
dari dalam kamar rio mendesah pelan.
dilemparnya guling itu ketembok.
matanya tertuju pada ponselnya.
ia tampak mengirim pesan pada ricko assisten nya.
[ Rick ,kita ketemu sekarang ,aku bentar lagi OTW]
5 menit kemudian ,
[ siap bos]
Rio mengganti baju dan memakai jaketnya .
ia melirik arlojinya
11 pm.
suasana rumah sudah sepi ,bu kristal dan pak Wijaya sudah tidur rupanya.
sementara reyna, ia telah kembali keluar negeri untuk meneruskan pekerjaannya yang tertunda.
rio menuruni anak tangga ,karena ia tak mau membuat mereka terbangun.
rio melewati pintu samping yang langsung terhubung dengan garasi mobilnya.
tiitt...
Pintu gerbang terbuka dengan otomatis.
mobil rio langsung bergegas menuju tempat yang akan ia tuju .
[ bos,aku udah sampai.]
[ OtW]
[ oke]
rio mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
dalam perjalanan ia merasa sangat kalut.
hingga ia hampir saja menabrak kendaraan yang lain.
tinn..tinn...tinn..
suara klakson saling bersahutan.
rio membanting setir dan menyalip kendaraan didepan nya.
" shitt!! " kesal rio menghantam setir nya.
tapi ia berhasil melewati kendaraan yang lainnya.
35 menit kemudian,
ia telah sampai di tempat tujuan.
rio yang hendak turun ia malah mendapat pesan dari akila.
[ mas,lagi ngapain,seharian gak ada kabar.]
(hening)
Rio mengacuhkan pesan akila ,ia mematikan ponselnya.
setelah itu ia masuk kedalam dan mencari keberadaan Ricko.
'' mana lagi si ricko ,gak nongol juga.'' kesal rio dalam hati.
plokkk..plokkk...
terdengar suara tepukan tangan.
Rio menoleh kearah suara itu.
'' nah tuh dia ricko .'' ucapnya sambil berjalan kearahnya.
karena rio tak mau dikenali oleh orang lain, ia memakai penutup kepalanya.
'' sial,macet parah tadi .'' oceh rio pada ricko.
'' hmmm , macet itu kan udah hal biasa kalee bos ,loe nya aja tuh yang lagi badmood jadi bawaannya darting mulu.'' maki ricko pada atasan nya itu.
'' sial,kok loe pinter sii..'' rio menoyor jidat ricko.
'' sakit tahu..'' ricko menyeringai.
'' Halah,cemen loe ,gitu aja sakit.'' tanpa sadar ada sepasang mata yang mengawasi mereka berdua dari kejauhan.
wanita itu tampak tersenyum jahat dan ingin menjahili rio dan ricko.
''nihhh,minum , habiskan .'' tegas ricko menyodorkan botol minuman pada rio.
'' ckkkck bisa aja loe rick.''rio tersenyum miring.
'' bersulang!! '' ucap ricko mengangkat gelasnya.
" bersulang!!.'' rio tersenyum tipis
lalu meneguk minuman nya.
rio mulai mabuk berat , ricko yang masih setengah sadar ia memegangi tubuh rio.
'' kita pulang bos.'' ucap ricko seraya menahan pusing dikepalanya.
__ADS_1
'' hmmmm.. akila,kenapa kamu tega bermain gila dengan nya ,dia tidak lebih baik dari aku..'' oceh rio sambil berjalan sempoyongan.
'' hmmm,udah bos ,kita pulang ,jangan bicara terus.'' seru ricko Setengah frustasi karena bosnya malah muntah.
hoekkkkkk...
'' huftt, shitt !!" ricko menjambak rambutnya.
ia terpaksa harus mengangkat tubuh rio.
ricko yang bingung ia pun menelepon pemilik hotel dan membooking satu kamar untuk rio tidur.
setelah itu ricko bergegas menuju kepenginapan .
'' haduh si bos,kebiasaan kalau mabuk pasti bikin ulah.'' gerutu ricko
sampai juga ricko dihotel.
ia memapah tubuh rio masuk kedalam.
ricko langsung menemui receptionis.
lalu,
ia membawa tubuh rio kekamar.
blegggg..
ricko menghempaskan tubuh rio keatas bed.
melepas semua pakaian rio,yang terkena muntahan.
'' sial,aku harus ganti baju si bos lagi, dengan piyama ini .ini karena loe adalah atasan gue , kalau bukan ,ogah ,aku gantiin baju loe." umpat ricko sembari mencopot kemeja rio.
setelah ricko mengganti pakaian rio , iapun pergi meninggalkan hotel karena ia harus pulang kerumah .
ricko berpamitan pada receptionis dan berlalu pergi.
setelah ricko pergi , seorang wanita menghampiri receptionis itu dan bertanya pada sang receptionis.
'' maaf, saya mau ketemu sama tamu atas nama pak rio.'' ucap wanita muda itu.
'' ohh ,maaf ,mba siapa ya,karena ini berkaitan dengan privasi tamu kami .'' ucap receptionis tadi ramah.
''saya tunangannya , seseorang telah menelepon saya untuk menemuinya." tegas wanita itu.
'' tapi ,kata mas yang tadi ,suruh jangan ada yang boleh masuk kedalam sampai besok pagi,karena setahu saya pak rio mabuk berat.'' ucap receptionis tadi.
'' Halah!! saya calon istrinya, jadi ,saya yang lebih berhak dari siapapun, mengerti!! '' bentak wanita itu.
karena tak mau memperpanjang masalah dengan tamu hotel itu,sang receptionis pun menyerahkan acces card kamar rio padanya.
'' daritadi kekk, ribet amat.'' omel wanita itu lalu pergi.
wanita itu berjalan dengan angkuh, dan penuh dengan tatapan penuh misteri.
ia menaiki lift dan mencari kamar 203
ia berdiri didepan kamar rio.
tinnn..(acces accepted)
pintu kamar rio terbuka ,
wanita itu berdiri didepan rio yang sedang terbaring.
seraya mendekat dan tersenyum kecil ,melihat rio tak berdaya dengan hanya mengenakan piyama hotel.
wanita itu timbul niat jahat dan ingin menggoda nya.
perlahan ,wanita itu mengecup bibir rio dan mengulum nya sejenak.
'' kamu manis juga, kalau pas lagi tidur kayak gini,bikin aku ****y.'' ucap wanita itu sembari membelai lembut rambut rio.
perlahan,wanita itu memeluk tubuh rio dari samping ,dan menciuminya lagi.
rio menggeliat,karena merasakan sentuhan erotis di tubuhnya.
matanya masih terpejam tapi ,ia mulai terangsang dengan sentuhan lembut itu.
tangan rio meraih badan seksi itu dan mencumbunya.
"akila,sayang,temani aku malam ini.'' lirih rio ,wanita itu hanya tersenyum jahat.
sembari melucuti semua pakaiannya.
hingga tersisa underwear.
samar -samar rio menatap wajah seksi itu.
ia menghujaminya dengan kecupan.
" ahhh..'' wanita itu mendesah kecil.
rio segera saja menancapkan kejantanan nya pada celah sempit itu
terjadilah pergumulan yang sangat memabukkan .
rio semakin memacu gerakannya.
dalam keremangan malam dan dengan kondisi setengah sadar ,rio melampiaskan syahwatnya dan amarahnya.
rio yang mabuk berat ia begitu bernafsu untuk segera menyampaikan hasrat nya.
brakkkkkkkk..
tubuh itu lemas tak berdaya.
__ADS_1
wanita itu tersenyum kecil dan mengecup kening rio.
dan mengusap lembut punggung rio.
karena keduanya merasa kecapean, mereka berdua terlelap dalam keadaan masih menyatu.
*****
keesokan harinya,
Rio terbangun dari tidurnya,ia merasakan sangat pusing dikepalanya, akibat alkohol semalam.
ia membuka matanya perlahan.
alangkah terkejut nya ia tatkala mendapati dirinya tengah m******h seorang wanita yang sedang tertidur pulas dalam keadaan bulat.
perlahan ia mengamati wanita itu , sambil sesekali menahan rasa pening dikepalanya.
dengan ekspresi terkejut ia pun bangkit dan memaki.
'' shitt!! ,apa yang terjadi padaku, kenapa aku bersama wanita ****** ini.'' maki rio seraya menahan limbung di kepalanya.
ia berusaha mengingat-ingat , kejadian semalam , tapi, ia tidak ingat apapun.
"siall!!'' rio segera saja membangunkan wanita itu .
'' erlita,bangun!!! ,dasar wanita sampah,s****l!! , ngapain loe dikamar ini'' maki rio sembari mengguncang tubuh wanita itu dengan kasar.
ia memukul bahu wanita itu.
bugggg...
'' auhh!! '' wanita itu , meringis menahan sakit , karena pukulan rio.
ia pun segera menarik selimut menutupi tubuhnya yang polos.
'' bangun!! " bentak rio ,dengan raut muka yang sangat marah.
'' apa si babe ,kamu kasar banget ,aku gak suka,aku baru bangun tidur juga, '' keluh erlita dengan nada yang dibuat-buat.
'' najis !! gue dipanggil babe sama loe tahu!!'' maki rio bangkit dari atas bednya.
'' aduh mas,kamu kasar banget si,aku datang kesini dengan baik-baik,kamu malah gitu,baru semalam tadi kamu begitu menikmatinya , sekarang malah kayak gini.'' erlita berusaha meredam rio ,ia memegang tangan rio,serta menjatuhkan tubuhnya dipelukan rio.
''minggir! kamu wanita hina.'' rio memaki kasar erlita dan menarik lengan Erlita.
" jelaskan !! kenapa kamu bisa ada disini bersamaku.'' tegas rio melototkan matanya.
'' mas, apa yang harus aku jelaskan,kamu sendiri yang meminta aku untuk menemanimu semalaman.'' ucap erlita dengan sangat entengnya.
'' cuihh!! itu gak mungkin , dasar kamu wanita licik .'' maki rio mendorong tubuh erlita.
'' mas,tega kamu ya ,aku ini masih pacarmu ,aku masih cinta sama kamu, apa salahnya aku melakukan ini.'' ucap erlita memelas.
'' heyy..!! jangan pernah bawa-bawa kata cinta , mulutmu terlalu kotor untuk mengucapkannya.'' rio menarik kasar lengan erlita lagi dan memutarnya.
" ahhhh,sakit mas!! jahat kamu ya.'' erlita kesakitan , karena ulah rio.
'' jahat kamu bilang.'' rio Semakin mempererat cengkeraman nya.
'' ahhhh!!! mas,aku mohon, aku ingin kamu kembali sama aku,aku masih cinta,aku melakukan ini karena aku tak suka dengan kedekatan kamu dan wanita itu .'' ucap erlita meringis,rio yang semakin tinggi amarah nya mencengkeram kuat lengan Erlita lagi.
" lepaskan tanganku ,ini sakit.'' rengek erlita.
rio menjambak rambutnya.
mimpi apa dia semalam harus berurusan dengan wanita****** itu.
tanpa basa basi rio mendorong tubuh bulat erlita kedepan pintu kamar.
''keluar kamu , keluar .'' usir rio mendorong tubuh erlita.
'' mas,jangan gila kamu mas,kamu mau usir aku dalam keadaan seperti ini.'' ucap erlita .
" bodo amat!! pergi kamu.'' usir rio terlihat seperti monster ,ia melempar tas erlita dan semua bajunya kemuka erlita.
erlita menangis histeris,ia sangat malu,ia merasa dihina dan direndahkan oleh rio.
erlita memunguti helai demi helai bajunya dan mengenakannya.
'' aku pastikan,kamu akan menyesal mas , telah melakukan ini padaku.'' rutuk erlita sebelum ia pergi meninggalkan tempat itu.
'' kamu ,kamu yang akan menyesal seumur hidupmu , karena telah bermain dengan seorang Rio.'' sinis rio pada wanita ***** itu.
brakkkkkkkk!!!
erlita menutup kasar pintu kamar rio.
lalu pergi.
sementara rio menelungkup kan wajahnya disamping bed.
" whuaaaaaa'' teriak rio dikamar nya.
tanpa sadar ia telah melakukan kesalahan dengan wanita *****itu.
''brengsek kamu er...'' rio memukul tepi ranjang hotel dan memaki erlita.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..haii..haii..
aku datang lagi , nihh... jangan lupa yang selalu tinggalkan jejak komentar,like,vote , rate nya..🙏🙏🙏
__ADS_1