
beberapa hari kemudian,
KEDIAMAN PAK AJI
'' bu ,lagi apa.'' tiba-tiba pak aji menegur istrinya yang sedang melamun.
'' gak apa-apa yah,kok ayah tumben udah pulang.'' tanya ibu Ningrum tersenyum.
'' iya, ayah udah gak ada kerjaan lagi ,tadi cuma menyunting tembakau yang kering aja bu..'' terang pak aji tersenyum.
'' ohh ,ayah mau kopi.'' tawar bu ningrum.
'' boleh.'' sahut pak aji melepas pakaian kerjanya.
'' baiklah , tunggu sebentar ya.'' buningrum berjalan kedapur dan pak aji mengguyur tubuhnya dikamar mandi .
beberapa saat kemudian,
pak aji udah bersih-bersih ,ia telah rapi dengan baju santai nya.
'' yah,ini kopinya.'' ucap bu ningrum membawa cangkir berisi kopi.
"ohh iya bu , makasih ya.'' pak aji tersenyum dan meraih cangkir itu.
'' bu duduk sini ,ayah mau bicara .'' ucap pak aji menepuk kursi disebelahnya .
''iya yah .'' bu ningrum menuruti ucapan pak aji
'' ada apa yah.'' bu ningrum menatap pak aji
*****
"mas,apa mas yakin kita gak bakal ketahuan.'' ucap erlita terlihat cemas.
'' gak lah ,kita kan mainnya lembut .'' ucap pak ryan dengan nada bangga
'' hummm ,kita jalan yuk.'' erlita terlihat bete
'' jalan kemana.'' pak ryan mengernyit.
'' aku bete tahu mas,kita kan juga ada jadwal USG hari ini .'' ucap erlita dengan nada protes.
'' bagaimana kalau sepulang USG kita jalan-jalan.'' tawar erlita tersenyum manja.
'' hemmm , memang nya USG jam berapa .'' ucap pak ryan dengan nada yang cuek.
" jam 3 sore .'' ucap erlita dengan wajah cemberut.
'' yaudah,kita berangkat tapi,sebelumya kita .....'' ucap pak ryan dengan nada mesumnya.
'' ihhh ,gak ah..'' tolak erlita memalingkan mukanya.
'' hmmmm,gak bisa ,aku udah diujung.'' ucap pak ryan dengan memelas.
'' aduh , dasar laki-laki berl*b*d* besar.'' maki erlita seraya duduk diatas pangkuan ryan .
membuat ryan semakin tak tahan.
ia langsung meraih bibir erlita dan mel*m*tnya.
gairah cinta ABG tua itu mampu membuat erlita kewalahan.
brakkk...
kedua nya telah polos dan akan mencari kebahagian yang tak bisa dipungkiri oleh siapapun.
*****
seminggu setelah kejadian itu ,akila tak lagi menghubungi rio.
ia telah menutup semua akun sosmednya untuk sementara.
[pak,kita ketemu sekarang.]
akila mengirim chat pada bryan.
[ oke, tunggu.]
[ baiklah ,aku share Lok tempatnya.]
bryan tersenyum tipis melihat chat akila barusan .
ia langsung saja menemui akila ditempat mereka janjian.
beberapa menit kemudian ,
[ akila,aku udah sampai nih.]
[ okee ,aku di meja no 15.]
bryan berjalan menghampiri akila.
"hai pak.'' ucap akila tersenyum menyambut kedatangan bosnya itu .
'' kamu udah lama nunggu .'' tanya bryan serius.
'' gak pak,aku gak lama kok,ayo duduk.'' tawar akila
'' makasih.'' ucap bryan tersenyum.
__ADS_1
bryan menarik ujung kursi dan mendudukinya.
setelah beberapa menit mereka duduk , merekapun memesan makanan dan minuman untuk teman ngobrol.
bryan melirik kearah akila yang asyik menyesap esnya.
'' akila,kamu udah lebih baik kan.'' ucap bryan memastikan.
'' hmmm ,aku berusaha baik-baik saja pak ,dan buat apa lama-lama larut dalam kesedihan,lebih baik kita enjoy aja,ya kan? .'' ucap akila sok kuat Padahal hatinya saat itu tak baik-baik saja.
'' hmm ,tumben pinter ,makanya kamu tuh jangan nolak pesona seorang bryan ,jadi kualat kan...'' goda bryan terkekeh.
membuat akila melotot.
'' kualat ,kualat apaan maksud nya.'' akila mengerucutkan bibirnya.
'' ya kualat , kamu di sakiti sama orang yang kamu cintai lah.'' terang bryan agak nyolot.
'' hmmm,lagian pak bryan pakai nembak orang yang udah tunangan,ya jelaslah,aku tolak.'' akila mendengus.
"wkkk ,wkkk,udah jangan galau,kita nanti malam pergi yukk.''bryan mengangkat alis nya.
'' pergi kemana.'' tanya akila penasaran.
'' udah,pokoknya aku akan buat kamu happy semalam suntuk.'' ucap bryan terlihat sombong.
'' hhmm,gak ah...'' akila menolak ajakan bryan dan menyesap lagi minumannya.
'' gak bisa ,kamu harus datang.'' tegas bryan menatap akila tajam.
'' kenapa ,aku lagi malas aja tahu pak.'' elak akila memainkan sedotan minuman nya.
'' gak bisa,kamu harus datang.'' bryan melotot pada akila.
'' ihhhh ,dasar bos galak.'' maki akila mengerucutkan bibirnya.
'' apa kamu bilang.'' bryan tak terima dengan ucapan akila barusan.
'' udah! buruan habiskan makanannya ,aku ada acara sore ini di hotel abadi , ketemu klien .'' tegas bryan.
'' ohhh ,tapi aku gak ikut kan pak.'' ucap akila tersenyum tipis.
'' gak usah,ini urusan bos dengan bos ,kamu pulang aja istirahat ,biar nanti malam pas aku jemput kamu udah fresh dan cantik.'' ucap bryan tegas.
''hmmmm ,yaa..,ya..,'' ucap akila seraya memasukan pancake kemulutnya.
beberapa menit kemudian,
'' aku antar kamu pulang ya,ini bentar lagi aku harus ketemu sama klien ku.'' ucap bryan melirik arlojinya.
'' kalau bapak buru-buru, aku bisa pulang sendiri kok pak.'' ucap akila tersenyum.
'' hmmm ,apa gak apa-apa kamu aku tinggal.'' ucap bryan terlihat ragu.
" okee,see u .'' bryan melambaikan tangan pada akila.
akila tersenyum dan mengamati bryan masuk kedalam mobil nya.
tak lama taksi datang menghampiri akila
'' pak , tolong antar ke jalan manggis ya .'' ucap akila tersenyum.
''baik non.'' Akila menduduki jok taksi.
tak lama supir pun melaju kan taksinya.
'' kita udah sampai non.'' ucap sang supir.
'' ohh ,iya pak,makasih ya .'' akila turun dari taksi dan menyerahkan selembar uang 50 ribuan.
''kembaliannya ambil aja pak.'' ucap akila tampak terburu-buru.
'' makasih non.'' ucap supir itu ,dan akila sudah tak ada ditempat nya.
akila langsung masuk kedalam sebuah minimarket dan membeli beberapa bahan makanan dan camilan untuk stok dikulkasnya.
'' aku lupa mau beli apa aja tadi ya.'' akila merenung sejenak.
'' ohh,kopi,gula,krimer,teh,sama roti tawar.'' akila tersenyum dan meraih barang yang akan dibeli, serta memasukannnya ke keranjang belanjaannya.
" uhhmm , seperti nya ini udah semua .'' akila berjalan kearah kasir.
ia mentransaksi semua belanjaan nya.
terlihat kasir sedang menginput satu-satu belanjaan akila.
akila menunggu seraya mengambil beberapa lembar uang dari dompetnya.
" ada tambahan lagi kaka.'' tanya kasir itu.
'' ohh,gak ada mba.'' ucap akila tersenyum
'' baik ,totalnya jadi 250 ribu rupiah.'' ucap kasir itu.
akila menyerahkan uang pada kasir dan mengambil kresek belanjaannya.
ia segera pergi dari tempat itu.
akila duduk didepan pintu minimarket sambil menunggu taksi pesanan nya.
__ADS_1
'' ehmm ,kok lama banget taksinya.'' ya.'' akila meletakkan kresek itu dimeja dan duduk di atas kursi depan minimarket.
'' mas,kita beli minum dulu yukk.'' ucap seseorang yang suaranya tidak asing ditelinga akila.
'' suara itu.'' akila memalingkan wajahnya pada sumber suara itu.
terlihat seorang wanita dan pria kira -kira 50 tahunan baru saja keluar dari mobil dan berjalan kearah akila duduk.
akila mengamati dari kejauhan wanita itu.
"itu kan erlita,dia sama siapa.'' akila bersembunyi dari pandangan mereka.
sementara mereka semakin mendekat kearah akila berada.
" mas,aku seneng deh ,anak kita sehat dan kuat.'' ucap erlita seraya mengelus perutnya.
''iya sayang ,aku juga seneng.'' ucap laki-laki itu pada sang wanita.
'' apa ,jadi ,dia bukan anaknya rio.'' akila menutup mulutnya dan segera bangkit dari duduknya .
tapi sial lutut akila malah terpentok ujung kursi .
''ahhh..!!" akila meringis kesakitan.
membuat ryan dan erlita menoleh kearah nya.
tapi ,
akila dengan sigap memalingkan muka dan pura-pura sedang menelepon.
dan dalam waktu yang bersamaan taksi yang ia pesan sudah tiba di dekatnya.
****
" apa ,jadi anak yang ada di kandungan erlita itu anak dari laki-laki itu .'' ucap akila dalam hati.
ia terlihat cemas.
'' non kita udah sampai .'' ucap sang supir membuyarkan lamunan akila.
'' ohh iya pak .'' akila tersenyum dan mengulurkan tangan membayar ongkos taksi nya
'' makasih non..'' ucap sang supir.
akila turun dari taksi dan berjalan dengan langkah gontai.
ia telah salah menilai rio ,ia begitu menyesal.
dert...
ponsel nya bergetar.
[ nanti jam 7 aku jemput ,apa kamu udah dirumah.]
akila menatap layar ponselnya dan
tiba-tiba saja ia teringat sesuatu.
ia segera berlari kedalam rumah dan bergegas membersihkan dirinya.
*****
sementara erlita masih kepikiran dengan wanita yang tadi dilihat nya sepintas diminimarket.
seperti tak asing .
'' sayang..kamu lagi mikirin apa si.'' ucap ryan yang sedang asyik dengan laptopnya.
'' gak ada mas,aku gak mikirin apa-apa kok.'' ucap erlita tersenyum.
'' ohh,aku mau kopi dong .'' ucap ryan menatap erlita sejenak.
'' oh ,oke...'' ucap erlita bangkit dari duduknya dan berjalan kedapur.
clinggg...
ponsel ryan bergetar.
[ bryan mau datang kerumah ,bawa teman cewek nya]
pak ryan mengernyit.
dari kejauhan terlihat erlita berjalan membawa secangkir kopi.
'' mas,ini kopinya.'' ucap erlita membuat ryan terkejut.
''ohh ,aku harus pergi , kopinya kamu simpan lagi aja.'' ryan segeralah bangkit dan memakai hemnya.
'' mas mau kemana.'' seru erlita.
'' ada urusan,kamu kalau mau tidur,tidur aja.'' ucap ryan sambil berlalu.
erlita kesal dibuatnya.
'' gak jelas banget tuh orang .'' erlita bangkit dan segera masuk kekamar nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo....haloo....🙏🙏🙏🙏 tinggalkan jejak ya.