SYAKILA

SYAKILA
30. RASA YANG MULAI TUMBUH


__ADS_3

tengah Malam


akila belum bisa memejamkan matanya.


entah apa yang sedang dipikirkan nya


"huftt!! ini udah tengah malam, kenapa mataku gak bisa merem " aKila berdecak pelan.


kemudian ia bangkit dari tempatnya dan menuju kedapur .


"huft, haus! "akila membuka kulkas dan melihat ada beberapa camilan ia menurunkan semua camilan itu dan membawanya keruang tv .


ia memutar-mutar channel tapi ,tak ada acara yang cocok, lalu diapun membuka ponselnya, dan


membuka-buka riwayat chat ,lalu melihat foto profil bram .


entah mulai kapan foto profil bram berganti jadi foto seorang wanita.


dan wanita itu siapa lagi kalau bukan erlita .


"huuhh!! laki-laki egois, apa ia tak memikirkan perasaan aku atau aku sebenarnya apa buat dia " aKila menjerit kecil.


"aku akan buat kamu menyesal dengan apa yang kamu perbuat padaku." akila menghantam kepalan tangannya ke sofa


tiba-tiba saja ia mulai mengantuk dan akhirnya tertidur disofa .


keesokan harinya ,


matahari sudah mulai terlihat dari balik jendela ,menembus masuk kedalam ruangan . sayup-sayup sinarnya menyoroti mata aKila .


"aihhh!!! sinar apa ini " akila membuka matanya perlahan


kemudian ia terperanjat


"wahh ,udah siang jam berapa ini, atau aku akan telat " akila berlari kekamar mandi dan mengguyur badannya dengan kilat .


tanpa memoles wajah polosnya, ia langsung tancap gas mencari taxi .


"taxi,,,,taxi,,,,!!! " akila berteriak keras dan langsung masuk kedalam taxi.


" pak ,agak cepat yaa " ucap akila pada supir taxi dan taxipun langsung melaju kencang .


dalam waktu 20 menit aKila sudah sampai ke kantornya .


"huftt !!! akhirnya aku sampai juga " aKila menghela napas panjang dan turun dari taxinya ,ia berlari-lari kecil .


brakkkkkkkk!!! akila menabrak seseorang


"auww!! " akila tersungkur kedepan


"haiii, kalau jalan itu pake mata dong '' suara itu memaki.


"suara itu" aKila memalingkan wajahnya kearah suara itu


"kau?" akila melotot pada


laki-laki itu


"kau ?? " laki-laki itu melotot ''ckckckck, dunia ini memang sempit ya ,kita bertemu lagi nona manis " kata brian terkekeh kecil


"ishhhh!!! maap aku harus siap-siap , permisi !!! " akila beranjak pergi ,ia tak mau memperpanjang masalah dengan laki-laki itu.


"heiii,, Tunggu nona " Brian memanggil aKila tapi,akila sudah tak nampak lagi.


" hmmm,,wanita itu seperti siluman aja ngilangnya cepet banget ." brian harus buru-buru pergi dan melanjutkan perjalanan ke luar negeri .tapi langkah nya terhenti ketika ia menemukan sebuah anting terjatuh dibawah kakinya .


" ini pasti anting nya wanita tadi ,ahh aku gak ada waktu buat balikin " Brian memungut nya dan menaruh nya di bagian pos satpam

__ADS_1


"pakk!! pakk!! " panggil Brian


"ya pak brian ,ada apa ? " ucap satpam itu


"ini,tadi saya temukan anting , sepertinya ini kepunyaan karyawan yang kerja disini .yang anaknya putih mulus , tinggi nya kira-kira 160 cm" ucap Brian


"ohh non aKila yaa ,baik nanti saya kasihkan" kata satpam


"apaa!! jadi namanya aKila " Brian terdiam sejenak


"pakk!! bapak gak apa -apa " ucap pak satpam membuyarkan lamunan Brian


"ehh ,,ya pak!! gimana " Brian tersenyum kecil


"bapak kenapa ? " ucap pak satpam


"gak apa pak,saya buru-buru makasih ya pak" ucap brian tampak buru-buru dan beranjak pergi lalu masuk kedalam mobilnya.


dermmmm!!! mobil Melaju kencang


...----------------...


"huftt!! anting ku mana nih, ilang satu lagi " aKila berdecak kesal di depan cermin .


" kira-kira jatuh dimana ya ,itu anting kan banyak kenangan nya " aKila mengerucutkan bibirnya.


lalu ia melepas anting satunya dan meletakkan didalam dompet .


tiba-tiba saja,pintu diketuk seseorang


"masuk !!!" kata akila


"non,,maap ,tadi saya disuruh sama pak brian , suruh balikin anting non yang jatuh di lantai depan " ucap pak Cipto


"ohh , bapak ! terima kasih ini anting yang aku cari , makasih banyak ya pak " aKila berjingkrak bahagia


"Brian??? maksud bapak , cowok arogan itu " akila memaki habis dia


"eitsss!! non jangan bilang seperti itu,atau kamu akan menyesal ."ucap pak Cipto


"alahhh,,,,,memang dia siapa ? dia adalah orang yang sombong pak Cipto." akila nyerocos


dannn,,, sampai akhirnya pak Cipto pun pergi tanpa pamit .


"ehh pak Cipto ,,,kok pergi gitu aja sii ,aku belum selesai cerita juga " aKila mengomel.


seketika ia tertawa kecil karena anting nya sudah ketemu.kemudian ,ia memasang lagi anting nya.


"aku harus kestand sekarang " aKila beranjak dari kursinya dan berjalan ke arah counternya . baru saja ia melangkah kan kakinya sebuah tangan kekar meraih nya dan menarik hingga aKila terhempas ketembok .


"haiii,pagi sayang,,," bram menyeringai dan membelai pipi aKila dengan lembut.matanya seperti elang yang akan menerkam mangsanya.


bibir nya semakin dekat dengan bibir aKila


"Le,,, lepaskan a,,,," belum sempat akila melanjutkan kata-katanya bram menyambar bibir akila ,m*l*m*t habis bibir itu tanpa ampun sedikitpun,dan enggan memberi jeda pada empunya .


akila kalap dan mencengkeram kuat lengan bram.


bram yang semakin liar dan intens tiba-tiba saja menghentikan aktivitas nya sejenak. karena ia mendengar langkah kaki.


bram menutup mulut aKila supaya jangan sampai bersuara ,dan bram menarik tangan aKila masuk keruangannya .


"shuttt!!! diamlah disini " kata bram berbisik di telinga akila


"mas ,,pliss lepaskan aku "lirih akila


"haiii,,,kau sudah membuat aku mabuk ,,jadi kita jalani saja permainan ini ,aku tak bisa lepas dari mu" bram mengelus pipi aKila

__ADS_1


"t-tapi mas,,,aku " aKila tak melanjutkan kata-katanya


"aku apa ,,disini aman ini ruangan aku" kata bram sedikit menggelitik telinga aKila dengan bibirnya.


"aku masih belum bersih "kata akila menunduk


"apa! ,apakah itu sangat lama ,aku sudah tak bisa menahan itu." bram frustasi.


"ihhh,lagian kamu gila apa ,ini kan ditempat kerja kita bisa mati kalau ketahuan " aKila memaki bram


"mau ditempat kerja atau dimana kau selalu membuat aku ***** sayang." kata bram sedikit merayu


"ahhh sudahlah aku mau keluar ini udah jam kerja ," ucap akila


"eitsss!!! tunggu dulu kenapa kau Tampak buru-buru" ucap bram sedikit meninggi kan suara nya .


"lalu aku harus apa " akila melotot tajam


"diamlah sebentar saja"bram mengecup bibir akila.


"setidaknya ini bisa membayar kakiku yang kau injak kemarin " ucap bram sambil memainkan perannya.


"mas,,,mas,,," aKila menepuk bahu bram .


"sebentar lagi aKila "bram sedikit membentak aKila


akila hanya bisa ****** ketika bram m*nc*mb*ny*


beberapa menit kemudian bram telah sampai .


"bersihkan tanganmu sekarang"ucap bram sambil mengecup kening akila


"mmmmmm" akila mengangguk pelan dan mencuci tangan yang kotor karena ulah bram .


kemudian ia mencuci bersih tangannya .


lalu membenarkan rambut nya yang acak-acakan dan menuju kestand .


batinnya gelisah karena ia Lagi -lagi harus dilecehkan oleh bram.


tak lama kemudian, bram datang ke counter dan mendekati aKila.


"akila" ucap bram sedikit canggung


"hmmmm,," akila dingin


"kamu nanti pulangnya aku antar ya" kata Bram


"aku bisa pulang sendiri mas" akila tampak sibuk dengan pekerjaan nya


''tidak ,,kau kuantar saja , sekalian aku mau ngomong sama kamu penting ." bram serius


" terserah kau saja mas" aKila terdiam


"minumlah ini" bram menyodorkan sebotol air minum dan snack pada akila


" hmmmm" aKila sedikit tersenyum


kemudian aKila dan bram fokus bekerja kembali .


bram sedikit melirik pada akila yang tampak sibuk menata produk .


" kenapa aku begitu tertarik padanya " bram tersenyum sendiri sambil sesekali memasang spanduk promo didepan counter .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haiiiii masih mau lanjut ,,,vote aku yaa. biar semangat upp.🙏🙏🙏


__ADS_2