
"ayo yunza ,ikut Tante ,kita kekamar okee" kata akila sambil membopong Tubuh yunza masuk.
"aduhh !! berat juga kamu ya makannya apa sii" akila menggoda .
Bu Ningrum kembali lagi ke taxi mengambil barang yang belum dibawa ke rumah.
"tas akila kok masih Disini " bu Ningrum mengambil nya .
tiba-tiba,
derrrt,,,derrrt,,, terimakasih cinta untuk segala nya kau berikan lagi kesempatan itu .....(ring tone ponsel akila )
"ponsel akila berdering lagi " bu Ningrum masuk menyusul akila
"akila ..akila..." bu Ningrum memanggil aKila
"iyaa bu.."akila mendekati bu Ningrum
"ada apa bu? " ucap aKila
"nih , ponsel mu bunyi daritadi." buningrum menyerah kan tas akila .
"emmmm...sini aku angkat bu " batin aKila bergumam pelan" pasti bram yang telepon"akila mengangkat panggilan nya tapi..." mau aku angkat udah mati " akila merogoh ponsel nya dan melihat histori panggilan masuk nya.
"tuhh kan... bener mas bram ,hufttt orang itu gak sabaran banget dehh " akila mengerucutkan bibirnya
lalu melirik arlojinya.
"jam 7,masih ada waktu untuk ngobrol sama ayah dan ibu."akila bangkit dan berjalan menuju ruang tengah.
"akila,kau kenapa kaya kusut gitu " bu Ningrum menegur akila
"mmmm...gak ada bu akila cuma capek aja .
oh iya bu ,gimana, besok mau pulang jam berapa " akila mengalihkan pembicaraan.
"mmmm,besok jam 7 kita pulang " ucap bu Ningrum
"emmm,yaudah kalau gitu , besok sebelum kerja aKila temui kalian ya " ucap akila
"hmmm...kamu kerja aja, gak usah temui kita nanti kamu telat ."ucap pak aji.
"gak apa-apa nanti ,aku antar ayah sama ibu sampai terminal." ucap akila mengembangkan senyum.
"hmmm , terserah kamu saja akila sayang." pak aji mengulum senyum.
...----------------...
21:00
" akila ,katanya kamu mau pergi kok masih tidur aja " ucap meylia membangunkan tidur aKila
"ohh iyaaa,,aku lupa kaa, jam berapa sekarang "akila menggeliat dan mengucek matanya.
"jam 9 kil" meylia menepuk pundak aKila
"what jam 9 ? " akila beranjak dari tempatnya dan mencuci mukanya
kemudian ia mengenakan sweaternya dan Meraih tasnya .
"kaaa,aku pergi yaa, ayah sama ibu mana " akila setengah teriak.
"ayah sama ibu lagi dikamar , mungkin mereka capek kil...udah kamu kalau mau pergi ,pergi aja gak apa-apa biar nanti aku pamitkan keayah dan ibu " ucap meylia
"ohh gitu , yaudah ka ..aku pergi ya " akila berlalu pergi.
"hmmm.... hati-hati ya " meylia beranjak dari kamarnya dan keluar mengantar akila sampai depan.
"iyaa kaa,sampai ketemu lagi yaa" ucap akila tersenyum lebar dan melambaikan tangannya.
tinn tinnn..
suara taxi online berhenti di depan pintu masuk rumah meylia.
"non aKila " kata supir taxi itu
"iyaa bang " akila tersenyum dan kemudian masuk kedalam taxi
"bang kehotel xxxxxx ya " ucap akila
"baik non " sahut supir taxi itu
45 menit aKila sudah sampai di hotel xxxxxx.
"udah sampai non" ucap supir itu
"iya bang ,ini ongkosnya "akila menyerah kan selembar uang kertas ke supir lalu ia turun.
matanya menatap kearah parkiran hotel .
"duh mana si bram nih ,giliran aku lagi butuh aja, gak nongol ,aku kan bingung dia ada dikamar nomor berapa ." akila menggerutu.
kemudian ia merogoh tasnya untuk mengambil ponsel nya
__ADS_1
ia memencet nomor bram
tutttttttt,,,,tuttttt!!!!
(tersambung)
"haloo mas,aku udah sampai di parkiran nih " ucap akila datar
"ohh.. masa sih? aku keluar bentar " bram beranjak dari duduknya dan keluar menemui akila
suit....suitt.....
bram mengkode dengan siulan
akila menoleh kearah siulan itu .
"haii babe, udah lama nunggu diparkiran " ucap bram tersenyum simpul
"mmmm ...5 menit yang lalu "sahut aKila dengan ekspresi kesal dan dingin.
"hai,kamu kenapa ? " ucap bram menatap akila
"aku gak apa-apa kok,ayo masuk, gak enak diluar, dilihatin banyak orang" kata akila serius
"ya,yaaaa" bram menurut saja kata akila dan mengekori akila
"kamarmu nomor berapa mas " akila menoleh dan menghentikan langkahnya.
"mmmm 301" ucap bram
"ayo ikuti aku ." bram menarik tangan akila
dan mereka masuk kedalam kamar bram.
"duduklah di sana " kata bram menunjuk sebuah kursi
"hmmmm." akila mengangguk pelan.
"mmmm ayah sama ibumu udah pulang?" tanya bram.
"belum , besok baru pulang."kata akila menatap keluar jendela
''ohh,, mereka pulang naik apa " ucap bram
"naik bis mas , kenapa emang''kata akila penasaran.
"gak,aku cuma mau mastiin aja ,apa mau saya anter sampai keterminal " ucap bram menawarkan.
"ohh,yaudah kalau gitu."bram mengelus dagu nya
"apa kau sudah makan"ucap bram menaikan alisanya
"belum,makan pas jalan sama keluarga tadi ,masih agak kenyang " ucap akila
"hmm yaudah " bram mendekati aKila dan memeluk dari belakang.
"kenapa jutek banget si " ucap bram sambil mengecup Tengkuk akila
"gak,aku gak apa kok" akila tampak lesu,aku cuma capek aja " akila mengelus dahinya dan berkerut.
"kamu capek ya ,sini aku pijitin " kata bram sambil mendudukan akila di sofa dan memijitnya pelan dibagian pundak akila
akila tampak menikmati pijatan bram.
"kamu pernah ikut pelatihan tukang pijit ya mas ?" ucap aKila sambil tertawa kecil.
"hehe,bisa aja kamu,aku otodidak dong " sahut bram ketus
"wihh, boleh dong jadi tukang pijit langganan aku "canda akila
"apa kamu bilang , tukang pijit langganan kamu ? boleh-boleh aja kok"bram tampak bangga .
"beneran? " akila mengernyitkan dahinya
"benerlah,masa Iya bohong " bram masih memijit akila
"stop.... stop!! " akila menghentikan aktivitas bram.
"sudah cukup mas " akila menoleh kearah bram dan tersenyum .
bram menghentikan pijatan nya.
mata mereka saling bertemu .
"sepertinya aku mau mandi dulu mas" badannya lengket apa air panas nya nyala" ucap akila
"iyaa... nyala kok babe " bram terkekeh pelan.
"hmmm ,baiklah"akila bangkit dari duduknya.
akila masuk kekamar mandi dan melucuti semua pakaiannya.
byurrrr,,,,byuurrr ,,,,
__ADS_1
suara gemericik air yang mengaliri tubuh akila terdengar sangat jelas dari dalam kamar mandi.
"tuh anak mandi atau nguras WC Si, berisik banget " batin bram , sambil menyalakan tv .
lamanya menunggu akila mandi membuat bram ketiduran disofa.
kretttt!!!!!
suara pintu dibuka oleh akila .
akila keluar dengan lilitan handuk didadanya.
ia tampak mengendap-endap .
"huhh! Untung saja dia tidur ,jadi aku bisa ganti baju disini " ucap akila sambil memakai underwearnya .
kemudian akila masih mengenakan handuk nya ia mencari -cari bra-nya .
"wahh !! apa aku gak bawa bra nya ya" akila bergumam." ihh mana yang ini basah lagi BRA nya dan aku gak bawa gantinya hufttt!!" akila menggerutu kesal.
" ahhh terpaksa nih ,aku gak pakai untung saja aku bawa daster yang longgar jadi aman ." akila tampak lega.
setelah ia memakai bajunya ia menyisir rambutnya .lalu ia rebahan dikasur sambil mainan ponsel.
"mas apa kau masih tidur" Seru akila
"mmm,dia masih molor " akila mendekati bram.
ia memandangi wajah bram yang polos saat tidur .
"mas ,kamu ganteng juga rupanya kalau lagi tidur gini " akila membelai lembut pipi bram.
karena gerakan dari aKila itu membuat bram bangun dan menggeliat pelan
"ohh maaf,kamu bangun gara -gara aku ya " lirih aKila kemudian ia bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan bram
"mau kemana kamu kil.."suara bram mengagetkan akila .
"k..kau sudah bangun " ucap akila gugup.
"haiii ,apa-apaan ini ,kau sudah membuat aku terbangun lalu kau mau pergi begitu saja " ucap bram sedikit sewot dan
" apaa!!! aku tak sengaja membangun kan kamu mas,kalau begitu kamu tidur lagi aja" akila memutar badannya dan berjalan kedepan.
tapi, tangan bram meraih tubuh akila dan mendekap nya dari belakang .
" haiii ,kau pikir aku tak tahu kalau kau diam-diam mengagumi ketampanan wajahku."ucap bram sambil mengecup tengkuk akila
"apa maksud kamu mas"akila mengelak.
"huussss!!! jangan banyak tanya , lebih baik kau nikmati saja ini "bram mengg*g*t telinga akila sehingga akila meringis menahan geli yang amat sangat akibat ulah bram.
"mas........."racau akila,
bram semakin memperkuat aksinya hingga akila mabuk kepayang.
dengan sedikit mengeluarkan suara seksi nya .
itu sukses membuat bram br*t*l dan br*t*l.
"hai babe ,apa kau sudah tak ***** ingin memulainya " bram menggoda aKila ditengah-tengah c******nya.
akila terdiam tak menjawab pertanyaan bram .
"baiklah ,kau tak perlu menjawab .
dari bahasa tubuhmu saja aku sudah tahu jawabannya." bram menghempaskan tubuh akila dan m*ng*c*p bibir nya lagi .
ia mulai m******* pakaian akila dan melepas kaosnya .
hingga tersisa b****
lalu bram m******* akila dan m*ng*l*m bibir nya dengan g*n*s .
mereka memulai penyatuan.
percayalah, itu sangat indah .
akila dan bram mereguk kembali madu asmara yang begitu memabukan.
"thanks my dear ,you make me drunk" ucap bram mengecup kening aKila
"hmmm"akila tersipu malu
dan meringkuk dalam selimut nya .
rinduku sudah terobati "gumam bram sambil ikut merebahkan dirinya di samping akila
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo ...yang suka boleh dong kasih aku jempol 🙏🙏🙏
__ADS_1