
sesampainya dirumah bram melampiaskan amarahnya .
ia membanting semua barang yang ada di meja kamarnya .
"shitt!! " bram menyeringai marah.
lalu ia menghempaskan tubuhnya di ranjang.
ia menelentangkan kedua tangannya.
matanya menatap langit-langit kamarnya.
"akila.. sebenarnya apa yang terjadi sama kamu hingga kau diamkan aku seperti ini " bram mengacak rambutnya.
matanya membulat mengingat kembali apa yang tadi siang akila Katakan .
"kok ,dia bisa tahu sich ,mantan-mantanku.'' lirih bram terheran-heran.
"ahhh..**** !! " bram menghantam tepi ranjang
"jadi ,gara -gara itu dia marah sama aku, dan acuh sama aku." bram menarik napas.
lalu bangkit dari duduknya ,
ia berpikir sejenak .
"ada baiknya aku mandi dulu , setelah itu aku tancap gas kekontrakan aKila "
bram berbicara sendiri ,tangannya meraih handuk dan masuk kekamar mandi.
diguyurnya sekujur tubuhnya dengan air hangat.
ya, setidaknya itu bisa membuat mood bram balik lagi.
tiba-tiba,
tok..tokk..
pintu kamar bram diketuk seseorang.
"bram,kamu lagi apa , ayo turun, kita makan sama-sama ,ibu udah masak sayur kesukaan kamu " bu hasna melongok ke dalam kamarnya tapi tak ada bram.
didengarnya suara gemericik air .
"ohh..dia lagi mandi " bu hasna tersenyum.
lalu turun lagi ke bawah.
10 menit kemudian,
bram keluar dari kamar mandi .
ia meraih baju dan celana pendek selutut .
"huftt..segar sekali badanku , seperti nya tadi aku dengar suara ibu " bram menengok kanan kiri.
"kok gak ada ,apa aku salah dengar " bram memakai kaos dan menyisir rambutnya,
lalu, menanggalkan handuk nya .
kemudian,
ia turun kebawah dan dibawah udah ada ibu bapaknya sedang makan
"Bu,pak,kalian lagi makan sore apa malam nih.." Sindir bram.
"hmmm,makan apa aja boleh lah, lagian ibu sama bapak habis dari kebun dan baru sempat makan siang" bu hasna menyuap makanannya.
"yaa...ya...,kalian memang super sibuk yah.'' bram menggeleng pelan.
"hehe,kita sibuk cari uang kan nak,apa salahnya." ucap bu hasna berkerut, lalu fokus kembali pada makanannya.
"bramm, akhir-akhir ini kamu seperti sering murung " pak ramdan menatap kearah bram dan menghentikan makannya.
"e...aku gak apa -apa pak..aku cuma bosan dan ingin cari udara segar diluar.
" aku pamit ya pah ,bu.." bram memakai jaket nya dan mengambil kunci mobilnya.
lalu pergi begitu aja.
"hmmm, apa kau tak mau makan dengan kita.''seru bu hasna,tapi bram udah jauh dari pandangan .
''anak itu ,selalu saja begitu " ucap bu hasna terheran dan menghela napasnya.
"ya tuh,anak kesayangan ibu ya selalu begitu " pak ramdan terkekeh dan lanjut menyuap makanannya.
" ahh, bapak ,bukannya bram anak kesayangan bapak? " bu Hasna mencebik .
"mmm ..oh ya pak .. erlita akhir-akhir ini lagi sering kesini tuh, nyamperin bram."bu hasna menyela.
"erlita..? ngapain bu , bukannya mereka sudah putus hubungan " pak ramdan mengangkat alisnya.
"entahlah..." bu hasna mengedikan bahunya .
"ya udah,biarin ajalah bu, itu urusan mereka ,anak muda, kita jangan terlalu ikut campur masalah mereka " ucap pak ramdan tersenyum.
"ohh ya,bapak nanti malam ada acara diluar kota ,mau jemput rekan bapak yang datang dari kampung bu.
jadi nanti malam bapak kehotel , bapak pulang besok siang." ucap pak ramdan sambil membereskan piring kotor
__ADS_1
"ohh..,rekan bapak yang dari desa ? kok bapak gak pernah bilang pada ibu kalau bapak punya rekan didesa " bu hasna menatap pak ramdan.
"iyaa ..bapak aja baru ingat dan kita baru saling kontak lagi setelah sekian purnama." pak ramdan menghela napas .
"oh gitu ,ya udah bapak hati-hati ya nanti perginya."ucap bu hasna sambil bangkit dan membawa piring kotor kebelakang.
"iyaa Bu.."
...----------------...
"akila ..akila " bram memanggil akila didepan pintu
namun aKila tak membukakan pintu.
bram tak putus asa ia tetap bersikeras untuk menemui akila.
"akila please aku mohon ,buka pintunya kita harus bicara sekarang." bram meninggikan suaranya dan mengetuk pintunya dengan keras.
*
*
*
"apaan si,berisik banget didepan " akila membuat pintu.
krettt....
"bram..?ngapain kamu kesini " akila melotot pada bram
"a-aku kesini mau ketemu sama kamu kita harus bicara ,aku gak mau kaya gini terus, didiemin terus-menerus sama kamu ,aku capek ." bram membentak aKila.
"sejak kapan kamu peduli sama aku ,udah ,mendingan kamu sekarang pulang aja " akila menutup pintu nya.
brakkk...
"akila, aku mohon jangan cuekin aku kayak gini ,aku akan lakukan apa aja untuk mendapatkan maafmu " bram teriak didepan pintu.
jederrrrrrrr...!!!!
tiba-tiba cuaca mendung dan kilat menyambar-nyambar
"gawat seperti nya mau hujan "bram menatap keatas langit.
kratakk..kratakk...
langit pun menurunkan titik-titik air hujan.
semakin deras dan deras .
"seperti nya akan hujan badai ,aku harus pulang sekarang "bram berlari kearah mobil nya .
bram menyalakan mesinnya .
"shitt !! mati lagi mesinnya " bram memukul setir mobil.
"ahhhh.."bram mengacak rambutnya.
ia menatap kearah pintu kontrakan akila.
ia mencoba membujuk akila lagi
"akila,kumohon ,aku butuh bantuan kamu, mobil ku mogok dan hujan deras diluar "bram mencoba bicara pada akila.
"bukan urusanku " sahut aKila dari dalam rumah.
"tega kamu ya ,baiklah aku akan tidur disini sampai kamu buka pintu untukku." bram mencoba membuat akila luluh.
ia menghampiri kursi rotan didepan rumah aKila
ia menyenderkan punggungnya dan mulai menidurkan badannya dikursi dengan menelungkupkan tangannya didahi.
1 jam kemudian...
akila yang mau merebahkan tubuhnya tiba-tiba termenung.
"apa bram masih diluar " ia mengintip dari jendela dan benar saja mobil bram masih didepan
"huftt...mana bisa aku tega sama anak orang , membiarkan dia tidur diluar." akila keluar dari rumahnya dan menghampiri bram diteras.
ia melongo mendapati bram yang sudah tertidur dengan baju yang basah.
"huftt ... kenapa si hobinya cuma nyusahin orang mulu " akila membangunkan bram namun bram sudah sangat nyenyak dan tak mau bangun.
terpaksa , akila memapah tubuh bram masuk kedalam kamarnya.
ia merebahkan tubuh bram diatas tilam dan mencopot baju bram dengan sangat hati-hati ,supaya tak membangunkannya.
akila melepas semua pakaian bram.
ia tercengang melihat tubuh seksi bram.
selama ini ia tak sempat mengamati dengan jelas bentuk tubuh bram.
ya...,mana sempet akila mengamatinya ,yang ada m*n*km*tinya hehe...
tanpa sadar akila senyum-senyum sendiri sambil pikirannya melayang entah kemana .
"ohok....ohokkkk.." tiba-tiba suara batuk bram segera menyadarkan lamunan aKila.
__ADS_1
"e...mas,kamu kenapa ? kok batuk gitu "akila memegang bahu bram.
tiba-tiba bram membuka matanya karena mendengar suara akila.
"akila..."bram terbelalak melihat akila ada didepan nya dan dirinya dalam keadaan telanjang dada.
"mas, jangan salah paham dulu ,aku cuma mau bantu kamu mengganti baju kamu yang basah " akila tersipu
"mmmm..akila" bram meraih tangan aKila ia mengecup jemari aKila.
"maafkan aku ya " ucap bram serius.
"udah, Jangan bahas itu dulu cepat pakai baju dulu " ucap akila menyerahkan kaos pendek pada bram.
"aku gak butuh kaos ini ,aku cuma mau kamu memaafkan aku " pinta bram
"sini biar aku pakaikan kaosnya " akila merebut kaos itu dan membantu memakaikan pada bram.
" akila,aku lagi ngomong Serius " bram menahan tangan aKila.
mata mereka saling bertemu.
tiba-tiba suasana hening sejenak .
keduanya masih berjibaku dengan posisinya yang tadi , saling menatap
satu sama lain ,tak mau berkedip sedikitpun.
akila masih memegang kaos ditangannya.
"babe..." ucap bram seraya tangannya menyibakkan rambut akila kebelakang.
"hmmmm..." akila tertunduk malu
"sayang,maukah kamu memaafkan aku ? " ucap bram lembut
akila hanya diam seribu bahasa.
tak ada suara dari mulutnya.
kemudian..
jari bram membelai lembut bibir aKila,
ia hanya diam .
semakin lama, semakin bram membelai bibirnya semakin membuat akila hanyut.
matanya terpejam menikmati momen itu.
bram menghentikan gerakan jarinya.
sementara akila masih asyik memejamkan matanya.
melihat akila terpejam, bram berinisiatif untuk melakukan hal yang lebih jauh lagi.
bram tersenyum lalu ia melekatkan bibirnya pada bibir aKila.
hmmmppp!!
akila membuka matanya perlahan saat bram m*l*mat bibirnya namun ,ia tak berdaya melawan aksi bram.
tubuh nya merespon dengan penuh g*ir*h hingga kaos yang dipegang nya ia lempar ke lantai.
bram dengan sangat hati-hati merebahkan tubuh akila di atas tilam
ia melu*c*t* pakaian akila dan membuang nya kelantai.
sekarang tubuh akila dalam keadaan polos.
bram mulai m*ng*c*p* setiap lekuk tubuhnya dan ,
sekali lagi bram mereguk lagi madu surgawi itu .
dengan sangat hati-hati ia ******* tubuh akila.
sesekali akila membuka matanya dilihat nya tubuh itu masih menggoncang tubuhnya .
akila mendekap lagi punggung bram
sambil mengusap nya pelan.
tapi tiba-tiba bram menghentakan lututnya .
bram sudah sampai di titik ternyaman nya.
" makasih babe " bram menempelkan jarinya dibibir akila.
ia tersengal-sengal.
"hmmmmm.." akila tak bersuara hanya ada suara napas yang sedikit memburu.
semuanya tampak menenangkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
haloo halooo.. selamat malam.. selamat membaca semoga suka.
🙏🙏