
KANTOR MEYLIA
meylia melangkah masuk kedalam ruangan nya,melati pun menegur nya
''pagi mey,'' sapa melati pada meylia.
'' ehh mel,pagi juga,kamu tumben gasik .'' ucap meylia
'' ohh iya ,aku kebetulan tadi ada urusan pagi-pagi jadi ,aku langsung aja deh,sekalian berangkat.
'' ohh , tumben,ada apa..'' tanya meylia penasaran.
melati tak menjawab pertanyaan mey.. melainkan ia asyik dengan ponselnya.
'' hummm,dasar autis!!'' sewot mey sambil menyikut lengan melati.
'' uhh ,apaaan si, syirik aja loe mey,aku lagi chatingan sama cowok tahu.'' ungkap melati serius.
mey , mengernyit.
'' oh ya , tumben banget loe mau nanggepin cowok disosmed.'' sindir ,mey pada melati.
'' ihhh,ini tuh , bukan sembarangan cowok,dia tuh type gue banget.'' ucap melati dengan bangga.
'' ohh ya , selamat ya , akhirnya loe , nemuin cowok yang sesuai dengan kriteria loe..'' ucap mey mengulum senyum.
''kapan-kapan kenalin ya,cowoknya ke aku.'' ucap mey setengah teriak
'' oke..oke...aku mau ketoilet dulu.'' ucap melati sambil berlari.
sementara mey yang kepo sama cowoknya melati ia memeriksa ponsel melati yang tergeletak di atas meja dekat mey duduk.
'' kayak apa si cowoknya,penasaran.'' batin mey sambil membuka layar ponsel melati.
srekkk...
"apa ? jadi....'' mata mey melotot dan langsung meletakkan ponsel melati dimeja, ketempat semula.
dari kejauhan terlihat melati berjalan mendekat kearahnya.
ia tampak menutupi sesuatu.
'' mey ,kamu bawa lipstik merah gak ,aku lupa gak bawa nih...'' ucap melati sambil mematut-matut diri dicermin.
" ada ,nih'' mey mengulurkan lipstik itu.
'' tumben,sekarang kamu jadi suka dandan ,kamu lagi jatuh cinta ya...'' goda mey sambil memijat dagu melati.
'' ihhh ,kepoo!!'' ucap melati dengan candaan khasnya.
mey, menarik sudut bibirnya.
'' udah,aku juga udah tahu kalee,orang lagi jatuh cinta itu kayak apa,gak usah di ceritakan.'' ucap mey setengah manyun.
'' ya udah,kalau udah tahu,ngapain tanya segala.'' ketus melati.
tak lama ricko datang dan menghampiri mereka berdua.
'' hai all, selamat pagi...'' sapa ricko tersenyum tipis.
'' pagi mas ricko , gimana , tidurnya nyenyak.'' tanya melati , perhatian.
'' Alhamdulillah,nyenyak ,kalau kamu gimana mel'' ucap ricko tersenyum.
'' aku juga nyenyak ,kok mas,.'' ucap melati tersenyum manis.
merasa dikacangin ,mey pun memilih untuk pergi entah ke mana.
'' ehhh aku keWC dulu ya ,kalian ngobrol aja .'' ucap mey sambil berlalu.
'' mas ricko aku tadi beliin makan buat sarapan kamu loh..'' ucap melati saat mey udah berlalu.
ricko tersenyum.
" ya udah ,ayo kita makan bareng.'' ucap ricko tersenyum tipis dan meraih lengan melati.
mey berdiri dan mengamati dari kejauhan,dan ricko pun melihat mey sekilas lalu pergi menggandeng melati.
mey terdiam dan berlalu kekamar mandi.
****
DIRUANG RICKO
" mas kamu habiskan makanannya ya ,aku mau ambil minum dulu.'' ucap melati tersenyum.
'' oke mel, aku nitip air jeruk ya..'' ucap ricko tersenyum
" siap!!!'' melati pun berlalu.
ketika melati pergi kebelakang ,mey masuk kedalam ruangan ricko.
'' mas ,aku mau ngomong sama kamu..'' ucap mey Serius.
ricko berkerut " ngomong apa mey,tinggal ngomong aja ,aku dengerin.'' ucap ricko agak cuek.
'' apa kamu dekat dengan melati.'' selidik mey dengan sorot mata tak suka.
ricko berkerut.
'' apa urusannya sama kamu, aku juga gak ada hak ,kamu mau dekat sama siapapun ,itu hak kamu.'' kesal ricko seraya berdiri.
'' begitu juga dengan aku ,aku mau dekat dengan siapapun itu bukan urusan kamu,ngerti!!!'' tegas ricko
'' jadi mau kamu gitu okee..'' sewot meylia.
__ADS_1
kemudian pergi.
'' jadi mau kamu, kita harus seperti apa..''bentak ricko menghentikan langkah meylia.
meylia tak menjawab , melainkan hanya menatap ricko dengan tatapan kesal.
lalu pergi begitu saja.
'' sial!!! '' ricko menghantam meja dengan tangannya.
brakkkkkkkk..
ia terlihat kesal dan marah.
dari balik pintu rupanya melati mendengar percakapan mereka.
tangannya mengeratkan genggaman pada tangkai gelas itu.
ia menyeringai kesal.
lalu masuk kedalam.
'' mas,kamu kenapa ,ini minumnya.'' ucap melati menyodorkan cangkir berisi air jeruk nipis pada ricko.
ricko hanya terdiam lalu ia pergi tanpa pamit pada melati.
melati menatap ricko dengan kesal.
'' mey..kamu pembohong .'' kesal melati pada meylia.
******
ricko mendapat kabar dari rio jika papahnya masuk kerumah sakit.
ia segera pergi dan meninggalkan kantor.
karena ia tak mau bertatap muka dengan meylia ia pun mengirim pesan pada melati.
[ mel,pak Wijaya masuk rumah sakit , beliau dirawat dari semalam , jadi aku mau pergi kesana ,kalau kamu mau nyusul nanti saja bareng mey...oke..]
[oke mas]
[ oke thanks]
melati menaruh ponsel nya diatas meja.
masih teringat akan kejadian tadi pagi.
ia memejamkan matanya dengan kasar .
'' mel,kamu udah dengar kabar berita jika pak Wijaya masuk rumah sakit .'' ucap meylia yang datang tiba-tiba .
dan melati begitu terkejut .
''hmmmm ,aku udah dengar kok,mau kesana bareng '' tanya melati dingin.
tapi melati segera pergi begitu saja dari hadapan meylia.
meylia yang merasa ada yang aneh dengan melati ia menatap dengan tatapan aneh.
*****
2 HARI KEMUDIAN,
[mas aku lagi jalan kerumah sakit nih..]
tiba-tiba ponsel rio bergetar dan membangun kan tidurnya.
rio menggeliat dan mengucek matanya.
ia segera merogoh ponsel disaku celananya.
'' akila ,dalam perjalanan kesini.'' batin rio ia segera bangkit dan mencuci mukanya.
DALAM PERJALANAN
akila menatap sekeliling jalanan malam ini.
cuaca yang begitu cerah dan indah.
akila mengulum senyum .
tanpa terasa ia sudah sampai dirumah sakit tempat papah Wijaya dirawat.
sang supir menghentikan taxinya.
'' non,udah sampai .'' ucap supir itu.
'' ohh iya bang, '' akila tersenyum dan menyerahkan ongkos pada supir itu lalu ia turun.
ia pun mencari tempat duduk yang nyaman ,ia segera memencet nomor rio dan mengirim pesan untuknya.
[mas ,aku didepan,aku gak tahu papa kamu dirawat dimana jadi,kamu keluar ya..]
5 menit kemudian,
" udah lama non.. nunggunya.'' celetuk seseorang yang tiba-tiba menghampiri dirinya.
akila terkesiap dan langsung menoleh kearah suara itu.
'' apaan si, ngagetin aja deh.., bikin aku jantungan ,dasar b*kir!! " omel akila mengerucutkan bibirnya.
'' yaelah,gitu aja kaget ,tapi pas aku ****** kamu diran**** kok gak kaget.'' cibir rio terkekeh.
'' apa!! dasar mesum , pasti ujung-ujungnya kesitu deh'' manyun akila .
__ADS_1
'' ya biarin, obrolan orang dewasa tuh kayak gini tahu.'' ketus rio.
'' ahh udah ah,aku gak mau bahas itu lagi,aku mau lihat papa kamu.'' ucap akila melepas jaketnya.
'' yaudah,ayo...''rio merangkul wanitanya itu.
mereka berjalan kekamar papa wijaya sambil bercengkrama berdua.
tak lama,
'' ayo kita masuk..'' ucap rio tersenyum.
'' ohh ,iya mas.'' akila mengekori rio.
mata akila terbelalak melihat bangsal rumah sakit yang lebih mirip apartement daripada kamar pasien.
gak heran ,namanya juga orang kaya,sampai sakit pun masih mendapatkan tempat yang mewah . lebih tepatnya kamar VIP.
karena VIP maka orang-orang yang masuk pun dibatasi jumlahnya .
hanya orang-orang terdekat dan karyawan nya saja yang bisa masuk itupun harus dikawal polisi.
'' kamarnya bagus banget mas,kayak hotel ckkkckkkk" kekeh akila.
'' iya , maklum papa orang terpandang , siapa tahu aja ,ada orang yang memanfaatkan keadaan ya kan..'' terang rio
'' iya ,maka dari itu ,aku pun tak pantas jika bersanding denganmu kelak,karena aku bukan apa-apa.'' ucap akila putus asa.
'' hmmmm,mulai dehh ngomong nya gak enak didengar .
" bikin panas kuping aja.'' kesal rio.
'' udah ahh,mau jenguk orang sakit kok jadi bahas status sii..'' rio pun melangkah masuk dan diikuti akila
pukul 10 malam .
karena jam besuk pasien sudah selesai,
akila pamit undur diri.
'' aku antar ya, '' ucap rio tersenyum
'' apa gak ngrepotin kamu mas''ucap akila
'' gak ,kalau repot bayar pakai ***** mu juga bisa kok.'' goda rio sembari membelai bibir akila.
'' ihhh,mulai dehh..'' akila menyikut perut rio
'' auwhhh!! sakit tahu,'' rio meringis menahan sakit diperut nya.
'' biarin,siapa suruh nakal.'' omel akila.
sambil berlalu meninggalkan rio.
'' say, tunggu dong, aku bercanda kale,kok pake marah segala sii.'' rio mengejar akila.
'' au ahhh...!!!'' akila terlihat kesal.
merekapun masuk kedalam mobil .
mobilpun melaju kencang...
dalam perjalanan
'' say...aku antar kamu keapartementku aja ya..'' ungkap rio tersenyum tipis.
akila menoleh kearah rio.
'' kenapa gak kekontrakan aku aja ,'' ucap akila menghembuskan napas .
'' aku mau "sahut rio terkekeh sambil memegang kemudi .
akila menarik napas panjang .
'' memang diotak kamu tuh cuma ada **** ya,heran aku '' gerutu aKila.
" say.. please.'' rio meraih jemari akila.
rio menatap akila dengan mata sayu.
akila mendengus kesal.
ia menyenderkan kepalanya di jok mobil.
rio menatap kedepan lagi.
25 menit kemudian,
'' kita udah sampai say,ayo turun.'' ucap rio
akila mengangguk .
ia pun turun dari mobil dan rio memarkir mobilnya di area basement .
'' ayo kita masuk..'' rio meraih lengan akila.
mereka menaiki lift dan tetap bergandengan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo...haloo
selamat membaca ,othor udah up
__ADS_1
semoga suka.
jangan lupa tinggalkan jejak like,komentar,and vote🙏🙏🙏