hampir maghrib.
semua orang menghentikan pekerjaannya untuk sejenak.
*****
KEDIAMAN BU NINGRUM
terlihat bu ningrum sedang sibuk berbenah.
wanita itu tersenyum memandangi baju kebaya yang akan dipakainya esok hari dipernikahan anaknya.
__ADS_1
kebaya itu adalah pemberian dari Bram untuk dirinya,sementara untuk pak aji ,dan kedua anak laki-laki nya Bima dan septa baju batik khas daerah setempat dengan nuansa gold .
'' Bu...'' sebuah tangan menyentuh pundak wanita itu.
'' ayah.''bu ningrum terlihat sedikit kaget.
'' ibu masih berbenah.'' pak aji duduk disamping istrinya itu.
'' iya yah,ibu lagi lihatin baju kebaya yang baru dibelikan bram kemarin untuk ibu .'' ucap Bu ningrum terlihat senang.
'' hmmm, lalu mau sampai kapan lihatin kebayanya. '' goda pak aji pada istrinya.
'' ihh,ayahhh, apaan si.'' Bu ningrum manyun seketika.
''ohh iya,anak -anak mana bu .'' ucap pak aji lesu.
'' dikamar , barusan makan ,mungkin mau istirahat dulu,biar besok fresh saat kekota.'' ucap bu ningrum masih fokus pada pantulan dirinya dicermin.
'' ohhh, ya udah , ayah juga mandi ya bu .'' pak aji bangkit dari duduknya.
'' iya ,yah.'' bu ningrum memasukan semua baju kedalam kopernya.
dan memastikan semuanya tak ada yang tertinggal,karena esok pagi mereka akan berangkat jam 4 pagi dari desa bulaksari.
******
KEESOKAN HARINYA
akila tampak rapi dengan atasan rajut dan bawahan celana jeans biru denim.
ia akan berangkat ke rumah bram pagi ini.
karena akad nikah bram dan akila akan di langsungkan dirumah bram.
akila menghela napas panjang ,ia melangkahkan kakinya perlahan.
tak lama sebuah taxi berhenti tepat didepannya.
'' Mba akila.'' ucap sang supir
'' iya pak ,betul.'' akila tersenyum dan melangkah masuk kedalam taxi.
tak lama, taxipun melaju meninggalkan tempat itu.
*****
akila sudah sampai didepan rumah bram.
namun,ia berusaha terlihat seperti biasa saja.
perlahan ia pun turun dari taxinya.
dari kejauhan terlihat ibu hasna menyambut kedatangannya .
'' akila ,kamu udah datang .'' ucap bu hasna tersenyum ,ia meraih lengan akila .
'' iya nih tan...'' sahut akila terlihat sedikit gugup.
'' ya udah,kita masuk yuk ,kamu kan harus segera dirias dan ganti baju.''ucap bu hasna lembut.
'' iya tant.'' akila mengangguk setuju.
mereka masuk kedalam rumah bram untuk menemui sang perias yang cukup ternama dikota J.
*****
terlihat akila begitu anggun dengan sanggulnya.
ia terlihat semakin cantik dengan balutan kebaya pengantin merah maroon dengan rok batik span sedikit belahan dibawah betisnya.
'' mba akila sudah siap?'' tanya perias tersebut .
''udah mba,.'' akila menghela napasnya perlahan.
ia mencoba menghilangkan kegugupan pada dirinya.
'' ya udah,mari kita turun ,mas bram udah nungguin di bawah.'' ucap mba perias.
'' iya mba .'' akila tersenyum tipis.
dengan perlahan -lahan sang perias membimbing akila untuk turun melewati tangga .
'' hati-hati mba .'' ucap perias pada akila.
akila menoleh sekilas pada wanita itu dan melangkahkan kakinya perlahan.
'' yah,anak kita cantik banget.'' ucap Bu ningrum terlihat bangga.
__ADS_1
'' iya bu,akila cantik sekali.'' pak aji tersenyum tipis.
sampailah akila disamping bram yang sudah standby sedari tadi menunggu kedatangannya.
'' babe..'' lirih bram melotot memandangi wajahnya.
akila tersenyum manis pada bram yang masih melototinya sedari tadi.
iapun duduk disamping pria itu dengan penuh kehati-hatian.
'' jangan pandangi aku terus, aku tahu kalau aku cantik .'' ucap akila seolah tahu dan mengerti isi hati calon suaminya itu.
'' hmmm,maaf..'' bram pun tersipu malu karena akila berhasil menerka isi hatinya.
'' baiklah , untuk menyingkat waktu mari kita langsung saja mulai akad nikahnya sekarang.''ucap pak penghulu.
beberapa menit kemudian,
sah?
sahhh!!!
Alhamdulillah,
" baiklah mas bram,mba akila kalian sudah sah menjadi suami istri.'' ucap pak penghulu pada kedua mempelai itu.
Bram pun tersenyum dan mencium kening akila .
Suasana menjadi haru seketika.
pak ramdan ,pak aji dan bu ningrum tersenyum lega .
mereka semua tampak berkaca-kaca seketika.
tak disangka ,akila dan bram akhirnya menikah juga.
******
meylia pun tampak sedih ,karena dihari pernikahan adiknya ia tak bisa hadir karena siyunan terpaksa dilarikan kerumah sakit .
semalaman si yunan badannya panas dan keluar keringat dingin.
akhirnya meylia pun mengurungkan niatnya untuk pergi kerumah bram.
ia segera membawa anaknya itu kerumah sakit terdekat dengan ditemani yunza.
iapun menunggu kabar dari ibu atau adiknya mengenai kelancaran acara pernikahan akila.
kringg....kring....
ponselnya berdering seketika.
Bima calling..
'' assalamualaikum bim...'' ucap meylia dalam teleponnya.
"(......)''
" Alhamdulillah,syukurlah kalau begitu bim,Kaka jadi lega '' meylia sedikit melow.
ia menyeka air matanya yang sedikit menggenang di sudut matanya.
''( ........)''
" Bima terkena radang amandel ,tapi sekarang udah ditangani sama dokter.'' ucap meylia lesu.
"(......)''
'' ya udah bim, kamu lanjutkan lagi acaranya.kaka mau menebus obat untuk yunan dulu .'' meylia segera menutup teleponnya .
******
'' gimana bim,udah kabari kakak kamu kan ..'' tanya bu ningrum pada Bima.
'' udah Bu , barusan aku udah telepon kak meylia.'' ucap bima
'' baguslah.'' ucap bu ningrum lega.
" Lalu gimana kabar yunan.'' ucap Bu ningrum cemas .
'' yunan terkena radang amandel bu,tapi kata kak mey gak apa-apa .'' ucap bima pada ibunya.
'' ohhh , kasihan sekali dia .'' Bu Ningrum menghela napas panjang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...