
akila tertunduk lesu dengan memeluk kedua lututnya.
ia sangat terpukul dengan ucapan byru yang memutuskan nya.
ia begitu menyesal telah membuat orang yang begitu tulus mencintainya kecewa dan marah besar.
ia mengutuk dirinya sendiri
ia sangat kalut.
"ya Allah apa yang telah aku lakukan pada laki-laki yang baik dan tulus seperti ka byru " lirih aKila dengan mata yang masih sembab.
ia merebahkan tubuhnya di lantai ,
rambutnya acak-acakan.
persis seperti orang yang depresi.
ia masih sesenggukan meratapi keadaan nya sekarang.
"kakk..maafkan aku,aku memang pantas mendapat ganjarannya.
" kalau saja aku tak pergi kesini dan bertemu bram mungkin kejadian ini tak mungkin terjadi." akila menggumam dan berbicara sendiri.
...----------------...
KANTOR BRAM
bram termenung di ruangan nya ia kepikiran soal akila dan byru .
"kenapa byru tiba -tiba datang kesini ya , sebenarnya ada apa" bram merenung dengan menekuk kedua tangannya di atas meja .
"aku telepon aKila saja lah,aku penasaran " bram memencet tombol hijau.
tuttt...tuuttt..
"ayo,angkat akila "bram gelisah menunggu akila mengangkat telepon nya
"halo say, kamu lagi apa ,apakah kamu masih sama byru "ucap bram penasaran.
"(....)"
"ohh,aku pikir kamu masih sama dia,aku bentar lagi pulang aku mampir ya kekontrakan kamu" ucap bram tersenyum .
"(.....)"
"hmmm...cuma bentar aja kok ,gak akan lama ada yang ingin aku tanyakan soalnya ."pinta bram membujuk akila
"(...)"
"oke, tunggu, bentar lagi aku jalan kesitu ,aku mau absen dulu " bram menutup teleponnya lalu merapikan meja kerjanya.
kemudian ia beranjak pergi dari kantor nya
"mas bram mau pulang ? "tiba-tiba suara mawar mengagetkan bram.
"iya,mawar,aku duluan ya " bram tampak cuek pada mawar.
membuat mawar cemberut.
"buru-buru banget mas "mawar menghentikan langkah bram
"iya,aku ada urusan " sahut bram singkat , kemudian ia langsung pergi tak mengindahkan mawar yang berdiri di belakang bram.
bram langsung tancap gas menuju kekontrakan aKila .
*
*
*
*
brakkk...!!!
mawar menendang tempat Sampah yang ada di dekat nya.
"sial! akila ,apa si kelebihan nya sehingga bram sampai segitu nya , sampai aku dicuekin " mawar tampak kesal dan jengkel
__ADS_1
"awas ! kamu akila ,aku akan buat perhitungan supaya kamu tak ganggu bram ku lagi" mawar menyeringai menahan marah.
lalu kembali ke counter nya .
tapi..
ketika ia membalikkan badannya ia tak sengaja menabrak
cleaning service.
brakkkkkkkk...!!!
"aduh,mba, Kalau jalan hati-hati dong jadi berantakan gini kan mana air tumpah kemana-mana lagi " kata tito menggaruk kepalanya
"hehh,loe tu yang kalau jalan pakai mata jangan pakai dengkul jadi basah kan bajuku "mawar memaki tito.
"aduh,kalau jalan pakai mata jadi serem dong mba,nanti mataku di copot dong .
hmmm ,ada-ada aja nih.." Tito menunduk membereskan air yang tumpah kemana-mana
"ahhh...tau ahh,dasar Lola" mawar membentak Tito.
"ihh..aku Tito mba bukan Lola mba mawar gimana si, masih muda udah pikun aja " tito menggeleng
"terserah...dasar Lola
(loading lama ) alias oon." mawar menggertakan gigi nya dan langsung pergi meninggalkan tito
"huhh...dasar wanita ,hobinya marah-marah " Tito langsung pergi membersihkan semuanya.
...----------------...
KONTRAKAN AKILA
tok..tok.. pintu diketuk dari luar.
"masuk ..."sahut aKila singkat.
bram langsung masuk dan menghampiri aKila.
"say.."bram memanggil akila dan berdiri di samping akila
"kamu kenapa ,kok jadi jutek gini " tanya bram berlutut dihadapan akila yang duduk di kursi
"gak apa-apa mas.."sahut aKila singkat.
"hmmm bohong "ucap bram ketus,dan ia berdiri ,lalu duduk disamping akila.
"tau ahh..,aku lagi males mas ,jangan paksa aku untuk cerita ,aku mau istirahat aja " jawab aKila simple dan menekuk wajahnya.
membuat bram serba salah.
"hmm...,kita keluar yuk ,cari makan" ajak bram tersenyum simpul menatap wajah aKila.
namun aKila tak tak bergeming.
"aku gak mau mas.."tolak aKila, singkat.
"mmm.,udah ayo , jangan lama-lama pakai sweater mu kita jalan sekarang " bram sedikit sewot pada aKila.
"ihh..,kok jadi loe yang sewot si,kan aku yang lagi bete.." protes aKila
"mmmm,udah buruan, kita refresh otak biar plong aku tunggu di mobil. jangan lama-lama lebih dari 5 menit aku tinggal." bram beranjak dari duduknya dan menuju ke mobil.
ia mengeluarkan mobil dari teras . sembari menunggu akila keluar dari dalam rumah.
"tuh bocah lama bener si, pakai acara dandan segala pasti nihh..." gerutu bram sambil memainkan anak kunci di dahinya .
tak lama....
glekkk.. terdengar akila menutup pintu gerbangnya.
bram melongok dari kaca mobilnya.
"ayo buruan ,lama bener si " bram mendengus.
"ihhh..bawel bener, ini juga udah cepet-cepet kali." akila menggerutu dan membuka pintu mobil ,lalu duduk disamping bram dengan raut muka yang super jutek .
"huftt...!!! " bram mendengus kesal seraya melirik kearah akila.
__ADS_1
"pakai safebeltnya " perintah bram dengan suara datar .
"hmmm.." akila menuruti perintah bram dan setelah itu mobil melaju .
"kita mau kemana " ucap akila menatap kesekeliling jalan.
"udahh jangan banyak tanya, nanti juga kamu tahu kok " ucap bram dengan sinisnya .
"ihhh...GAJE banget sii" akila mengerucutkan bibirnya.
" biarin, terserah aku dong."bram tak mau kalah ,ia bersikap jutek.
"capedeh " akila menepuk jidatnya.
lalu memalingkan wajahnya ke arah jalan
...----------------...
STASIUN
"hmmm panas banget ya cuaca hari ini " lirih byru
"sepanas hatiku yang membara akibat ulah akila." byru menyenderkan punggungnya .
beberapa menit kemudian terdengar suara announcer memberikan informasi bahwa kereta akan segera berangkat.
byru melirik arlojinya kemudian ia memejamkan matanya sejenak
"sebaiknya aku lepas kontak saja dengan akila ,mulai sekarang dan seterusnya , aku tidak mau berada diantara kalian "batin byru.
jeggggg..jeggggggg....kereta pun melaju .
byru membuka matanya dan melihat kesekelilingnya .
ia berdecak lalu memilih untuk memejamkan matanya lagi .
sesungguhnya hatinya sangat rapuh tapi,ia berusaha menerima kenyataan kalau nasib cintanya sudah diambang kehancuran.
ya..,mau gak mau byru harus ikhlas menerimanya.
4 jam kemudian...
kereta pun sampai di Daop ****
itu artinya ia harus turun dan melanjutkan lagi perjalanan dengan angkot untuk sampai kerumah.
"Alhamdulillah .." ucap byru
ia melangkah kan kaki menuju ketempat peristirahatan , rehat sejenak , melepas penat akibat berjam-jam di dalam kereta.
ia membuka layar ponselnya dan melihat kontak akila.
sretttt....
tangannya menggeser tombol delette.
'' aku rasa ini adalah salah satu cara agar aku bisa melupakan semuanya dan mengobati luka- luka ini.'' lirih byru.
ia menaruh lagi ponselnya dalam saku celananya.
diraihnya botol air mineral itu dan meneguknya perlahan.
setidaknya , itu bisa membuat dingin kerongkongan yang kering akibat sengatan matahari di sore hari yang masih panas.
terbayang di matanya saat ia melihat akila begitu menikmatinya saat dengan laki-laki itu.
panas,perih, hati byru mengingatnya .
tiba-tiba dadanya sesak.
tapi,
ia berusaha tegar menghadapi kenyataan ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..all udah aku up .. selamat membaca semoga suka 🙏🙏🙏
__ADS_1