
Rio terkejut melihat wanita didepan nya.
"kamu.." mereka berdua sama-sama terkejutnya.
pak albert terlihat bingung.
"apa kalian saling mengenal." tanya albert berkerut.
rio terkekeh,
"tidak,kami baru pernah ketemu sekarang,tadinya kupikir wanita pak albert adalah mantan saya , ternyata hanya mirip saja wajahnya." rio tersenyum garing.
wanita itu tersipu dan memerah.
"mas,saya ketoilet dulu ya.." pamit wanita itu terlihat buru-buru.
"baiklah,sayang , jangan lama-lama ya..'' ujar pak albert .
rio terlihat kesal dan berubah raut wajah nya sejenak.
"pak rio gak apa-apa." tanya pak albert mengernyit.
"ohhh gak apa-apa,sepertinya saya mau kebelakang sebentar ." rio meninggalkan pak albert dan pergi begitu saja.
batin rio serasa mengutuk wanita itu .
erlita...
wanita ****** itu ,ia adalah mantan kekasih rio sejak ia kuliah.
dulu,erlita adalah anak baik-baik .
hingga rio jatuh hati padanya.
bahkan rio melakukan segala macam cara untuk menghidupi dan mencukupi kebutuhan erlita yang notabene nya adalah gadis sederhana.
waktu itu ....
Rio terlihat sangat bahagia.
karena cintanya , disambut baik oleh erlita.
saat itu erlita masih cupu belum secantik dan seglamour saat ini.
ya , terang saja,saat ini kan dia memelihara om-om senang.
jadi,kalau gak cantik dan glamour rugi kan..?
secara om-om nya nanti keenakan. udah dapat kuda putih mulus , gratis ? no way!
*** flashback on
malam itu hujan turun deras.
rio basah kuyup karena kehujanan .
mobilnya mogok pula.
saat itu rio masih belum mendapat hak waris harta dan tahta dari Wijaya group karena saat itu ,pak Wijaya belum mau mempercayakan sepenuhnya perusahaan pada rio.
Karena selain rio masih suka hura-hura ,pak Wijaya juga mengantisipasi terjadinya hal-hal buruk mengingat dia masih berpacaran dengan erlita .
entah,
pak Wijaya gak begitu sreg dan respect pada erlita.
laki-laki itu mempunyai firasat buruk tentang wanita yang menjadi kekasih anaknya itu.
hingga suatu malam rio yang basah kuyup memergoki erlita sedang bercumbu dengan seorang laki-laki didepan jalan raya.
laki -laki itu masih muda , bahkan dia sepertinya tidak lebih baik dari dirinya.
dilihat dari cara berpakaian juga ia seperti berandalan.
rio mengepalkan tangannya
"kurang ajar kamu er..beraninya bermain api dibelakang ku." maki rio ia langsung pergi meninggalkan mereka yang sedang dimabuk asmara itu.
rio langsung pulang dengan dijemput supir pribadi dari papahnya.
begitu ia sampai rumah ,
rio langsung saja masuk ,ia tak mengucapkan salam atau menyapa papa dan mama nya yang lagi asyik ngobrol diruang tengah .
"nakk..udah pulang." seru mama kristal pada anaknya itu.
"iya ma,rio capek ," kata rio Sambil berlalu tak menoleh kearah mamanya .
bu kristal menggeleng pelan.
"humm,anak itu , sejak berpacaran dengan wanita itu, ia jadi gak tahu diri." omel bu kristal memandangi punggung anaknya yang sudah mulai tak terlihat.
"sudahlah ma,biarkan saja ,itu urusan mereka." tegas pak wijaya seraya membaca koran nya.
"ahhh papa,selalu saja belain anaknya." bu kristal menggerutu , beliau tak terima jika pak Wijaya selalu membela anaknya .
DIKAMAR RIO
rio merebahkan tubuhnya sejenak untuk merilekskan otot-otot nya.
tapi tiba-tiba,
cling....
sebuah pesan masuk ke ponselnya
rio terkejut dan akhirnya ia meraih
ponsel nya.
ricko
__ADS_1
[ bro, aku tadi lihat erlita pacar kamu masuk kesebuah hotel.]
mata rio memerah dan langsung melempar ponsel nya .
brakkk..
ponsel rio hancur sudah .
singkat cerita ,saat erlita dan laki-laki nya itu bermalam di hotel ,ia baru saja mengetahui ,jika ia akan dijual oleh laki-laki nya itu pada mucikari setelah di ambil mahkotanya.
erlita pikir laki-laki itu serius , padahal ia hanya bermain-main saja .
hal itu membuat erlita geram dan akhirnya ia berusaha kabur ,tapi sialnya ,
saat kabur ia bertemu dengan Yudha ,tirta yudha yang tak lain adalah Suami meylia.
erlita pikir ,saat bertemu dengan Yudha ia akan aman ,tapi nyatanya tirta adalah laki-laki bejat yang selalu memanfaatkan keadaan.
sejak saat itulah ,
erlita menjadi wanita malam,karena ia berada dibawah ancaman yudha.
pada akhirnya,
ia bertemu dengan bram.
flashback off
****
ERLITA
"jadi sekarang rio udah dapat hak waris dari Wijaya group ,jadi pewaris tunggal,wahh aku mesti buru-buru dapetin hati dia lagi nih..." erlita tersenyum miring didepan cermin sambil memoles mukanya.
hari ini dia baru saja bergulat dengan pak albert ,suami sirinya.
sejujurnya ..
erlita muak harus bercumbu dengan albert yang sudah bangkotan itu.
ahh bayangkan saja,erlita harus berciuman dengan laki-laki setengah botak , sakit-sakitan lagi.
ihhh gak banget dehh..
erlita sendiri juga jijik kalau dia gak ngiler sama uangnya , mungkin ,
udah lama albert dia lempar kegot.
***
KANTOR RIO
09 AM.
"rick, tolong kesini." panggil rio ditelepon pada assisten nya itu.
tak lama,
pintu diketuk ,
"masuk!! " sahut rio.
"bos panggil saya." ucap ricko
"iyaa , rick, aku ingin kita adakan pesta di villa kita,dan undang semua rekan bisnis kita,kalau perlu semuanya,saingan kita juga gak masalah." tegas rio dengan raut muka yang tak bersahabat.
"baik bos,tapi kapan waktunya." ucap ricko penuh tanda tanya.
"besok , kalau perlu sekarang." ricko melotot ,dalam hatinya ia berkomentar ,sibos lagi galau nih.
"tapi bos,hari ini kita ada meeting dengan klien kita di kota kembang." tegas ricko.
"ohhh baiklah , besok aja kita adakan pesta itu ." rio pergi entah kemana.
ricko menggeleng ,ia terpaku memandangi punggung bosnya itu .
"rickk..ikut aku ,cepat." seru rio dari kejauhan.
ricko yang mendengar ucapan bosnya langsung saja mengejar beliau.
"kita mau kemana bos ."tanya ricko
penasaran
"nanti kamu juga tahu,kita mau kemana." sahut rio datar.
ricko hanya menurut saja pada bosnya itu.
ricko..
ia adalah laki-laki yang baik, ganteng, dan sok cool,sayangnya ia agak cerewet.
tapi ,ia selalu patuh
pada perintah rio ,bos sekaligus teman masa kecilnya.
dulu ,saat rio masih kuliah
dan belum sukses seperti sekarang ini ,ricko adalah sosok yang selalu mensupport rio.
ia berteman sejak kecil , namun saat ricko sekolah SMP ia ikut orang tuanya kekota kembang ,dan terpaksa harus pindah sekolah disana Sampai SMA .
setelah ayah dan ibunya meninggal ,ia ikut bibinya,kekota batu ,tapi ricko tak betah disana.
akhirnya,
setelah lulus sekolah, ia memutuskan untuk kuliah di Jakarta sambil bekerja.
dan sejak saat itu ,
mereka bertemu lagi setelah kurang lebih 8 tahun.
__ADS_1
***
DI RESTORAN
"kok kita berhenti disini bos." tanya ricko agak sedikit canggung , takut bosnya tersinggung atas ucapan nya itu.
rio tak menjawab.
ia hanya menyuruh ricko untuk duduk ,dan memesan makanan.
"kamu cowok tapi mulutnya cerewet bener.." maki rio kesal, ia menggeser buku menu didepan ricko.
"cepat pesan makanan dan minuman yang kamu inginkan.
makan sepuasnya, jangan sampai tersisa sedikit pun." titah rio sedikit tegas.
"maksud nya bos,bos mau kita makan-makan gitu.? " tanya ricko melotot heran.
"iyalah ,masa iya kita mau renang disini,kamu tuh ya, udah cerewet ,oon lagi,kita kerestoran kalau gak makan mau apalagi."maki rio pada assisten nya itu.
"baiklah ,aku akan pesan semuanya." kekeh ricko.
"terserah , yang penting kamu senang dan kamu habiskan makanmu sampai habis." kesal rio menekuk mukanya.
"okee .." ricko memesan semua makanan yang enak dan lezat .
sesuai perintah rio.
beberapa saat kemudian,
datanglah beberapa pelayan menghampiri mereka dan menyajikan makanan pesanan ricko.
mata ricko membulat,ia tak percaya dengan semuanya.
"makanan segini banyak,buat apa bos,aku mana kuat makan segini banyak." tanya ricko.
rio tak mengindahkan ucapan ricko melainkan ia asyik dengan ponselnya.
ricko merasa kesal diacuhkan.
5 menit kemudian,
surprise!!!!!
meylia dan melati menghampiri mereka dengan kue tart di tangan nya.
mata ricko membulat ,
"ada apa ini ." tanya ricko penasaran.
"wihh,rick..kamu tuh,masa ulang tahun sendiri lupa,dasar!! " celetuk meylia sambil memukul bahu ricko.
"ohh ya ampun, emang ini tanggal berapa ."ricko melihat arlojinya .
3 September
ricko terkekeh.
"kok kalian tahu si hari ini aku ulang tahun,aku aja udah lupa." ricko menggaruk kepalanya.
ia memang gak pernah mau tahu urusan Ultah ,baginya itu tidaklah penting.
lagian ultah , umur berkurang ,tambah tua ia, apa hebatnya.
itulah sebabnya ia tak pernah mau tahu ulang tahunnya.
"udah,itu gak penting , sekarang kita rayakan dulu,nih tiup lilinnya
make a Wish dulu ." meylia menyodorkan kue pada ricko dan udah lengkap dengan lilin nya.
ricko terlihat aneh, baru kali ini dia meniup lilin untuk kesekian kalinya.
seingat nya terakhir ia merayakan ulang tahun adalah umur 8 tahun
happy birthday to you...
happy birthday to you..
tiup lilinnya ..
tiup lilinnya..
tiup lilin nya sekarang juga ...
sekarang juga..
sekarang juga..
potong kuenya..potong kuenya..
potong kuenya sekarang juga.. sekarang juga .. sekarang juga..
horeeee....
ricko memotong kue dan memberikan potongan pertama pada rio , seorang yang paling berharga setelah ayah dan ibunya.
yeahhhhhh!!!
tawa mereka pecah seketika.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo...halooo..
selamat membaca bagi yang udah ingin tahu kelanjutan ceritanya.
jangan lupa tinggalkan komentar,like,vote ,and rate..
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1