SYAKILA

SYAKILA
107.PERNIKAHAN BYRU


__ADS_3

"akila ,kau tak apa-apa " tanya arga menoleh kearah akila.


yang tiba-tiba diam tak bersuara padahal tadi waktu dijalan ,ia begitu ceria.


"aku gak apa-apa kok mas,ayo kita masuk kedalam .


akila menarik lengan arga dan menggengam nya.


arga yang melihat itu hanya tersenyum kecil .


lalu mengikuti ajakan akila untuk masuk kedalam rumah byru .


5 Jam perjalanan , itulah waktu yang ditempuh akila dan arga


untuk sampai ke tempat Ruby dan byru.


akila tampak dag, dig, dug, jantung nya saat masuk kedalam untuk menemui kedua mempelai.


arga semakin menggenggam tangan aKila .


"kau yakin tak apa-apa,jika kita masuk kedalam."ucap arga tak yakin dengan akila.


akila menggeleng pelan.


"baiklah,kita masuk kedalam."ajak arga sembari menggandeng tangan akila .


perlahan tapi pasti akila melangkah kan kakinya masuk kedalam.


disana terlihat byru dan ruby tampak serasi bersanding di pelaminan.


akila menatap dari kejauhan


tapi arga menarik tangan akila kearah makanan dan minuman segar yang tersaji dimeja jamuan untuk tamu.


"ihh,kok kita kesini,bukannya kita mau ketempat pengantin ya." protes akila.


"itu gampang,kita makan dulu aja yuk.


biar kamu juga punya energi lebih , energi untuk menghadapi kenyataan hidup,wkkkkk."arga terkekeh geli.


"ihhh,awas kamu ya mas." akila hendak memukul bahu arga .


namun,arga mundur dan menghindari pukulan dari akila ,


sontak akila terpeleset Karena heelnya menginjak batu .


dengan sigap arga menangkap tubuh akila.


blegggg.


akila terjatuh dipelukan arga.


"akila, kamu gak apa-apa,hampir saja kamu jatuh jika aku tak sigap ." arga memandangi akila dari dekat


"aku gak apa-apa mas,maaf aku gak sengaja ." akila melepas pelukan itu karena tak enak dilihat orang banyak.


akila menjauhkan badannya dari arga


"ayo kita makan ,aku lapar." arga berusaha mengusir kecanggungan yang terjadi akibat insiden barusan .


ia menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"mmm." akila mengangguk.


ia mengikuti ajakan arga .


arga tampak sibuk mencari makanan yang hendak dimakan .


"kita makan soto aja yuk mas." tiba-tiba aKila membuka suara.


"itu ide bagus kawan ." arga mengangguk dan mencari si soto berada.


"kamu tunggu disana ,biar aku yang bawakan soto untuk kita." ucap arga mendudukan akila dikursi.


akila hanya mengikuti perintah arga.


ia duduk manis sambil memandang kedua mempelai saling suap-suapan.


degg..


tiba-tiba jantung aKila berdetak kencang.


ada rasa yang kuat disana.


tapi ,


tiba-tiba


arga sudah ada dibelakang nya .


"akila ,nih dimakan dulu " ucap arga menawarkan soto pada akila.


akila memegang mangkuk itu.

__ADS_1


"uhhh...ini panas sekali." akila mengibaskan jemarinya karena panas.


sementara arga yang melihat akila mengibaskan tangan nya karena rasa panas akibat cipratan kuah soto, langsung menarik jari akila dan meniup-niupnya.


tapi akila langsung menahan aksi arga.


ia menarik kembali jarinya.


"gak apa-apa kok ,ini belum seberapa mas." kata akila tertunduk


"ohh , yaudah ,kita makan dulu sotonya keburu adem gak enak ." titah arga sambil meniup kuah sotonya supaya cepat adem.


dan menyeruput kuah nya


"hmmm, ini nikmat banget tahu say ." ucap arga mengacungkan jempol Sambil memejamkan matanya , menikmati lezatnya makanan.


akila yang melihat arga cuma menelan ludahnya .


ia ikut menyeruput kuah sotonya .


sruppp...sruppp..


" auwwhh!!!! mas, ini si masih panas banget ." akila mengipas-ngipas mulutnya karena lidahnya melepuh.


ia menghentikan makannya.


"akila kamu gak apa-apa , nih minum ini "arga menyodorkan ice tea ,lalu akila mengikuti ucapan arga.


"aahh,lidahku mati rasa nih." keluh akila


"udah gak apa-apa ,nanti baikan kok,ayo makan lagi." ucap arga tersenyum.


tapi tiba-tiba.


terdengar suara langkah kaki mendekat pada mereka.


"akila ," panggil suara itu.


akila dan arga menoleh bersamaan.


mata akila terbelalak


"veroo.." seru aKila bangkit dari duduknya dan berlari menghampiri nya .


akila memeluk sahabatnya itu.


"kamu sama siapa kesini." tanya vero penasaran.


vero mengangguk.


"kamu perutnya buncit? apa itu artinya Kamu hamil? " tanya aKila mengangkat alisnya.


"mmmmm,aku udah hamil 8 minggu,cuma karena aku doyan makan jadi gemuk." kata vero tersenyum sambil mengusap perut nya


"hmmmmm,so sweet banget si,udah hamil , selamat ya." akila mengusap kedua bahu vero .


tapi tiba-tiba suami vero menghampiri mereka.


"mas bimo " sapa aKila dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


"mba akila gimana kabar." sapa bimo suami vero ,akila mengenalkan arga pada mereka .


arga memperkenalkan dirinya dan tersenyum ramah.


"ehh ,kalian udah ketemu sama pengantin nya belum." tanya vero menatap mata akila .


"oh, aku belum ketemu sama mempelai , kenapa emang." sahut akila tersenyum hambar.


"hmmmm,yaudah kita kesana yuk."vero menarik lengan akila.


akila sebenarnya malas harus bertatap muka dengan ruby dan byru.


tapi mau gimana lagi ,dia harus mengikuti ajakan vero ,karena lengan akila sudah digenggam erat oleh tangan vero, dan akila tak bisa berkutik.


akila terseok-seok mengikuti vero pergi.


dan sampailah mereka di dekat mempelai.


vero melangkah mendekati mereka berdua.


"haii pengantin baru , selamat ya ,semoga menjadi keluarga yang sakinah ,mawadah , warahmah." ucap vero terkekeh.


"makasih, " ucap ruby tersenyum dan akila memalingkan wajahnya pura-pura tidak melihat.


"akila ," panggil vero " sini" tangan vero melambai kearah akila." akila hanya mengangguk.


dia tersenyum pada Ruby


"selamat ya teman , kalian sudah resmi jadi suami istri secara hukum dan agama." ucap aKila agak terasa sungkan.


"hmmm makasih," ucap byru dan ruby secara bersamaan.


"ciyeeeeeee pengantin baru Kompak bener." Sindir vero sedikit menyenggol pundak aKila.

__ADS_1


akila ikutan tertawa , Padahal dalam hatinya entah...


tiba-tiba aKila teringat arga.


"oh ya ,aku lupa aku meninggal kan temanku didepan sendirian ." ucap akila ,sebenarnya itu hanya alasan untuk menghindar dari mereka semua.


"huftt, lega juga udah jauh dari mereka semua." akila mengusap dadanya .


ada perasaan lega karena ia udah berhasil kabur dari hadapan mereka semua.


ia mencari arga,entah ia ada dimana sekarang ,bahkan tadi sebelum akila menemui mempelai, ia meninggalkan arga didekat pintu masuk .


akila masih berjalan kesana kemari


tiba-tiba ,


brukkkkkkkk....


akila menabrak seseorang


ia mendongak ,


"mas arga ? kamu dari mana aja si." ia menatap arga lurus.


"aku cariin juga." akila menggerutu


"hmmmm, maaf aku tadi kebelet ,perutku sakit melilit gak enak." ucap arga sambil memegang perutnya.


"hmmm,mau minum obat ? ,biar aku cariin dirumah ruby , bentar ,kamu tunggu sebentar disini , duduk jangan kemana-mana."akila berjalan masuk kedalam rumah ruby,ia mencari ibunya ruby.


tapi tak ketemu juga.


"maaf ,cari siapa." tanya suara itu.


akila menoleh.


''bu rini, " ucap akila memeluk ibu Ruby.


"kamu akila kan ? ,teman sekolah ruby ." tanya wanita itu memegang kedua bahu aKila.


"iya bu,aku akila." akila tersenyum.


"mmmm,kamu cantik sekali ,ibu sampai pangling ." akila menunduk.


"akila ,kamu masuk kesini cari apa,bukannya pengantin nya ada didepan." bu Rini mengernyitkan alisnya.


"iyaa bu,aku butuh bantuan ibu,aku butuh obat sakit perut buat temanku ."ucap akila sambil menggaruk kepalanya.


"oh,sebentar ,biar ibu ambilkan ." ucap bu rini tampak pergi kedalam .


mungkin mencari kotak p3k .


akila menunggu di ruang tengah, matanya tertuju pada bingkai foto yang ada didepan nya.


foto pernikahan byru dan ruby terpampang disana .


"hmmmm,mereka sengaja apa ya bikin aku panas ,pakai pasang foto disini segala." umpat akila dalam hati


ia menggerutu.


"nak aKila ," tiba-tiba bu rini memanggil akila .


"mmm,iya bu,gimana? " akila tersenyum dan menghampiri bu rini.


"ini obatnya , buruan kamu kasihkan pada temanmu didepan,nanti dia dehidrasi bolak-balik ketoilet mulu." titah bu rini pada akila .


"ohh,baik bu,makasih ibu ,udah ngerepotin ." akila mengambil obat itu lalu pergi kedepan.


tekk...tekk,


langkah akila terdengar agak


buru-buru.


ia keluar dan menghampiri arga .


"mas,ini obatnya ." akila menyerahkan bungkusan warna orange pada arga


arga mengambil nya dan langsung meminum nya .


"makasih akila,kamu baik banget si,aku jadi gak enak." arga tersenyum sungkan.


"ihhh kayak sama siapa aja,kita kan teman ,dan sebagai teman kita harus saling tolong menolong." akila menatap arga lurus.


"hmmmm,makasih." arga mengulum senyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


halooo...halooo..


like dan komentar untuk aku dong biar semangat up..💋🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2