
"sayang??'' akila membulatkan matanya karena ucapan bryan barusan.
'' aduh , maksud aku, iya kenapa akila.'' bryan menggaruk kepalanya.
''mmmm,gituu...'' akila tersenyum kecil
''ya udah , pesan makanan sekarang.'' titah bryan.
'' iyaa...,aku panggil pelayan dulu.'' ucap akila tampak melambaikan tangan pada pelayan.
tak lama,
seorang pelayan menghampiri mereka dan mencatat pesanan akila dan bryan.
setelah beberapa lama nya,
pesanan mereka pun akhirnya sampai.
tampak sang pelayan sedang menata pesanan akila dimeja.
setelah pelayan itu pergi bryan membuka obrolan kembali.
'' hmmm,aku dan ibuku udah pindah ke apartemen.'' celetuk bryan.
'' hah !! kok bisa.'' akila terlihat kaget.
******
'' akila ,kita pulang sekarang.'' ucap bryan bangkit dari duduknya.
'' iya pak.'' akila mengikuti bryan dan mereka masuk kedalam mobilnya.
'' akila , makasih ya,kamu udah mau nemenin aku makan.'' ucap bryan menatap akila penuh kasih.
'' iya pak,sama-sama.'' akila tersenyum kecil ,ia meraih safebeltnya.
namun , bryan meraih safebelt itu dan memasang kannya pada akila.
sejenak mata mereka saling bertemu.
Akila terdiam menatap wajah bryan dari arah dekat.
degg..deg..deg....
jantung akila berdegup kencang.
entah siapa yang memulai , mereka Kini menempelkan bibirnya satu sama lain.
gerakan yang lambat namun penuh dengan irama.
bryan melakukan nya dengan penuh kelembutan.
terdengar suara d*s*h*n kecil dari mulut akila.
membuat bryan ingin melakukan lebih dari itu.
namun bryan tiba-tiba melepas pagutannya.
akila terdiam sejenak dan menunduk.
'' maaf akila ,aku khilaf.'' ucap bryan penuh penyesalan.
tak ada jawaban dari akila,tapi
tiba-tiba saja akila meraih bibir bryan dan m*l*m*tnya.
bryan yang kaget akan ulah akila ia melototkan matanya.
namun ,
seolah tak mau berlama-lama iapun segera mengimbangi permainan akila.
tak lama bryan melepas pagutannya.
'' sebenarnya , akhir -akhir ini aku sering memimpikan kamu.'' ucap bryan disela pagutannya.
akila yang mendengar ucapan bryan pun terkejut dan kaget.
'' kamu kenapa.''bryan berkerut dan menyibakkan rambut akila kebelakang ,dan mengecup kening akila.
untuk sejenak mereka saling pandang.
bryan meraih tubuh akila kepelukannya.
" temani aku malam ini.'' bisik bryan ditelinga akila.
akila melototkan matanya.
tak lama, bryan mengakhiri pelukannya.
dan segera menyalakan mobilnya.
akila hanya membisu dan tak bicara apapun.
beberapa menit kemudian,
mobil bryan berhenti disebuah hotel mewah.
akila membulatkan matanya.
'' pak, kok kita kesini .'' ucap akila,namun bryan tak menjawab .
ia memarkirkan mobilnya dan mematikan mesinnya.
'' ayo kita masuk.'' ajak bryan meraih tangan akila.
akila hanya mengikuti ajakan bryan.
terlihat bryan menghampiri receptionist dan memesan sebuah kamar untuk malam ini.
''silahkan ini kuncinya dan kamar bapak ada di lantai atas.'' ucap sang receptionist ramah.
__ADS_1
bryan mengulum senyum dan langsung pergi ke kamar nya diikuti akila.
'' kamu masuk dan bersihkan dirimu.'' titah bryan pada akila.
akila hanya menggangguk.
bryan pergi entah kemana tanpa memberi tahu akila terlebih dahulu.
akila duduk di tepi ranjangnya.
ia melepas semua perhiasan yang menempel ditubuhnya.
setelah itu ia masuk kedalam kamar mandi dan merendam tubuhnya dengan air hangat.
byukkk....
akila menghempaskan tubuhnya didalam bathup.
'' apa kamu sudah selesai mandi.'' ucap seseorang dari pinggir bathup.
suara itu langsung mengejutkan akila
yang sedang asyik berendam.
'' bapak...'' ucap akila seraya mengusap mukanya yang penuh dengan busa sabun.
bryan mendekati wanita itu.
'' boleh aku mandi di sini.'' ucap bryan membuat akila menganga.
karena akila tak menjawab pertanyaan bryan , bryan pun buru-buru masuk dan ikut berendam disisi akila.
'' tapi pak..'' ucap akila setengah protes.
bryan menempelkan telunjuknya di bibir akila.
akila tak bisa berkutik jika bryan sudah seperti itu.
'' ayo mandi.'' ucap bryan mengucuri tubuh akila dengan sabun.
bryan juga membimbing tangan akila untuk mengucuri sabun ketubuhnya .
mula-mula akila sangat kaku tapi, lama-lama akila memberanikan dirinya untuk tidak kaku dan gerogi.
tiba-tiba saja bryan membelai rambut akila yang basah.
cupp!!!
bryan mengecup kening akila.
tiba-tiba ,dibawah sana ada sesuatu yang menonjol dan tak sengaja tersenggol oleh tangan akila.
akila langsung menunduk karena malu.
bryan menengadahkan wajah akila dan mengecup b*b*r nya lagi.
akila tak mau kalah dengan bryan.
pergumulan yang sangat panjang .
mereka tak peduli.
semua terkalahkan dengan nikmat nya surga cinta.
deru napas yang saling memburu , cipratan air yang tumpah kemana-mana akibat pergerakan tubuh bryan. semua itu sudah tak dihiraukan lagi.
yang mereka tahu ,hanya satu tujuan yang ingin segera mereka capai.
****
beberapa menit kemudian,
'' apa kamu capek.'' tanya bryan tiba-tiba.
'' ehmm .'' akila mengangguk.
bryan tak mau berlama-lama,ia langsung mengangkat tubuh akila menuju ranjang nya.
'' sekalah tubuhmu dan istirahatlah.'' ucap bryan.
akila langsung menarik tangan bryan.
'' temani aku tidur.'' ucap akila tiba-tiba jadi manja.
'' iya tentu.''bryan langsung berbaring disamping akila dan mendekap erat tubuh wanita itu.
tanpa terasa mereka terlelap.
****
keesokan harinya..
" hoamm!! '' bryan membuka matanya perlahan.
terlihat sangat terik dari luar jendela.
mata bryan terbuka lebar.
'' udah siang banget ternyata.'' lirih bryan,ia melirik kearah akila yang masih terlelap.
'' akila,bangun.'' ucap bryan mengguncang tubuh akila.
''emmmmm .''akila memicingkan matanya.
'' pak,jam berapa ini.'' ucap akila setengah kaget.
'' jam 09 pagi,ayo bangun.'' ucap bryan.
ia bangkit dari duduknya.
'' iya pak.''akila memandang langit-langit .
__ADS_1
ia mencoba mengatur napas.
terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.
kret!!!
pintu terbuka,'' ayo mandi.'' ajak bryan.
'' gak ahh,bapak mandi sendiri aja.''tolak akila.
'' ayolah.'' rayu bryan ,ia meraih tangan akila masuk kedalam kamar mandi.
'' pak...'' tahan akila.
"sudahlah,kita nikmati saja moment ini,lagipula bentar lagi kamu akan jadi istri orang.''ucap bryan serius.
ia mengecup kening akila .
akila terdiam ia bingung , kenapa bryan bisa tahu kalau rio dan dirinya akan segera menikah.
'' haii..,kamu kok diam.'' ucap bryan memegang dagu akila.
'' iya pak.'' akila menatap bryan.
'' bagaimana bapak bisa tahu tentang pernikahan aku dan rio.'' ucap akila penuh tanya.
'' sudahlah,itu gak penting.'' bryan menyenderkan tubuh akila ketembok kamar mandi.
'' bapak mau apa.'' ucap akila ragu.
'' aku mau kita menikmati momen -momen sebelum kamu menjadi istri orang.'' terang bryan tampak serius.
ia mendekatkan wajahnya pada akila.
*****
KANTOR RIO
rio tampak kesal karena berulang kali menghubungi akila tapi tak aktif.
'' Rick,tolong kamu handle meeting pagi ini ya.'' ucap rio.
'' memang nya bos mau kemana bos.'' tanya ricko.
''aku ada urusan bentar.'' ucap rio.
rio segera bangkit dan berlari ke parkiran.
ia melajukan mobilnya ,ricko hanya menghela napas panjang.
'' sebenarnya bos mau kemana si.'' batin ricko.
'' mas..'' tiba-tiba suara seorang wanita mengagetkan ricko.
'' mey...,'' seru ricko pada meylia.'' ada apa mey.''ricko menatap lurus meylia.
'' klien pak rio udah sampai ditempat meeting,apa tidak sebaiknya kita susul kesana.'' usul mey.
'' ohh ,ya udah kita berangkat sekarang.'' ucap ricko serius
mereka akhirnya pergi menemui klien pak rio berdua.
sementara melati memperhatikan mereka dari kejauhan.
'' mereka kan sudah janji mau jaga jarak.'' keluh melati tampak kesal.
*****
rio segera menepikan mobilnya kedepan jalan kontrakan akila.
sepagi ini akila pasti belum berangkat pikirnya.
'' akila.'' seru rio dari luar kontrakan akila sembari mengetuk pintu gerbang nya.
tapi tak ada sahutan.
tapi tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri rio.
'' maaf, mas cari siapa.'' tanya wanita itu.
'' ehmmm,wanita yang ngontrak disini ,apa udah pergi ya bu.'' ucap rio.
'' ohhh , mba akila ,baru aja dia berangkat kerja dijemput laki-laki , sepertinya dia pacarnya.'' sahut wanita itu.
'' apa..'' rio terkejut dengan ucapan wanita itu.
'' yaudah bu, makasih ya .'' rio tersenyum dan pamit pergi.
rio masuk kedalam mobilnya.
'' sebenarnya akila dari kemarin malam kemana si,nomor nya gak aktif lagi.'' keluh rio sembari menginjakkan kaki nya di pedal gas.
rio teringat ucapan wanita tadi.
jika akila dijemput seorang laki-laki.
rio menghela napas panjang.
'' itu pasti dia.'' ucap rio terlihat kesal.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haloo....haloo...aku udah up..
tinggalkan jejak ya..plenndd...
❤️❤️❤️❤️🙏🙏
__ADS_1