SYAKILA

SYAKILA
160. PESTA PERTUNANGAN AKILA


__ADS_3

" mas kita mau beli perhiasan.'' ucap akila menganga


'' iya..,aku mau beli cincin tunangan kita , besok kita kan tunangan,kamu gak lupa kan.'' rio mengernyit bingung


'' ng-nggak kok mas.'' akila terlihat gugup.


'' yaudah,kita masuk kedalam .'' ucap rio.


'' iya mas.'' akila mengangguk pelan dan mengikuti rio menghampiri etalase yang terpajang berbagai macam perhiasan.


'' kita lihat kesana yukk.'' ajak rio.


'' okee..'' ucap akila tersenyum.


rio menggandeng tangan akila menuju ketempat pajangan cincin dan gelang.


'' kamu suka yang model apa say...? '' rio menatap akila.


'' uhmm,yang mana ya ,aku bingung mas,soalnya bagus semua si..'' akila menggaruk rambut nya.


'' ishhh,ayo pilih ,kita gak punya banyak waktu loh,belum lagi kita harus makan siang kan.''rio menatap lurus akila


'' iya ,iya, baiklah .'' akila mendekati cincin yang berwarna silver dan ada mata berlian nya yang menonjol keluar.


'' bagaimana kalau yang ini .'' akila menunjuk pada cincin itu .


'' yang mana say ,biar aku lihat.'' rio mendekati akila.


'' ohh ,yang itu.'' rio berkerut.


'' ehmmm ,bagus kan .'' akila membulatkan matanya.


'' lumayan,biar aku panggil pelayan nya dulu .'' rio pergi menghampiri pelayan nya .


'' silahkan Kaka,ada yang bisa dibantu.'' tanya pelayan itu ramah.


rio tersenyum dan mengangguk.


'' mbaa,tolong ambilkan dua cincin yang disebelah sana.'' kata rio


'' ohh,baik ,silahkan.'' ucap pelayan itu mengambilkan cincin itu.


'' silahkan kak,.'' ucap pelayan itu sembari menyodorkan cincin yang berwarna silver itu.


'' baik ,saya cobain dulu ya.'' kata rio tersenyum.


'' boleh kak, silahkan.''ucap pelayan itu.


Rio menyerahkan pada akila.


'' cobain aja,mana yang pas,lalu kita bayar.'' titah rio


'' iya .'' akila menyematkan cincin itu pada jarinya.


'' wahh.. cantiknya.'' puji rio tersenyum seraya memegang jemari akila.


'' hmmm,bisa aja kamu mas.'' akila mengulum senyum tipis.


'' yasudah ,kita bayar dulu yuk.'' ucap rio menghampiri pelayan dan melakukan pembayaran , setelah itu mereka langsung pergi kerestoran untuk makan siang .


DIRESTORAN


" say,kok gak dimakan makanan nya.'' tanya rio menatap akila lurus.


'' iya ,ini aku makan kok mas,.'' ucap akila tersenyum.


'' kamu lagi mikirin apa si daritadi.'' ucap rio seraya memegang pundak aKila.


'' gak lagi mikirin apa-apa kok mas.'' terang akila.


'' kamu serius.'' rio menatap akila dengan tatapan dalam.


'' iya , serius.'' akila mengangguk pelan.


'' baiklah,ayo kita habiskan makanan nya setelah itu kita balik kantor.'' terang rio


'' iya mas.'' akila menyuap makanannya dan segera menghabiskan nya .


setelah mereka selesai makan, mereka langsung balik kekantor lagi.


****


DIKANTOR AKILA


'' akila ,kamu gak apa-apa tanya pak yosep dari arah ruangan nya.


'' ehh ,bapak,gak apa-apa kok,maaf , laporannya belum beres ,saya lagi gak mood pak ,lagi pusing kepalanya.'' ucap akila sedikit tegang mukanya.


'' ohh,iya gak apa-apa,besok pagi gak apa-apa akila,kamu minum obat dulu aja,bentar lagi juga pulang kan.'' ucap pak yosep agak khawatir.


'' iya pak .'' raut muka akila terlihat stress.


pak yosep hanya mengedikan bahunya lalu pergi.

__ADS_1


akila menyenderkan punggungnya dan memejamkan matanya.


cling....


satu pesan masuk dari ponsel akila


RIO


[ say,lagi apa , bentar lagi aku jemput.]


hening...


akila hanya membaca pesan itu tanpa membalas nya .


beberapa menit kemudian,


[say,aku udah didepan nih]


akila bangkit dari duduknya dan menuju tempat parkir.


ia pun segera saja menghampiri rio yang berada didalam mobil.


'' say...'' seru rio seraya melongok keluar kaca mobil.


'' iya mas.'' akila tersenyum manis dan langsung masuk kedalam mobil.


'' gimana dengan kerjaan.'' tanya rio seraya memajukan mobilnya.


akila menatap wajah rio


'' baik kok mas,cuma ada beberapa yang harus direvisi ulang.'' ucap akila lesu.


'' hemm,sabar ya bos ,ini ujian.'' goda rio seraya mencubit pipi aKila


'' apaaan si..'' akila tertawa kecil.


dermmmm...


mobil pun melaju meninggalkan area kantor akila.


dari kejauhan pak yosep mengamati mereka berdua.


tapi ,


tiba-tiba ponselnya berdering.


'' ya bos.''


" (....)''


kemudian,


pak yosep pun bergegas pergi .


******


KEESOKAN HARINYA


akila menatap langit-langit kamarnya .


ia melirik ke sampingnya ,disana terlihat rio sedang tertidur pulas.


'' hahhh!! '' akila menghembus napas panjang.


kemudian,


ia menyibakkan selimut nya dan beranjak bangun tapi tangan rio menahannya .


'' mau kemana say..'' rio masih dalam keadaan terpejam.


'' ehmm mau kekamar mandi mas,bukannya kita mesti siap-siap ,kan acara kita tinggal beberapa jam lagi.'' ucap akila memandangi rio


'' ohh ,aku hampir lupa kalau kita akan mengadakan pesta pertunangan hari ini.'' rio mengucek matanya .


iapun bangkit dan duduk ditepi ranjang.


'' yaudah kamu mandi , bersihkan itu.'' ucap rio tersenyum tipis.


'' ihhh,ini juga ulah kamu kan.'' semprot akila.


'' ahhh,kamu juga menikmati nya kan.'' goda rio mengelus dagu akila.


'' udah ahh,'' akila memukul bahu rio dengan guling lalu berlari kekamar mandi.


'' say..., makasih ya,buat semalam ,kamu h*t banget tahu.'' teriak rio dari luar pintu kamar mandi.


namun aKila tak menggubris nya.


****


beberapa Jam kemudian,


akila sudah siap dengan gaun pesta bernuansa lilac muda dengan aksen selendang yang menyamping.

__ADS_1


dan bagian dada sedikit terbuka.


rambut nya tersanggul rapi dengan tambahan pita senada.


bibir nya merah merekah bak bunga Rosella.


membuat akila semakin terlihat sangat memukau.


'' wahhh,mba akila cantik sekali,perfect! '' puji perias yang merias akila itu sambil tersenyum kagum.


akila hanya membalas dengan senyuman manis nya.


'' mba bisa aja ,ini juga karena kerja keras mba kan '' sahut akila tersenyum .


'' mba akila bisa aja ,ayo saya antar kedepan.'' ucap perias itu.


'' iya mba .'' akila berjalan dengan dibimbing oleh perias itu


"say..,'' seru seseorang dari belakang akila.


akila menoleh .'' mas,kamu disini .'' ucap akila.


'' iya , wooww !! Cantik sekali calon istriku ini.'' puji rio menatap akila dengan tatapan kagum.


'' ahhh ,mas bisa aja .'' akila merendah.


'' iya , memang kamu cantik,aku juga kagum banget dan hampir gak kenal sama kamu tahu.'' rio mengusap lembut dagu akila.


'' ehemmm.. ehemmm..,udahan dulu ya muji-muji nya ,kita kedepan yuk,acaranya udah hampir mulai kan.'' ucap mba perias itu pada rio dan akila.


'' hehe ,jadi malu.'' rio menggaruk kepalanya.


kemudian rio dan akila bergandengan tangan menuju kedepan untuk menemui para tamu undangan.


'' say..,kamu cantik banget,aku jadi ingin mengulangi adegan semalam lagi .'' kekeh rio dan tak sengaja terdengar oleh mbaknya.


''huss ,saya dengar loh mas.'' sindir mbaknya pada rio


''ehh,maaf...,maaf...,jadi keceplosan.'' rio memerah mukanya menahan malu.


'' ihhh , tuhkan.'' akila menyikut lengan rio.


''ya maaf.'' rio menatap akila dengan tatapan sendu.


'' udah,gak usah dibahas.'' akila mengerucutkan bibirnya.


dari kejauhan terlihat keluarga wijaya datang memasuki area pintu masuk.


'' mas,itu mama dan papa kamu udah datang.'' celetuk akila menunjuk kearah papa wijaya ,mama kristal dan reyna .


'' ohh iya , yaudah kita temui mereka yukk..'' ajak rio meraih tangan aKila dan berjalan menemui keluarganya.


'' mas,tapi aku gaunnya susah.'' keluh akila.


'' udah,biar aku bantu jalan.'' ucap rio


mereka berjalan beriringan dan menghampiri papa wijaya dan yang lain.


'' ma,pa ,kalian udah datang.'' ucap rio mengagetkan mereka semua.


'' ehhh ,anak papa , kalian serasi sekali .'' puji pak wijaya


bu kristal hanya terdiam dan bersikap cuek.


'' ma,kak,aku pikir kalian gak mau datang .'' ucap rio tersenyum.


namun reyna hanya tersenyum kecil.'' ah kamu ,masa iya adikku tunangan aku gak datang .'' reyna terkekeh. sementara mamanya itu bersikap dingin.


'' iya,mama datang juga karena masih anggap kamu sebagai anak ,kalau tidak mana mungkin mama datang.'' ucap mama kristal membuat akila dan rio terdiam dan saling tatap.


'' ma,please, jangan rusak mood anak kita.'' protes pak wijaya.


'' ahhh,udahlah, terserah kalian aja,mama gak akan ikut campur.'' ucap mama kristal pasrah.


'' yaudah mama duduk yuk.'' ajak pak wijaya yang juga disetujui oleh rio.


namun bu Kristal tetap kaku.


'' mama bisa cari tempat duduk sendiri,udah kamu temui tamu yang lain aja.'' mama kristal berlalu pergi dan diikuti oleh reyna.


pak wijaya menggelengkan kepalanya.


'' mama mau kemana,tunggu ma.'' tahan rio ,tapi pak Wijaya menahan rio.


'' sudahlah,biarkan saja nak..., mereka memang keras kepala.'' ucap pak wijaya ,rio hanya mengangguk .


'' yasudah ,kita balik ketempat kita yukk.'' ajak akila.


'' iya , maafkan mamaku ya say..."ucap rio menatap akila.


''hmmmm,.'' akila hanya menjawab dengan anggukan.


kemudian mereka kembali ketempatnya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2