
'' kamu tunggu disana.'' ucap laki-laki itu.
akila hanya mengangguk pelan.
pria itupun masuk kedalam sebuah bangunan yang terlihat seperti losmen .
entah,itu tempat apa ,tapi yang pasti semacam.....
'' ayo masuk.'' ajak pria itu pada akila.
akila hanya mengangguk pelan.
diekorinya pria itu oleh akila tanpa banyak tanya .
'' hai.'' ucap seseorang pada akila , akila hanya tertunduk,ia enggan berinteraksi dengan semua orang didalam ruangan itu.
baginya ruangan itu aneh,panas,bau alkohol dimana-mana.
belum lagi penghuninya mayoritas berpakaian minim dan sangat mengganggu mata para lelaki yang masih normal.
'' ehhh,rupanya dia pendatang baru.'' celetuk beberapa wanita yang kebetulan lewat didepan akila dan pria itu.
''apa yang mereka maksud dengan pendatang baru,jangan-jangan...'' batin akila bergumam sendiri.
matanya membelalak .
namun ia berusaha tenang dan terlihat biasa saja,namun hati tak bisa dipungkiri.
pasalnya ia masih saja ketakutan.
'' tempat apa ini sebenarnya.'' akila terlihat gemetaran.
padahal ia sudah berusaha untuk tenang.
namun,tetap saja.
'' haii,kamu kenapa.'' ucap pria itu pada akila.
manik matanya menatap akila dengan sorot mata yang tajam.
'' aku gak mau disini,aku mau pulang.'' mohon akila.
ia pun memberanikan dirinya.
'' hai,jangan bodoh.Aku udah beli kamu ,itu bukan untuk pulang ,tapi untuk uang.
mengerti kamu.'' tegas pria itu.akila mulai berkaca-kaca.
'' uang? apa maksud kamu.'' belum juga akila mendapatkan jawaban dari pria itu.
seorang wanita datang padanya.
wanita yang seksi,dengan warna rambut merah menyala mirip anak jalanan.
'' bos,apa ini yang baru.'' ucap wanita itu dengan tatapan aneh.
ia menyusuri setiap lekuk tubuh akila sedetail mungkin.
membuat akila semakin ketakutan.
''iya ,bawa aja kedalam,aku masih ada urusan.'' sahut pria itu.
akila membulatkan matanya.
ia pun tercengang mendengar ucapan pria itu barusan.
'' tidak,jangan tinggalkan aku.
aku mau pulang,tolong kasihanilah aku.'' mohon akila pada wanita dan pria itu.
'' sudahlaha bawa dia masuk.'' titah pria itu sebelum pergi dari hadapan akila.
'' sudahlah,jangan banyak bicara,ayo kita naik keatas.'' ajak wanita seksi itu menarik lengan akila secara kasar.
akila hanya terisak.
sementara pria tadi sudah pergi entah kemana.
'' ayo naik,agak cepat jalan nya .'' omel wanita itu.
akila tak mengindahkan ucapan wanita itu.
yang ia pikirkan saat ini adalah mencari cara agar bisa kabur dari tempat itu.
''hai,kamu ngapain bengong disitu.'' tegur wanita seksi itu pada akila.
'' a-aku ,aku mau pulang,tolong aku ,aku gak mau disini.'' ucap akila terbata.
wanita itu terlihat sinis.
ia menjambak rambut akila.
__ADS_1
'' hei ,kalau udah masuk kesini gak bakalan bisa pulang tahu!! jangan mimpi deh kamu.
Lebih baik kamu bersihkan dirimu dan rias wajahmu biar segar.'' tegas wanita itu.
akila hanya membisu ,ia menyeka air matanya yang sedari tadi tak juga berhenti mengalir.
sebenarnya ,siapa yang telah menjerumuskan aku disini.
pikirnya.
akila bangkit dari duduk nya dan membersihkan wajah nya yang kusut dan menyisir rambut nya yang acak-acakan.
'' pak bryan ,tolong aku.'' batin akila teriris.
'' ganti baju kamu sama ini.'' ucap wanita itu melempar baju kemuka akila .
''baju apa ini ''akila terbelalak , namun ia terpaksa meraih baju itu dan segera masuk kedalam kamar ganti.
akila berdiri didepan cermin.
ia menyeka air mata nya.
seharusnya ,hari ini dia ada di pelaminan bersama rio.
tapi ,ia malah terjebak dalam tempat yang ia sendiri tak tahu tempat apa dan dimana alamatnya.
akila mengenakan dress itu perlahan.
dress kurang bahan.
pikirnya.
akila tak biasa dengan pakaian yang terbuka bagian dadanya.
ia sangat risih dibuat nya.
tok,.... tok..tok...
terdengar suara pintu diketuk.
'' buruan.'' seru wanita itu.
akila mau tak mau harus menuruti perintah wanita itu.
dalam hati nya berkata ,'' aku harus cari cara untuk bisa pergi dari sini.''
akila memoleskan lipstik merah menyala supaya bibirnya tampak memukau.
membiarkan rambut nya agak berantakan sedikit bagian bawah nya
krettt...
akila membuka pintu itu dan berdiri didepan sang wanita .
'' kamu udah selesai .''tanya wanita itu terlihat sangat jutek.
akila mengangguk pelan.
'' ya udah,kamu siap-siap didepan .'' ucap wanita itu.
'' depan...?'' mata akila terbelalak.
'' iya , didepan ,ada banyak teman disana.'' tunjuk wanita itu.
akila menghela napas panjang.
'' baiklah.'' akila terlihat pasrah.
'' okee..'' angguk wanita itu.
'' biar aku antar.''wanita itu mengajak akila pergi.
*****
pukul 00:00
meylia memikirkan perihal akila yang tak ada kabarnya udah beberapa hari ini .
semenjak ia dipindah tugaskan diluar kota oleh rio ,ia tak pernah sempat bertukar informasi.
apalagi main kerumah akila.
bahkan saat akila pindah ke rumah barunya ,meyliapun tak tahu .
ia menghela napasnya .
'' bu,lagi banyak pikiran ya.'' celetuk bi Ijah pembantu nya sekaligus pengasuh anaknya.
'' ehh,bibi ngagetin aja.'' meylia tersenyum kecil.
'' iya bi,ada sedikit masalah bi,saya pusing.'' meylia menggaruk kepalanya.
__ADS_1
'' pusing kenapa si bu ,kalau boleh tahu.'' ucap bi Ijah berusaha kepo dan lebih care pada majikan nya.
'' emmm,akila ,adik saya bi,dia udah beberapa hari gak ada kabar . seharusnya kan hari ini acara pernikahannya tapi ....'' ucap meylia menggantung.
'' ya ampun bu, kasihan amat adiknya .'' ucap bi Ijah mengernyit .
meylia memijat pelan pelipisnya.
'' entahlah bi,udah ya bi,saya mau siap-siap lemburin laporan dulu,bibi tolong bawakan cangkir kotor ini kebelakang ya.'' ucap meylia menyesap kopinya hingga tetes terakhir.
'' iya bu.'' bi Ijah mengangguk.
'' ohh ya bi , tolong cek anak-anak ya .'' ucap meylia dari kejauhan .
'' iya bu,siap.'' bi ijah masuk ke dapur menaruh gelas kotor dan menumpuknya jadi satu.
biasanya ,ia akan mencuci pagi harinya.
udah beberapa hari ini bi ijah menginap di rumah meylia karena ,meylia baru saja menempati rumah itu seminggu yang lalu .
yang sebelumnya ia menempati kontrakan di komplek dekat kantor barunya.
suasana dirumah barunya masih sangat asing, jadi meylia perlu teman untuk berbagi ,dan ngobrol untuk sementara waktu.
sampai ia terbiasa dengan keadaan dilingkungan sekitar nya.
*****
'' hai,kamu anak baru, sini.'' ucap wanita yang sedang bergerombol di dekat pintu masuk.
dengan berat hati akila mendekat pada wanita yang memanggilnya.
'' mba panggil saya.'' ucap akila ragu.
'' iya ,kamu , siapa lagi yang ada disitu selain kamu.'' wanita itu menyolot pada akila.
'' ada apa mba,panggil saya.'' ucap akila dengan nada santai.
'' kalian berdua kasih tahu , siapa aku.'' ucap wanita itu pada kedua temannya.
'' oke..okee...'' ucap wanita yang satunya lagi.
'' hai,kenalkan! ini senior kita disini,namanya clara,jadi kamu jangan macam-macam disini dan jaga sikap.Jangan kecentilan!!.'' tegas wanita yang satu nya lagi.
clara hanya bersidekap menyilangkan tangannya.
ia merasa jumawa dan tidak mau dipandang rendah.
'' maaf , saya gak ada niat untuk kecentilan disini.saya disini juga bukan karena kemauan sendiri .'' ungkap akila datar .
''heii , jangan songong kamu.nada bicaranya yang sopan ya.'' maki Clara menjambak rambut akila,
hingga akila teriak kesakitan dan membuat keributan disitu.
'' clara!!'' seru seseorang dari atas tangga.
seketika clara melepas rambut akila .
'' kamu apa-apaan clara! '' wanita itu melototi clara.
'' aku gak bermaksud tan...'' clara terlihat kikuk
'' kamu jangan macam-macam ya,jika bukan karena saya ,kamu gak bakal jadi seperti ini.'' omel wanita setengah baya yang masih terlihat glamor dan terkesan galak itu.
'' iya tante, maaf...'' clara terlihat seperti menyesali perbuatannya.
'' sekali saja ,kamu berani menyentuh dia lagi,saya akan memberikan hukuman yang setimpal.'' tegas Tante itu,yang kerap disapa tante ERNA.
'' iya Tan...'' clara menunduk ,tak berani menatap wajah ERNA.
'' kamu ,ikut saya.'' titah Erna pada akila.
akila hanya mengikuti perintah Erna.
clara yang melihat itu merasa dilangkahi oleh akila.
'' kurang ajar,gara -gara anak sialan itu ,aku jadi di maki -maki ERNA.'' rutuk clara dalam hati.
******
Rio seperti tak bersemangat untuk hidup.
jika saja akila tak hilang ,hari ini adalah hari paling berharga buat dirinya dan akila .
karena dihari ini semestinya pesta pernikahan itu digelar di sebuah gedung yang sangat mewah.
''kenapa ini harus terjadi padaku Tuhan.'' lirih rio dengan nada putus asa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
tinggal kan jejak ya gaes...🙏🙏💋💋❤️❤️