SYAKILA

SYAKILA
43.MAYBE ,I LOVE YOU


__ADS_3

akila keluar dengan mengenakan dress blink-blink selutut dengan aksen ruflle bagian bawahnya membuat akila terlihat girly.


"woooow! beautiful girl."bram terpukau.


"Gimana kamu suka" kata akila


"iyaa kamu terlihat **** "bram menggoda aKila


"ihhhh yang bener..."akila tersenyum.


"bener lah ,pokoknya nanti malam aku mau kamu pakai baju itu " ucap bram tersenyum simpul.


"fine..." akila menyetujui perkataan bram .


"siappp! ayo kita pulang dulu,nanti malam jam 8 aku jemput ya "kata bram sambil merangkul akila lalu ia menghampiri kasir untuk melakukan transaksi.


lalu...


"ayo kita pulang "ajak bram pada akila


"okee "akila menggandeng tangan bram.


entah kenapa aKila merasa bram telah mencuri hatinya dan pastinya, Lambat laun ia luluh akan kebaikan bram .


wanita mana si yang gak mau di ngertiin ,dishopingin ,di bayarin.


aku juga mau kali ,,, ckkkckkkk!!!


begitu juga dengan akila .


merasa bram jadi tumpuan saat ia sedih,saat ia ingin hiburan,saat ia butuh kasih sayang ada bram disisi nya .


benar kata orang ,cinta itu seperti pencuri dimalam hari ia bisa menyelinap kerumah empunya saat empunya sedang terlelap ,terlena bahkan tertidur.


"akila ...akila ..."bram membuyarkan lamunan aKila


"ehhh ya mas,kenapa ? "akila terlihat kikuk


"kamu kenapa melamun ayo masuk mobil"ucap bram membuka pintu untuk akila.


"iyaa..iyaaa... mas" akila gugup


kemudian, mereka masuk kedalam mobil dan mobil pun melaju kencang.


ditengah perjalanan pulang, aKila membisu. entah apa yang ada dipikiran akila saat ini .


bram sesekali melirik kearah akila


"ehemm.. ehemmm" bram berdehem kecil


"kamu kenapa aKila "bram menatap akila


"gak apa -apa mas ,aku cuma lagi kepikiran sama ibu dan ayah ,apa mereka sudah sampai apa belum"ucap akila berkilah


"ohh... karena itu ,tinggal telpon aja dong babe, ngapain pusing" kata bram simple.


"hmm iya dehh ,nanti aja pas udah dirumah ,aku akan telepon mereka" akila menarik napas panjang.


"good job"bram tersenyum simpul.


akila hanya membalas dengan senyuman.


...****************...


19:00


"erlita sayang, kamu lagi mikirin apa " ucap kekasih erlita


"gak ,aku gak mikirin apa kok sayang.."erlita mengecup bibir kekasih nya


"hmmm ,apa kau mau kita lakukan lagi " laki-laki itu menatap wanitanya.


"ayo siapa takut ,sampai besok juga gak apa-apa, berapa r****pun aku mau "erlita menggigit bibir laki-laki nya.


"auww,ganas sekali kamu babe, hampir saja bibirku robek karena ulahmu "laki -laki itu meringis


"itu adalah bukti kalau aku geregetan sama kamu . let's go !! " erlita mendudukan tubuhnya di atas laki-laki nya .


perlahan -lahan ia memulai aksinya.


"apa kau sudah sangat ingin melakukan itu sekarang " ucap Yudha .


"hmmmm,,,sudah lama semenjak aku putus dengan bram aku merindukan itu"erlita m*r*c*u .


"baiklah,aku akan memberikan surga terindah dalam hidupmu ."yudha m*ng*l*m bibir erlita .


"ahhhh" erlita m*nd*s*h


"apakah itu n*km*t sayang..."yudha menjajaki setiap lekuk t*b*h erlita.


"hmmmmm" erlita mengangguk pelan dan menatap yudha dengan tatapan seksi nya .


mata yudha menatap erlita dengan penuh n*fs* .


karena tak tahan dengan *r*ng*n dari erlita ia langsung membenamkan juniornya ke sangkarnya.


erlita tampak meringis menahan rasa n*km*t sekaligus ny*ri pada bagian intimnya.


"why babe " kata yudha menghentikan aktivitas nya sejenak.


"gak apa -apa sayang lanjutkan ."ucap erlita.


tanpa berlangsung lama keduanya mendapat apa yang diinginkan.


brakkkkkkkk!!!!


yudha terkapar lemas dan menghujam tubuh erlita .


deru napas yudha terengah-engah ditelinga erlita


"what do you like it's babe"ucap Yudha


"hmmmm" akila mengangguk.


"istirahat lah,habis ini kita keluar cari makan " ucap Yudha

__ADS_1


"iya sayang" erlita mengecup kening yudha.


mereka istirahat sejenak setelah mengakhiri pergulatan panjang nya .


peluh bercucuran di badan keduanya.


"apa kau mau minum" ucap yudha menawarkan.


"mmmm" erlita mengangguk


"baiklah"yudha bangkit dan meraih botol mineral di mejanya.


erlita tampak menggigit bibirnya menahan rasa sakit di bagian bawahnya.


"kamu kenapa sayang,,,"yudha menatap erlita


"hmm gak apa , hanya sedikit p*r*h" ucap erlita


"hmmm mungkin karena kita terburu-buru tadi jadi masih belum ***** jalan nya."yudha tersenyum pada erlita


"iyaa kau betul babe" ucap erlita


"yud... kamu masih suka calling sama mantan istri mu tidak" tanya erlita .


"gak ,udah lama semenjak ia menggugat aku sampai sekarang tak pernah contact ,bahkan kita los contact er..." ucap Yudha


"hmmm gitu..,jadi ,apa kau mau serius sama aku ? " erlita menatap wajah yudha.


"kita jalani saja dulu ya sayang..,kalau kita berjodoh pasti kita menikah " ucap Yudha meyakinkan kekasih nya


"hmmm okee" erlita tampak pasrah.


"aku lapar ,ayo kita makan " ajak yudha


"baiklah " erlita menyetujui ajakan yudha


"aku ganti baju dulu ya " ucap erlita membiarkan tubuh polosnya terekspose.


" hmmmmm" ucap yudha menatap erlita dengan muka m*s*m.


...----------------...


20:00


KONTRAKAN AKILA


akila tampak merias wajah nya semaksimal mungkin.


ia begitu lihai kalau masalah


rias- merias wajah .


setelah dirasa cukup ia langsung mengcurly rambutnya dengan catokan .


ia begitu jeli memainkan jarinya di atas kepala nya.


dalam hitungan menit ia mampu menyelesaikan rambutnya.


"hmmm ini cantik sekali " lirih aKila


"finish!! " ucap aKila puas dengan karyanya.


lalu ia melirik arlojinya .


"udah jam 8 bentar lagi mas bram paling sampai lebih baik aku tunggu didepan saja "akila merapikan bajunya dan melenggak-lenggok kan tubuhnya didepan cermin.


lalu ia meraih tas jinjing nya .


tinnn...tinnn....tinnnn..


(suara klakson mobil bram)


"itu pasti mas bram "akila mengunci pintu dan membuka pintu gerbang


"haii sayang ..."bram keluar dari mobilnya


"kamu cantik sekali sayang,aku sampai pangling."ucap bram sambil mencium pipi aKila.


"hmm ,bisa aja dehh.." akila menabok bahu bram


"ayoo kita bisa telat nanti ketempat pesta kita " ucap bram tersenyum


"ihhh pesta apa ,paling makan malam doang kan? " akila menatap bram


"iya, tapi itu sangat berarti sayang ,jika makan malam sama kamu" bram membelai lembut pipi aKila dan sedikit gombal.


"ihhhh gombal kan?" akila tersipu.


"ayoo .."bram menggandeng tangan aKila dan membuka pintu mobilnya untuk akila


"thanks you" akila mengulum senyum


"sama -sama nona aKila "bram menggoda aKila


"enought....enought ...!! " akila langsung memasang muka jutek


pada bram .


"yeahhhhhh !! galak bener" bram tersenyum kecut lalu mereka duduk di jok mobil .


bram memasang safe belt untuk dirinya.


laluu...


"sini aku pasangkan safe belt untuk mu "bram menarik tangan aKila


"hmmm aku bisa pasang sendiri mas" akila menarik napas panjang.


"gak..,gak...,aku aja yang pasangkan " bram memasang safebelt untuk akila,


adegan yang sangat romantispun terjadi .


mata bram menatap akila ,tangannya membelai lembut pipi nya . Semakin lama semakin dekat wajah bram dengan akila


"babe... boleh aku minta ini "lirih bram lembut.

__ADS_1


"mmmm" akila tampak pasrah dengan ucapan bram.


pelan-pelan bibir bram m*l*m*t bibir aKila.


akila tampak kewalahan dengan aksi bram


"mas ,enought!! " aku tak bisa bernapas.


akila meremas punggung bram


dengan malas bram melepas ciumannya.


"hmmmm..aku masih ingin itu "kata bram setengah merengek.


"nanti kita lanjut setelah makan malam oke" ucap akila berusaha membujuk bram


''janji!! " bram mengacungkan kelingkingnya.


"iyaa janji "akila mengaitkan Kelingking nya.


bram langsung menyalakan mesin mobil dan menarik persneling.


klekkk.....


mobil pun melaju kencang.


akila tampak gugup dan tegang setelah kejadian barusan.


"akila ,apakah kau baik-baik saja " ucap bram menatap kearah akila


"hmmm, iyaa aku baik-baik saja kok " kemudian akila memalingkan wajahnya ke jalanan.


matanya terpana pada sosok didepan nya .


tiba-tiba ia melihat seseorang yang mirip dengan tirta mantan suami meylia .


"Tirta !!! " batin aKila , matanya melotot tapi ia tak begitu yakin dengan apa yang dilihat barusan .


batin aKila berkecamuk .


terbayang diwajahnya saat ia dulu hampir jadi pelampiasan ***** bejat Tirta .


tiba-tiba matanya berkaca-kaca.


bram yang melihat itu langsung menegur akila


"heiii kok ngalamun sii " ucap bram membuyarkan lamunan aKila


"ehhh mas ,maaf aku..."akila menyapu airmatanya


"kamu kenapa sayang ,kok nangis ??" bram memandangi akila


"gak,mataku kelilipan tadi " akila berbohong.


"ya tuhan apa tadi itu beneran tirta ? tapi kok sama wanita ,apa wanita itu janda yang diceritakan oleh kakak ya " batin aKila


"haii tuhkan ngalamun lagi " ucap bram ketus dan sewot.


"enggak kok mas ,,aku gak ngalamun "akila tersenyum dan berusaha menutupi nya.


"ayo ...kita udah sampai "ucap bram sedikit kesal dengan akila


"wahhhh!!! kita makan malam disini mas ?? " ucap aKila tak percaya


"iyaa ini kan malam spesial ,kamu tahu aku sudah menyewa tempat ini untuk kita berdua " ucap bram tersenyum manis.


"apaaa!! kau serius ,ihhh so sweet"akila menganga lebar.


"ayooo kita masuk "


bram menarik tangan aKila


"wahhhh !!!wahhh!! ini mewah banget tempatnya."akila Melotot tak percaya.


"ayoo duduk " bram menatap akila .


"i....iya mas akila terbata sambil menatap ke atas .


"haiii ...haii..akila sampai kapan kau akan memandangi kesana,apakah kau tak mau pesan makanan" ucap bram menggeleng


"iyaa ... pesan aja mas ,aku ikut saja" kata akila tak menggubris bram , karena ia masih asyik dengan aktivitas nya .


menikmati keindahan tempat itu.


"hmmmmm..." bram memanggil pelayan


beberapa menit kemudian...


pelayan datang menghampiri mereka


"selamat malam,ada yang bisa saya bantu?" ucap pelayan ramah


"iyaa mba,saya minta makanan yang paling enak disini dikeluarkan semua untuk kita berdua '' ucap bram tampak serius


"iya baik mas bram , tunggu sebentar ya " ucap pelayan itu lalu pergi.


"akila ...."bram menatap akila


"iya mas , gimana " akila tersenyum pada bram


"aku mau kamu menikmati pesta makan malam ini "ucap bram serius.


"iya mas tentu " akila tampak gembira dan bahagia


rona bahagia terpancar diraut wajah aKila .


entah sejak kapan perasaan itu mulai muncul dari benak akila ,semakin hari perasaan itu kian membesar seiring berjalannya waktu .


"bram.... mungkinkah aku mencintaimu saat ini " ucap akila dalam hati .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haiii selamat membaca semoga suka...🙏🙏 like aku dong

__ADS_1


__ADS_2