
"pak..'' ucap akila seraya mengelus punggung bryan.
'' hmmm'' bryan membuka matanya.
matanya terbelalak ketika mendapati dirinya masih m******* akila dan masih dalam keadaan bulat.
'' ya ampun,'' bryan langsung bangkit dan menarik rambutnya kebelakang.
akila menatap bryan dengan tatapan malu.
'' aku mau kekamar mandi dulu.'' ucap akila meraih selimut nya dan menutupi tubuh nya dengan selimut itu.
didalam kamar mandi ,akila termenung .
'' ya tuhan apa yang aku lakukan , kenapa aku harus ***** dengan pak bryan.'' akila menghela napas berat.
15 menit kemudian,
aKila belum keluar juga dari kamar mandi.
merasa ada yang aneh, bryan menyusul akila kekamar mandi.
tokk..tok..
'' akila ,akila.'' panggil bryan ,tapi akila tak menjawab nya.
''akila...,akila.'' ulang bryan , kemudian akila keluar.
'' kamu gak apa-apa , kok lama didalam.'' tanya bryan agak khawatir.
'' mmm,aku gak apa-apa pak.'' ucap akila seraya berjalan kedepan kamar lagi mengacuhkan bryan.
'' akila .'' ucap bryan , memeluk akila dari belakang.
'' mmm,'' akila terlihat cuek.
'' maaf untuk tadi malam.,aku terbawa suasana,aku akan bertanggung Jawab jika kamu mau.'' bryan membalikkan badan akila dan menatap nya.
akila menatap bryan dengan ekspresi bingung.
'' apa maksud bapak,.'' kata akila menatap wajah bryan.
'' aku mau menikahi kamu jika kamu mau,putuskan laki-laki itu.'' ucap bryan ,ia menatap lekat akila.
'' hmmmm,aku gak bisa lakukan itu,aku bingung,entahlah .
aku gak mau menyakiti rio .'' akila mengibaskan tangan bryan.
dan berjalan masuk kekamar.
04 AM
akila merebahkan lagi badannya.
krett...
pintu terbuka dan bryan menghampiri ia dan mengecup tengkuknya.
serrrrrr...
darah akila berdesir naik,karena kecupan bryan barusan.
'' akila ,aku masih rindu kehangatan kamu.'' ucap bryan ,seraya memeluk dari belakang.
'' pak,bukankah seharusnya , bapak tadi malam terbang keluar negeri ,kok gak jadi.'' ucap akila sembari menahan rasa yang menggelitik karena ulah bryan.
" gak jadi,aku pikir lebih baik aku terbang ke surga bersama kamu.'' kekeh bryan.
'' ihh,serius pak,jangan bercanda deh,.'' sewot akila.
'' aku penerbangan nya dicancel ,itu karena aku masih kangen sama kamu.'' terang bryan tersenyum dan mengulum telinga akila.
'' kok bisa,kenapa.'' tanya aKila , penasaran , sejujurnya akila seperti enggan berpisah dengan bryan tapi,ia memilih diam.
karena ia tak mau di PHP in lagi sama laki-laki.
baginya menjadi wanita yang menjadi teman ***** laki-laki yang menginginkan nya itu lebih baik daripada menaruh hati dan membuka seluruh hatinya untuk laki-laki tapi , nyatanya malah sakit hati.
entah...
akila seperti sudah mati rasa.
dia bagaikan hidup segan ,mati pun tak mau.
'' akila ,kamu gak lagi ***** kan ??'' ucap bryan setengah khawatir.
akila menggeleng.
" syukurlah,aku takut jika kamu lagi masa ****r,soalnya aku belum siap untuk membuat kamu menjadi seorang ibu.'' kekeh bryan.
''ahhh,klise sekali.'' sindir aKila.
__ADS_1
'' iya beneran,sekarang kamu pikir sendiri aja ,jika tiba-tiba kamu h***l ,apa yang bakal kamu alami,malu tentunya...'' ucap bryan terlihat serius.
akila menghela napas panjang.
setidaknya ,apa yang diucapkan pak bryan ada benarnya.
*****
08 Am
bryan bersiap pergi kebandara.
ia meraih kopernya,dan berjalan dengan santai menghampiri mobilnya.
dermmmm...
mobil melaju dengan sangat mulus.
bryan mengenakan kaca mata hitamnya yang tempo hari di belikan oleh akila.
bryan tersenyum tipis.
ia telah puas menghabiskan malam-malam panjang dengan akila,stafnya dikantor yang berhasil membuat hatinya porak poranda.
padahal, dulu saat pertemuan pertama kali ia begitu memaki-maki nya.
sekarang ,dia begitu memujanya.
tanpa terasa ,mobil bryan udah sampai di bandara.
ia meraih ponselnya dan mengirim pesan pada supirnya.
[ pak , tolong ambilkan mobil saya dibandara nanti sore ya..,kunci duplikat nya ada di kamar.]
hening.
bryan mengirim pesan pada akila...
[ akila ,aku terbang sekarang,see you.]
hening..
bryan menunggu balasan dari akila tapi nihil.
akhirnya ,
bryan langsung menuju area bandara dan duduk diloby.
cling..
[ baik pak.]
bryan mengira itu dari akila,ia masih menunggu balasan dari akila.
20 menit lagi penerbangan.
ia masih gemetar menunggu chat dari akila
merasa putus asa akhirnya bryan bangkit dan hendak masuk kedalam kabin.
clinggg..
chat masuk dari aKila
[ iya pak,hati-hati,aku tunggu bapak kembali]
bryan tersenyum senang ketika melihat chat akila.
[ pasti,aku akan kembali]
bryan berjalan kearah kabin dan mematikan ponselnya.
*****
Ricko dan rio masih belum menyelesaikan pekerjaan nya.
rio menatap kosong kearah kaca gedung.
diluar hujan deras rupanya.
tiba-tiba ,
ia ingat akan akila,dari kemarin malam ,dia gak ada kabar.
rio menyenderkan kepalanya
dikursi kerjanya.
ia mengatupkan kedua tangannya di dekat hidung.
seperti sedang memikirkan sesuatu.
__ADS_1
dorrrrr!!!!
tiba-tiba ricko mengagetkan dia dengan membawa nampan berisi 2 mie instan cup dan teh hijau hangat.
'' hmmmm , ngagetin aja loe rick.'' rio menyolot.
'' yeahh,lagian hujan-hujan bukan nya cari yang anget-anget malah bengong , kurang kerjaan banget si.'' sewot ricko.
'' yaa..mau gimana lagi,aku gak ada yang buat anget-anget.'' kekeh rio
'' husss!!! ,nihh ,anget-anget bos mau nyobain gakk..'' tawar ricko
'' boleh juga.'' rio ketawa kecil.
'' yaudah,nih ,makan dulu,gak usah mikirin yang aneh-aneh.'' ricko menyodorkan cup mie instan dan segelas teh hijau.
'' thanks bro.'' rio tersenyum senang.
mereka menyeruput kuah mie Cup-nya.
'' bos ,kalau boleh tahu, ada apa ,kok kelihatan nya kayak lagi berpikir keras .'' ucap ricko seraya mengaduk-aduk mie Cup-nya.
'' ohhh,aku lagi banyak pikiran rick.'' ucap rio setengah frustasi.
'' hmmm , boleh cerita kok.'' ucap ricko tersenyum akrab.
'' jadi gini...'' ucap rio sangat detail dan jelas dalam bercerita.
ricko hanya mengangguk pelan.
'' sabar bos ,aku tahu diposisi kamu sulit.,tapi jika bos ijinkan ,aku akan bereskan ini semua.'' ucap ricko menepuk pundak rio
"makasih rick,tapi apa yang bisa kamu lakukan.'' tanya rio penasaran.
ricko langsung membisikan sesuatu yang sangat serius pada rio.
rio hanya mengangguk paham.
''ehhh,ini hujan udah reda ,kita pulang yukk..,udah sore juga.'' ucap rio
'' iya yuk, kita pulang aja." ricko menyetujui ajakan rio.
*****
'' bos saya tunggu disini aja ya..'' ucap ricko sambil menyenderkan punggungnya.
'' okee...'' rio menelpon akila,ia sudah didepan kantor akila rupanya.
sekitar 15 menit aKila keluar juga.
'' mas,kok kamu jemput si..'' kaget akila ,dan menghampiri rio.
rio merasa akila tak suka jika ia menjemput nya hari ini.
'' iya ,aku sengaja kesini,karena aku telepon kamu ,gak diangkat .'' terang rio berusaha tersenyum.
" ohh ya ampun ,masa si..'' kata akila seraya mengecek ponselnya .
benar saja ,ada riwayat panggilan masuk 21 panggilan.
'' ya ampun mas,maaf..aku hpnya ke silent.,jadi gak ada suara nya ,dan aku gak tahu jika kamu telepon.'' ucap akila seraya meraih tangan rio dan mengecup nya.
rio tersenyum dan mengusap rambut akila.
'' gak apa-apa ,kita pulang yukk...'' ajak rio meraih tangan aKila.
'' okee...'' akila tersenyum setuju.
mereka langsung masuk kedalam mobil yang sudah ada ricko didalam.
'' loh,ada mas ricko juga.'' celetuk akila
'' iya ,tadi dia nebeng sama aku ,karena mobilnya mogok.'' ucap rio serius
'' ehmmm,gitu rupanya.'' akila mengangguk paham.
dermmmmmm..
mobil melaju dengan mulus .
akila dan rio saling duduk berdampingan dijok belakang.
ricko yang memegang kemudinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..haii..haii...
__ADS_1
selamat membaca yang lagi nungguin kelanjutan nya.
jangan lupa like,vote,and rate ya🙏🙏🙏