
4 bulan kemudian,
"keadaan bayinya sehat ya bu,saya akan tambahkan vitamin dan obat penguat kandungan biar ibu dan bayinya tetap sehat sampai lahiran."ucap dokter itu pada akila
"hmmm.. makasih dok,saya permisi dulu. " kata akila tersenyum.
lalu pergi meninggalkan ruangan .
ia berjalan ke tepi jalan raya dan menyetop taxi .
tak lama sebuah taxipun langsung menghampiri aKila.
akila langsung masuk kedalam taxi dan tak berapa lama taxipun melaju kencang .
"kita mau kemana non " tanya supir taxi membuyarkan lamunan aKila.
"emmmm...kita turun didepan saja pak " kata akila terlihat bingung dan tak bersemangat .
"baik non, '' supir pun menepikan taxinya.
akila menatap kearah apotek .
setelah ia membeli sesuatu dari apotek tersebut ia langsung menaiki taxi itu lagi.
"ayo jalan pak." kata akila
supir pun mengangguk pelan tanda mengerti dengan ucapan akila.
...----------------...
bram tampak kusut dengan pekerjaan kantor yang begitu menumpuk.
ia langsung pulang kekontrakan aKila .
ia kaget mendapati akila tak ada dirumah nya .
kemana akila ,pikirnya
matanya terus saja menelusuri setiap sudut ruangan .
tapi tetap saja ia tak menemukan akila.
"akila " bram melototkan matanya,
"jangan-jangan ..." bram berlari kekamar akila.
ia tak juga menemukan wanita nya itu
"ya Tuhan,dimana akila ,saat ini dia sedang mengandung anakku." bram memandang kosong keluar jendela kamarnya.
ia menundukan wajahnya.
ia sangat menyesal telah membuat akila menangis dan sedih malam itu.
*seminggu yang lalu...
" mas,apa kamu senang sekarang kita sudah menikah , walaupun hanya secara siri ."ucap akila tersenyum .
"iya, aku senang sekali akila, dan yang paling penting kamu sekarang sedang mengandung anakku ,anak kita ." ucap bram tersenyum.
lalu bram mengecup kening aKila.
perlahan-lahan ciuman bram semakin menjalar ke arah leher dan bibir aKila .
cuppp...
ciuman itu semakin memanas .
hingga kini bram menindih akila.
keduanya saat ini dalam keadaan bulat.
entah udah berapa lama semenjak akila hamil ia tak lagi memberikan haknya pada bram.
kali ini bram seperti kesetanan.
bram merengkuh bibir aKila .
"mas ,kamu mau apa ,kita tak bisa melakukan nya ,saat ini ,anak kita masih belum kuat untuk menahan goncangan yang dahsyat." tahan akila pada bram.
"ahhh..tapi babe,aku gak bisa menahan itu terlalu lama."ucap bram kesal.
"pliss..mas,aku gak bisa kasihan anak kita ." akila mendorong tubuh bram
hingga tubuh bram terjungkal .
"hah!!! siall" bram memaki akila dan marah besar , ia meninggalkan aKila dikamar nya.
akila hanya terdiam dan berusaha menahan bram namun bram sudah menutup pintu kamarnya.
"mas dengarkan du..."
brakkk!! suara pintu dibanting oleh bram .
"ahhh.." akila mengelus dadanya
ia terlihat gusar karena bram , suaminya yang telah menikahi nya secara siri beberapa minggu lalu ia marah besar padannya.
lalu ia memakai lagi bajunya dan segera ia pergi meninggalkan kamarnya .
__ADS_1
berharap bram ada didepan atau diruang tengah .
ia akan meminta maaf atas penolakan aKila barusan .
tapi, itu semua nihil.
ternyata bram sudah pergi entah kemana .
"huftt.. laki-laki itu ,selalu saja egois " maki akila dalam hati .
kemudian ia masuk lagi kedalam kamarnya.
akila terdiam didepan cermin, memandangi pantulan wajahnya. ia menghela napas panjang dan mengelus perutnya yang masih rata. diliriknya jam dinding.
pukul
23:30
"mas bram kemana si ,udah jam segini belum pulang." ucap aKila dalam hati.
ia terlihat gusar dan panik.
ia menggigit jarinya kuat-kuat.
"entah kenapa , perasaan aku gak enak banget , sebenarnya kemana si dia." akila menelungkupkan tangannya kedahi.
ia menghela napas panjang .
kemudian ia meraih ponselnya dan mencoba menghubungi bram .
tersambung ....
"haloo..mas kamu dimana ,jam segini belum pulang ,aku nungguin kamu loh." ucap aKila ditelepon.
hening!!
"halo..haloo...mas ,mas,kamu dengar suara aku kan ."
tutt...tutt..tutt...
sambungan telepon terputus.
"ishhhh...kok bisa si,mas bram diam aja ,apa gak ada sinyal atau gimana si ." akila menggaruk kepalanya.
tiba-tiba
cling....!!!
sebuah pesan masuk di ponsel akila
[kamu gak usah nunggu suami kamu ,percuma ,malam ini dia gak akan pulang.]
akila membulat memandangi layar ponselnya.
"tunggu dulu " akila berpikir sejenak.
"apa maksudnya ini ."lalu akila mencoba menghubungi bram .
direject!!
"kok direject si,duh mas,sebenarnya kamu dimana si mas." akila tampak khawatir .
cling...
tiba-tiba
sebuah pesan gambar masuk di ponsel akila lagi.
dengan berat hati akila membuka pesan itu .
"apa!! jadi ...." mata akila berkaca-kaca ,
"tega kamu mas, melakukan ini padaku,baru beberapa hari saja kamu gak aku layani ,tapi kamu udah main dengan wanita lain diluar sana ." tubuh akila merosot kebawah melihat video dan gambar syur di layar ponselnya.
bak disambar petir di siang hari
hati akila tersayat perih .
ia menangis sejadi-jadinya.
seketika ia mengusap air matanya dengan kasar .
dilihatnya kembali ponselnya .
ia mencoba melacak keberadaan bram lewat ponselnya.
setelah itu ia langsung pergi meninggalkan kamarnya dan langsung pergi dengan taxi.
beruntung masih ada taxi yang lewat searah dengan tujuan akila.
ia menaiki taxi dan taxipun melaju kencang.
sampai lah akila pada sebuah kontrakan yang cukup mewah .akila memandangi kearah rumah itu.
mungkin bram memelihara wanita itu disini pikirnya.
ia langsung saja turun dan melempar batu ke arah jendela rumah itu.
prankkkkkkkkk..
__ADS_1
kaca itu hancur berkeping-keping
tanpa berlangsung lama keluarlah laki-laki yang tak asing dimata akila .
"brammm..." teriak aKila dari kejauhan
lalu aKila berlari menghampiri laki-laki itu.
bram tampak gelagapan melihat akila ada didepan nya sekarang .
plakkkk...!!
sebuah tamparan mendarat di pipi bram.
"brengsek kamu mas ,tega kamu ya lakukan ini padaku ,dan calon anakmu ." akila menatap bram penuh kebencian ,ia memaki habis bram .
dalam waktu bersamaan muncul wanita dari dalam.
"ada apa sayang ,kok ribut-ribut." kiara muncul dari dalam masih dengan balutan selimut ditubuhnya.
mata akila murka , menatap wajah wanita itu.
" ohh...jadi ,wanita lacur ini yang sudah membuat kamu buta mas ." akila menarik wanita itu dan mendorong nya kelantai.
brakkkkkkkk..
kiara tersungkur dan kepalanya membentur pinggiran keramik .
"ahhhh..." kiara tergeletak dilantai.
bram yang melihat itu langsung saja melompat menghampiri tubuh kiara.
akila langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
persetan dengan wanita itu mau mati atau mau apa.
akila tak peduli itu , yang pasti akila hancur berkeping-keping hatinya saat ini .
akila langsung berlari masuk kedalam taxi itu lagi .
dermmmmmm....
taxipun meninggalkan tempat itu tempat terkutuk itu.
flashback off
...----------------...
bram mencoba mencari tahu keberadaan aKila .
ia tetap saja tak menemukan nya
ia menjambak rambutnya .
kemudian,ia duduk dan menyenderkan punggungnya di kursi .
krettt...
tiba-tiba pintu terbuka lebar .
ia melihat akila tampak pucat pasi
sedang berdiri didepan pintu.
bram tampak terkejut dan langsung menghampiri aKila .
"babe, kamu dari mana saja ,aku cariin daritadi ,kok kamu pucat banget ." bram memandangi wajah aKila
tapi akila tak menjawab apapun.
ia malah ambruk kelantai .
"akila kamu kenapa ." bram memapah tubuh akila di pangkuan nya.
tapi akila diam saja .
ia pingsan.
dan betapa terkejutnya bram setelah melihat paha akila berlumuran darah.
"akila.... tolong, tolong ," bram berteriak dan meminta warga untuk meminta pertolongan.
namun tak ada siapapun.
segera saja bram membawa akila masuk kedalam mobil dan langsung melarikan nya kerumah sakit terdekat.
beberapa menit kemudian,
"dokkk.. tolong istri saya , selamat kan bayi dan istri saya " teriak bram pada suster dan dokter yang sedang berada tak jauh dari posisi bram.
segera saja suster membawa akila masuk kedalam
"tolong bapak tunggu diluar ." ucap dokter itu.
bram menjambak rambutnya.
ia menelungkupkan tangannya ke wajahnya.
"akila maafkan aku ." bram menitikkan air matanya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...