
keesokan harinya.
"mas,bangun" akila mengusap punggung bram dan membangun kannya.
"hmmm,memang ini jam berapa " ucap bram sembari menguap .
"tuh,lihat sendiri aja,ini jam berapa " akila menunjuk kearah jam dinding .
"hmm,ya udah kita bangun, babe tolong bikinkan kopi " ucap bram sambil melipat selimut nya.
"iyaa..aku juga mau bikin sarapan pagi ,kamu mau mandi sekarang ?" akila mengangkat alisnya.
"iyaa..aku mandi dulu" bram meregangkan otot-otot nya sejenak.
lalu ia masuk kedalam kamar mandi.
"okee " akila tersenyum lalu turun kedapur .
tiba-tiba ponsel bram berdering .
tapi karena bram sedang mandi ia tak tahu kalau ada panggilan masuk diponselnya.
*
*
*
"mas,apa kamu udah selesai mandi " suara akila berteriak dari luar pintu kamar.
"iyaa bentar,babe " bram tampak tegang .
merasa tak ada sahutan dari bram akila masuk saja ,dan mendapati bram sedang ganti baju
"mas,kamu udah rapi rupanya " ucap akila tersenyum.
"iyaa babe, kamu lihat sendiri kan ? aku udah rapi " ucap bram tersenyum simpul
"yaudah,aku mandi dulu ya , jangan lupa kopinya dibawah ,nanti dingin
loh" ucap akila sambil berlalu pergi kekamar mandi .
"oke babe ,5 menit lagi aku turun" bram merapikan kemejanya.
lalu matanya kembali tertuju pada ponselnya.
"aduhh, kenapa sesulit ini si,mencintai dua wanita dalam waktu yang bersamaan ." bram mengernyitkan dahinya.
lalu turun kebawah.
ia tersenyum melihat akila begitu telaten menyiapkan semua keperluan bram sebelum kerja.
ada sepatu udah tertata didepan pintu ,tas kerja bram dll.
ya,akila ,wanita itu memang baik ,itulah kenapa bram jatuh hati padanya.
tapi ,kini seperti ada kerikil tajam yang mencoba masuk kedalam hubungan mereka. semenjak kehadiran kiara, cinta pertama bram ,yang kembali setelah sekian purnama menghilang.
sejujur nya, mungkin jika akila tahu semua ini , entah apa yang akan terjadi pada nasib pernikahan mereka yang sudah diambang pintu.
"mas," tiba-tiba aKila membuyarkan lamunan bram.
"ia sayang,kenapa " bram mengulum senyum lalu meraih pinggul akila dan mengeratkan kepelukan nya.
cupp..
bram mengecup bibir akila.
morning kiss!!
"ihhh..apaan si, pagi-pagi main nyosor aja ,ayo kita sarapan " akila menepuk pundak bram.
"okee.." bram mengembangkan senyum.
lalu duduk dengan manis sembari menunggu akila menyajikan sarapan di piring nya.
"nah, makanlah " ucap akila menyodorkan sepiring nasi goreng omelette dihadapan bram.
"mmmm,harumnya , makasih sayang ,I love you" bram bersikap lebih romantis seraya menciumi aroma nasgor nya.
"love you too " balas akila.
kemudian,mereka memulai sarapan paginya dengan penuh keceriaan.
sebelum mereka memulai aktivitas dikantor nya.
__ADS_1
...----------------...
DITEMPAT LAIN
"huftt!! apa-apaan ini ,aku suruh nunggu bram bermesraan dengan kekasih nya itu , sedangkan aku hanya duduk disini membiarkan mereka berdua-duaan ." kiara mengepalkan tangannya.
"sial!! " kiara menahan amarahnya.
lalu ia tampak pergi entah kemana .
dengan membawa motor maticnya .
*
*
*
"mas,kita makan yuk " ucap akila tersenyum manis sembari menjulur kan kaki jenjangnya di meja kerja bram.
"ayoo '' ucap bram memegang pinggul akila.
lalu mereka pergi meninggalkan area kantor dan menuju ke basement .
"mas,kita mau makan apa "akila melebar kan senyum nya.
"mmmm..kayaknya aku lagi pengin makan soto Betawi deh , yang dipinggiran jalan dekat area kantor kita " ucap bram sambil memainkan dagunya .
"boleh,ayo kita kesana" akila menggandeng bram.
"babe..kamu tunggu disini bentar,aku mau pinjam motornya pak satpam aja ,kita naik motor aja biar romantis." ucap bram tersenyum simpul .
"ohh, boleh juga ,yaudah , buruan jangan lama-lama " kata akila sambil duduk diatas Kursi panjang dekat pintu masuk basement.
"okee " bram berlalu pergi
akila menatap kearah jalanan .
"siang yang cerah "batinnya
tanpa sengaja ia melihat seorang wanita sedang mengawasi akila dari kejauhan.
mata akila membulat.
"siapa wanita itu,kok tampak mencurigakan ,lagian kenapa dia lihatin aku kayak gitu coba " batin aKila bergumam.
"ehh..iyaa mas," akila menghampiri bram dan ia menoleh ke tempat dimana wanita itu berdiri.
"kemana dia ,loh ,kok hilang " akila memakai helmnya dan naik keatas motor.
"apa kamu udah siap babe " kata bram
"udah mas,ayo kita jalan " akila berusaha membuang ingatan nya pada wanita misterius itu.
beberapa menit kemudian,
"sampai" ucap bram seraya mematikan mesinnya .
"biar aku yang pesankan mas,kamu mau minum apa " ucap akila tersenyum.
"minumnya susu " cibir bram.
"ihhh.. serius dong " akila melototi bram.
"iyaa..iyaa...aku es teh aja babe " bram nyengir kuda.
"oke "akila menuju ketempat dimana pelayan berada dan memesan makanan yang akan mereka makan.
"tunggu 5 menit ya mas ," kata akila sambil meraih kursi dan menduduki nya .
"iyaa babe " bram mengulum senyum.
tiba-tiba aKila teringat akan wanita yang dilihatnya tadi.
"sebenarnya,wanita itu siapa ,aku jadi penasaran " batin aKila
"babe..babe " bram melambaikan tangan didepan akila.
"i..iya mas ,kenapa " akila terlihat gugup.
"kamu kenapa, kok ngalamun gitu, tuh mbaknya nawarin kamu loh " akila baru sadar jika pelayan udah ada disamping nya mengantar pesanan mereka.
"ehhh..maaf , makasih mbak " ucap akila pada pelayan itu.
"babe,kamu mikirin apa si,aku lihat daritadi kamu kayak lagi ada yang dipikirkan " bram menatap akila penuh tanya .
__ADS_1
"nggak kok mas,udah ,kita makan aja yuk " kata akila mengalihkan pembicaraan.
"iyaa..kamu juga makan yang banyak, dihabisin itu makannya " bram mengaduk -aduk soto dengan bumbunya.
"mmm,ini enak banget loh " kata bram mengecap kuah sotonya.
"mmmm masa si ,coba aku suapin " kata akila sambil membuka mulutnya.
"aaaaa,mmm..ini memang enak banget mas." akila membelalakkan matanya.
"yasudah, selamat makan ".ucap bram tersenyum.
setelah selesai makan siang ,akila dan bram langsung kembali ke kantor dengan motornya.
mereka tampak bercengkrama dengan mesra di tengah perjalanan menuju tempat kerja.
hingga akhirnya ,mereka hampir menabrak seseorang yang menyeberang jalan dengan asal didepan mereka.
shittttt ....
bram mengerem motornya secara mendadak .
"mbaa.. kalau jalan hati-hati dong " maki bram pada wanita itu .
tapi wanita itu malah kabur begitu saja.
"hampir saja ,kita jatuh" ucap bram mengusap dadanya.
"yeahhhh,udah salah main kabur aja lagi " maki bram lagi.
"ya tuh,orang aneh banget" akila menggerutu.
"ahh.. biarin aja lah,gak penting juga, mau mati juga gak apa-apa ,bodo amat " bram menyumpah serapah.
"ishhh..ishhh..udah ,udah,sabar keep calm babe." akila mengusap bahu bram.
"ahhh...bete juga aku jadinya " bram terlihat kesal.
lalu menyalakan mesin motornya .
dan mereka berboncengan lagi menuju tempat kerja mereka.
"hmmm.. sampai " ucap bram pada akila
"kamu langsung naik aja babe ,biar aku parkir motornya dulu " akila menuruti saja kata bram.
ia menaiki lift menuju lantai 7.
seketika akila teringat pada wanita yang tadi hampir tertabrak mirip sekali dengan wanita yang tadi mengintai akila.
"perpect!! baju,dan rambut nya mirip banget " Kata akila bicara sendiri .
"aku harus hati-hati , jangan-jangan dia ada niat jahat dengan aku ataupun bram."ucap akila masih fokus dengan pikirannya.
jleggg....
tiba-tiba liftpun terhenti .
akila melangkah keluar dari ruangan sempit itu.
ia kembali ke counter nya lagi dan memulai bekerja lagi .
"mba akila " kata Aditya dari arah belakang akila.
"ehh..mas aditya,kenapa " akila tersenyum.
"gak apa-apa,udah selesai makannya" kata Aditya ramah .
"ohhhh.. Udah, yaudah sekarang gantian mas aditya istirahat sana " akila mempersilahkan .
"okee..aku istirahat dulu ya ,nitip counter sebentar." ucap Aditya sambil berlalu pergi.
"siap!!" akila terkekeh pelan.
tiba-tiba pikiran nya tertuju pada wanita itu lagi .
"siapa wanita itu,kenapa seperti nya ia memiliki niat buruk pada ku " akila menghela napas.
matanya menatap kosong kesembarang arah.
disenderkan punggung nya pada kursi .
gusar!!!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...