
DIDALAM KAMAR
Bu Kristal tampak kesal didalam kamar nya.
beliau tampak rapi dengan baju dan dandanan yang super glamour.
krett...
pintu kamar terbuka .
'' Mama mau kemana ,rapi bener.'' celetuk pak wijaya didepan pintu kamar.
'' papa mau tahu aja,ini urusan perempuan.''ketus bu kristal sambil berlalu pergi.
'' ma,tunggu ma." tahan pak wijaya.
tapi bu kristal udah keluar dari kamar.
pak wijaya hanya mengedikan bahunya.
****
DITEMPAT MAKAN
Bu Kristal tersenyum sendiri sambil menunggu kedatangan temannya dan anak gadisnya.
'' kok mereka masih lama yach.'' bu kristal agak sedikit gusar.
tak lama terlihat seorang wanita yang modis dan cantik.
kira-kira 49 tahun an .
''pagi jeng .'' sapa wanita itu pada Bu Kristal.
'' ehh ,kalian udah datang,ayo silahkan duduk.'' bu Kristal mempersilahkan mereka berdua duduk.
'' iya makasih jeng,oh ya ,ini Karin anak saya,kenalkan.'' ucap bu Silvi.
'' haloo karin,apa kabar.'' sapa bu Kristal.
'' hallo tante.'' karin menyalami bu kristal mereka cipika-cipiki.
'' hemmm,kamu cantik sekali,sayangnya...,bukan jadi mantu tante.'' puji bu Kristal membuat Karin memerah.
'' Tante bisa aja.''karin tersenyum kecil.
''ohh ya, kalian mau minum apa,tante udah pesan minum barusan'' terang bu kristal.
'' ehmmm ,biar kita pesan sendiri aja.'' ucap Karin ramah.
bu Kristal sangatlah senang bisa bertemu dengan temannya beserta anak gadisnya.
tapi tiba-tiba beliau murung.
'' Tan,tante gak apa-apa.'' celetuk karin mengagetkan bu kristal yang daritadi diam saja.
'' ohh,aku gak apa-apa rin, tante cuma kepikiran anak tante aja.'' ucap beliau dengan raut wajah yang kecewa .
'' loh, memangnya anak tante kenapa.'' tanya Karin penasaran.
'' emm, gak apa-apa,besok-besok tante ceritain.'' bu kristal mengulum senyum tipis.
'' ohh gitu,yaudah ,kita makan yuk.'' ajak karin.
'' iya ,kita udah lama duduk belum pesan makanan .'' timpal bu silvi sembari mengambil buku menu.
'' iyaa,iya , tentu, mari kita pesan makanan.'' bu kristal mengangguk setuju.
mereka memesan makanan dan minuman , sementara itu mereka asyik ngobrol dan bercanda.
'' Karin udah punya pacar .'' tiba-tiba bu Kristal membuka pertanyaan yang cukup membuat Karin dan ibunya kaget.
'' mmmm,pacar? Karin belum pernah pacaran tan, lagian karin masih fokus sama karir Karin tan.'' sahut Karin sambil memainkan ponselnya.
'' ohhh, gitu , baguslah.'' bu Kristal tersenyum manis.
'' kamu memang wanita hebat .
'' bangga sekali yang jadi calon suamimu kelak.'' puji bu Kristal.
'' permisi.'' tiba-tiba saja sang waiters membuat mereka menghentikan obrolan mereka sejenak.
''ohh iya ,makasih.'' ucap Karin dan ibunya.
lalu,
__ADS_1
sang waiters pun pergi meninggalkan mereka bertiga.
'' wahh,ini pasti makanan nya enak banget , tante udah lama gak jajan diluar kayak gini .'' bu kristal terlihat girang.
karena udah setengah abad kira-kira beliau udah gak jajan diluar kayak gitu ,makan sesuka hati,gak ada yang larang ini itu.
padahal ,gula darah dan kolesterol nya bisa naik kalau makan sembarangan.
'' hemmm,makanya sering-sering nongkrong bareng kita dong jeng , jadi bisa makan sesuka hati jeng.'' goda bu silvi.
'' ahh ,jeng bisa aja.'' bu kristal terlihat memerah.
****
KANTOR RIO
'' mama tuh apa-apaan sih ,pakai ngenal-ngenalin aku segala sama anak temannya,kurang kerjaan banget.'' gerutu rio didalam ruangan nya.
tok..tok..
tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk pintu ruangannya.
'' masuk .'' sahut rio datar.
'' bos .'' tiba-tiba ricko sudah berdiri didepan pintu.
'' kamu rick,ada apa.'' ucap rio dengan ekspresi yang lesu dan kusut.
'' ehmmm,ada pak albert didepan.'' ucap ricko agak berat.
'' albert ? tumben,ada apa.'' rio mengangkat alisnya.
'' gak tahu bos.'' sahut ricko pasrah.
'' yasudah , suruh beliau nunggu diruang meeting.'' tegas rio.
'' baik bos .'' ricko undur diri dari ruangan rio.
'' tumben albert kesini ,gak ngabari aku dulu lagi.'' rio melonggar kan sedikit dasinya .
*****
''Tante,ini udah sore,kita pulang yuk.'' ajak karin pada bu kristal.
'' ya nih,gak terasa yah,kita udah seharian penuh berkutat dengan jalanan.'' ucap bu Kristal tersenyum puas .
makasih loh jeng ,udah traktir kita.'' ucap bu silvi setengah memuji bu kristal.
'' iya , sama-sama , besok gantian loh,aku yang ditraktir.'' tegas bu Kristal tersenyum nakal.
''iyaa tentu ,atur saja waktunya.''bu silvi tersenyum garing.
*****
" pak albert ada apa.'' tanya rio basa basi.
albert mengernyitkan alisnya.
tanpa mengeluarkan sepatah katapun sebuah bogem mentah melayang dipipi rio.
bugggg!!!!
'' apa...''
buggggg!!!bugggg!!!
belum sempat rio berbicara sebuah pukulan bertubi-tubi melayang dipipi rio lagi.
''arghhh'' rio meringis kesakitan menahan nyeri di pipi dan pelipisnya.
'' albert ,kurang ajar kamu,apa maksud nya ini.'' rio meringis memegangi pelipisnya.
menatap marah pada pak albert.
'' saya bisa tuntut kamu .'' rio memaki albert.
'' justru anda yang kurang ajar pak rio. anda sangat picik .'' bentak pak albert.
''apa maksud bapak,justru anda yang kurang ajar, udah mukul -mukul orang sembarangan .'' rio melotot kearah pak albert.
'' itu belum seberapa dibanding dengan apa yang sudah pak rio lakukan pada erlita , istri saya.'' tekan pak albert dengan ekspresi kesal.
'' omong kosong macam apa ini,apa hubungannya aku sama erlita.'' maki rio mendorong tubuh albert.
brakkkkkkkk..
__ADS_1
tiba-tiba terjadi baku hantam antara pak rio dan albert.
namun,
ricko Yang mendengar kegaduhan di diruang meeting langsung bergegas menghampiri mereka.
'' heii.. tunggu,apa-apaan ini , kok kalian malah berantem gini.'' tahan ricko melerai rio yang hendak memukul albert.
''bos ,ada apa ini .'' tanya ricko penasaran seraya menjauhkan tubuh rio dari albert.
'' jangan ikut campur kamu rick,ini urusan laki-laki.'' ucap rio tampak kesal.
''bos,bos tunggu,jangan main pukul gini,nanti bos bisa masuk penjara.'' tegas ricko.
'' ricko,apa kamu gak lihat,bibirku robek gara-gara laki-laki itu.'' kesal rio.
''seharusnya jika kamu bilang seperti itu bukan pada ku tapi pada dia.'' rio menuding pak albert.
'' saya bisa tuntut kamu.'' ancam rio menampakan amarah.
'' saya tidak akan membuat bibir mu robek jika saja anda tidak membuat erlita, istri saya hamil!!! '' pak albert
meninggikan suaranya.
deggggggg!!!!
seketika ricko dan rio terdiam sejenak.
*****
KONTRAKAN AKILA
hari ini aKila pulang lebih awal .
karena ada janji makan malam dengan rio,tunangannya.
Dengan susah payah ia memasak masakan kesukaan rio.
sepulang kerja tadi ia membeli semua bahan makanan disupermarket .
''humm,semua udah beres.'' ucap akila seraya tersenyum dan memasukan semua bahan makanan ke dalam lemari pendingin.
cling...
sebuah pesan masuk keponselnya.
[ say.. lagi apa aku kangen , udah gak sabar pengin peluk kamu nich.]
akila menatap layar ponselnya dengan senyuman yang mengembang dibibir nya.
'' dasar gombal.'' akila mengacuhkan pesan rio.
kemudian dia kembali melanjutkan meracik semua bahan makanan yang akan diolah buat nanti malam.
*****
rio pulang dengan menaiki mobilnya .
'' shitt!! ''rio menghantam setir mobilnya.
dermmmm....
mobilpun melaju kencang.
beberapa menit kemudian,
ia telah sampai di rumah nya.
tittt.....
pintu gerbang rumah riopun terbuka secara otomatis.
ia masuk kedalam kamarnya.
saat akan melangkah kedalam kamarnya ia bertemu ibunya.
'' udah pulang kamu io..'' tanya bu Kristal menatap wajah rio.
'' ya ampun , kenapa dengan wajah mu.'' bu Kristal mengamati wajah rio lebih dekat.
'' ihh ,bukan apa-apa ,hanya cedera kecil tadi ,udah ah,jangan lebay.'' rio menepis tangan bu Kristal ,lalu melangkah kan kaki kedalam kamarnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
haii..haii.. selamat membaca semoga suka🤗🤗🤗🤗