
'' makasih loh untuk hari ini.'' ucap bryan pada akila.
''hmmm.'' ucap akila yang masih malu-malu karena barusan ia begitu nakal.
'' kamu malu.'' ucap bryan sedikit menaikkan alisnya.
'' ihh,apaan si.'' akila mencubit perut bryan.
'' gak nyangka aja , seorang akila,tunangan rio pewaris wijaya group ,bisa berubah jadi seagresif malam ini.'' goda bryan.
'' ahhh ,tau ah.'' akila terlihat kesal karena ucapan bryan barusan.
" eits!! jangan marah-marah gitu lah,gak baik untuk kesehatan kulit.'' ucap bryan sedikit menggoda.
'' hmmmm ,whatever.'' akila bangkit dari duduknya.
'' mau kemana kamu.'' bryan menahan tangan akila.
'' mau bersih-bersih.'' ucap akila menatap bryan lurus.
''ohh , okay.'' bryan tersenyum tipis.
akila berlalu pergi dari hadapan bryan.
****
KAMAR RIO
'' mama apaan si , bahas karin , karin,karin mulu bikin jenuh aja.''kesal rio sembari membanting gulingnya.
cling...
[ bos , malam ini ada acara gak , masih sore ,yuk keluar.]
[ kemana]
[ clubbing.]
[ kebetulan tuh,ayok....]
[oke,,OTW.]
*****
'' rick,kamu tahu gak, apa yang membuat wanita bersikap aneh ,apa mungkin dia ada main dibelakang.'' ucap rio.
ditengah keramaian orang yang sedang asyik berjoget mengikuti alunan musik disco .
seraya menyemburkan sedikit minumannya .
'' hmmm ,maybe.'' sahut ricko singkat.
rio langsung mendongakkan wajahnya .
'' maybe? , jawaban macam apa itu.'' bentak rio.
'' hmmm,bos ,aku kan gak tahu soal wanita,pacaran aja gak pernah.
ditolak iya.'' ucap ricko kesal.
'' hahaa.'' rio terkekeh kecil.
''hmmm ngeledek kan...'' ricko menaikkan alisnya.
'' iya , makanya jangan jomblo terus dong.
biar tahu rasanya kaya apa pacaran itu.'' ucap rio
'' tahu ah , bukannya ngedoain ,malah ngeledek ,hufttt!!'' ricko mengerucutkan bibirnya.
rio hanya tersenyum nakal seraya menahan limbung dikepalanya.
ia tertunduk dimeja sambil menelungkupkan kepalanya.
ricko mengedikan bahunya.
'' bos,kita pulang yuk.'' ajak ricko
mencoba mengecek kondisi rio .
'' hmmm.'' rio tak menjawab ucapan ricko melainkan tidur.
'' hufft,lagu lama!'' ricko mendesis pelan dan mengangkat tubuh rio serta membawanya kedalam mobil.
'' terpaksa harus nitip mobil disini dulu kalau kayak gini.'' lirih ricko kesal dan mendudukan rio dijok mobil.
ia langsung duduk didepan kemudi.
ricko menyalakan mesin mobilnya.
'' si bos, nyusahin aja si.'' kesal ricko.
melajukan mobilnya.
*****
23:00
'' aku pulang ke rumah ya.'' ucap bryan.
'' hmmm, gak nginep nih...'' tawar akila tersenyum kecil.
'' iyaa...mau si , tapi aku besok harus berangkat gasik.'' ucap bryan.
'' ohh,ada meeting ?.'' akila mengernyit.
'' iya ,aku pulang ya.''ucap bryan meraih jemari akila dan mengecup nya.
'' hmmm,aku masih kangen tahu pak.'' ucap akila setengah kesal.
'' udah ah,besok juga ketemu kan.'' ucap bryan sedikit menaikkan alisnya
'' iya..iya..'' akila terlihat jutek.
'' yaudah bye,aku pulang.'' pamit bryan.
akila mengantar kepergian bryan sampai depan rumah.
tak lama ia pun masuk karena bryan sudah berada didalam mobilnya.
lagipula , diluar sangat dingin,dan akila hanya mengenakan dress tipis.
__ADS_1
brakkk ..
akila menghempaskan tubuhnya diatas bed.
ia menatap langit-langit kamarnya.
'' perasaan macam apa ini.'' lirih akila.
ada rasa kecewa sejujurnya, tapi akila lebih memilih untuk memendam nya dan meringkuk di kamarnya.
kenapa bryan mesti pergi meninggalkannya ketika ia masih ingin berdua-duaan.
akila memejamkan matanya dengan kasar.
*****
KEESOKAN HARINYA
akila terbangun dari tidurnya dan segera menyibakkan selimut nya.
ia mengikat rambut nya asal.
ia menyalakan kompor gas dan menaruh teko diatas nya.
seraya menunggu air matang ia mencuci mukanya dengan foam.
''huftt!'' akila menyeka wajahnya.
lama ia berdiri didepan cermin .
ia merenung sejenak.
entah kenapa pagi ini ia begitu badmood.
tiba-tiba saja jadi teringat akan peristiwa beberapa tahun.
dimana ia harus kehilangan kesucian nya karena ulah bram.
ia menggigit bibirnya.
nguing.....!!!!!
terdengar suara siulan dari ceret pertanda air sudah mendidih.
akila langsung terkesiap kaget dan langsung berlari kearah dapur .
dugggg!!!!
''auhhhh!!!'' akila meringis kesakitan.
naas, jempol akila terantuk kaki meja yang ada didepan kamarnya.
''auhhh!!!'' akila mengelus jempol kaki nya dan sesekali meniup-niupnya.
sstttttt!!!!
terdengar suara rintihan nya menahan perih dan nyut-nyutan di jempol kaki nya.
dengan langkah terseok-seok ia berjalan kedapur.
'' duhhh apes banget pagi-pagi ,segala kaki meja di tabrak.'' omel akila pada dirinya.
tangannya sibuk menuang air ke termos.
terdengar suara ponselnya bergetar
bryan
[ akila ,udah bangun?]
akila tak menggubris nya ,ia sibuk menuang coklat kedalam gelas dan menyeduhnya dengan air panas yang baru saja ia masak.
ia duduk didepan jendela,tumben sekali ia bangun lebih awal ,biasanya ia akan lebih memilih untuk bangun mepet dan bermalas-malasan.
tapi tidak untuk pagi ini.
ia ingin bangun lebih pagi dan bersantai sejenak sebelum berangkat kerja.
cling....
tiba-tiba ponselnya bergetar lagi
akila meraih ponsel itu.
*bryan*
[ akila]
akila menatap layar ponselnya.
tanpa membalas chat dari bryan.
ia menghembuskan napas kesal.
dan menaruh lagi ponselnya.
srupp...srupppp...
terdengar ia menyesap cokelat hangatnya.
waktu berjalan begitu cepat tak terasa sudah pukul 6:30 .
akila bangkit dan beranjak ke kamar mandi.
selesai mandi ia langsung mengenakan seragamnya,rok span diatas lutut,dan blazer warna abu-abu dengan inner warna blush.
ia mengikat rambutnya sedikit di bagian atas.
setelah selesai ia meraih lipmatte warna nude.
sesuai dengan suasana hatinya .
tak lama ia pun segera meraih tas dan mengunci kamarnya.
diliriknya arloji di tangan.
setelah itu ia tampak menelepon seseorang.
mungkin taxi online atau sejenisnya.
benar saja ,
__ADS_1
beberapa menit kemudian,
sebuah taxi berhenti didepan pintu gerbang kontrakan akila.
tinn..tinnnn..
akila segera bangkit dan menghampiri taxi itu.
beberapa menit kemudian,
taxi itu pun melaju perlahan meninggalkan tempat itu.
******
DI KANTOR BRYAN
tak seperti biasanya akila langsung masuk ke ruangan nya biasanya ia akan mampir sebentar ke ruang bryan tapi tidak untuk hari ini.
'' pagi mba akila ''sapa staff yang lain.
'' pagi juga kalian.'' sahut akila seraya menundukkan kepalanya .
ia berjalan menuju ruangan kerjanya.
melewati ruangan yang masih sepi karena masih pagi.
srettt....
tiba-tiba tangan yang halus dan sedikit berbulu itu meraih lengan akila.
akila terkejut dibuatnya.
'' akila...'' ucap bryan menatap akila.
akila terdiam ,ia memalingkan wajahnya.
'' kamu marah? '' tanya bryan berkerut.
'' gak,siapa yang marah.'' elak akila menepis tangan bryan
'' kalau gak marah kenapa chat aku gak dibalas.'' tegas bryan
'' sudah lah pak,masih pagi jangan bikin badmood.'' akila beranjak masuk kedalam ruangannya.
bryan mengekorinya karena ia ingin minta penjelasan akila.
'' akila..'' tahan bryan.
'' pak..., lepaskan.'' tegas akila.
membuat bryan mengernyitkan dahinya.
terdengar suara langkah kaki dari luar menuju ruangan itu.
bryan segera ambil tindakan.
ia berlari kearah gudang,karena tak mau keberadaan nya diketahui oleh anak-anak .
akila terdiam sejenak.
''pagi akila .'' sapa Cristin tersenyum.
'' p-pagi juga Cris..,'' sahut akila terlihat tegang.
'' kok kamu tegang banget,kenapa.'' Cristin menatap wajah akila penuh tanya.
'' gak ,gak apa-apa kok.'' akila berbohong.
'' ohh,aku ketoilet dulu deh.'' ucap Cristin.
''okee..oke...'' akila mengangguk -angguk.
akila menghembuskan napas panjang.
'' akila....'' ucap seseorang dari belakang akila dan memeluk nya.
"b-bapak apa-apaan.''akila melepas pelukan bryan.
'' jaga sikap ya pak..'' omel akila menuding wajah bryan
lalu berbalik badan.
''eitss.'' tangan bryan menarik lengan akila
'' tidak ada seorang pun yang berhak menyuruh ku.'' ucap bryan sombong.
'' apa maksud bapak.'' tegas akila.
'' shutt!!!'' bryan mengatupkan telunjuk nya dibibir akila .
seketika akila terdiam .
mereka saling tatap .
entah siapa yang memulai mereka saling menempel kan bibirnya satu sama lain.
cuppp...cuppp....
suara itu terdengar sangat jelas,saling bersahutan .
keduanya larut.
namun,
''p-pa...k,lepaskan,aku gak mau ada yang lihat kita seperti ini.'' akila melepas pagutannya.
bryan tak bersuara,matanya memerah menahan hasrat yang membara pagi ini.
'' iya ,sorry.'' bryan melepas dekapannya.
keduanya saling menjauhkan badannya satu sama lain.
'' aku pergi.'' pamit bryan menggaruk kepalanya.
akila hanya mematung disana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..hai... tinggal kan jejak ya gaes..🙏🙏❤️❤️❤️