SYAKILA

SYAKILA
102. BRENGSEK


__ADS_3

"akila ,itu teman kita udah datang."


ucap bryan pada akila sambil bangkit .


"mana ," kata akila penasaran ,seraya menoleh


"tuh , didepan pintu masuk,kita samperin yuukk.." ajak bryan


"okee.." akila mengekori bryan.


sampailah mereka di dekat pak yosep.


mereka saling menjabat tangan dan bersapa salam.


"ohh,kalian datang berdua ,rupanya." kata pak yosep tersenyum tipis.


"iyaa kita kebetulan aja ketemu dijalan." ucap bryan terkekeh.


"ohh,gitu,bentar lagi juga ada teman kita yang datang ,rekan bisnis kita ." ucap pak yosep tersenyum.


"ohh , benarkah." kata akila dan bryan secara bersamaan.


"mmmmm,iya ,paling bentar lagi mereka sampai." ucap pak yosep melirik kearah arlojinya.


"ohh,sembari kita menunggu mereka datang,bagaimana kalau kita makan dan minum ." tawar bryan ramah.


"ya ,tentu saja,itu ide bagus ."sahut pak yosep.


"mari ,kita cari tempat duduk." ucap bryan.


pak yosep melihat sekeliling .


matanya tertuju pada 2 orang yang baru datang kepesta .


"pak bryan, seperti nya teman kita baru saja tiba ." seru pak yosep.


"oh ya ? kebetulan banget." sahut bryan terkekeh pelan.


"biar saya panggil mereka kesini , kalian ambil minum ,dan cari tempat duduk." ucap pak yosep.


"baiklah," timpal bryan sambil berlalu pergi dan menggandeng tangan akila.


akila merasa canggung dengan sikap bryan.


"akila ,bantu aku bawa minuman yuk kemeja paling pojok ,kayaknya nyaman buat kita duduk-duduk."ucap bryan terlihat semangat.


"fine,aku ambil nampan dulu ya.." kata akila matanya tampak sibuk mencari benda pipih itu.


saat akila melangkah kan kakinya bram dan yang lain menghampiri bryan.


"hai bos.." sapa bram terlihat ramah dan bersahabat.


"wihhh..pak bram , kebetulan sekali kita ketemu disini ya."kekeh bryan.


saat mereka asyik ngobrol akila datang memanggil bryan.


"pak ,ayo kita pindah kesana aku udah persiapkan minumannya.


sontak bram yang mendengar suara wanita itu langsung menoleh kearah nya.


jeng..jeng...


"akila," betapa terkejutnya akila dan bram ketika mendapati diri mereka bertemu di tempat yang tak terduga itu.


"b..bram.? " bibir aKila bergetar hebat.


ia terlihat begitu ketakutan .


bryan melirik kearah akila .


ia tahu betul apa yang dipikirkan akila.


akhirnya ,ia menggengam tangan aKila didepan bram.


bram tampak kesal melihat nya.


''ohh,jadi kalian saling kenal rupanya." celetuk pak yosep .


"kenapa kita tak rayakan saja dengan minum dan makan." kekeh pak yosep.


bram yang mendengar ucapan pak yosep tersenyum.


"tentu,mari kita rayakan bersama acara reuni ini." bram mengulum senyum dan memegang pundak pak yosep mereka berjalan beriringan.


*


*


DIMEJA JAMUAN


mereka tampak asyik menyantap makanan, snack, dan cemilan ringan beserta beberapa gelas anggur.


akila dan bram tampak fokus pada pikiran masing-masing.

__ADS_1


bryan dan pak yosep tersenyum lebar entah apa yang mereka bicarakan .intinya mereka terlihat sangat intim.


tiba-tiba,


" pak bryan,akila ,kalian disini juga rupanya,aku pikir kalian gak datang kesini." kata bram tiba-tiba membuka obrolan.


bryan yang mendengar ucapan bram tersenyum.


"kita kan team,jadi kita datang,lagian kita gak datang itu rugi ,orang disini ada jamuan gratis kok ." jawab bryan tertawa kecil.


"yaa...ya.. tentu saja." bram tersenyum miring.


ia sesekali melirik kearah akila.


lirikan maut..


matanya bak mata elang yang siap menerkam mangsanya.


akila menundukan pandangan nya .


ia takut ,kalau harus bertatap mata dengan bram.


ingin sekali rasanya, aKila bangkit dan lari yang jauh dari hadapan bram ,jika tak ingat ada bryan dan yang lainnya.


lain dengan bram ,


ia ingin sekali rasanya menarik akila dari hadapan mereka dan segera melahap akila .


terang saja ,


ia begitu cantik hari ini.


batinnya bergumam sesekali.


bram mereguk segelas anggur nya.


dan melirik kearah akila lagi.


"pak bryan , kenapa saya tak mengajak wanitaku, jika kalian juga datang berdua." cibir bram terkekeh sambil meletakkan gelas anggurnya.


"hmmm,pak bram ,bisa aja ,apa mungkin saya carikan wanita yang cantik disini untuk anda gandeng ." bryan mencebik dan tersenyum kecil.


"haaa..ha.., sejujurnya jika saya harus membawa wanita ,saya akan berpikir, akan membawa wanita seperti sekretaris anda." ucap bram dengan nada menyindir dan melirik kearah akila.


"ohok,,ohokk.." sontak akila tersedak saat mendengar ocehan bram.


bryan dan bram sama-sama melirik kearah akila .


"ahh pak bram,anda bisa aja ." bryan menatap lurus bram dan tertawa.


"iya,akila,silahkan." kata bryan tersenyum.


akila langsung berjalan meninggalkan mereka.


matanya mencari letak toilet.


akhirnya , setelah menelusuri semua tempat ia menemukan juga toilet .


"huftt..dressku kena tumpah minuman lagi." akila berdecak kesal.


ia menyeka dress nya dan menyiprat-nyiprat dengan air.


matanya menatap lurus ke cermin.


"huftt,kenapa juga bram harus ada disini." ucap aKila setengah protes.


"laki-laki itu kenapa gak musnah aja dari bumi ini." akila menjambak ujung dress nya.


ia menyeringai menahan marah .


kemudian,


ada suara langkah kaki masuk , akhirnya akila menyudahi aktivitas nya.


ia pun keluar dari toilet .


"sayang,apa kamu begitu gerogi saat aku ada didepanmu." ucap seseorang yang ada dibelakang akila.


akila terkejut karena suara itu.


ia mencari sumber suara itu .


dan akila menoleh kebelakang.


"k..kamu? " akila menyilangkan tangannya dan berkata sangat lantang.


"iyaa,aku ." bram tampak tersenyum sinis.


"hmmm,mungkin kita itu masih berjodoh sehingga kita selalu dipertemukan di manapun kita


berada." bram tampak percaya diri


"hah, laki-laki ini tak tahu malu." celetuk akila dengan nada cibiran

__ADS_1


"memang aku tak tahu mau,dan itu karena kamu ,aku gila karena kamu." ucap bram tersenyum miring dan mendekati wajah aKila.


ia mencengkeram bahu akila.


"akila,kenapa kau harus datang dengan bryan? " ucap bram menatap lurus akila.


ia memperkuat cengkeramannya pada bahu akila .


"ahhhh..sakit , kenapa kamu lakukan itu." teriak aKila.


"ini,belum seberapa dibanding sakit hatiku yang melihat kedekatan kamu dan bryan."maki bram dengan sorot mata tajam.


ia menghempaskan akila ketembok.


brakkk...


"ahhh.." akila meringis kesakitan.


"akila ,aku gak mau lihat kamu dekat dengan laki-laki lain selain aku." teriak bram seperti kesetanan.


akila menunduk dan menggigit bibirnya.


"apa hak kamu ngelarang aku bram,kita itu udah lama putus dan berpisah. " mata akila melotot pada bram


"apa hak aku ,kamu bilang,aku cemburu ,aku gak rela kamu dekat dengan siapapun." bram menekan kata-katanya.


dan mencengkeram lagi bahu akila.


"tolong pergi dari hadapan aku,atau aku akan teriak."ancam akila pada bram.


ia menahan perih ditangan nya akibat cengkeraman bram.


"ckkkckkkk , silahkan saja kamu teriak , ruangan ini kedap suara . percuma ." mata bram melotot , bibirnya tersenyum miring.


kemudian,tangannya meremas bahu akila dan matanya merah seperti serigala yang akan siap memangsa .


akila mundur, tapi ,sialnya ia udah mentok ketembok.


"cihhhhh.. kenapa saat dengan laki-laki lain kamu terlihat sangat genit ,bikin aku nafsu aja." seringai mesum bram mulai muncul.


ia mulai mendekatkan bibirnya.


cuppp...


ia mengecup bibir akila.


tapi akila tak membuka mulutnya.


itu sukses membuat bram marah.


" buka bibir kamu sayang." bisik bram ditelinga akila sambil tangannya meremas **** akila.


"ahh,lepas ,dasar laki-laki mesum." akila memberontak dan ingin sekali rasanya melepaskan dirinya dari bram.


tapi bram kalah kuat dari akila.


cupp..cupp..cupp..


bibir bram menyentuh bibir aKila.


dan m******nya.


akila pasrah dengan bram ia mulai lemas karena usahanya untuk lepas dari bram sia-sia.


tangan bram menelusup ke dalam dress akila.


dan menyentuh belahan dibawah sana .


akila tak kuasa menahan itu karena bram sangat lihai memainkan peran nya.


ia terkapar lemas.


dan bram mendorong tubuh akila masuk kedalam gudang.


bram yang kesetanan ia membuka setengah celana nya dan langsung beraksi .


dengan lilitan tangannya dipinggul akila ia sukses membuat aKila mabuk.


perlahan bram menyingkap bagian bawah dress akila .


dan bram tampak menggoyang p*ngg*lnya.


adegan panas dan menggairahkan pun terjadi disana.


bram tersenyum nakal dan puas .


akila menitikkan air matanya.


"brengsek kamu bram." ucap aKila sambil menggigit bibirnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


tinggalkan jejak like, komentar,dan rate ya gaess..🙏🙏🙏


__ADS_2