
bram mengecup kening akila.
'' aku berangkat ya ,nanti sore jangan lupa ,kita akan pulang ke rumah ibu.'' ucap bram tersenyum.
seraya mengelus rambut akila
'' iya mas,kamu hati-hati.'' akila merapikan krah baju bram.
'' iya ,kamu juga hati-hati .jangan lupa kunci pintu dari dalam .'' ucap bram mengingatkan akila.
'' iya ,iya.'' akila terkekeh melihat tingkah bram yang overprotektif.
'' ingat ,jangan buka pintu siapapun itu , kalau belum aku telepon.'' bram memperingatkan lagi.
''iyaaaa,sayang....'' akila memanjangkan kata-kata nya karena gemas dengan ulah bram.
''okey,bye.'' bram melambaikan tangan pada akila.
akila membalas lambaian itu.
kemudian bram beranjak turun kearah basement.
akila memandangi punggung bram yang semakin jauh .
ia pun langsung menutup pintu dan menguncinya rapat -rapat.
*****
tiba-tiba ponsel erna berdering.
'' duhhh!!,siapa si yang ganggu, masih pagi juga .''erna memicingkan matanya.
ia meraih ponselnya.
[ temui aku siang nanti di cafe biasa.]
erna termenung sejenak memandangi layar ponselnya.
'' siapa yang chat sepagi ini say...'' ucap tomy seraya menguap perlahan menahan kantuk.
'' biasa big bos.'' ucap erna tanpa ekspresi.
'' hmmm, ya udah gak usah mikir dalam -dalam.'' tomy memegang pundak erna.
tiba-tiba timbul hasrat yang mengajak tomy untuk bermain dengan tante kenceng itu .
'' say....,kita kekamar mandi yuk.'' ucap tomy dengan suara yang terdengar berat .
'' hmmm, dasar nakal.'' Erna menepuk pundak tomy.
lalu...
Tomy menarik tangan erna masuk kedalam kamar mandi.
beberapa menit kemudian,
terdengar suara -suara aneh dikamar mandi.
mungkin saja mereka sedang beraksi pagi ini.
*****
beberapa menit kemudian,
"makasih ya sayang...'' tomy dan erna sama-sama keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar dan rambut basah.
'' sama-sama.'' Erna mengecup bibir tomy.
'' ya udah,aku mau ganti baju dulu.'' ucap tomy.
'' okay..'' Erna pun menyeka rambutnya yang masih basah kuyup.
terlihat tomy sedang memakai celana dan kaosnya.
'' kamu habis ini mau kemana tom..'' ucap erna disela mengeringkan rambutnya.
'' aku mau ada tugas,aku akan keluar bentar cari bahan buat kerja kelompok aku .'' ucap tomy seraya menyisir rambutnya.
'' ohhh, yaudah.'' erna tampak pasrah.
'' gak apa-apa kan?'' Tomy melirik kearah erna berada.
'' gak apa-apa,lagian aku juga mau keluar siang ini .'' tomy tersenyum mendengar ucapan erna barusan.
'' ya udah,aku keluar dulu.'' ucap tomy meraih tasnya
'' kamu gak mau sarapan dulu.'' ucap erna menatap tomy lebih dekat.
__ADS_1
laki-laki yang lebih pantas disebut anaknya itu tersenyum tipis.
'' gak usah,aku bisa makan diluar.'' erna mengangguk pelan .
'' okey.'' Erna tersenyum tipis .
entah kenapa melihat tomy yang sudah rapi dengan wangi yang khas itu, wanita ini timbul hasrat lagi untuk menjahilinya.
tapi,Tomy segera menepis tangan erna.
'' aku pergi.'' tomy melambaikan tangan pada erna.
'' iya ,daaahh...'' erna memberikan kiss bye untuk tomy.
mau tidak mau ia harus merelakan kepergian berondongnya itu.
padahal ,ia masih ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersamaan dengan si tomy itu.
tomypun sudah sampai didepan basement.
Cling....
terdengar suara notifikasi dari ponselnya.
[ kita ketemu di cafe biasa saja.]
" duhhh,clara...'' Tomy menggaruk kepalanya.
kalau dipikir-pikir tomy lebih ingin bersama -sama dengan clara daripada erna.
iya, tidak bisa dipungkiri laki-laki memang lebih suka yang daun muda, seksi, montok.
daripada erna ,sudah berumur,gak ada apa-apanya dibanding clara.
sejujurnya tomy jijik harus tukeran saliva dengan erna.
tapi,
nafsu bejatnya mengalahkan akal sehatnya.
tiba-tiba saja ponselnya berdering.
ia langsung melihat layar ponselnya.
melihat siapa yang memanggil,ia pun langsung bergegas naik motor gedenya.
*****
'' aku harus segera menyusul tomy.'' ucap clara dalam hati.
ia pun langsung memoleskan lipstik merah cerah dibibirnya.
ia sengaja memakai lipstik merah supaya terlihat memukau.
setelah selesai dan siap,ia langsung bergegas ke ruangan tengah.
tekk..
tekk..
terdengar suara sandal clara yang bersentuhan dengan lantai.
iapun menuruni anak tangga.
'' Clara...'' Seru seseorang dari belakangnya.
'' t-tante...'' clara terlihat sedikit panik.
" kok kamu dari atas.'' ucap erna bingung dengan clara yang turun dari kamar atas.
'' i-iya tan.., semalam aku gak bisa tidur , dibawah berisik jadi aku pindah keatas.'' ucap Clara yang hanya mencari alasan saja.
'' ohh,kamu gak bohong kan..?'' ucap erna ragu.
'' ya gak lah tan..'' Clara terkekeh kecil.
'' ya udah, kamu mau kuliah.'' ucap erna yang masih kepo dengan clara.
'' iya tant..'' Clara mengiyakan saja ucapan erna.
'' ohh, semalam kamu kencan sama siapa.'' tanya erna yang masih ingin kepo.
'' ahhh, tante, kayak gak tahu aja.'' clara tersenyum malu.
'' Jangan lupa 30% buat saya.'' ucap erna menatap clara dengan tatapan sinis .
'' iya tant...'' Clara merogoh dompetnya dan menyerahkan beberapa lembar uang pada erna
__ADS_1
'' good job.'' erna pun tersenyum puas.
'' sering -sering aja kamu kayak gini.''
Clara pun tersenyum miring dengan ucapan erna barusan.
iapun langsung bergegas pergi dengan taxi.
******
DI CAFE
Tomy bolak balik melirik arlojinya.
ia terlihat gusar.
'' Clara mana sih.'' gerutu tomy dalam hati.
'' haii, sayang...''tiba-tiba clara sudah ada dibelakang tomy.
'' raa,lama amat si,aku tungguin daritadi juga baru nongol.'' tomy terlihat merajuk.
'' ya ampun sayang...,maaf.''clara berusaha membuat tomy tak marah lagi.
'' hmmm,habis ngapain,aku tuh gak punya banyak waktu.'' tomy mendesah Kecil.
'' ya maaf,aku janji gak bakal bikin kamu marah lagi okeyy..!!!'' Clara merogoh kantong celana tomy.
entah apa yang dipikirkan tomy.
yang pasti ia merasa ingin sesuatu.
Clara pun tersenyum miring.
'' kita ketemu di h*t*l aja,nanti aku share lokasinya.'' ucap clara dengan tatapan mesumnya.
'' okayy sayang...'' tomy seperti tak sabar ingin segera pergi kesana sekarang juga .
tak sabar menunggu sampai nanti.
'' kamu mau makan apa.'' ucap clara.
'' aku mau makan SOP iga sapi dan sambal goreng bawang .
roti bakarnya satu , orange jus satu.
'' tumben ,banyak amat pesanannya.'' Clara mengernyit.
'' iya,aku capek,lemas, energiku terkuras gara-gara tante ***** itu.'' oceh tomy.
Clara tersenyum tipis.
'' hmmm,kamu juga suka kan...'' goda clara dengan ejekan dan tertawaan.
'' ihh gak ,aku gak suka,aku sukanya cuma uang nya aja .'' kilah tomy.
'' kamu yakin..?'' clara masih mengejek tomy
'' yakinlah,dia itu menang di kantong doang, kalau kamu kan menang g*y*.'' kekeh tomy.
'' hmmmm,jadi gitu ya ,semua wanita hanya perbandingan buat kamu.'' Clara mengerucutkan bibirnya.
'' ya gak, bukan begitu sayang...'' tomy sedikit m*r*m*s gundukan yang seksi didepan clara.
'' tomy .'' seru clara ,melototi laki-laki yang memang berlibidi besar.
'' udah,gak usah marah-marah tuh , makanan nya udah datang.''terlihat pelayan menghampiri mereka berdua dengan membawa pesanan untuk mereka.
" makasih.'' ucap clara pada pelayan itu.
setelah pelayan pergi ,clara mencubit paha tomy .
'' kamu akan mendapat balasan nya nanti.'' Clara tersenyum penuh arti.
'' masa sihh...'' Tomy terkekeh geli.
'' udah ,mulai makan ,gak usah banyak bicara.'' tegas clara .
" siap bos.'' kekeh tomy.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1