
*didalam mobil *
" say..kamu yakin gak apa-apa...'' ucap rio lembut dan penuh kasih.
akila menatap rio.
'' aku gak apa-apa mas,aku pikir mama kamu gak mau nerima aku mas,aku kayaknya gak bisa lanjutin hubungan ini .'' akila terlihat stres.
"percuma tahu mas..toh mama kamu benci sama aku,hanya karena aku anak gembel!! '' akila memberondong rio dengan kata-kata nya.
rio yang merasa akila berlebihan langsung menutup mulut aKila dengan jemari nya.
happ!!
akila tak bisa berkutik lagi.
'' jangan berkata yang sekiranya bisa membuat hatimu sakit akila..,aku cinta kamu dan aku tidak akan pernah menyerah, hanya Karena kita tak dapat restu dari mama aku.'' tegas rio serius.
akila menatap wajah rio yang sudah mulai terlihat memerah itu.
seperti nya rio sudah mulai marah.
batinnya.
akila menatap rio.
'' mas ,udah lama aku terlalu banyak menelan pil pahit kehidupan yang tak selalu berpihak padaku,aku gak mau itu terulang lagi ,aku capek.'' terang akila terlihat frustasi.
ia menjambak rambutnya.
"sudahlah, aku gak mau kita bahas ini lagi,aku gak mau kamu sedih dan menangis lagi .'' ucap rio berusaha menenangkan.
kemudian rio memeluknya lagi.
ia mengusap lembut rambut akila dan mengecup keningnya .
cupp!!
rio menatap akila sendu.
'' jika kamu mau marah dan benci silahkan ,lampiaskan amarahmu pada ku dan jika sudah tenang peluklah aku..'' rayu rio sedikit gombal pada akila .
akila yang mendengar ucapan itu , langsung tertawa cekikikan.
'' kamu kok ketawa sii,emang lucu hah!!'' maki rio sedikit ketus .
'' hahaha,abisnya kamu lucu si mas,aku jadi ingin ketawa terus nih..'' kekel akila.
ia cekikikan sambil memegang perut nya.
"hiiii ,apanya yang lucu si, aneh!!'' kesal rio.
'' mukamu yang lucu, '' kata akila terpingkal.
'' mukaku? kenapa dengan mukaku memangnya.'' ucap rio serius.
'' mukamu mirip b*k*r kalau lagi ngegombal gitu..'' akila semakin terpingkal dan semakin tak kuat menahan tawanya.
rio yang melihat itu dia langsung menoyor jidat akila.
'' apa loe kata ,b*kir..,muka gila, gue dikatain mirip b*kir,udah cakep gini juga..'' kilah rio mengibaskan Krah bajunya.
'' hihihi,, udah ah, aku mau pulang,cepat antar aku .'' gerutu akila
'' okee..'' kata rio menyalakan mesinnya dan melajukan mobilnya.
akila menatap kosong pada jalanan.
malam ini begitu sunyi sesunyi hatinya kala ini.
rio sesekali melirik kearah akila.
ia pun tersenyum tipis.
'' say... biasanya disaat suntuk kaya gini,obat mujarab nya adalah aktivitas di ******g." kekeh rio sambil memegang kemudi
akila sontak memukul bahu rio.
'' apa loe kata ,dasar mes*m.'' maki akila seraya mencubit lengan rio.
rio yang kesakitan sontak berteriak , alhasil mobilpun oleng.
Untung tangan rio sigap .
__ADS_1
kalau gak , mungkin sudah menabrak pohon atau pembatas jalan raya.
'' sayang...,kamu apa-apaan si,main cubit-cubit aja,hampir aja mobil kita nabrak pohon .'' omel rio pada akila,
ia terlihat lega karena mobilnya gak jadi nabrak.
''hehe,maaf ,maaf ,aku gak sengaja.'' ucap akila terkekeh.
'' maaf,maaf, nih , tanganku gosong tahu,cubitan kamu sakit, gak enak.'' ketus rio.
'' yaelah,namanya juga cubit,dimana-mana sakit,kalau enak namanya bukan cubit tapi....'' akila menggantung kata-kata nya.
''tapi apa ..'' mata rio menatap lurus akila.
'' ya kalau enak namanya bukan cubit tapi cium..'' ucap akila tersipu.
'' wkkkk,mau dong aku dicium.'' ucap rio tersenyum nakal.
'' ihh ogah,kamu belum mandi .'' kekeh akila.
'' berarti kalau udah mandi ,mau dong,cium aku.'' kata rio dengan nada ejekan .
'' ya , tergantung ..''sahut akila
'' tergantung sama apa '' ucap rio
'' tergantung sama apa aja boleh...'' goda akila pada rio.
'' ihhh ,gak jelas banget sii...''
tak lama,
mereka pun sampai pada apartement rio.
'' kok kita berhenti disini mas,'' kata akila terlihat bingung .
'' iya ,kita malam ini nginep disini aja ya,aku ngantuk ,capek juga tanganku nyetir seharian.'' keluh rio
'' ohh,yaudah kalau gitu .'' kata akila pasrah ,dan menurut saja perkataan rio.
'' baiklah, kita masuk yuk..'' ucap rio memarkir mobilnya di area parkir apartement.
lalu ia turun dari mobil.
akila menenteng tasnya dan mengaitkan kebahunya.
'' mmmm ,iya mas,.'' akila mengekori rio, mereka pun masuk kedalam . melewati lift tertinggi di gedung itu.
'' sayy...'' ucap rio pada akila.
'' iya , kenapa.'' sahut akila , menoleh kearah rio.
'' maaf,soal tadi ya ...'' ucap rio sambil berjalan menuju depan pintu kamarnya.
tangan rio memencet kode password pintunya .
'' udahlah,lupakan aja..,aku gak apa-apa kok..''kata akila tersenyum tipis.
'' beneran..gak apa-apa.'' tanya rio mengernyit.
'' iyaa beneran.'' ucap akila sambil sesekali membenarkan tasnya yang hampir melorot kebawah.
'' thanks you say...,kita masuk yukk..'' pintu terbuka lebar akila dan riopun masuk kedalam.
'' kamu duduk disana say, aku mau ketoilet bentar.'' ucap rio setengah berlari kecil ketoilet.
akila menaruh tasnya di atas nakas kecil dekat ranjang rio.
ia beranjak ke dekat jendela .
matanya menatap kebawah gedung.
indah sekali memandang ke arah bawah dari atas gedung dimalam hari seperti sekarang ini , pikirnya.
ia tersenyum kecil.
tanpa terasa ada tubuh yang mendekap dari belakang ,akila terkejut dan kaget.
'' lagi mandangin apa say...'' rio berbisik lembut di telinga akila.
akila sedikit mengedikan bahunya.
'' lagi mandangin kebawah , indah banget , lampunya kelap kelip,dan bisa lihat langit lebih dekat ,damai banget rasanya.'' ucap akila tersenyum manis
__ADS_1
'' lebih indah lagi ,kalau kita melakukan ini sekarang.'' kekeh rio sambil mengecup tengkuk akila.
'' ihh mas,aku geli , awas sana kamu bau rokok.'' usir akila pada rio.
''tapi aku ingin malam ini.'' ucap rio dengan wajah yang memelas.
akila hanya bisa pasrah ,jika rio udah bilang seperti itu.
baginya kini, tak ada lagi yang harus dipertahankan , karena semuanya sudah terlambat dan sangat terlambat.
kehormatannya sebagai wanita sudah tak ada lagi.
memang benar,wanita yang udah pernah melakukan hubungan satu kali itu akan dengan mudahnya, melakukannya kembali dilain waktu dengan pria yang menginginkannya.
entah itu karena takdir atau hanya karena laki-laki yang memanfaatkan keadaan siwanitanya .
entahlah...
sayup-sayup terdengar Suara yang sangat merdu dari mulut akila.
rupanya ia sudah mendapatkan itu , walau hanya dengan jari rio.
terasa basah dibawah sana .
akila memejamkan matanya.
"sayang ,ini baru dimulai kok kamu Udah ******.'' ucap rio tersenyum tipis.
akila hanya terdiam sejenak mukanya memerah.
rio yang melihat itu Semakin Berg*****.
dengan semangat ia membenamkan benda yang sudah mengeras sejak daritadi itu.
tak ada rintangan sedikit pun , semuanya begitu mudah , karena jalan itu tak berpolisi tidur.
jadi rio dengan mudahnya melewati itu.
ia mulai bekerja keras untuk mencapai tujuan itu.
dengan terengah-engah ia berusaha untuk menggapai asa.
harapan yang indah , yang bisa membuat orang hanyut dan ingin mencoba berkali-kali ,walaupun sudah sering mendapatkannya.
tanpa terasa ...
ia pun segera sampai di penghujung jalan.
tinggal satu langkah lagi.
rio tak menyerah begitu saja..
kali ini..
dengan hentakan keras ia berhasil meraih garis finish.
brakkk....
ia terkapar lemas.
tapi usahanya tak sia-sia.
ia sedikit lega dan tersenyum kecil.
karena telah membuat wanitanya senang.
sekali lagi ,
kedua insan itu mereguk secawan madu asmara yang memabukkan.
tak masalah , jika mereka tak jadi melakukan dinner romantis,
asalkan,
mereka mendapatkan gantinya dengan tidur romantis.
wkkkk!!!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo...haloo...aku udah up..
__ADS_1
dukung terus otor ya... jangan kasih kendor..oke..!!!
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏