
Allahuakbar.. Allahu Akbar...
suara adzan subuh berkumandang .
byru menggeliat pelan.
ia membuka matanya perlahan .
"wah,udah shubuh aku harus pergi dari sini secepatnya ."byru mengucek matanya,ia membuka jendela kembali dan naik keatas dengan sangat hati-hati.
bugggh!!!!!
"ahhhh" byru terjatuh dan kaki nya menabrak pohon besar dipinggir pagar besi.
hingga ia harus menahan sakit didaerah lututnya.
"ahh!!ini tak apa dibanding aku harus kehilangan akila "ia bangkit dan menaiki pagar besi.
dengan susah payah ia memanjat dan akhirnya.
"aku bisa keluar juga dari sini "ucap byru menghela napas panjang.
ia berjalan menuju ke penginapan dan untung saja ada angkot lewat pagi itu.
"berhenti.."kata byru menghentikan angkot itu.
"iya,mau kemana bang " ucap supir angkot
"bang tolong antar aku kejalan raya di hotel xxxxxx."kata byru memohon dan mengatur napas .
"hmm baiklah,ayo naik."supir itu mempersilahkan byru dan angkot pun melaju ketempat yang dituju byru.
"bang,didepan berhenti ya "pinta byru sambil menahan perih di lututnya.
"iyaa ..iyaa.."angkot pun berhenti.
"udah sampai bang "teriak supir itu.
"iyaa makasih,ini ongkosnya "kata byru menyerahkan uang dan ia turun dari angkot nya.
ia berjalan dengan sangat hati-hati .
kemudian karena hotel masih sepi ia masuk saja ke dalam kamarnya.
"hmmm,akhirnya aku sampai juga di hotel ." ia menghela napas dan memijit pelan lutut nya .
sesekali ia meringis menahan sakit dan ngilu .
"aku bersihkan dulu lukaku, baru aku tidur lagi "byru menuju kekamar mandi .
setelah itu ia merebahkan tubuhnya di atas tilam.
matanya terpejam , tiba-tiba saja dia bermimpi akila datang dan tersenyum padanya .
"kak...kok datang kesini gak ngabari akila sii." akila marah dan kecewa
lalu ia pun merajuk .
"haii maaf, Kaka kesini kan mau ngasih kejutan ,jadi gak aku kasih tahu kekamu."ucap byru.
"kejutan?kejutan apa "akila melotot tajam.
"adadehhh!!! " byru melipat tangannya di dada
"huhhhhh " akila pergi tanpa pamit .
"akila...akilaaa..akilaaa jangan tinggalkan aku"byru teriak sampai terbawa kedunia nyata .
ia terbelalak lalu bangkit dari tidurnya.
"aku mimpi apa coba ,hufttt!!
gak jelas banget siih."byru menguap lalu merebahkan lagi badannya
...----------------...
"akila ,apa kau sudah bangun, ini sudah pagi bukannya kita mau
jalan-jalan."ucap bram
mengerjap-ngerjapkan matanya.
"hmm,iya mas ,ayo kita bangun "ucap akila sambil sesekali menguap.
"apa kau masih ngantuk ,sayang"ucap bram menatap akila
"iyaa..aku sedikit capek mas,," akila memegang pundak nya
"hmm,apa itu efek bulanan kamu babe" kata bram menyelidik
"iya,seperti nya begitu mas" akila menarik napas.
"hmmm..,yaudah kita bangun ,lalu ,kita sarapan .
habis itu kita pergi ke spa " ucap bram mengelus bahu aKila
"spa? apa kau yakin "ucap akila melotot
"iyalah ,kita pijit dulu biar rileks ,oke..''
"okee...let'go! " ucap akila bangkit dari tidurnya.
__ADS_1
bermaksud akan lari kekamar mandi.
"eitss,tunggu dulu babe , morning kissnya mana ? "bram menyodorkan pipinya
"hmmm, baiklah ,"akila mengecup pipi bram.
cuppp!!!
"udah ahh..,aku mau mandi "kata akila
"eitss!! aku lagi pengin itu "kata bram meraih tangan aKila
"aduh,aku lagi palang merah mas mana bisa" akila melotot
"hufttt!!! ya sudahlah aku puasa aja"bram mendengus kesal.
"ckkkk,syukurin ,emang enak.'' akila menjulurkan lidahnya.
"yaudah sana mandi ,atau aku akan memakan mu bulat-bulat " goda bram tertawa lepas.
"hmm,dasar mesum!! "akila melempar bantal ke muka bram
"heiii,awas loe ya "bram teriak dan hendak mengejar akila namun,
jederrrr,,,,
akila menutup pintu kamar mandi dan alhasil jidat bram mencium pintu .
"ahhh!! ,akila ......."bram teriak sekeras-kerasnya
namun aKila tak menggubris teriakan bram.
dengan jengkel bram memegang jidatnya.
"huu..sakit banget lagi ,akila...,awas kamu ya ,kita lihat saja aku akan membuat kamu jera " bram mendengus
...----------------...
"wahh....kuenya udah jadi nih "ucap vero mengulum senyum.
"nakkk...kamu lagi bikin apa ?" ucap bu sarmila menegur anak gadisnya.
"ohh,aku lagi latihan bikin kue bu,ada oven baru tadi ditempat kerja lagi ada discount gede-gedean jadi aku borong tuh mixer, blender, oven dll." Vee nyerocos.
"hmmm ,udah mau jadi pengantin baru nih , jadi penginnya borong alat-alat masak untuk melayani suami ."sindir bu sarmila
"hehe,gak juga bu,lagian aku pengin beli itu buat dirumah, ibu kan suka tuh,bikin kue dll kalau lebaran. ya sudah ,aku belikan dehh , alat tempur ibu didapur " kata Vee sambil memonyongkan bibir nya.
"hmmm, anak ibu sekarang udah jadi wanita dewasa rupanya "Bu sarmila mengelus dagu Veronika.
"iyaa dong ,kan bentar lagi mau jadi istri orang ,jadi,kudu dewasa lahh"Veronica tersenyum jahil.
"hmm,bagus !!"Bu sarmila menepuk jidat Veronica dan langsung pergi dari hadapan anak itu.
"hufttt! ''veronica menghembuskan napas kesal.
...----------------...
"makasih mas bram , mba akila atas kunjungan kalian,mewakili pak Yanuar "ucap pak Fikri seraya mengembangkan senyum
"sama-sama pak, kita juga makasih banyak udah dikasih kepercayaan lebih untuk mengamati perkembangan perusahaan ."ucap bram tersenyum .
"iya,iya,ehh kalian betah gak tadi malam tidurnya disini udaranya dingin gak kaya disana "ucap pak Fikri
"betah kok alhamdulillah kita bisa tidur nyenyak" bram tersenyum sungkan.
"hmm, kalau udah satu kamar cepat-cepat dihalalkan takut jadi fitnah loh mas "ucap pak Fikri membuncahkan senyum.
"ishhh..ishhh ,jangan buka kedok kita dong pak,lagian, kita gak
ngapa-ngapain kok '' ucap bram memerah.
"ohh ya,humm ..sangat disayangkan ya , sekamar tapi tak ngapa-ngapain" pak Fikri terkekeh.
"ahh, sudahlah pak ,kita malu jangan di lucuti gitu dong" bram merona, ia mati kutu.
akila hanya diam saja,mana mungkin ia berani angkat suara takut salah ngomong nanti malah jadi runyam.
"oh ya, sebelum kalian pulang ,makan siang dulu yukkk"pak Fikri menawarkan
"mmmm,boleh, ayo , kebetulan saya lagi lapar nih,"ucap bram terkekeh.
mereka langsung bergegas menuju kecafe terdekat.
"hai,akila kamu mau makan apa ?" ucap bram menatap akila
"wahh,aku makan apa aja mau kok.'' terang akila.
'' ohh ,aku makan burger,salad dan onion ring aja,minummya cappuccino cincau.''
"hmm,kenapa gak makan nasi ..? katanya kau lapar "ucap bram mengernyitkan dahinya
"ahhh..,gampang, aku nanti kalau laper makan lagi aja dijalan , kebetulan aku perut nya agak begah."akila memegang perut nya dan meringis menahan rasa gak enak di perut.
"hmmm masuk angin kali tuh ,nanti aku kerokin yaa " ucap bram keceplosan .
"wihhh...,udah biasa ngerokin akila rupanya mas bram" sindir pak Fikri.
"hee...anu,bukan begitu,
maksudnya... " bram memerah mukanya.
__ADS_1
"ahhh..,saya dulu juga pernah muda kali mas..." ucap pak Fikri terkekeh.
"mmmm gitu...." bram salah tingkah akhirnya ia berdalih pura-pura mainan ponsel .
" ada yang salah tingkah nih " Sindir akila disamping bram.
"sutt berisik kamu .."bram melotot pada akila
akhirnya pelayan datang mengantar pesanan mereka.
"silahkan !! " kata pelayan
"ohh iyaa ,makasih ya mba " ucap bram.
lalu pelayan itupun pergi .
"selamat makan "ucap pak Fikri
"sama-sama pak " akhirnya mereka fokus pada makanan
masing -masing.
Sambil sesekali ngobrol.
setelah selesai makan mereka langsung pamit pulang .
pak Fikri pun mengantar mereka sampai ke depan mobil bram.
"mba aKila,mas bram kalian hati-hati ya ."pak Fikri menyalami mereka berdua .
"iya, kita akan sering-sering kesini kok ,ngunjungi pak Fikri dan teman-teman disini ." ucap bram seraya merangkul tubuh pak fikri.
"iyaa..iyaa.. saya tunggu undangannya dari kalian "goda pak Fikri.
"ishh... bapak apaan si,ngomongnya loh bikin kita malu terus " kata bram tersenyum kecut.
"halah...kamu biasa malu-malu in juga ,kenapa mesti malu si,lagian kamu udah bapak anggap seperti anak sendiri kan "ucap pak Fikri berkaca-kaca.
"mmmm... makasih ya pak ,kita jalan dulu okeyy " bram tersenyum dan masuk kedalam mobil.
"hati -hati yaa " ucap pak Fikri melepas kepergian mereka dari balik kaca mobil.
tinnnn... tinnn...
(bram mengkode dengan klakson) lalu mobil pun berlalu pergi.
pak Fikri melambaikan tangannya dari balik spion.
...----------------...
byru masih berkutat dengan aktivitas mandinya .
ia menghayati setiap guyuran air yang mengaliri tubuhnya.
perlahan-lahan ia menggosok tubuh nya dengan sabun.
tiba-tiba ia teringat akan akila yang seharusnya hari ini sudah pulang dari kota y.
Dengan secepat kilat ia mengakhiri mandinya .
lalu..ia mengenakan pakaian nya dan langsung duduk disofa.
matanya mulai menatap kearah ponsel nya ia membuka ponsel yang udah tersambung dengan alat p*ny*d*p suara itu.
tapi nihil...
byru menghela napas panjang.
'' mungkin dia belum pulang.''lirih byru sambil menyenderkan punggungnya.
karena ia suntuk , seharian hanya dikamar aja , iapun memutuskan untuk pergi.
tiba-tiba taxi yang dia pesan udah didepannya.
"pak,,kita ketaman ya "ucap byru pada supir taxi dan duduk di jok.
"baik mas"jawab supir itu.
byru tampak kusut.
"akila ,kamu lagi apa disana , kenapa akhir -akhir ini jarang mengirim kabar untukku."byru terdiam.
"mas,,kita udah sampai taman nih.."ucap supir taxi.
"ohh iyaa..iyaa..pak "byru segera bangkit dari duduknya dan menyerahkan ongkos untuk taxi.
lalu ia turun dan matanya tertuju pada taman.
byru melangkah masuk ke pintu taman .
ia tersenyum melihat anak-anak kecil yang begitu ceria bermain bersama kedua orang tuanya .
ia jadi ingat ,akan ayah dan ibunya.
tiba-tiba saja telepon byru berbunyi.
"apa!!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haiii..haiiii..terus kasih semangat aku dong...biar tambah semangat up... caranya cukup like..vote..and rating ..🙏🙏🙏🙏Terima kasih.