
akila menatap langit-langit kamarnya.
ia teringat akan ucapan brian tadi,saat mereka makan malam.
akila menghempaskan tubuhnya diatas ranjang dan menindih tangannya dengan kepalanya.
"ahhh,tau ahh,aku mau tidur aja." akila meringkuk didalam selimut nya.
tiba-tiba
cling...
ponsel akila berdering.
"ahh ,siapa yang kirim pesan
malam-malam gini ya." akila terbelalak dan membuka ponselnya.
"arga." akila membulatkan matanya.
[akila ,minggu depan kita jalan yuk...]
"ahh,dia ngajak jalan." akila mengernyitkan dahinya.
"kemana ." tanya akila.
"aku ada acara naik ke gunung,kamu mau ikut? ." ucap arga.
"wooooww.. kegunung? boleh juga tuh ."akila tersenyum.
"okee sampai ketemu minggu depan." kata arga.
...----------------...
keesokan harinya.
DIRUMAH PAK AJI
"Bu hari ini ayah mau pergi lebih awal ,ada urusan." kata pak aji.
"ohh iya yah,hati-hati ya,itu kopinya udah ibu siapin di meja makan ." ucap bu ningrum
"iya bu,ayah mau mandi dulu ."pak aji masuk kedalam kamar mandi.
Bu Ningrum termangu sejenak.
ia teringat ,vero sahabat akila 3 hari lagi ia akan melangsungkan pernikahan nya.
tiba-tiba mata beliau berkaca-kaca.
" ahh, malang sekali nasibmu nak,coba saja kamu gak bertemu dengan laki-laki itu,pasti kamu akan hidup bahagia." lirih bu ningrum disela memasaknya.
"bu..bu..." panggil pak aji membuyarkan lamunan buningrum
"ehh iya pak,kenapa." kata bu Ningrum.
"hmmmm ibu gimana si,masak sambil ngalamun , gosong kan ikannya." pak aji menggeleng.
"aduh ,maaf,maaf ,Untung saja ,gak gosong banget ." buningrum menghela napas.
ia mengangkat ikan setengah gosongnya dan meletakkan nya kepiring.
pak aji tersenyum dan menggeleng
"ibu lagi mikirin apa si." kata pak aji.
sambil menyesap kopinya.
"hmmmmm gak ada kok yah." ucap buningrum.
"gak ada kok, lesu gitu si." ucap pak aji.
"baiklah,ayah mau berangkat ya." kata pak aji.
"lohh,kan belum sarapan,udah mau pergi aja." buningrum mengangkat alisnya.
"iyaa,biar makanan nya ayah bawa saja ,nanti ayah makan disana." kata pak aji.
"iya,yaudah ibu siapkan bekal buat ayah ya."Bu Ningrum mengulum senyum.
"hmmmmm.."pak aji memasukan semua peralatan kedalam tasnya.
...----------------...
akila masih berkutat dengan layar komputer nya.
ia memasukan semua data penjualan dari bulan lalu sampai bulan sekarang.
baru 2 hari kerja tapi akila sudah lihai dalam urusan laporan .
__ADS_1
menggunakan Microsoft Excel dan word tentunya.
arga tersenyum tipis melihat akila dari kejauhan.
"anak itu,manis juga." lirih arga.
akila merasa ada yang memperhatikan dirinya.
kemudian,akila menoleh kearah arga.
"mas arga,ada yang bisa aku bantu." akila mengangkat alisnya.
arga hanya tersenyum dan menggeleng pelan.
akila yang melihat itu langsung mengedikan bahunya.
"nanti kita makan bareng ya." kata arga mendekati aKila.
"boleh." akila mengangguk pelan.
"okee..," arga melingkarkan ibu jarinya membentuk simbol oke sambil terkekeh .
"ihhh,mas arga apaan si." akila tersipu.
dari kejauhan brian melihat kedekatan mereka berdua.
lalu brian naik keatas lagi,kembali keruanganya.
*
*
"mas arga udah lama kerja disini." tanya aKila menghentikan makannya.
"hmmm ,2 tahun sya.."kata arga.
"ohhhh,gitu."akila manggut-manggut.
"ehhh,kamu sebelumnya kerja dimana."arga menatap akila.
"mmmm,di PT telekomunikasi dan informasi,kayak SPG gitu lah." sahut akila sambil menyesap jusnya.
"hmmm,lalu aku panggil kamu akila aja ya,kalau Natasya berasa gimana gitu.aneh aja dikuping." arga menggaruk kepalanya.
"hehe,iya akila aja gak apa-apa,santai kok,asal jangan panggil aku momo aja,karena momo itu nama anjing tetanggaku dikontrakan.". akila terkekeh.
"alamak..momo ? hari gini hewan aja namanya bagus-bagus." arga menggaruk kepalanya lagi.
"haha,gak Sekalian jennyfer." timpal arga.
tiba-tiba suasana menjadi begitu ceria , penuh tawa dan canda.
akila dan arga ketawa cekikikan sampai mereka lupa waktu ,bahwa mereka sudah menghabiskan waktu makan lebih dari 1 jam lebih.
"kil,kil.. ngomong-ngomong ini udah jam berapa ? " arga melihat arlojinya.
"ohh,ya ampun,mati ,kita bisa gawat nih,ntar si bos ngomel-ngomel lagi." kata akila seraya bangkit dan merogoh saku bajunya
"gakk usah,biar aku aja yang bayar." kata arga sambil berlalu menuju kasir.
"ehhh,mas, jangan dong." akila merasa gak enak pada arga.
"huftt..!!!" akila menggerutu.
"ayo buruan ,kita bisa telat masuk " kata arga tiba-tiba udah didekat akila.
"ohh,ayo." kata akila setengah kaget.
mereka langsung bergegas pergi kembali ketempat kerja mereka .
dengan mata jelalatan arga dan akila langsung masuk keruangan .
"arga ,akila," panggil seseorang dari arah belakang mereka.
arga dan akila menghentikan langkah mereka.
mata mereka membulat dan secara bersamaan mereka menoleh kearah suara itu.
"iya pak ." kata mereka berdua secara bersamaan.
"jam berapa ini , kalian istirahat dihongkong apa gimana,lama bener." protes brian.
"e..maaf pak ,kita keasyikan makan jadi lupa waktu." kata akila.
"halah,keasyikan makan apa keasyikan pacaran? " sindir brian dengan wajah ketusnya.
"gak kok,kita makan aja, gak ada acara pacar-pacaran." sahut arga menyangkal.
"ahh , sudah,sudah , Kalian kembali ketempat kerja kalian
__ADS_1
masing-masing , pokoknya kalian harus profesional ya." kata brian serius.
"iyaa ,iya pak ,maaf kita janji gak bakal ulangi lagi." ucap arga mengacungkan dua jarinya.
"hmmm..oke." kata brian lalu ia pergi meninggalkan aKila dan arga.
akila mengusap dadanya.
"ahhh..lega aku, dia udah pergi." ucap arga.
"iya aku juga lega " akila mengangkat alisnya.
...----------------...
" nah,,akila aku pulang dulu ya." kata arga berpamitan
"iya mas,makasih ya udah nganter aku sampai kontrakan." kata akila menyungging senyum.
"sama-sama , itulah gunanya teman." kata arga tersenyum dan mengusap bahu aKila.
"iyaa mas." akila merasa canggung atas perlakuan arga.
"ehh, maaf ya,aku gak sengaja kebawa suasana ." kekeh arga.
"iya gak apa-apa mas."
"yaudah,aku pulang dulu ya, kamu selamat istirahat jangan lupa kunci pintu ."ucap arga sedikit simpati.
"iyaa mas ,makasih ya." akila mengantar arga sampai kedepan pintu.
"bye-bye akila , sampai ketemu besok." arga melambaikan tangannya lalu menaiki motornya.
akila membalas lambaian itu dan motorpun melaju , segera saja akila menutup pintunya dan menguncinya.
akila masuk kembali kedalam rumah dan mengambil tasnya yang tergeletak di atas sofa.
dengan langkah gontai ia memasuki kamarnya.
brakkkkkkkk..
ia menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.
matanya terpejam sejenak.
kemudian,
akila membuka matanya lagi dan bangkit,lalu melepas semua pakaiannya yang membuat nya begitu jengah.
dalam keadaan polos akila berjalan kearah kamar mandi.
dertt ..
pintu itu tertutup
akila membuka krannya.
kricikk,,,kricikk,
terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.
setelah 10 menit akila mengakhiri mandinya dan menyeka tubuh nya dari sisa air mandinya.
setelah dirasa kering akila langsung mengenakan daster selutut dan menatap dirinya dicermin.
"akila,sayang aku mau kita lalukan itu sekarang."
tiba-tiba saja bayangan masa lalunya kembali muncul dalam ingatannya.
akila memejamkan matanya sejenak.
berusaha melupakan ingatan itu.
bram , laki-laki itu masih mengobrak-abrik isi hati akila sampai saat ini.
padahal,itu udah cukup lama,sekitar 2tahun lebih.
tapi akila belum bisa mengobati lukanya.
luka itu masih basah dan bisa berdarah lagi suatu waktu.
tiba-tiba mata akila berkaca-kaca.
"akila, kamu harus bisa lupakan
laki-laki itu ,akila,kamu pasti bisa " batin aKila menguatkan .
"jangan biarkan laki-laki biadab itu merusak mimpi mu lagi."akila menghembuskan napas panjang.
aku harus move on!!
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...