SYAKILA

SYAKILA
227. MENIKAH KEMBALI


__ADS_3

'' kalian ini , saling berhubungan Kembali tapi tak pernah memberitahu ibu.''ucap bu hasna ada ekspresi kecewa diwajahnya.


Bram dan akila saling tatap '' bukan maksud kami tidak mau memberi tahu ini semua bu .''bram menyela pembicaraan bu hasna


'' lalu ,apa ini.''pak ramdan mengernyitkan dahinya.


mendengar nada bicara bu hasna yang sedikit ada penekanan.


'' maaf bu,kita ini kan butuh waktu untuk mengobrol sama kalian.'' bram mengusap mulutnya dengan tissue.


pak ramdan pun tersenyum tipis mendengar ucapan bram .'' bram ada benarnya juga bu,dia butuh waktu apalagi ibu kan tipe orang yang pemikir .'' pak ramdan memberi pengertian pada istrinya.


'' nahh ,itu maksudku ,kita gak mau bikin ibu berpikir yang tidak-tidak dulu sebelum kita menjelaskan secara langsung.'' kekeh bram.


bu hasna pun tersenyum kecut.


beliau mengedikan bahunya.


'' ya ,bapak sama ibu si ikut aja sama keputusan kalian,cuma apa kalian udah kasih tahu ke pak aji dan bu ningrum.'' pak ramdan mengerutkan keningnya.


sementara bu hasna baru kepikiran soal ucapan pak ramdan barusan.


'' betul juga kata bapakmu ,apa kalian udah ngomong ke pak aji dan bu ningrum.'' Bu hasna menatap akila dan bram secara bergantian.


biar bagaimanapun ,pak aji dan bu ningrum sudah pernah kecewa dengan sikap bram yang dulu,jadi tidak menutup kemungkinan mereka akan menolak keputusan akila dan bram untuk menikah lagi dan menjalin hubungan yang lebih baik lagi kedepannya.


'' belum si pa, lusa kita mau kesana kok .'' terang bram terlihat Santai.


'' ya baguslah ,kita berdua ikut saja sama keputusan kalian berdua.'' bu hasna mengulum senyum.


'' bapak doakan semoga kalian berjodoh sampai tua dan maut memisahkan.'' pak ramdan tersenyum tipis.


" aaminn..'' sahut bram terlihat senang dan menggenggam tangan akila.


'' nah,akila ,sehabis ini kamu kekamar tante ya , ada sesuatu yang ingin tante tunjukkan sama kamu.'' Bu hasna tersenyum tipis.


'' iya tant..'' akila membalas senyuman itu.


beberapa saat kemudian,


'' ya udah,kalian berdua habiskan makanannya,habis itu bapak mau ada acara bentar.'' bu hasna menatap suaminya penuh tanya.


'' barusan teman bapak telepon katanya beliau ada di sini,dan bapak mau temui dia sebentar dihotel, tempat dia menginap.'' pak ramdan memasukkan ponsel kedalam tas selempang nya.


'' tapi pa,ini udah malam, angin malam gak bagus loh ,buat kesehatan jantung bapak.


apalagi semalam bapak udah begadang'' ucap Bu hasna penuh kekhawatiran.


'' udah ,bapak kan pakai mobil,ibu tenang saja , kalian berdua habiskan makanannya dan bapak berangkat dulu.'' pak ramdanpun beranjak dari tempatnya.


'' apa perlu bram antar pa.'' tawar bram ,menyeka mulutnya karena ,ia sudah selesai makan.


'' udah,gak usah ,kamu temani aja ibu disini.'' pak ramdan menuju garasi mobilnya.


ia mengeluarkan mobilnya dari garasi.


Bu hasna bangkit dan menunggu kepergian suaminya didepan pintu.


'' hati -hati loh pa,udah malam Jangan ngebut.'' seru bu hasna penuh keraguan.


'' iya,bapak pergi.'' seru pak ramdan dari dalam mobilnya.


tin...tinn..tin...


pak ramdan mengkode dengan klaksonnya.


mobil pun melaju dengan sangat mulus.


Bu Hasna menatapi kepergian mobil pak ramdan dari kejauhan.


'' semoga kamu selalu dalam lindungan Allah ya pa.'' ucap Bu hasna dalam hati.


lalu ,


ia masuk kedalam lagi.


'' papa udah pergi bu.'' tanya bram yang masih duduk didepan meja makan.

__ADS_1


'' udah,kalian udah selesai makannya.'' ucap bu hasna berdiri disamping bram.


'' udah tant ,biar akila bereskan.'' akila bangkit dan meraih piring kotor serta menumpuknya jadi satu tumpukan.


'' biar aku bantu ya sayang...'' ucap bram sembari meraih piring berisi sisa sayuran dan lauk.


'' iya...'' akila tersenyum manis.


Bu hasna pun tersenyum tipis melihat tingkah dua anak itu.


'' duhhh, romantis nya calon pengantin baru.'' sindir bu hasna .


'' iya dong bu, udah ibu duduk saja , biar kita bereskan semuanya.'' ucap bram penuh semangat.


'' iya ,iya ,oh ya akila habis itu kamu naik keatas ya ,tante mau ngomong .'' ucap bu hasna.


'' iya tant..'' akila pun melangkah kedapur dan mencuci semua piring kotor .


'' aku bantu ya.'' ucap bram dari belakang akila.


'' gak usah ,aku bisa sendiri.'' tolak akila Sembari menggosok piring dengan spon yang sudah berbusa.


'' udah ,aku bantu saja.'' bram memeluk akila dari belakang dan mengambil alih piring itu.


'' mas,gak usah, nanti airnya bisa kemana -mana loh.'' akila merebut kembali piring itu.


'' yaudah, aku minta ini aja.'' ucap bram membelai b*b*r akila.


'' ihhhh, apaan si.'' akila melepas tangan bram dari pinggulnya.


'' bentar doang...'' rengek bram.


'' tapi nanti ibu kelamaan nunggu aku dikamarnya.'' akila melepas tangan bram lagi.


tapi bram tak mau kalah,ia langsung mengec*p tengkuk akila hingga akila merinding dibuatnya.


Bram langsung saja membalikkan badan akila.


akila menatap wajah bram dengan ragu.


ia langsung saja meremas g*nd*k*n kembar yang ada didepannya.


serta mendekatkan wajahnya pada akila.


****


Bu hasna terlihat sedang mencari sesuatu didalam lemari pakaian nya .


'' duhh ,akila lama banget si .'' oceh bu hasna sembari membuka satu persatu kotak perhiasan yang ada di brangkasnya.


tiba-tiba saja tatapannya terhenti saat mendapati sebuah kalung berlian yang sangat indah dan elegan.


Bu hasna tersenyum tipis.


ingatan nya kembali pada kenangan masa silam .


*saat itu...


'' happy birthday to you , happy birthday to you , happy birthday , happy birthday happy birthday to istriku.''


''mas...'' ucap bu hasna terlihat bahagia karena pak ramdan memberi kejutan ulang tahunnya sesaat setelah pernikahan mereka yang kelima bulan.


'' selamat ulang tahun sayang...'' ucap pak ramdan memberi ucapan pada istrinya.


" makasih mas,kamu tuh paling bisa bikin aku terharu.'' Bu hasna tersenyum senang.


'' ya dong sayang , sebagai kado pernikahan kita yang ke 5 bulan ,aku mau kasih kamu ini.'' pak ramdan memberikan sebuah kotak berwarna merah maroon .


'' apa ini mas.'' bu hasna menatap wajah suaminya.


'' buka aja.'' bu hasna membuka kotak itu penuh ragu.


"wahhh!,mas kamu beliin aku kalung.'' bu hasna takjub melihat kalung itu.


'' iya ,kamu suka.'' tanya pak ramdan.


'' suka ,suka banget.'' bu Hasna kegirangan dibuatnya.

__ADS_1


'' sini biar aku pakaikan.''pak ramdan meraih kalung itu dan mengaitkan pada leher istrinya penuh hati-hati.


'' selesai.'' pak ramdan tersenyum melihat istrinya begitu senang saat menerima kado pemberiannya.


'' makasih mas.'' bu hasna tersenyum penuh kebahagiaan.


'' sama-sama.'' pak ramdan meraih tubuh Bu hasna kepelukannya.


Hoek...hoekk...


tiba-tiba saja bu hasna merasakan mual-mual.


'' kamu kenapa sayang...'' pak ramdan menatap wajah istrinya.


'' gak tahu mas,tapi aku bulan ini udah telat 3 minggu '' ucap bu hasna menahan rasa mual nya.


'' apa jangan -jangan kamu ....'' ucap pak ramdan terhenti sejenak.


'' aku cek dulu ya,biar yakin .'' ucap bu hasna tersenyum.


beberapa menit kemudian,


Bu hasna tersenyum saat melihat hasil nya.


'' mas.'' ucap bu hasna keluar dari kamar mandi.


'' gimana? '' pak ramdan penuh tanya.


'' nih...'' Bu hasna mengulurkan tangannya.


'' Alhamdulillah ,ini beneran sayang...'' ucap pak ramdan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


'' emmm.'' angguk bu hasna.


pak ramdan memeluk tubuh istrinya penuh rasa syukur dan terharu.


tok...tok...


terdengar suara pintu diketuk dari luar.


Bu hasna terkejut seketika.


semua lamunannya buyar seketika


'' tant...'' suara akila terdengar dari luar .


'' ya , masuk akila .'' sahut bu hasna dari dalam.


akila pun masuk perlahan.


'' tante panggil aku kesini ada apa.'' ucap akila ramah.


'' sini duduk akila.'' Bu hasna meraih tangan akila untuk duduk didekat nya.


'' iya tant.'' akila tersenyum.


'' kamu terima ini ya.'' ucap bu hasna pada akila.


'' apa ini tant.'' akila terlihat bingung .


'' udah,buka aja dirumah dan pakailah nanti setelah pulang.'' ucap Bu hasna .


'' iya tant..'' akila masih terlihat bingung .


'' akila...'' Terdengar suara bram dari luar .


Bu hasna tersenyum mendengar bram memanggil akila.


'' ya udah kamu boleh pergi ,tante mau tidur duluan ya.''ucap bu hasna


'' iya tant..'' akila pun pamit pergi dari hadapan bu hasna.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2