
meylia menghentikan pagutan nya sejenak,ricko membuka matanya perlahan,karena mey melepaskan ciumannya.
ricko menatap meylia.
"kenapa.."tanya ricko
"gak apa-apa mas..."meylia menunduk ," tidak seharusnya kita lakukan ini mas.." ucap meylia ia malu pada dirinya sendiri.
ricko mendongakan wajah meylia ,'' mey, sejujurnya aku sangat mencintaimu sudah beberapa lamanya ." ucap ricko serius
meylia menganga lebar mendengar ucapan ricko barusan.
"mas,jangan bercanda ,status kita berbeda,kamu masih lajang dan berhak mendapat yang lebih baik." terang meylia ,ia mengalihkan pandangannya .
"status apa ,bagiku aku mencintaimu dan aku akan membahagiakan kamu,aku tidak seperti pacarmu itu." tegas ricko.
"tapi mas ," meylia menggantung kata-kata nya.
"sudahlah, aku tidak akan membahas ini lagi,bagiku sudah lega rasanya jika sudah mengungkapkan nya padamu ,itu lebih dari cukup.
terserah,kamu mau balas cintaku atau tidak ,itu hakmu." tegas ricko ,ia meraih tubuh meylia lagi dan memeluknya.
...----------------...
DITAMAN
Rio sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
malam ini ,ia akan mengutarakan perasaannya pada wanitanya , siapa lagi kalau bukan akila.
ia sudah menyewa sebuah taman dan mendekor taman tersebut dengan lampu kelap kelip dan berwarna warni itu.
ditengah -tengah taman , terdapat meja dan kursi yang sudah tertata rapi, lengkap dengan lilin dan bucket mawar merah , serta sebuah kotak kecil berwarna merah maroon.
rio tersenyum manis ,ia tak sabar untuk segera bertemu dengan akila,
pujaan hatinya .
ia melirik kearah arlojinya.
21:00
" kok akila belum sampai ya..,aku jadi gak tenang gini "lirih rio tampak gerogi dan tegang ia mengusap -ngusap kedua telapak tangan nya.
ia cemas menunggu kedatangan sang puteri.
*DI TEMPAT LAIN*
"huftt!!!udah jam 9 lagi ." akila tampak memoles lipstik dibibir seksinya itu.
"lagian,pak rio ada-ada aja si..,mau makan malam aja ,aku mesti dandan yang cantik segala ,kaya mau ada pesta aja.." gerutu aKila ia mengatup-ngatup bibirnya supaya lipstik nya rata dengan bibirnya .
setelah itu ia memesan taxi online.
15 menit kemudian ,
ia melenggang pergi meninggalkan kamar nya, karena sebuah taxi mengklakson didepan rumah.
"syukurlah taxi yang aku pesan udah datang,aku akan kunci semua Pintu terlebih dahulu."akila memutar anak kuncinya dan menghampiri taxi .
"non aKila ya..." tanya supir itu memastikan.
"iya benar pak,ayo kita jalan sekarang,agak ngebut ya pak,aku lagi buru-buru."ucap akila pada supir
"baik non," supir itu mengangguk dan pelan-pelan menginjakkan kakinya di atas pedal gas.
dermmmm..
taxi pun melaju kencang menuju tempat rio .
akila tampak was-was karena baru pertama kali ia akan dinner dengan rio .
"huftt!! kok aku gerogi gini ya.."batin aKila bergumam sendiri.
ia melirik kearah jendela taxi .
memandangi jalanan kota yang begitu padat oleh kendaraan .
tiba-tiba,
ia teringat akan bram.
4 tahun yang lalu,
kenangan itu tidak pernah hilang dari ingatan nya.
__ADS_1
saat mereka bersama,saat itu ,mereka tak pernah berpikir akan saling membenci seperti sekarang ini.
dulu,ia begitu mencintainya dan sekaligus membencinya.
karena bram, laki-laki itu ,adalah insan yang telah merenggut mahkota nya.
akila menghela napas panjang.
tanpa terasa ia berkaca-kaca.
"nonn,kita udah sampai." ucap sang supir mengagetkan akila.
akila segera mengusap air matanya , karena ia takut sang supir melihatnya.
"ohh ,ya pak ,maaf aku keasyikan ngalamun." kekeh akila ia beranjak dan menyerahkan ongkos pada supir.
"makasih non ."sang supir tersenyum ramah dan meraih selembar uang ratusan ribu.
"sama -sama pak." akila berjalan sangat pelan.
ia memandangi area taman,tapi
taman itu terlihat sepi.
akila takut kalau rio mengerjainya.
"ihhh ,ini benar tempat nya ,tapi kok sepi." lirih akila sembari menengok kanan kiri.
"pak rio dimana si.." gerutu aKila terlihat lesu.
cling....
sebuah pesan masuk di ponselnya.
[ akila ,kamu dimana,aku gabut nihh..]
[ didepan,pintu masuk ]
[ okee..wait]
rio tampak semangat karena akila udah sampai didepan pintu masuk taman.
ia memasukan ponselnya kesaku dan bergegas menyusul akila didepan.
sesampainya didepan pintu masuk rio tersenyum senang .
ia sedang duduk seorang diri ,menanti kedatangan nya.
"ehemm.. ehemm.." rio berdehem kecil dan mendekat pada akila.
"udah lama ya nunggu pangeran datang." kekeh rio.
"ihhh ,apaan si,pangeran ? pangeran kodok kalee" akila manyun,dan mengerucutkan bibirnya.
rio menghampiri aKila
'' yuk,kita masuk." ia meraih jemari akila.
akila menatap rio ,ia tersenyum tipis.
lalu menggapai tangan rio.
ia bangkit dan mensejajarkan posisi nya dengan rio.
mereka berjalan beriringan menuju tempat yang dimaksud rio.
akila terpana melihat sekeliling. banyak lampu lampion terbang ,
lampu kelap kelip disekitar taman ,ia begitu takjub.
suasana nya begitu syahdu .
remang-remang ,tapi terasa hangat .
ia berhenti sejenak.
"ini kamu yang buat." ucap aKila tersenyum,dan menganga.
"iyaa dong,tuhh.. disana, kita akan dinner malam ini.." tunjuk rio pada sebuah meja yang lengkap dengan hidangan khusus untuk mereka berdua.
mata akila terbelalak.
ia mengatupkan kedua tangannya .
" ya ampun pak, ini seriusan ,niat banget sii,bikin kayak gini segala " kekeh akila.
__ADS_1
"ya ,ini kan dinner romantis kita berdua sayang..." ucap rio terlihat bahagia.
"ihhh,sayang,sayang,palalu peyang.." maki akila pada rio.
"ya iya sayang,emang gak boleh apa ? aku panggil sayang." rio mengernyit.
"mmmmm,mana boleh ,kita kan bukan sepasang kekasih." akila tersipu.
rio menatap akila lurus.
"makanya ,aku mau pastikan ,kalau malam ini ,kita adalah sepasang kekasih yang tak akan terpisahkan." gombal rio, akila hanya tertawa kecil.
"gombal kamu mas,aku gak mempan digombalin tahu." akila mencubit lengan rio.
"ihhh,jangan cubit- cubit ahh..." rio tersenyum nakal.
akila mengeratkan genggaman tangannya.
"nahh,duduk lah,aku akan siapkan makanan untuk permaisuri ku." ledek rio.
sambil melirik genit pada akila.
akila hanya tersenyum garing ,dengan tingkah rio itu .
ia pun menggeleng pelan.
sementara rio sibuk menyiapkan makanan untuk akila.
"nahh!! ini ,makanlah '' titah rio pada akila sambil menyodorkan piring pada akila.
"ma,makasih " akila tersenyum malu.
rio hanya mengangguk .
"selamat makan."ucap rio pada akila.
akila tersenyum dan mengangguk pelan.
tiba-tiba ,
sekelebat bayangan masa lalunya muncul lagi.
kejadian itu, ya ,kejadian dimalam itu.
saat dia dan bram dinner berdua.
ia terdiam sejenak..
"akila ,akila," rio melambaikan tangannya di depan mata akila .
akila tersentak dari lamunan nya.
"kamu ngalamun ? kenapa ,kok diam gitu aja.." ucap rio seakan ingin tahu perasaan akila .
akila hanya menggeleng.
"aku gak apa-apa pak,aku hanya ingat masa lalu,saat-saat seperti ini ,entah kenapa aku ingat akan mantanku." ucap aKila tak enak hati pada rio.
rio hanya terdiam ,ia paham betul diposisi akila seperti apa.
rio tahu segelintir kisah cinta akila dan bram .
ia pun sedikit resah .
"aku minta maaf pak,aku tak seharusnya bikin acara kamu jadi berantakan kayak gini." terang akila tak enak hati pada rio.
"gak apa -apa akila,aku ngerti kok perasaan kamu,akan kutunggu sampai hatimu siap untuk menerima ku '' ucap rio pada akila ,akila menghela napas lega.
"syukurlah ,rio bisa ngertiin aku ." batin aKila bergumam.
"udah ah ,kok jadi melo gini, buruan kita makan.
nanti keburu dingin gak enak." celetuk rio, terkekeh.
"iyaa, mari makan dengan lahap ." ucap aKila tersenyum.
mereka makan dengan lahap . suasana tiba-tiba hening.
rio fokus dengan pikirannya.
akila juga begitu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haiii haii. like ,vote,rate yaa .🙏🙏🙏🙏