
akila keluar dari ruangan bram,ia berjalan kearah counternya.
sesampainya di counter akila tersenyum sendiri mengingat kembali kejadian barusan ," ihh dasar bram mesum ,gak habis pikir aku sama tingkah nya " batin aKila
"mbaa," panggil Aditya dari belakang akila
"iyaa mas,kenapa ? " ucap aKila
"mba akila dipanggil oleh pak Yanuar" akila melotot dengan ucapan Aditya barusan.
" pak Yanuar? aku,kok bisa ,aku dipanggil pak Yanuar " Aditya menggeleng dan mengedikan bahunya.
"gak tahu mba ,aku cuma dititipi pesan aja sama beliau " ucap Aditya tersenyum.
"ohhh, yaudah , sekarang apa kapan? " akila menatap aditya .
"iyaa sekarang mba,buruan " ucap aditya
"ohh.." akila merasa janggal,"kenapa pak Yanuar memanggil aku ya, apa ,ada hubungannya sama aku dan bram ya " akila bergumam sendiri.
"mbaa..mba..." Aditya membuyarkan lamunan aKila.
"ohh ya mas,aku ketemu sama bapak yanuar dulu ya ," akila beranjak pergi dan menaiki anak tangga menuju lantai 8 .
ia berjalan dengan sangat hati-hati dan penuh perasaan was-was
kalau-kalau apa yang dipikirkan itu terjadi .
setelah berjalan cukup jauh, akhirnya ia sampai juga di depan pintu ruangan FLOOR MANAGER .
dag dig dug jantung akila berpacu semakin kencang.
ia merasa ragu untuk melangkahkan kakinya masuk .
"duhh...aku masuk gak ya " akila memegang ujung roknya .
saat ia sedang gugup tiba-tiba pintu dibuka oleh pak yanuar.
"lohh...akila ,kok kamu berdiri aja disitu,ayo masuk kedalam "ucap pak Yanuar
"i- iya pak ," akila menuruti saja
kata-kata pak yanuar.
dengan langkah malu-malu ia masuk keruangan pak yanuar.
ia berdiri didepan pintu.
degg....
mata akila terbelalak ketika melihat bram juga ternyata ada disitu.
"astaghfirullah !! ada apa ini " mata akila membulat.
"silahkan duduk akila " ucap pak Yanuar
"iya pak "akila melirik kearah bram lalu duduk dikursi yang ditunjuk pak Yanuar.
setelah akila duduk ,pak yanuar membuka pembicaraan.
"maaf akila ,pak bram, saya menyuruh kalian menemui saya saat ini , sebenarnya ,ada yang ingin saya bicarakan mengenai kalian berdua ,perihal ....." pak Yanuar berhenti sejenak .
"perihal apa pak " ucap akila .
" hemmm..apa benar,kalian punya hubungan khusus.
dalam artian mungkin kalian pacaran atau tunangan." ucap pak Yanuar.
"iya memang benar, akila tunangan saya pak " bram menyela pembicaraan.
"ohh..jadi benar berita itu ,kenapa kalian tak undang saya pada acara tunangan kalian ," pak Yanuar terkekeh.
''dan semuanya membicarakan kalian berdua , hingga saya penasaran.''terang pak yanuar.
"kita cuma syukuran aja,gak ada pesta apapun kok pak " ucap bram tersenyum.
__ADS_1
"ohh..ya udah , selamat atas pertunangan kalian ,semoga kalian bahagia dan cepat menikah ya " pak Yanuar memberi ucapan selamat.
"terima kasih pak," bram tersenyum .
"doakan semoga kita cepat menikah dan punya momongan " bram mengukir senyum.
akila tampak bahagia ,dalam hatinya berkata " ohh jadi begini ya jika kita punya calon suami yang punya jabatan dikantor ,pasti akan diperlakukan secara terhormat dan dimuliakan.
tak terasa akila tersenyum sendiri .
"emmm, sebenarnya ada beberapa yang ingin saya sampaikan pada Kalian, salah satunya minggu depan ,kantor kita akan mengadakan event dan pameran di taman kota dan GOR .satu minggu di taman kota dan satu minggu di GOR " ucap pak Yanuar .
''lalu apa yang bisa kita bantu pak ," bram tampak serius.
"saya minta ,pak bram dan akila ikut andil dalam pameran ini ya,saya pikir aKila bagus dalam melakukan promosi dan pemasaran produk ,dan selama ini saya lihat kinerja akila cukup bagus." puji pak Yanuar mengembangkan senyum.
"makasih pak " ucap akila tersenyum ramah.
"baiklah,saya rasa cukup , kalian boleh balik lagi ke tempat kerja kalian masing-masing,silahkan " pak yanuar menjabat akila dan bram.
"baiklah,kami permisi dulu pak " akila dan bram pamit undur diri.
akila dan bram keluar dari ruangan pak Yanuar ,ia tampak lega
bram dan akila saling beriringan menuruni anak tangga.
"babe..." bram menghentikan langkah akila.
"iyaa.."akila menatap bram " ada apa mas ? " akila mengangkat alisnya
"hmmm..aku senang , besok pas event kita bareng ".bram mengulum senyum.
"ee..iyaa mas,aku juga " akila tersenyum manis.
"Babe..kita nanti malam keluar yukk" ajak bram memegang tangan aKila
"mau kemana mas " akila menatap bram.
"kita makan , aku kangen makan bareng sama kamu " bram sedikit gombal.
"ohh..kamu mau kita kepuncak , boleh, Kita mau kesana kapan " ucap bram.
"besok akhir pekan mau gak " akila mengangkat alisnya.
"oke..fine..kita atur aja waktunya ,kita turun yukk ,takut ada bu Yola " bram mencibir akila .
"ihhh..ngarep banget ketemu sama bu Yola ,atau jangan-jangan kamu ,suka ya ,sama beliau " akila melirik kearah bram dan menyindir bram.
"ihh..apaan si , amit-amit jabang bayi,jangan sampai aku berurusan dengan tante ****** ,males ,ogah, " bram merutuki Bu Yola.
"udah,udah,ayo kita turun kerja ,buat beli mahar !! " akila menekan
kata-katanya.
"ihh... semangat bener bu, hahaha" bram menoel jidat akila
"ahhh.." akila meringis kesakitan.
"udah,ayo turun " bram menggandeng akila, mereka masuk keruang kerja masing-masing .
...----------------...
RUANGAN BRAM
"akila ,apa kau sudah selesai merekap laporan penjualan kamu " ucap bram lewat telepon.
"bentar lagi mas,ini tak akan lama ,paling kira-kira 15 menitan lagi selesai.
"ohh gitu,barusan aku ada telepon dari pak yanuar , beliau minta laporan penjualan per value ,nanti kalau udah selesai antar kesini ya ."
"oke pak bram,ditunggu " ucap akila sambil sesekali meledek bram dengan memanggil nya pak.
"hmmm..nakal ya, awas nanti malam aku mau minta ***** pokoknya , kemarin kamu masih hutang sama aku " bram membayangkan saat ber***** dengan akila .
"mas.. udah dulu ya,aku mau selesaikan laporanku dulu " akila membuyarkan lamunan bram.
__ADS_1
"i- iya babe.. aku tunggu nanti malam ,dan jangan lupa laporan nya juga aku tunggu hari ini sebelum istirahat." bram tersenyum puas sambil menutup teleponnya.
...----------------...
RUANGAN BRAM
tok..tok..tok..
Pintu diketuk dari luar
bram terkesiap.
"masuk " ucap bram sambil fokus pada layar komputer.
"mas.."ucap akila berdiri mematung didepan bram yang masih duduk .
bram melirik kearah paha mulus yang berdiri disampingnya.
"ehh..kamu babe ,aku pikir siapa " bram bangkit dari duduknya dan berdiri didepan akila.
"gimana , laporan nya udah ? " bram tampak serius.
"udah,nih " akila menyerahkan amplop biru berisi rekap penjualan.
"okee..aku cek ya ,nanti kalau udah sesuai aku serahkan pada pak yanuar." bram menatap angka -angka itu lalu meletakkan lagi kemeja.
"ya udah,aku pergi ya mas," pamit akila.
"eitss.. tunggu dulu babe " bram menahan tangan akila.
"apa mas, aku mau balik kecounter nih." akila melepas tangan bram.
"tunggu bentar,aku mau kita ...." bram tak melanjutkan kata-katanya.
ia langsung mengecup bibir aKila
"mas.." akila mendorong tubuh bram.
"babe..." bram merengek
"5 menit , aku janji 5 menit " bram memelas
"hufttt!! dasar , laki-laki ****m " akila mendengus kesal.
"sini babe " bram menarik akila kepojokan ruangan .
mata bram memerah menahan hasrat nya.
"mas.. sebenarnya aku lagi gak mood untuk itu ,plisss ngertiin aku " akila menyeringai.
"hmmm.. yasudah aku cuma minta kiss aja dehh " bram menatap akila,
jarinya membelai lembut bibir nya
akila terpejam.
bram mendekatkan bibirnya.
cuppp!!!!
bram mengecup bibir akila tanpa **********.
mata akila terbuka ,ia tampak heran dengan tingkah bram yang tak ******* bibirnya .
"bukankah dia mau minta kiss, kenapa gak jadi " batin aKila
"aku pikir ,aku tunda dulu saja permintaan aku untuk nanti malam , biar bayar hutang nya lebih impas "
bram tersenyum nakal.
"huhh!! " akila mendengus lalu pergi begitu saja .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1