SYAKILA

SYAKILA
204. LIBURAN BEREMPAT


__ADS_3

''kamu kenapa .'' rio mendekatkan wajahnya lagi .


entah ,kali ini rio seperti ingin menguasai akila.


ia begitu ingin melampiaskan hasrat yang selama ini terpendam begitu lama.


Rio tak sabar ingin menggapai mahligai cinta bersama akila malam ini.


'' apa yang kamu pikirkan.'' lirih rio di telinga akila.


'' gak ada ,aku cuma...''


'' shutt!!! '' rio mengatupkan jarinya di bibir akila.


tanpa sadar keduanya saling menempelkan bibirnya satu sama lain.


untuk sesaat mereka terbawa suasana yang nyaman dan menggairahkan.


malam ini menjadi malam yang tak akan terlupakan oleh rio .


ia tersenyum tipis setelah mendapatkan apa yang diinginkan nya malam ini.


'' akila, maukah kamu ikut aku kembali kerumah.'' ucap rio seraya membelai rambut akila yang basah oleh keringat.


'' maaf ,aku gak bisa .'' ucap akila lesu.


'' kenapa tidak bisa.'' rio memandang wajah akila lebih dekat.


'' aku tidak bisa kemana-mana ,selama aku bekerja dengan tante erna ,aku selalu diawasi oleh anak buahnya.'' terang akila.


'' aku akan membebaskan kamu dari tempat itu.


'' jangan ,itu terlalu beresiko.'' ucap akila.


'' tidak ,aku akan berusaha semampu aku.'' ucap rio dengan bersikeras.


''pikirkan saja hidup mu , jangan ikut campur dengan hidup ku.'' akila membalikan badannya membelakangi rio.


rio tak mengerti dengan ucapan akila.


'' apa maksud kamu bicara seperti itu.'' rio hendak memeluk akila dari belakang namun tangan akila menepisnya.


'' sudahlah,aku mau tidur.''akila meringkuk didalam selimutnya.


Rio menghela napas panjang.


iapun tidak bisa berkata apa-apa lagi.


akhirnya,iapun memejamkan matanya perlahan.


******


keesokan harinya,


'' hoamm.'' rio menguap perlahan ,ia memicingkan matanya seraya membalikan badannya ke samping .


namun,


ia terkejut saat mendapati akila sudah tak ada di sampingnya.


'' akila.'' rio seketika bangun dari tidurnya.


iapun memakai kembali pakaiannya.


saat rio berpikir dimana akila, dalam waktu bersamaan ponselnya berbunyi.


cling...


( mas ,aku pergi , tolong jangan cari aku lagi,ini demi kebaikan kamu.)


"arrghhh!!'' rio menjambak rambutnya kebelakang .


'' akila , kenapa kamu tega melakukan ini padaku.'' lirih rio.


namun tiba-tiba pintu diketuk oleh seseorang.


"bos.'' seru seseorang dari luar.


Rio membuka pintu


didapatinya ricko dan meylia udah ada didepannya.


'' kalian.'' ucap rio tertegun.


''bos ,kok belum siap-siap bukannya kita mau jalan-jalan.'' protes ricko.


'' ohh, aku baru bangun rick,sory,sory.'' rio menggaruk kepalanya.


'' ya udah, kalian jalan aja dulu , nanti aku nyusul.'' ricko dan meylia saling tatap.


'' ya sudah.'' ricko pun mengangguk setuju.


sementara rio masuk lagi ke dalam dan bersiap-siap untuk mandi .


beberapa saat kemudian,


Rio pun menyusul meylia dan ricko .


terlihat dari jauh ricko dan meylia sedang berswa foto .


Rio tersenyum heran.


dari jauh terlihat bram menghampiri dirinya.


'' bos.'' seru bram.

__ADS_1


'' haii bram.'' sapa rio.


'' mau sarapan bareng?.'' tawar bram.


'' boleh.'' rio mengangguk setuju.


'' okee.'' mereka berjalan beriringan menuju sebuah warung makan sederhana yang menjajakan makanan khas dari berbagai daerah .


'' wahh,aku udah lama gak makan , makanan lokal kaya gini.'' ucap bram seraya mengambil satu persatu makanan dan menaruhnya ke piring rotan .


'' iya sama .'' ucap rio.


iapun mengambil satu persatu makanan itu, dan menaruhnya kepiring sama seperti yang dilakukan bram.


setelah itu mereka membayar nya terlebih dahulu sebelum menyantapnya.


'' kita bayar dulu.'' ucap bram.


''emmm.'' rio mengikuti ajakan bram.


''kita duduk dimana bos.'' ucap bram.


'' disebelah sana aja.'' sahut rio.


seraya menunjuk kearah tempat duduk yang paling pojok .


''oke..'' bram tersenyum dan mengikuti ajakan rio.


'' silahkan duduk.'' ucap bram pada rio.


riopun mengangguk seraya menduduki kursi rotan.


suasana yang cukup syahdu, dimana khas dengan hawa pegunungan dan perbukitan.


sesekali bram menggigil


'' disini kalau masih jam 10 kebawah hawanya masih dingin dan lembab.'' ucap bram.


'' emmm''.rio tersenyum tipis seraya melahap makanannya .


matanya menatap ke sekeliling .


'' gimana,enak gak.'' ucap bram seraya menyantap makanannya .


'' ya , enak kok lumayan.'' rio mengangguk- angguk kepalanya.


'' lumayan? '' bram mengernyit kan alisnya.


dari jauh terlihat meylia dan ricko menghampiri mereka berdua.


'' hai bos.'' sapa ricko.


'' rick, kamu pesan aja langsung .'' ucap rio singkat .


'' okee bos.'' ricko langsung saja memesan makanan dan minuman.


'' ehmmm,kita jangan bahas itu dulu ya ,kita kan lagi liburan.'' rio menyantap makanannya lagi.


''okee...okee..'' entah mengapa bram merasa ada yang dipikirkan oleh rio. iapun menegur nya.


'' pak rio baik-baik saja kan?'' bram menatap wajah rio lebih dalam.


untuk memastikan jika rio tak apa-apa.


'' iya ,aku baik , memangnya kenapa.'' rio masih menyantap makanannya.


'' gak ,cuma dari tadi saya perhatikan seperti ada yang dipikirkan .'' bram menyesap kopi hitamnya.


'' gak ada kok, kamu jangan sok tahu ahh.'' rio mencoba mengelak .


'' beneran..?'' bram mengulang lagi .


'' beneran,serius.''


'' lagi ngobrolin apa si ,serius amat.'' tegur ricko,yang tiba-tiba saja udah ada disamping mereka berdua.


'' ehh rick,gak ada rick,kita ngobrol biasa aja kok .'' ricko mengerucutkan bibirnya.


iapun duduk disebelah kanan bram,sementara meylia disebelah rio.


'' bos ,kita mau kemana setelah ini.'' celetuk ricko pada bosnya.


''emmm,terserah kalian aja deh,saya ikut aja.'' rio terlihat tak bersemangat.


'' bagaimana kalau kita rafting ?'' ucap ricko sembari menyantap makanannya.


'' boleh...'' sahut bram menyela pembicaraan mereka.


'' ya deh ,boleh.'' rio ikut aja apa kata mereka.


padahal dalam hatinya lagi gak mood untuk melakukan apapun .


beberapa saat kemudian,


mereka telah sampai ditempat tujuan


'' bos , kita naik sekarang.'' ucap ricko.


'' iya rick, pakai rompinya jangan kebalik.'' kekeh rio pada anak buah nya itu


'' apaan si bos,gak jelas banget.'' ricko memonyongkan bibir nya.


'' yukkk..'' ajak bram yang tampak bersemangat sedari tadi .


'' okee,let's go.'' ricko pun tak kalah semangatnya dengan bram.

__ADS_1


mereka tampak siap sedia melakukan arung jeram kali ini.


padahal sudah lama sekali mereka tak berpetualang seperti ini.


mungkin akan menjadi hal yang lebih menantang kali ini.


'' aku baru pertama kali naik beginian.'' ucap meylia dengan histeris .


suasana pecah seketika ,dimana terdengar teriakan dari mereka ber 4 dan 2 orang lainnya yang berada di atas perahu yang sama.


berbasah-basahan adalah hal yang mengasyikkan tersendiri bagi mereka ber 4.


yang mana mampu merangsang hormon kebahagiaan.


*****


'' gila..,tadi seru banget si menurut aku.'' ucap meylia dengan rona wajah penuh kebahagiaan.


'' iya , besok-besok kita kesana lagi ya.'' ucap ricko.


'' ya ,atur aja waktu nya.'' sahut rio.


yang tiba-tiba udah dibelakang mereka.


'' kita ganti baju dulu yukk.'' bram pun menyela obrolan mereka bertiga.


'' iya,duluan aja.'' rio tampak menelepon seseorang.


'' kok gak aktif si.'' raut muka rio kembali murung.


ditendang nya kakinya ke tanah.


Dengan langkah gontai ia pun menuju kamar ganti.


bram sempat memperhatikan dari jauh gerak gerik rio.


aneh !! pikirnya.


setelah itu bram langsung membilas tubuhnya dan mengganti bajunya yang basah.


Dengan langkah gontai riopun menyusul mereka .


'' pak,mau ganti.'' sapa meylia


'' ohh,iya mey.'' rio agak terkejut dengan kedatangan meylia yang tanpa sepengetahuan nya.


'' saya ganti dulu ya mey..'' pamit rio.


'' ohh ,iya pak.'' meylia memperhatikan rio dengan ekspresi wajah yang aneh.


'' pak rio tumben ,lagi gak mood gitu kayaknya.'' meylia bicara sendiri.


'' mey,.'' sapa ricko yang sudah rapi Kembali.


'' ehhh....mas.'' meylia tersenyum


''kita masuk ke mobil yuk.'' ajak ricko.


'' ayookk.emm,mas,kamu perhatikan pak rio deh,seperti ada yang sedang dipikirkan.'' mereka berjalan beriringan.


''masa sih.'' ricko mengernyit heran.


'' iya , beneran.'' meylia sesekali menengok kearah ricko


'' ohh , mungkin lagi ada masalah pribadi mey..biarin aja dulu.''terang ricko.


'' ya ,itu bisa jadi.'' meylia dan ricko sudah sampai di parkiran mobil.


sembari mereka menunggu bram dan rio mereka duduk ditepi jalan setapak .


semilir angin puncak mampu membuat keduanya terbawa suasana yang nyaman dan tenang.


'' mey....'' ricko meraih tangan meylia.


'' iya...'' ricko menatap wajah meylia dalam-dalam.


ricko semakin mendekatkan wajahnya pada meylia.


meyliapun memejamkan matanya seketika saat ricko mendekatkan bibirnya perlahan.


" ehmmm,ehmm.'' tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan suara dehaman seseorang.


seketika itu mereka saling menjauhkan badannya.


'' kalau mau bersenang-senang bukan disini tempatnya bro..'' goda rio pada anak buahnya itu.


bram yang berdiri di samping rio pun ikut terkekeh.


meylia segera masuk kedalam mobil karena malu.


ricko pun menggaruk kepalanya yang tak gatal.


'' rick,kamu kalau mau main dikamar aja ,jangan diluar bahaya banyak orang yang lihat.'' Sindir rio seraya membuka pintu mobil.


'' humm bos ,kayak gak pernah pacaran aja.'' ricko pun segera masuk kedalam mobil.


kali ini mereka akan kembali ke villa dan beristirahat untuk satu malam .


sebelum besok pagi mereka kembali ke kota.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


tinggalkan jejak ya genk...😘😘😘


__ADS_2