
pagi menjelang....
terdengar ketukan dari luar villa .
bram terbangun dari tidurnya ,ia membuka pintu perlahan.
'' maaf mas,saya mau antar sarapan.'' ucap penjaga villa pada bram.
'' ohh ,iya bang,makasih.'' bram tersenyum ramah .
kemudian penjaga itupun pamit.
'' bang ..'' tahan bram pada penjaga villa itu.
''iya mas.'' ucap penjaga villa itu seraya mendekat.
'' sarapan untuk teman-teman saya bisa sekalian diantar kesini aja .'' ucap bram.
'' boleh,boleh.. '' penjaga villa pun mengikuti ucapan bram.
ia pun pergi dan mengambil beberapa sarapan untuk rio,meylia serta ricko.
''rick,bangun rick .'' seru bram dari luar kamar ricko dan meylia.
kebetulan villa yang ditempati oleh bram berdekatan dengan villa yang ditempati oleh meylia dan ricko.
hanya disekat oleh tembok keliling saja.
sebenarnya bram mau-mau aja satu villa dengan mereka tapi ricko dan meylia merasa tak enak jika harus jadi satu sama si bos.
'' pak bram..'' ricko mengucek mata nya karena baru saja bangun dari tidur.
bram langsung menyodorkan nampan berisi makanan dan kopi serta teh hijau.
'' lohh repot-repot amat bos .'' Ricko merasa tak enak hati pada bram,karena udah repot-repot antar sarapan kekamar nya.
ricko cengengesan.
'' tak apa,sekali-kali.'' bram tersenyum tipis.
'' ya udah ,ini sekalian buat pak rio nanti kamu kasih kan ya ,aku mau mandi dulu.'' ucap bram seraya menaruh satu nampan lagi didekat ricko.
'' baik bos , makasih ya.'' ricko tersenyum hangat.
''its okay rick.'' bram pun berlalu pergi dari hadapan ricko.
*****
''baik ,karena kita udah sampai ,kita berpisah disini aja ya.'' ucap rio pada yang lainnya.
'' oke ,oke, kalian hati-hati juga ya.'' ucap bram dari atas mobil.
mereka semua kembali masuk kedalam mobil.
bram pun memutar arah mobilnya.
sementara rio masih ada urusan jadi,ia belum mau pulang kerumah.
ricko dan meylia satu mobil.
mereka satu arah ,jadi ricko mengantar meylia ke kosnya , sebelum esok pagi ia kembali keluar kota lagi .
meylia segera turun dari mobil ricko.
'' aku turun ya mas,makasih loh udah antar aku.'' ucap meylia lembut.
ricko hanya tersenyum tipis.
'' bentar dong.''ricko meraih tangan meylia,dan menariknya kedalam pelukannya.
sejujurnya ricko masih mau menikmati hari-hari bersama meylia tapi,mau gimana lagi .
sekarang meylia udah dipindah tugaskan diluar daerah jadi,mereka berdua jarang bertemu .
ya,hanya sesekali saja mereka bisa meluangkan waktu untuk sekedar melepas rindu satu sama lain.
ricko menghela napas.
'' apa kita gak bisa lebih lama lagi mey , bersama kaya gini.'' ucap ricko disela pelukannya.
meylia hanya tersenyum kecil.
''mas,kita kan bisa ketemu lagi lain waktu.Atau nanti kalau kamu ada waktu bisa samperin aku kesana.'' meylia mendongak menatap wajah ricko.
ricko hanya menghela napas.
'' ya sudah,mau gimana lagi emang itu udah jadi resiko cinta satu bos.'' kekeh ricko sambil mengusap lembut pipi meylia.
untuk sesaat mereka saling bertemu pandang.
ricko mengecup kening meylia.
cuppp..
mereka terlihat begitu mesra dan hangat.
tiba-tiba saja ricko meraih bibir meylia.
semua mengalir begitu saja , tenang,nyaman dan damai.
keduanya hanyut dalam buaian asmara.
hingga mereka sampai lupa diri jika mereka saat ini berada di tepi jalan yang lumayan ramai.
'' mas,kita udahin ya.'' bisik meylia pada ricko.
hingga ricko segera mengakhiri semuanya.
meylia segera merapikan rambut dan bajunya yang acak-acakan.
'' maaf mey...'' ricko merasa bersalah atas apa yang terjadi barusan .
'' ya udah aku turun , kamu hati-hati ya.'' ucap meylia.
__ADS_1
'' iya mey,aku akan langsung ke kantor ambil berkas habis itu pulang istirahat.'' ucap ricko tersenyum.
'' iya ,besok aku akan berangkat pagi hari jam 07 dari sini.'' terang meylia
*****
akila masih terjaga dari tidurnya.
ia malam ini tak bisa tidur.
entah apa yang mengganggu pikirannya kali ini.
cling...
tiba-tiba pesan masuk di ponsel akila.
nomor tak dikenal
( akila ,aku masih ingin bicara banyak dengan mu,besok bisakah kita ketemu.)
dari nada chatnya akila sudah paham siapa pengirim chat tersebut.
akila menghela napasnya.
( okeee...,besok kita ketemu, nanti aku kasih tahu tempat nya.)
( thanks akila.)
( sama-sama)
akila memasang wajah datar ,ia bersiap-siap untuk tidur.
waktu menunjukan pukul setengah 1 dini hari.
akila menatap langit-langit kamarnya.
tanpa sadar ia terlelap.
*****
'' akila...'' seru seseorang dari luar kamar akila.
membuat akila terbangun seketika.
''ckkk.'' keluh akila dengan wajah cemberut.
ia langsung bangkit dan berjalan membuka pintu kamarnya.
diikat nya rambut nya secara asal-asalan.
'' tan...'' akila begitu terkejut melihat siapa yang ada didepan nya kali ini.
'' akila,kamu siap-siap ya ,kita akan bertemu dengan seseorang.'' ucap erna datar.
'' siapa tan.. pagi-pagi gini.'' akila merasa aneh dengan perkataan erna.
tamu? tamu siapa pikirnya , masih pagi juga kan,mana ada tamu penting sepagi ini ngajak ketemuan.
akila termenung memikirkan perihal barusan.
''i..iya tan ,aku denger kok.'' sahut akila nyengir kuda.
'' yasudah,kamu siap-siap,aku mau telepon orang nya dulu.'' ucap erna sambil berlalu.
'' iya tan..'' akila mengerucutkan bibirnya.
ia takut dan kepikiran soal ucapan erna.
Dengan malas ia meraih handuk lalu pergi ke kamar mandi.
klekkk....
terdengar suara anak kunci diputar oleh akila.
dalam guyuran air kran ia berdiri seraya memejamkan matanya.
dipijatnya rambut dan kepala nya perlahan.
sangat rileks,ya setidaknya itu membuat isi kepalanya dingin untuk sesaat.
sepagi ini ,ia dikejutkan dengan kejadian yang membuat moodnya turun.
bagaimana tidak.
baru juga bangun tidur , langsung berurusan dengan erna.
huhh!!!
akila mendengus sesekali.
ia meraih sabun cair dan mengusap ke badannya dengan puff.
tiba-tiba teringat akan ucapan seseorang .
segeralah ia bergegas mempercepat menggosok badan nya dan mengguyur nya secepat mungkin.
selesai mandi akila langsung mengecek ponselnya.
ia mengirim pesan pada seseorang.
setelah beberapa saat kembali terdengar suara ketukan pintu.
akila tak menggubris nya.
biarkan saja , pikirnya.
lagipula gak sabaran banget baru juga selesai mandi udah digedor-gedor kaya maling .
akila menggerutu
andai saja ia bisa keluar dari tempat ini.
mungkin semua akan baik-baik saja.
__ADS_1
ia tak perlu berpakaian seksi mengundang syahwat bagi siapapun
yang melihatnya.
'' akila..'' rupanya sipengetukk pintu tak mau menyerah begitu saja.
ia tetap mengetuk pintu sampai akila membukanya.
'' iya..iya..'' akila berlari kecil kearah pintu.
'' tannn..aku belum beres .'' akila melongok keluar pintu hanya kepalanya saja yang terlihat .
erna yang melihat itupun menatap akila dengan heran.
'' kamu belum pakai baju..'' erna mengerutkan keningnya.
'' belum tan..agak lama tadi dikamar mandinya.'' hanya alasan saja sejujurnya.
erna menggeleng pelan.
'' duhh!! ,kita gak punya waktu banyak akila '' erna sedikit meninggikan suaranya .
akila langsung berlari masuk kedalam kamar lagi tanpa mempedulikan kata-katanya.
'' dasar nenek Lampir! bawel! pengin aku hapus aja dari dunia ini rasanya.'' akila memaki erna dalam hati.
kalau bukan karena ia sayang dengan nyawanya,mana mungkin ia akan bertahan ditempat ini . ditempat nista ini.
''ayah..ibu...'' tiba-tiba akila teringat akan kedua orangtuanya yang ada di desa .
gimana kabarnya mereka , sudah berapa lama,hampir 2 tahun lebih dia tak pernah berkunjung kerumah orang tuanya.
tiba-tiba terasa cairan hangat menetes di pipi akila.
tok....tok...
suara ketukan pintu kembali terdengar .
akila tak mau ambil resiko dia langsung membuka pintu kamarnya.
erna memandangi akila dari bawah sampai atas rambut.
terlihat akila memakai dress ungu dan sedikit memoles wajah nya dengan bedak,lipstik merah supaya tak terlihat pucat.
'' kenapa tan..'' akila merasa ada yang salah , karena erna tak henti-hentinya memandangi dirinya.
'' gak apa-apa ,buruan.''erna melangkahkan kakinya,akila hanya mengikuti saja kemana wanita itu pergi.
terlihat dua bodyguard erna menunggu didepan pintu.
'' kita pergi sekarang.'' ucap erna pada anak buahnya.
'' baik bos.'' erna memakai kacamata hitam nya lalu masuk kedalam mobil
diikuti akila .
akila menatap sekeliling.
dalam hati nya ia bertanya kemana erna dan anak buahnya akan membawa dirinya pergi.
tapi ,akila tak mau banyak bicara takut salah.
lebih baik ia diam dan mengikuti saja kemana mobil itu berhenti.
akila menyenderkan punggungnya .
sesekali ia melirik kearah jalanan.
jalanan yang terlihat cukup macet.
tak sengaja ia dikejutkan dengan pemandangan seorang wanita yang sangat ia kenal sedang menyebrang jalan menyeret sebuah koper.
akila seketika sadar jika itu adalah wanita yang selama ini ia cari.
'' berhenti!! .'' ucap akila seketika membuat anak buah erna menginjak rem secara tiba-tiba
'' akila ,kamu apa-apaan si,jadi ngerem mendadak gini kan..'' erna memegang jidatnya yang tak sengaja menabrak jok mobil .
'' maaf..maaf ,tan..''pandangan akila masih tertuju pada jalan.
sial!!
wanita itu telah masuk kedalam bis.
akila menghela napas panjang .
'' akila,kamu ini kenapa.'' tanya erna lagi menunjukkan wajah kesal.
''gak apa-apa tan..tadi aku pikir aku lihat seseorang yang aku kenal tapi , ternyata aku salah lihat .'' Terang akila.
'' masa sih.'' erna menampakkan raut wajah aneh saat mendengar ucapan akila barusan.
'' Tante kenapa.'' akila menatap erna dengan tatapan aneh
'' gak apa-apa,ayo bro jalan lagi .'' ucap erna memotong pembicaraan akila.
akila merasa ada yang aneh dengan erna.
tapi, ia tak mau ambil pusing.
mobil kembali melaju.
akila masih memikirkan perihal tadi.
tapi ,ia tetap berusaha terlihat seperti biasa saja didepan erna dan yang lain.
akila tak mau membuat erna bertanya-tanya lebih banyak.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
haiii...haii..happy reading dan jangan lupa tinggalkan jejak ya genk.😘😘