
setelah aKila keluar dari kamar mandi ,ia tertegun sejenak.
ketika bryan tak ada di tempat nya .
'' pak..'' seru akila tapi bryan tak ada.
akila menatap kesemua sudut.
saat akila hendak berjalan kearah kamar bryan ,ia dikejutkan oleh kedua tangan yang mendekap tubuhnya dari belakang.
tubuh itu semakin memeluk erat akila,hangat dan hangat.
'' akila ,aku tersiksa ,saat tahu kamu bertunangan dengan rio.'' ucap suara itu seraya menciumi tengkuk akila.
akila hanya terdiam menikmati belaian dari bryan.
'' kenapa kamu diam.'' bisik bryan seraya m*ng*c*p telinga akila .
akila menggeliat pelan.
tiba-tiba saja bryan membalikkan badan akila dan menempelkan ketembok.
'' jawab akila .'' ucap bryan menatap lurus wajah akila.
'' kenapa bapak baru bilang sekarang..., setelah aku udah jadi tunangan orang.'' akila menepis pandangan mata bryan.
ia melangkah pergi dari hadapan bryan , namun tangan bryan meraihnya.
'' akila ,aku akan tetap mencintai mu.'' ucap bryan mengecup tangan aKila.
'' maaf pak ,aku gak bisa,aku mau pulang.'' ucap akila ketus.
'' terserah! aku akan membuat kamu cinta sama aku.'' ucap bryan seraya mendekap tubuh akila lagi.
akila sedikit memberontak,tapi percuma.
'' lepas kan aku pak.'' ucap akila berusaha melepaskan diri ,namun bryan tak mengindahkan ucapan akila,ia semakin memperkuat pelukannya.
'' aku gak akan membiarkan kamu pergi ,bukankah kamu juga sejujurnya cinta sama aku kan...,ngaku aja ,akila.'' ucap bryan Semakin mencumbu akila.
semakin lama semakin hangat.
entah siapa yang memulai , mereka kini saling tatap dan mendekatkan bibirnya satu sama lain.
mereka kini dalam keadaan berpagutan.
semakin lama mereka semakin larut dalam kehangatan asmara sesaat.
dinginnya malam,membuat mereka semakin menggelora.
bryan menghentikan pagutannya ,dan membopong tubuh akila kedalam kamarnya.
akila terlihat pasrah dan tak memberontak sedikit pun.
brakkk....
bryan menghempaskan tubuh akila diatas bed.
bryan menatap wajah akila dan mengusap lembut pipi aKila .
perlahan mata akila terpejam dan bryan mendekatkan wajahnya .
mereka saling berpagutan dan saling memberi sentuhan mesra satu sama. lain.
perlahan -lahan mereka berdua melepaskan satu demi satu kain yang menutupi tubuh mereka.
segera saja mereka memulai penyatuan nya.
bryan begitu lihai membuat akila mabuk.
entah ...
akila tak tahu perasaan nya saat ini.
tapi yang pasti ia sangat menikmati saat dengan bryan.
__ADS_1
tiba-tiba air matanya mengalir.
seiring dengan bryan yang sudah berhasil mendapatkan itu .
****
DITEMPAT LAIN
rio menatap langit-langit kamarnya.
ia tiba-tiba saja memikirkan akila , tunangan nya .
'' akila kok gak chat aku si.'' lirih rio tampak khawatir.
tangannya menggeser tombol hijau dan mengirim chat.
[ akila,kamu lagi apa,udah tidur?]
hening....
rio terlihat gusar menanti jawaban dari akila.
tapi sampai beberapa jam lamanya akila tak juga membalas chatnya.
'' ahhh,mungkin dia udah tidur , pasti kecapean.'' ucap rio sambil menaruh ponselnya dan merebahkan tubuhnya diatas bed.
tanpa terasa ia terlelap.
******
01 :00
akila masih terjaga dengan tubuh setengah polos nya.
ia memperhatikan wajah bryan,bosnya itu yang sedang terlelap , tiba-tiba dadanya terasa sesak.
'' kenapa semuanya harus seperti ini.'' ucap akila seraya menyeka air matanya yang hampir jatuh .
kemudian,ia bangkit dari atas ranjangnya .
satu jam lebih akila berada didalam kamarnya ,ia berdiri mematung didepan cermin memandangi leher nya,banyak sekali tanda cinta disana.
'' hufttt!!! '' akila mengerucutkan bibirnya.
ia bertanya dalam hati nya , ''kenapa semalam aku begitu menikmatinya.'' akila membayangkan kejadian semalam.
ia begitu bergairah dan menikmatinya dengan bryan.
'' oh ya tuhan apa yang harus aku lakukan.'' akila mendesah pelan.
tok..tok..tok..
tiba-tiba pintu diketuk dari luar
'' akila,kamu didalam.'' seru bryan dari luar kamar mandi.
'' iya pak.'' ucap akila seraya membuka pintu kamar mandi.
'' kamu lagi ngapain daritadi dikamar mandi.'' tanya bryan tampak khawatir.
''a-aku agak mulas pak.'' sahut akila gelagapan.
'' ohh,mau aku cariin obat .'' bryan berkerut.
'' gak,gak usah.'' tolak aKila melepas ikat rambutnya dan membiarkan rambut nya tergerai.
bryan tersenyum dan meraih tubuh itu.
''besok aku akan terbang lagi,jadi temani aku malam ini sampai esok hari.'' ucap bryan seraya melepaskan tali piyama akila.
'' pak,aku capek.'' keluh akila.
''tak apa biar aku yang kerja keras ,kamu hanya perlu menikmatinya .'' ucap bryan seraya membopong tubuh akila keatas ranjangnya.
*****
__ADS_1
Beberapa jam kemudian,
rio yang sudah rapi dengan baju kerjanya telah siap untuk turun dan sarapan.
namun , ponselnya berdering.
Bu Kristal dan pak wijaya sudah siap untuk menyantap sarapan paginya.
Dengan 2 pelayan yang sedang menata menu untuk sarapan pagi.
'' bi , tolong panggil tuan muda untuk turun dan sarapan.'' ucap bu Kristal.
'' baik nyonya.'' sahut pelayan itu.
pelayan itu pergi kekamar rio dan mengetuk pintu kamar rio.
tok..tok..tok..
rio membuka pintu kamarnya
'' tuan, nyonya sama tuan udah nunggu dimeja makan.'' seru pelayan itu dari luar.
'' baik ,5 menit lagi saya turun .'' ucap rio sambil menutup mikrofon ponselnya.
'' baik, permisi tuan.'' ucap pelayan itu lalu pergi.
rio memasukan ponselnya kedalam saku celananya dan langsung menuju meja makan.
'' pagi ma,pa.'' sapa rio tiba-tiba udah dibelakang papa Wijaya.
'' ehh nak ,udah ganteng dan rapi rupanya ,ayo kita sarapan dulu.'' ucap pak wijaya sambil menyesap minumannya.
'' iya pa, rio makan .'' sahut rio sembari menyendok nasi kepiring.
'' io...akila gimana ,dia udah siap nikah kapan.'' celetuk pak wijaya
'' ehmm, kenapa papa tanya seperti itu .'' rio berkerut seraya menyuap makanan nya kemulut.
'' iya gak apa-apa,papa pikir lebih cepat lebih baik,karena papa takut nanti akila kecantol pria lain loh,dia kan cantik nak..,apa kamu gak takut.'' pak wijaya menatap rio lurus.
rio hanya mengernyit .
'' papa ini,hobi banget nanya rio kapan nikah,apa gak ada pertanyaan lain yang lebih penting.'' bu Kristal terlihat jutek.
'' ahh ,mama ,apa salahnya papa tanya ,mama aja yang baper.'' tegas pak wijaya.
rio hanya diam sambil menikmati sarapan nya.
'' bukannya mama baper, mama hanya khawatir jika rio telah salah pilih calon istri.'' kesal bu Kristal.
'' pokoknya ya pa ,mama gak sudi jika rio dan wanita kampung itu beneran nikah.'' tegas bu Kristal.
'' cukup ma, mama ini hobi banget ngehina orang,akila bukan wanita kampung ,dia wanita baik-baik,mama tuh, yang bisanya cuma nilai orang dari luarnya saja,heran papa tuh.'' omel pak wijaya .
rio yang merasa risih karena keduanya saling menyalahkan ia pun pergi dan mengurungkan sarapan paginya.
'' rio udah kenyang pa , aku pamit dulu,ada jadwal meeting pagi ini .'' rio bangkit dan segera menghampiri mobilnya di garasi.
pak wijaya menghela napas ,dan melirik bu Kristal.
'' ma, mama kalau ngomong dijaga dong ,kan kasian rio ma ,ia pasti tertekan karena sikap mama.'' omel pak wijaya.
'' biarin pa ,itu kenyataan nya,biar rio sadar dan segera memutuskan wanita itu, lalu membatalkan pernikahan nya.'' terang bu kristal menatap lurus pak Wijaya.
'' ahh Udah lah terserah mama aja,papa capek harus berdebat terus sama mama gara-gara masalah rio.'' tegas pa Wijaya sembari bangkit dan menuju kekamar nya.
Bu Kristal membanting sendoknya.
'' akila ,lihat saja,aku akan pastikan kamu menderita.'' batin bu Kristal terlihat marah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo haii. tinggalkan jejak ya gaess..🤗🤗🤗🤗
__ADS_1