
"akila " panggil seseorang dari belakang akila
"yaaa" aKila menoleh kearah suara itu ." mas bram ?" akila bangun dari duduk nya dan menghampiri bram.
"ada apa mas" ucap akila Tersenyum
"a,,aku cuma mau balikin ini " ucap bram terbata ,tampak menyerah kan sesuatu pada akila
"kunci? kunci apa ini mas " aKila terbelalak.
"ambillah,,itu kunci cadangan kontrakan kamu kil,,,aku pikir kita akhiri saja hubungan ini ,aku takut menyakiti hatimu dan hubungan kamu dengan pacarmu."ucap bram dingin.
"apaa!! semudah itukah kau mau mengakhiri ini ,,, ketika kau sudah kenyang dengan semuanya kau mau pergi begitu saja " ucap akila marah dan kecewa.
"haiii aKila, aku tak berdaya , waktu kau bilang kau mau serius sama dia ,saat itu juga aku mau mundur." ucap bram
"ahhh, apa aku mampu hidup tanpa kamu "batin aKila
"akila ,kenapa kau diam ?" bram menatap akila
"aku tak tahu mas ,aku ikut saja keputusan kamu " ucap akila , ia pergi ketempat Duduknya kembali.
mematung disana,
bram melihat punggung aKila yang terdiam disana ,lalu ia pergi tanpa pamit.
akila menoleh kearah bram ,tapi bram tak menoleh kearah aKila,ia tetap berjalan dan masuk keruangan nya .
RUANGAN BRAM
didalam ruangan nya ,bram sedikit kacau pikirannya.entah keputusan yang diambil itu salah atau tidak ,tapi ia tak punya pilihan lain .
"ya Tuhan,,aku harus bagaimana ,,apa aku bisa hidup tanpa aKila " batin bram.
bram tampak putus asa ,ia menempelkan tangan nya di dahi .
ia terdiam sejenak ,
tapi tiba-tiba,
pintu dibuka oleh seseorang
mata bram terbuka ,
"akila ! kau, sedang apa kau
disini " ucap bram kaget
"mas...,aku gak mau kita berakhir begitu saja ,aku....,aku.....,tak bisa lepas dari kamu " akila menggenggam tangan bram ,ia duduk dimeja kerja bram , membelai rambut bram ,bram menatap tajam akila .
"lalu kau mau kita seperti apa "ucap bram dengan tatapan sayup.
"aku sendiri saja tidak tahu mas ,tapi apa salahnya kita jalani saja dulu kehidupan kita seperti ini " ucap akila tampak pasrah.
"hmmm,,apa kamu tidak takut aku menyakiti kamu kill" bram mendekap erat pinggang aKila kemudian akila mengusap punggung bram , hangat , nyaman ,deru napas bram berubah jadi hangat dan semakin hangat di pangkuan aKila .
tiba -tiba saja ,
tangan bram menelusup masuk kedalam r*k aKila .
Semakin lama semakin intens .
kemudian bram mengangkat wajahnya dan segera menyambar b*b** aKila dan m*l*m*tnya .
kali ini bram begitu buas dan menakutkan .
Hingga akila tak bisa mengimbangi permainan bram.
keduanya saling memagut diatas meja kerja bram .
"babe,, let's do its" ucap bram semakin buas .
"mas,,pliss jangan disini ,temui aku nanti malam dikontrakan " ucap akila melepas pelukannya
"hmmmm...baiklah sayang"bram menyeringai menahan hasrat nya .
"aku kembali kedepan yaa " ucap akila mengembangkan senyum malu.
"ok...fine ,baby ..."bram membenarkan bajunya yang berantakan.
"dahhh"aKila melambaikan tangannya lalu pergi ke counter nya
"akila ,kau dari mana ? " ucap aditya.
"hmm,,aku dari toilet mas,," sahut aKila
__ADS_1
"ohh,,aku pikir dari ruangan mas bram"ucap aditya mencibir
"mmmm mas aditya bisa aja " aKila tersipu
"akila aku tinggal bentar yaa" ucap aditya
"ohh,,mau kemana mas" tanya akila
"aku mau kegudang Kil..ambil barang yang kosong,untuk dipajang distand ." ucap aditya.
"ohh,,okee mas..." akila tersenyum
...----------------...
KANTOR BYRU
byru terdiam di tempat duduk nya .matanya lelah setelah seharian berjibaku dengan monitor komputer.
kemudian,ia beranjak dari duduknya dan menuju ke ruang OB ,mengambil secangkir kopi .
"haii,,mas byru " sapa OB "mau kopi mas"ucap OB itu menawarkan.
"hmmm,, boleh mas " byru tersenyum
"baiklah aku bikinkan ,5 menit lagi sampai kopinya ,mas byru tunggu saja disini"ucap OB itu.
"okee mas Dedi"ucap byru tersenyum sambil mengambil ponselnya di saku celana.
tanpa pikir panjang byru menelepon aKila .
tutttttttt,,,tutt,,,,( tersambung)
"Panggilan masuk di ponsel siapa itu "kata bram sambil memeriksa bunyi ponsel nya.
"bukan ponselku lalu ponsel siapa" bram melihat kearah laci dekat meja kerja nya.
"ini kan ponsel akila , kenapa bisa ketinggalan disini " ucap bram menghela napas panjang dan mengecek layar ponselnya.
"byru,jadi dia yang telepon ,huftt" bram meletakkan lagi ponselnya.
beberapa menit kemudian ,ponsel akila berdering lagi .
tanpa pikir panjang bram langsung mengangkat panggilan dari byru.
"halooo,,ini bram atasannya aKila ,ada yang bisa dibantu " ucap bram
"oh,,tadi dia habis meeting sama saya ,dan tanpa sengaja ponselnya ketinggalan diruangan
saya" ucap bram singkat.
"ohh gitu ..ya udah ,nanti tolong sampaikan kalau saya telepon , terimakasih" ucap byru
"baik..baik.. nanti saya sampai kan" bram menutup teleponnya.
bram meletakkan ponselnya diatas laci .ia membisu , kemudian ia menyenderkan tubuhnya di kursi .
sambil memikirkan apa yang harus dia lakukan saat ini .
sementara byru masih terdiam setelah tahu yang mengangkat telepon nya bukan akila melainkan atasannya.
"kenapa ponsel akila bisa ada ditangan laki-laki itu " ucap byru spaneng.
"apa mungkin ,itu ada hubungan nya ya ,sama tingkah aKila yang
akhir-akhir ini berubah."ucap byru sambil meletakkan kedua tangannya di dahinya dan tampak berpikir keras.
"mas byru ,ucap pak Willy mengagetkan byru.
"hai bapak..,bikin kaget saja ,ada apa pak " ucap byru tersenyum
lalu tiba-tiba mas dedi datang dengan secangkir kopi untuk byru.
"mas byru kopinya " ucap dedi
"terimakasih mas" ucap byru ramah
"sama-sama, mari,saya tinggal dulu" ucap dedi
lalu,pak Willy memulai lagi obrolan nya
"emmm,lagi mikirin apa mas byru, saya perhatikan daritadi tampak kusut" ucap pak Willy sambil menyesap kopinya
"hmmm,,gak ada cuma lagi ada sedikit masalah pribadi pak " jawab byru santai.
"ohh,apa masalah wanita ?" pak Willy mencibir
__ADS_1
"hehe,,, bapak bisa saja " byru tersipu
"silahkan curhat kalau sekiranya berat dipikul sendiri ." ucap pak Willy tersenyum.
"ahhh ,aku gak enak sama bapak,ini masalah kecil saja, cuma..,saya bingung harus bagaimana " ucap byru tampak kusut
"kalau boleh tahu , memang nya pacar mas byru masih dikota " ucap pak Willy penasaran.
"iya masih pak ,cuma aku pikir
akhir-akhir ini dia berubah ,jadi cuek,dingin,dan tampak asing dimata saya "byru menghela nafasnya.
"ohhh,kalau begitu begini saja, mas byru datangi saja dia dikota secara diam-diam ,kalau misalnya dia punya pacar lain pasti ketahuan kok mas " ucap pak willy
"hmmm,apa itu akan aman pak " ucap byru ragu
"hmm,selama itu baik buat hubungan kalian kenapa tidak" pak Willy memantapkan.
"okee,saya pertimbangkan dulu ya saran bapak " byru tersenyum ramah
tiba-tiba bel berbunyi
"sepertinya waktu pulang tiba nih pak" ucap byru
"iya nih, ayo ,kita siap-siap pulang."sahut pak Willy.
15:30
setelah seharian penuh di sekolah byru tampak kusut ,ia mulai merebahkan badannya dikasur
"apa aku ikuti aja saran pak willy ya ,aku temui aKila kekota tanpa sepengetahuan dia, biar aku tahu dia berubah karena apa "byru menatap langit-langit,ia menarik napas dalam-dalam.
"ahhh...,sebaiknya aku mau mandi dulu lah" byru beranjak dari kasur dan meraih handuknya, lalu, masuk kekamar mandi.
...----------------...
KONTRAKAN AKILA
15:45
"ahh,,aku lelah sekali hari ini "aKila menyeka keringat nya yang membasahi pelipisnya.
kemudian,ia teringat akan kejadian tadi siang ,saat byru menelepon tapi,yang angkat bram bukan dia .
"kira-kira mas bram ngomong apa sama ka byru ya"aKila berpikir sejenak.
"ahh,sudahlah aku mau mandi dulu aja ,hari ini kan ada acara dinner sama mas bram "aKila mengulum senyum .
kemudian,ia melempar tasnya di kasur dan masuk kekamar mandi .
ia menghempaskan tubuhnya ke bathup .
perlahan-lahan ia memejamkan mata nya.
tanpa terasa ia membayangkan wajah bram ,wajah yang tampan tapi,sedikit cuek .dengan bulu halus di dadanya membuat ia terlihat sangat perkasa .hampir tiap malam ia selalu bermimpi tentang bram yang selalu datang m*nc*mb*nya .
penuh gairah dan sensualitas.
"mas bram, aku sangat membutuhkan kamu saat ini " ucap akila meracau.
30 menit sudah ia berada dalam bathup . setelah ia puas bergulat dengan bulir-bulir busa sabun mandi ,aKila membilas tubuhnya.
setelah beberapa saat ,ia memakai piyamanya dan keluar dari kamar mandinya dengan lilitan handuk dikepalanya.
ia menyetel musik di ponselnya dan mengambil segelas jus lemon .
kemudian ia duduk didekat jendela kamar, sambil menatapi rerumputan yang sudah mulai memanjang dihalaman belakang kontrakannya.
kemudian ia sesekali menyesap jusnya dan beranjak dari tempatnya dan melepas piyama nya dilantai .ia mengenakan pakaian tipis dan transparan .
entah kenapa setelah ia mengenal bram ia suka tampil memukau dan terlihat hot .
ia menggerai rambutnya yang basah dan mematut dirinya didepan cermin.
ia terpana pada pantulan dirinya dicermin.
kemudian ponsel nya berdering .
akila terkesiap kaget.
" siapa yang telepon" batinnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
halooo,,,,,aku upp nih! ayoo komen yang banyak jangan lupa like,vote,and rate.🙏🙏🙏🙏 terimakasih.