
arga menatap akila penuh dengan tatapan aneh.
akila menunduk.
"sebaik nya kamu pakai bajumu dulu,aku tunggu diluar." ucap aKila lembut.
ia berpaling dan hendak pergi.
sretttt....
tangan arga menarik lengan akila.
"akila .." ucap arga menatap akila , tatapan yang penuh erotis.
tangan nya mengusap lembut rambut akila.
deggg....
"tolong ijinkan aku .." arga semakin menatap akila, tapi bibir nya terhenti.
matanya memerah menahan rasa yang membelenggu nya.
"ijinkan apa..? " ucap akila penuh tanya.
akila mendongak menatap arga.
menunggu arga melanjutkan kata-katanya namun,
arga tak menjawab melainkan menyambar bibir aKila .
cuppp..
keduanya saling pandang sejenak.
seketika...
akila m*l*m*t bibir arga , penuh dengan gelora yang tak bisa tergambarkan dengan kata-kata.
arga yang masih terdiam, menyambut itu dengan senang hati.
adegan penuh gairahpun terjadi.
arga yang sedang tinggi-tingginya merasakan gejolak asmara yang menggebu-gebu.
hingga ia mengeratkan pelukannya .
membelitkan l*d*hnya .
untuk sekian lama,
mereka masih saling berpagutan .
arga semakin merasa diujung.
ia tak sabar ,
rasa itu makin meninggi.
sesekali terdengar suara ******* akila.
membuat arga semakin menjadi-jadi.
hingga , tanpa sadar akila menarik ujung handuk arga.
brakkk..
handuk terkulai dilantai.
disana tersembul gundukan yang mulai mengeras.
Keduanya semakin panas.
darahpun semakin panas dan menggairahkan.
akila m****** ujung roknya.
dengan sigap arga melayangkan sebuah kecupan di leher akila.
akila sempat ragu .
tapi ,
ia menepis semua angan itu.
baginya kini sudah terlanjur dan tidak bisa diakhiri begitu saja.
arga mereguk kenikmatan surgawi bersama akila.
brakkkkkkkk!!
tubuh itu terhempas , keringat membanjiri seluruh tubuh keduanya .
sekarang ,
mereka dalam keadaan seperti ingin menyesal tapi, semua sudah terjadi.
"akila ,maafkan aku,aku khilaf." lirih arga.
akila membisu.
ia seperti malu pada diri sendiri yang tak bisa mengontrol hawa nafsu nya.
__ADS_1
"aku ingin berangkat sekarang." ucap aKila tiba-tiba.
membuat arga tak enak hati dan semakin bersalah.
"akila,kita berangkat bareng aja ya" ucap arga meraih tangan aKila dan menatap akila lurus.
"sepertinya aku mau berangkat sendiri aja." akila memalingkan wajahnya dan mengenakan lagi roknya , serta merapikan rambutnya yang acak-acakan.
"akila ,kita berangkat bareng aja ya,please!" pinta arga mengernyit .
dan memegang kedua bahu aKila.
"hmmm,baiklah,tapi aku gak bisa lama-lama disini ,aku gak enak sama ibumu." ucap aKila gugup.
"baiklah,aku siap-siap sekarang." arga mengenakan lagi boxernya .
akila menutup kedua matanya.
"gila.." batin aKila " kenapa harus sama arga ,apa yang barusan aku lakukan." akila berdecak.
disenderkan tubuh nya ditembok.
arga melirik kearah akila sejenak.
ia pun segera memakai baju nya .
"aku tunggu diluar ." ucap aKila sambil bangkit dan meraih tasnya.
"hmmm.." arga tersenyum datar dan mengangguk pelan.
ada rasa yang begitu besar disana.
arga seperti jadi sosok yang lain seketika itu juga.
" akila,maafkan aku ."lirih arga sambil mengenakan hemnya.
di satu sisi arga senang ,ia telah melakukan itu dengan aKila , tapi di satu sisi ia sedih , takut akan kehilangan akila gara-gara kejadian barusan.
***
DILUAR KAMAR
"lohh ,nak aKila nunggu disini toh,lah arga dimana." tanya bu Indri .
"iya bu, mas arga lagi ganti baju." kata akila tersipu.
"ohhh ,gitu ." bu Indri tak sengaja melihat leher akila , beliau mengernyitkan dahinya.
"oh ya ampun ,anak itu ." bu Indri kesal dan langsung meraih tangan aKila.
"nak aKila udah sarapan?." ucap bu Indri.
"belum bu,tadi buru-buru soalnya ." sahut akila tersenyum.
"mmm,tapi kita buru-buru bu." akila merasa enggan.
tiba-tiba arga turun dari tangga.
rapi dengan baju seragam nya.
"arga , apakah kalian buru-buru , tidakkah kita sarapan dulu." ucap bu Indri.
arga melirik akila.
"apa kalian masuk pagi,bukankah ini baru jam 7 ,kantor kalian buka jam 8 kan.." bu Indri mengangkat alisnya.
"mmmm,baiklah ,kita akan sarapan terlebih dahulu." ucap aKila melirik arga.
arga yang mendengar itu langsung mengangguk kan kepala.
mereka memulai sarapan dan tampak hening.
tapi tiba-tiba,
"apakah,kalian pacaran." tanya bu Indri membuat akila tersedak
"ohokkkk.. ohokkkk.." akila tersedak saat mendengar ucapan bu Indri.
arga langsung mengambil minum untuk akila
"minumlah, pelan-pelan makannya." ucap arga sedikit peduli.
akila gugup karena perhatian arga ,ia menyeka mulutnya.
"kita gak pacaran kok bu."arga mengelak.
"arga benar tante ." timpal akila.
"ahhhh , yang benar saja,ibu gak percaya ."bu Indri terkekeh.
"sudahlah bu,kita lagi makan jangan bahas yang gak penting." protes arga
"ya..ya..ibu minta maaf,oh ya arga , besok kakakmu pulang dari luar negeri ,dia udah selesai kuliahnya." ucap bu Indri.
"ohh ya,benarkah." arga terkejut dengan ucapan bu Indri.
...----------------...
2 hari setelah kejadian itu.
DIKAMAR AKILA
__ADS_1
akila menatap keluar jendela.
malam ini begitu indah ,bulan begitu bulat dan utuh.
sinarnya mampu menembus kejendela kamar aKila.
wuss..wuss....
terdengar suara angin yang bertiup sepoi-sepoi .
akila tersenyum dan merasakan hembusan angin menerpa wajahnya.
ia memejamkan matanya.
tubuhnya yang mulus ,hanya berbalut dengan daster transparan terlihat begitu seksi.
tiba-tiba,
sayup-sayup terdengar suara "sayang,aku ingin kita lakukan lagi,aku selalu merindukan kamu setiap waktu dan saat ."mata akila terbuka seketika ,ia begitu benci.
bram kini selalu menghantui pikiran nya.
3 tahun sudah ,ia berusaha melupakan bram ,tapi semua terlihat sia-sia.
wanita , selalu saja begitu.
ia tak mudah melupakan tapi,ia mudah untuk mencintai.
jika hatinya merasa nyaman .
clinggg...
sebuah notifikasi pesan masuk.
[akila , aku kangen ,kita ketemu yuk..] arga tersenyum diseberang sana.
[aku gak bisa ,aku sibuk.]
aKila terlihat kesal dan melempar ponsel nya ke atas kasur.
ia seperti illfeel dengan arga , tepatnya setelah kejadian malam itu.
[ baiklah,aku minta maaf ]
arga terlihat lesu ,ia memejamkan matanya.
ternyata setelah kejadian malam itupun, akila tetap tak menganggap arga lebih dari seorang teman.
ia pun kalut dan merasa putus asa.
"baiklah,kita sampai disini saja." rutuk arga dalam hati.
"dan mulai sekarang ,aku akan membiarkan kamu hidup bebas , tanpa terbebani oleh perasaan ku." arga menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong.
ia pun terlelap...
...----------------...
4 HARI KEMUDIAN,
KANTOR AKILA
arga tak terlihat sama sekali dikantor nya,dan itu sudah terjadi sejak 4 hari yang lalu.
akila pun bingung , tidak seperti biasanya arga , temannya itu , berbuat seperti ini.
jarang dan bahkan gak pernah bolos kerja .
"akila ,apa kamu tahu , arga kemana,udah beberapa hari ini ,dia tak masuk." pak yosep bertanya pada akila.
"maaf pak,saya belum tahu ,dan sejak kemarin saya telepon juga nomornya gak aktif." ucap aKila Serius.
"hmmmm , benarkah? " pak yosep mengernyit heran.
"begini saja , nanti setelah pulang kantor ,saya Samperin kerumahnya saja." ucap aKila sambil tersenyum.
"ohh , baiklah,jika seperti itu.,saya tunggu kabar baiknya." pak yosep tersenyum dan berlalu pergi.
"baik pak." akila tersenyum ramah dan sopan.
ia menghela napas panjang ,
" kamu kenapa arga..." ucap aKila merasa frustasi.
lalu,
ponsel akila berdering.
pak bryan ....( memanggil)
akila langsung menggeser tombol hijau dan menerima panggilan bos nya itu.
"halooo.." sapa aKila ramah pada bryan.
"(.....)"
"baiklah bos." ucap aKila mengerti, dengan ucapan bosnya ditelepon.
seketika itu pun akila langsung bangkit dan pergi entah kemana .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo..aku datang lagi,tinggali jejak like dan vote yaa...🙏🙏🙏🙏🙏💋💋