
"kado??'' akila membulatkan matanya.
mendengar ucapan pak wijaya.
tapi bu kristal hanya diam sambil menikmati makanan nya.
'' iya, kado buat kamu , bukankah kamu ulang tahun? '' pak wijaya menatap akila lurus
'' iya,om.'' akila tersenyum kecil.
rio tampak gembira karena papa begitu baik pada calon istrinya.
'' io..,makanlah ,ini mama yang masak loh,khusus buat kamu.'' sela bu kristal .
membuat pak wijaya dan akila saling tatap.
mereka berdua tersenyum tipis.
Karena merasa ada yang jeolous dengan kedekatan mereka berdua .
'' Om,om gak perlu lah,kasih kado-kado segala, akila gak butuh kado mewah .''ucap akila agak sungkan dengan kebaikan pak wijaya.
'' Halah!! gak apa-apa,toh kamu juga bakal jadi mantu papa.'' bantah pak wijaya.
'' tapi Om...'' sanggah akila.
'' udah lah, pelayan..., pelayan...,'' seru pak wijaya memanggil pelayan nya.
Tak lama kemudian,
datang satu pelayan menghampiri pak wijaya .
" saya tuan,ada yang bisa saya bantu.'' ucap pelayan itu.
'' tolong,ambilkan kado yang kemarin kalian siapkan,bawa kesini ya.'' titah pak wijaya menyungging senyum.
'' baik tuan.'' ucap pelayan itu ,lalu pergi .
beberapa menit kemudian,
pelayan itu kembali dengan membawa kotak kado,entah apa isinya.
'' ini tuan.'' ucap pelayan itu.
pak Wijaya menatap akila.
'' nah,akila ambil kadonya.'' titah pak wijaya.
akila tersenyum malu.
'' iya om,'' akila bangkit dan meraih Kado itu.
karena rasa penasarannya ia langsung membuka kado itu.
'' boleh aku buka sekarang.'' tanya akila.
'' boleh dong ,ayo buka.'' pak wijaya menatap akila sambil tersenyum.
'' iya om,.'' rio yang melihat akila begitu deg-degan,ia pun segera bangkit dan meraih Kado itu.
'' biar aku aja yang buka.'' ucap rio menarik kado itu.
akila berkerut.
'' udah sini,biar aku aja.'' rio memaksakan kehendak.
'' iya...iya...'' akila menyerahkan kado itu pada rio.
kemudian ia langsung duduk kembali di kursinya.
rio tampak asyik membuka kado itu.
tangan nya menarik selotip yang membungkus kado itu.
srekkk..srekkk...
tangannya masih terus membuka lakban yang merekat pada bungkusan Kado itu.
alhasil , iapun langsung membuka kotak kado itu.
'' apa ini isinya pa,kok susah banget dibuka nya.'' ucap rio terlihat serius.
''udah,buka aja , jangan banyak tanya.'' pak wijaya terkekeh pelan.
rio semakin penasaran.
tangan nya terus membuka satu persatu kotak kado itu.
setelah ia membuka satu kotak besar.
__ADS_1
ia menemukan satu kotak lagi didalam.
begitu seterusnya sampai rio pun kewalahan.
'' ya elah , banyak banget kotak nya .'' ucap rio seraya membuka satu kotak lagi.
'' emang isinya apaan si.'' tanpa henti iapun terus membuka kotak itu lagi
sampai akhirnya.
tetott....
ia melihat kotak yang paling kecil.
''apa ini.'' rio membuka kotak kecil itu.
karena penasaran yang begitu tinggi.
ia pun langsung membuka kotak itu
'' kunci? ini kunci apa pa.'' rio menolehkan kepalanya kearah pak wijaya .
'' Masa kamu gak tahu itu kunci apa io...'' kekeh pak wijaya.
'' ini seperti kunci ...'' rio tampak berpikir.
'' iya itu betul ,itu kunci rumah buat akila,dan kamu setelah menikah kelak.'' rio dan akila saling tatap.
'' apa gak berlebihan pa.'' sanggah bu kristal.
'' mereka belum menikah udah dapat rumah ,.'' protes bu kristal menunjukkan wajah gak suka dan meremehkan.
'' ma,apa salahnya si.
" toh juga mereka akan menikah dalam waktu dekat ini kan'' bantah pak wijaya.
bu kristal hanya membatin.
entah lah,rasa ketidak sukaanya makin bertambah setelah tahu akila dapat kado ulang tahun berupa rumah mewah.
gila!!!
pikir bu kristal
'' ahh terserahlah,mama cuma ngingetin aja.'' kesal bu kristal.
ia bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana.
'' humm,sudahlah,biarkan saja ,mama emang gitu kan..? '' pak wijaya menghela napas.
******
'' mas,papa kamu berlebihan banget ngasih aku kado rumah segala ,aku kan jadi gak enak.'' keluh akila sambil menikmati pemandangan lewat kaca mobil.
'' sudahlah, papa emang gitu orangnya ,dia akan baik banget sama orang yang ia anggap baik. ''terang rio.
'' hmmm,mama kamu tuh ,gak suka banget tahu aku dapat kado mewah kayak gitu.'' ketus akila.
'' mama mah, udah dari oroknya kayak gitu akila,biarin aja ,cuek.'' tegas rio
'' kamu bisa bilang kayak gitu , karena kamu gak tahu ada diposisi aku itu kayak apa mas.'' omel akila.
'' iya ,aku tahu sayang...,tapi mau gimana lagi ,masa iya kita balikin kado itu kepapa lagi ,gak enaklah.
"kasihan papa''.rio terus fokus mengemudi.
'' ya udah, terserah.''akila berbicara dengan nada agak tinggi.
" sayang..., jangan gitu ah,lebih baik kita kekontrakkan kamu dan kita beresin semua barang-barang kamu lalu kita pindah ke rumah yang papa belikan barusan.'' titah rio.
akiao terdiam ,ia tak menjawab apa-apa.
******
'' akila ,ayo,kita tak punya banyak waktu ,malam ini juga kita kerumah yang baru.'' ucap rio.
'' hmmmm.'' akila hanya menggumam. kecil.
rio tersenyum ,ia membawakan tas akila yang berisi baju dan perlengkapan akila yang lainya.
akila terdiam menatap kontrakannya
3 tahun lebih ia menempati kontrakan itu.
rasanya berat harus meninggalkan nya.
tiba-tiba suara seorang wanita mengagetkan mereka berdua.
'' mba akila,jadi pindah malam ini.'' ucap ibu yang punya kontrakan .
__ADS_1
'' iya bu jadi.'' sahut akila ramah.
'' ohh,baiklah, sayang sekali mba akila pergi dari sini padahal rumah ini semenjak ditinggali mba akila ,jadi bersih,terawat,saya suka sekali.'' terang bu yanti pemilik kontrakan itu
'' iya mau gimana lagi bu,saya harus pindah kerja,jadi saya gak bisa tinggal disini lagi.'' akila berbohong pada bu yanti.
'' ya sudah,gak apa-apa mba akila ,saya doakan semoga ditempat yang baru betah ya mba.'' ucap bu yanti.
'' iya bu,amiinnn.'' akila tersenyum kecil.
lalu bu yanti pamit pergi , akila juga mengembalikan kunci kontrakannya pada bu yanti.
*******
bryan tampak resah menunggu kedatangan akila.
ia telah membooking sebuah restoran untuk merayakan ulang tahun akila.
[ akila ,aku tunggu ya ,kamu datang ke restoran kemangi malam ini.]
hening...
bryan masih menunggu sampai akila membalas chat nya.
'' sebenarnya akila dimana si.'' bryan sedikit kesal.
'' apa dia lupa malam ini ada acara denganku.'' batin bryan bergumam.
satu jam berlalu.
dua jam berlalu.
tiga jam berlalu..
bryan masih terus menunggu akila datang.
'' pak,maaf restoran kami udah hampir tutup ,jadwal booking bapak sampai jam 12 aja.'' ucap pelayan itu.
bryan pun tampak pucat.
ia merasa dibohongi akila.
''saya minta perpanjangan waktu satu sampai 2 jam lagi ya mba.'' pinta bryan.
''tapi pak...'' tahan pelayan itu.
'' boleh saya bertemu dengan manager nya.'' tanya bryan
''hmmm,boleh,bentar saya panggil kesini dulu ya.'' pelayan itupun pergi.
dari jauh terlihat manager restoran menghampiri bryan.
''maaf,ada yang bisa saya bantu .'' ucap sang manager pada bryan
'' pak,begini,saya minta perpanjangan waktu 1-2 jam lagi,karena pacar saya belum juga kesini pak.'' ucap bryan.
'' baik,jika sampai jam 1 malam teman bapak gak kesini terpaksa kami tutup ya .'' ucap manager restoran itu.
'' iya pak , makasih banyak sebelumnya.'' ucap bryan sedikit mengangkat alisnya.
ia menghela napas panjang.
'' baik,saya tinggal dulu.'' ucap manager restoran itu.
''iya pak .'' bryan tersenyum tipis.
*******
akila merebahkan tubuhnya diatas bed .
malam ini rio ada meeting dengan kliennya, jadi ia pulang ke apartemennya.
ia menatap langit-langit.
diraih nya ponselnya.
20 panggilan tak terjawab
dan 10 pesan masuk.
'' pak bryan.'' akila langsung bangkit dari duduknya dan segera saja ia berlari mencari taxi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..haii.
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan komentar,like,vote yakk.
💋💋🙏🙏🙏🙏