SYAKILA

SYAKILA
159.SEKELUMIT MASA LALU


__ADS_3

1 hari kemudian,


akila terbangun di pagi hari, tampak kusut .


seperti tak ada gairah ,ia begitu lesu pagi ini.


''huftt..!! kenapa aku harus seperti ini.'' batin akila.


ia menyemburkan napas kesal.


dan menghempaskan tubuhnya diatas bed.


ia teringat akan byru ,cinta pertamanya.


kini ,ia sudah berhasil membuka hati untuk istrinya,teman masa SMA akila dulu.


'' kenapa aku gak bisa dapatkan kebahagiaan seperti mereka .'' keluh akila.


ia menjadi lesu dan tak berdaya .


cling..


satu pesan masuk di ponselnya , berhasil membuatnya terkesiap.


RIO


[ sayy...,hari ini aku jemput ya.]


akila menatap layar ponselnya itu dan tertegun.


entah kenapa ,


perasaan nya pada rio Semakin hari semakin berubah.


tapi akila berusaha baik-baik saja didepan rio.


ia menaruh ponselnya dan membuka kain yang menutupi tubuhnya.


dan bergegas mandi .


kricik.. kricik...


seiring dengan suara gemericik air yang mengaliri tubuhnya , wanita itu terbayang wajah laki-laki dimasa lalunya.


namun ,ia berusaha melupakan nya.


'' sudah,sudah,aku harus bisa terima kenyataan.'' batin aKila bergumam.


ia meraih handuknya dan menyeka wajahnya, menatap wajah nya yang sayu didepan cermin .


setelah itu ia keluar dari kamar mandinya.


ia melepas handuknya dan membiarkan terkulai dilantai.


dengan langkah gontai ia mengambil baju yang cocok , yang akan dikenakan untuk kerja hari ini .


karena weekend biasanya dikantor akila diberi kebijakan mengenakan seragam bebas .


akila menatap dress yang dibelikan oleh pak bryan tempo lalu.


ia tersenyum tipis melihat dress itu dan meraihnya.


'' hummm,pak bryan,....'' akila mendekap erat dress itu dan tersenyum senang.


lalu mengenakannya dengan ekspresi yang tak biasa.


*****


tinn.. tinnn..


suara klakson mobil mengagetkan akila yang masih asyik dengan dandanannya.


ia pun segera pergi menemui rio.


'' mas,udah datang.'' ucap akila tersenyum.


'' iya say...,ayo kita berangkat , nanti kamu telat loh..'' ucap rio serius.


'' iya ,iya, bentar.'' akila berlari meraih tas dan sepatu nya .


ia berjalan kearah rio.


'' kamu cantik banget .'' puji rio membuat akila tersipu.


'' ahhh ,kamu bisa aja mas, gombal dehh..!!!" akila memanyunkan bibirnya.


'' iya,emang kamu cantik, ditambah lagi kamu pakai dress itu ,wihh makin manis guys...'' cibir rio tersenyum nakal.


'' ihhh ,udah ah,ayo kita berangkat.'' ajak akila seraya memukul bahu rio dengan tasnya.


'' auww!! galaknya , cewek aku ini.'' goda rio sambil membuka pintu mobil untuk akila.

__ADS_1


'' makasih,so sweet...'' akila masuk kedalam mobil dan rio menutup kembali pintunya.


kemudian, iapun langsung masuk dan duduk didepan kemudi.


''pakai safebeltnya.'' ucap rio sembari memundurkan mobil nya.


'' ehhmm,'' angguk akila , tangannya meraih sabuk pengaman dan mengaitkan kesamping tubuh nya.


dermmmm....


mobil pun melaju kencang menuju kantor akila.


dalam perjalanan ,


rio sesekali melirik kearah akila.


'' kamu kenapa mas,fokus aja kedepan , nanti nabrak loh..'' protes akila.


'' uhmmm, entah,aku terkesima pada bidadari disamping ku ini.'' ucap rio setengah menggoda.


'' apaan si,gak usah gombal ah.''akila memonyongkan bibirnya.


'' gak ,aku gak gombal kok,aku serius,2 rius malah.'' rio mengacungkan 2 jarinya.


'' udah ahh,kita udah hampir sampai nih..'' akila tampak meraih tasnya dan hendak bangkit dari duduknya.


rio membuka pintu nya dan langsung mengantar akila sampai didepan pintu masuk .


'' makasih mas,udah antar aku.'' ucap akila tersenyum


'' sama-sama say...,udah menjadi kewajiban aku kan,antar jemput pacarku .'' goda rio seraya mencubit pipi akila.


'' auww.. sakit.'' keluh akila mengerucutkan bibirnya.


''wkkk ,udah,kamu masuk sana,nanti dimarahin sama pak bryan yang tercinta.'' goda rio


'' please dehh.., jangan bawa-bawa bos.'' ucap akila Setengah protes.


'' yaudah,kamu masuk sana,aku mau ada meeting nih,ricko dan yang lain udah nunggu disana.'' ucap rio serius.


'' oke , dahhh....'' akila melambaikan tangannya pada rio,lalu ia berlari kecil masuk kedalam kantor nya .


'' wihhh.. ,diantar pacar nih..'' celetuk seseorang yang sedari tadi memperhatikan akila .


akila langsung menoleh kearah suara itu.


'' pak yosep,aku pikir siapa.'' akila tersenyum malu.


'' ahh.., sibapak ,bisa aja .'' akila tersenyum tipis.


'' hmmm,bakal ada yang patah hati nih..'' ucap pak yosep menyindir akila.


''ahhh,bapak ,saya duluan ya.'' akila tampak memerah dan langsung saja pergi meninggalkan pak yosep yang telah menggoda nya.


pak yosep hanya menggeleng pelan.


****


Akila termangu didepan komputer nya


ia teringat akan ucapan pak yosep tadi pagi.


'' apakah aku memang melukai perasaan pak bryan.'' hati akila bertanya-tanya.


'' ahhh,andai saja aku bisa memilih.'' ucap akila menghela napasnya.


tangan nya meraih gawai dan mengirim pesan pada seseorang.


[ pak,gimana kabar...,lama gak ada kabar,bapak marah ya..]


hening...


merasa tak ada jawaban dari bryan ,akila menaruh lagi ponselnya.


'' mungkin dia lagi sibuk.'' lirih akila.


hatinya tiba-tiba merasa sangat sesak.


kemudian,


ia terkejut karena tiba-tiba ponselnya berdering.


Rio memanggil...


'' haloo..'' sapa aKila lembut.


"(....)''


" ohh ,harus sekarang kah.'' akila menaikan alisnya.


''(....)''

__ADS_1


'' iya baik, bentar lagi aku siap-siap.''akila menutup telepon nya.


'' tumben,ada apa mas rio ngajakin makan siang bareng.'' lirih akila sembari menaruh ponselnya di dalam tas.


ia segera bersiap-siap untuk menunggu rio datang.


pak yosep tersenyum dari kejauhan


dan menegur akila.


''wihh,ada yang ditelepon pacar nih..'' goda pak yosep


'' ahh bapak,apaan si.'' akila tersenyum malu .


'' oh ya,ini ada laporan yang harus direvisi ulang , kemarin bos telepon saya , kalau akan ada barang baru yang masuk,jadi nanti kamu revisi Lagi ya.'' titah pak yosep sembari meletakan map kuning pada akila.


'' ohh,gak harus sekarang kan pak..?'' akila mengernyit


'' paling lambat besok pagi ya, saya tunggu,okee..'' pak yosep tersenyum tipis.


'' baik pak ,saya mau ijin keluar sebentar mau makan siang.'' ucap akila agak canggung.


'' ohh , baiklah,saya tinggal dulu '' pak yosep mengangguk pelan .


beliau meninggalkan akila sendirian .


dan akila hanya bisa mengedikan bahunya ketika melihat map itu.


'' ahhh,lebih baik aku keluar sekarang.'' ucap akila seraya meraih gawainya.


cling...


satu pesan masuk di ponsel akila


[ akila ,aku udah didepan ,ayo cepat keluar]


[ iya,iya, ini lagi mau keluar ]


[ okee]


akila melangkahkan kakinya menuju tempat parkir.


disana terlihat rio yang sedang asyik dengan ponselnya.


''ehemm...,ehemm..,'' rio mendongak menatap akila yang baru datang.


'' ehh,sayang..,ayo kita jalan ,kita udah telat loh..'' ucap rio sambil membukakan pintu mobil untuk akila.


'' makasih ,'' ucap akila tersenyum tipis.


'' apa si yang gak buat kamu .'' kekeh rio.


'' huss , mulai dehhh...'' akila menyemprot rio.


'' udah siap? kita jalan sekarang.'' ucap rio memastikan.


'' ehmm,sebenarnya kita mau kemana si mas.'' tanya aKila penasaran.


'' adadehhh, rahasia dong.'' ucap rio


tampak ceria.


'' uhmmm , rahasia-rahasiaan segala sih.'' akila mengerucutkan bibirnya.


'' udah,jangan banyak tanya,nanti juga kamu tahu.'' rio menyalakan mesin mobilnya .


dermmmm....


mobil rio berjalan dengan mulus tanpa kendala sedikit pun.


beberapa menit kemudian,


rio menepikan mobilnya disebuah toko perhiasan dan butik terkenal.


'' kok kita berhenti disini mas.'' akila membulatkan matanya.


'' iya ,udah, jangan banyak tanya,kita turun aja,kita tak punya banyak waktu kan..? '' rio mengangkat alisnya.


ia turun dan berdiri didepan mobil.


'' iya.. iya...'' akila meraih tasnya dan membuka pintu mobil nya .


'' ayo kita masuk .'' rio menarik lengan akila.


''iya mas,'' akila mengikuti ajakan rio masuk kedalam toko perhiasan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haiii..hai....maaf ya kalau udah lama gak up, ada kesibukan lain ,juga lagi revisi ulang bab awal-awal ,mohon di maklumi...

__ADS_1


jika udah baca tinggal kan jejak ya🙏🙏🙏🙏


__ADS_2