
keesokan harinya ..
"hoammm" bram menguap dan mengecup kening aKila "morning kiss" ucap bram
"hmmm..."akila mengucek matanya "memangnya sekarang jam berapa mas " akila menggeliat.
"ini udah sangat pagi sayang...,jam 06:30" ucap bram sambil menguap lagi
"aiihhhh,apa kau semalam tak tidur dengan baik. " ucap aKila sambil memandang kearah bram.
"iyaaa ...aku gak bisa tidur nyenyak badanku pada sakit semua "keluh bram sambil memijit tengkuknya
"hmmm,aku pijitin ya"ucap akila tersenyum.
"mmmmm ,apa kau yakin ,ini udah siang lohh " ucap bram
"udahh diam saja , memang nya kau mau pijit berapa jam " akila melotot "ini tak akan lama " akila meletakkan jemarinya di tengkuk bram dan memulai pijitannya .
"ahhhhh"bram menggerakkan sedikit lehernya ."ini enak sekali sayang,hmm... pijitanmu enak juga " bram mengulum senyum.
"hmmm, bisa aja si loe bram " akila menabok punggung bram
"wkkkk... jangan GE...ER deh kamu non " kata bram mencibir aKila sambil tersenyum usil.
"yaaa...yaaa...aku sadar diri kok ,wkkk"akila terkekeh.
ia terdiam sesaat ,dalam benaknya ia teringat akan byru .
entah kenapa akhir-akhir ini akila ingin selalu dekat dengan bram.
rasanya dekat dengan bram lambat laun bisa meluluhkan hatinya yang beku.
tanpa sadar nama byrupun tersisih oleh sosok bram .
"ahhh....apa mungkin aku jatuh cinta sama bram " akila terdiam.
"babe....,babe ....," bram membuyarkan lamunan aKila
"hai,kok malah ngalamun si" bram menoleh kearah akila.
"ehhh mas ,iya kenapa " akila tersipu Karena kedapatan sedang melamun.
"aku gak apa -apa kok mas "akila menghentikan pijitannya .
"hmmm,sini ,sini..." bram menoleh dan menarik tangan aKila .
"apa mas ,aku seperti nya mau mandi'' ucap akila
" hehh,sini aku bilang " bram setengah membentak aKila dan melotot.
"ishhh,pria ini darting betul" akila memaki bram
"darting? apa itu darting "bram mengerucutkan bibirnya.
"darting itu darah tinggi ,bram " akila menekan kata-kata nya
"ckkkkkk, darah tinggi ? kamu bisa aja ,kalau aku mah bukan darting tapi ,b***** tinggi ." bram terkekeh geli.
"huuu ,kalau itu mah iya ,tuh betul banget ,dasar mesum ,otak udang juga iya tuh " akila menoel jidat bram.
"aww!! kasar banget si ,otak udang juga bisa bikin kamu m******* dan terkapar dir*nj*ng." bram tersenyum nakal
"ihh apaan si" akila tersipu.
"haii,udah jangan malu-malu ,aku malah seneng kalau kamu m******h itu artinya Kamu menikmatinya."
bram tersenyum dan menatap akila
lalu, kedua mata mereka saling menatap satu sama lain.
bram memandangi akila tajam
ia mengecup kening akila
kemudian ia m*ng*l*m telinga akila dan berbisik.
"let's do that one more time "bram memeluk erat aKila.
seketika itu ,otak akila terasa tak bisa berpikir ,ia lemah dan tidak bisa berkutik lagi.
tubuhnya terasa lemas dan lututnya terasa bergetar hebat.
bram semakin liar dan b**s ,layaknya singa jantan yang akan menerkam induk betina.
ia semakin b**s dan b**s .
"mas,hentikan itu ,kita harus kerja kan ? " akila meronta.
"shuttt!! diamlah,ini hanya butuh beberapa menit saja jika kau tidak membuat nya lama ." bisik bram .
"t-tapi..." akila berusaha menolak
"husss!! diamlah ." bram mengulum ****** akila, dan itu sukses membuat aKila m*b*k dan p*sr*h.
karena bram tak sabar ingin segera mengakhiri permainan nya,
ia langsung tancap gas .
pelan tapi pasti ia sudah berhasil menembus jalan yang penuh dengan lumpur surgawi.
dalam beberapa menit ia langsung mendapat pelepasan.
buggggg!!
__ADS_1
bram terkapar lemas dan ambruk di at*s tubuh akila.
akila terdiam ,ada rasa sedikit kesal dan marah dibenak nya .
ia tak bersuara sedikitpun.
bram yang merasa ada sesuatu dengan akila ia langsung mengangkat kepalanya dari t*b*h akila .
"kamu kenapa sayang ,kok diam " bram menatap mata akila namun aKila memalingkan wajahnya dari mata bram.
"haii ,aku lagi bicara sama kamu kenapa kau malah berpaling kesana ,lihat aku ,lihat mataku ."bram sedikit meninggikan suara nya
"sudahlah awas ,badanmu berat tau " maki akila dan menyingkirkan bram
"hmmmmm,maafkan aku sayang " bram membelai lembut rambut akila
namun aKila terdiam ia mengacuhkan bram.
ia membelakangi tubuh bram dan tak menggubris bram sama sekali.
"ini masih pagi ,sehingga aku cepat mendapatkan p********. nanti malam aku janji kamu pasti akan mendapat kan itu juga , sekarang biarkan junior beristirahat dulu ." bram tersenyum dan mengecup tengkuk akila lalu, memeluknya dari belakang .
"apa kau masih marah" rayu bram.
"aku gak marah ,siapa juga yang marah "akila sewot pada bram dan mengibaskan tangan bram dari pinggang nya.
"hmmmmm... ya baiklah ,jika kau masih marah ,aku akan mandi " kata bram bangkit dari tempat tidur nya. bram langsung masuk kekamar mandi dalam keadaan polos.
beberapa menit kemudian.
"akila tolong bawakan handuk untuk ku " teriak bram dari dalam kamar mandi.
"cepat akila sayang" bram semakin meninggikan suaranya.
"ihhh ,apaan si tuh orang, kurang kerjaan banget dehh ,dasar laki-laki egois " maki akila sambil bangun meraih handuk dan membuka pintu kamar mandi .
"nihh handuk nya " kata akila mengulurkan handuk dari luar.
"ihh ,mana coba handuk nya ,kejauhan tanganmu aku tak sampai aKila, majulah sedikit lagi " ucap bram meminta akila lebih maju kepintu .
lalu akila menuruti saja kata bram ,ia maju selangkah lebih dekat kepintu dan,
srettttt!!!! tangan bram menarik lengan akila
"masuk lah kedalam"ucap bram sambil membuka pintu dan menarik tubuh akila kepelukannya.
deggggg!!!
mata akila bertemu Pandang .
bram melotot tajam kearah akila .
namun aKila hanya terdiam dan menunduk .
"apa kau marah soal tadi "bram memutar tubuh akila dan kini akila membelakangi bram .
"haii jawab ,apa kau marah" tanya bram mengulang lagi pertanyaan nya .
akila masih terdiam ,namun bram masih terus m*nc**b*nya .
"mas hentikan, ini udah siang dan aku takut kita telat kekantor " rintih akila
"baiklah ,jika itu maumu " bram melepas pelukannya .
sekarang kau mandi ,aku akan keluar,kita pesan makanan untuk sarapan pagi ,dan setelah itu aku antar kamu keterminal " ucap bram
ia memakai handuk nya dan meninggalkan aKila .
...----------------...
07:00
"yah ....apa ayah udah selesai mandinya " ucap bu Ningrum
"udah bu bentar,ayah ganti baju dulu."teriak pak aji.
"baiklah ,kalau sudah selesai ,segera turun kemeja makan ,kita sarapan sama-sama ." ucap bu ningrum
"i- iyaa bu" sahut pak aji.
bu Ningrum menuruni anak tangga dan duduk lagi dimeja makan
"lohh bu ,ayah mana ? " ucap meylia
"mm ayah lagi ganti baju , bentar lagi juga turun kok" bu Ningrum tersenyum.
"ohh...bu, tapi meylia gak bisa antar kalian keterminal karena aku ada meetting pagi " ucap meylia menatap kearah Bu Ningrum.
"gak apa-apa nak..ibu sudah ketemu Kalian aja rasanya bahagia banget ,itu lebih dari cukup " kata bu Ningrum menepuk pundak anaknya.
"baiklah ,ayo ibu makan Yang Banyak ,bima septa,kok kalian diem aja daritadi." tegur meylia pada bocah itu.
"hmmm ,kita masih betah disini kak,kita gak mau pulang"ucap bima
"lohh ...loh...,kok bisa Kalian bilang seperti itu "ucap bu ningrum menganga.
"iyaa disini enak,ramai,tak pernah Sepi dari kerumunan orang-orang gak kaya didesa kita tinggal " ucap septa .
"wahh...wahhh.....kalau kalian betah disini siapa yang akan menemani ibu kalian, kalau ayah sibuk dikebun dengan pohon tembakau ayah ."Pak aji tiba-tiba menyela dari atas tangga.
"ehhh ayah ,sini sarapan yah, bareng kita "ucap meylia
"iya nak,oh ya tadi aKila telepon katanya ia menunggu kita diterminal"ucap pak aji sambil menarik kursi dan menduduki nya
__ADS_1
"hmmm gitu , yaudah gak apa-apa yah kalau gitu "buningrum menyendok nasi untuk pa aji dan menyerahkannya.
"ini nasinya " ucap bu Ningrum pada suaminya
"makasih bu"pa aji mengulum senyum.
"baiklah,selamat makan semua"ucap pak aji
...----------------...
"akila ,kau masih lama dikamar mandi nya ?"ucap bram
"gak mas, iya...iyaaa ..." akila membuka pintu kamar mandi dengan memegang kedua perutnya.
"kamu kenapa ? "bram memandangi akila
"gak tahu nih ,aku tiba-tiba sakit perut dan melilit gitu " akila meringis
"waduh ,kalau kamu sakit gini gimana aku bisa menengok mu nanti malam"goda bram
"ihh apaan si, jangan bercanda gitu dehh atau aku akan memukul kamu" akila melotot pada bram
"ishh, ishhh,,,tidak jangan marah gitu ayo kita jalan sekarang bukan kah kita mau ketemu ayah dan ibumu " ucap bram tersenyum.
"baik lah " akila tersenyum .
"eh,tapi sebaiknya kau minum obat dulu, biar saya pesankan lewat telepon" bram beranjak menelepon reseptionis.
"hmmmm,,"akila mengangguk
Beberapa menit kemudian bell boy datang mengantar pesanan bram .
bram membuka pintu dan mengambil obatnya , kemudian memberikan uang tip buat bell boy itu.
"pesanan tuan bram" ucap bellboy.
"iya terima kasih, ini ambilah "bram memberikan tip buat bellboy ,lalu ia masuk lagi kedalam kamar.
"nah !!! minumlah ini kau pasti akan baikan ".ucap bram menyerahkan sebuah bungkusan kecil berisi obat untuk akila.
"iyaa mas,makasih " akila tersenyum manis dan segera mengambil itu lalu meminumnya ."
setengah jam kemudian,
"ayo kita check-out sekarang,kita OTW ke terminal, lalu aku antar kamu kekontrakan ambil baju seragam dan setelah itu kita berangkat kekantor " bram mengambil kunci mobil dan menggandeng tangan akila keluar dari kamar h*tel.
...----------------...
"akila ,kita udah sampai nih,mana ayah dan ibumu" ucap bram sedikit menongolkan kepala nya keluar kaca mobil.
"hmmm bentar aku telepon ayah ku dulu" akila merogoh tasnya dan mengeluarkan ponselnya.
ia memencet tombol layar dan memanggil ayahnya .
tutttttttt,,,,Tut,,,,, (tersambung)
"halo ayah aku udah sampai nih , didepan pintu terminal."ucap akila
"ohh...kita belum sampai nak ,ini baru mau masuk keterminal taxinya" ucap pak aji
"ohh,oke kalau begitu aku nunggu di sini aja ya " ucap akila
"iya nak.. assalamualaikum! " pak aji menutup telponnya.
akila menaruh ponselnya ditas
"gimana? mereka dimana kil "tanya bram.
"mereka masih ditaxi " ucap akila
"ohh ,,gitu, yaudah kalau gitu " bram terdiam dan menyenderkan kepalanya di jok mobil.
"mas,,ayahku sangat galak kalau masalah cowok yang coba-coba dekat dengan aku" ucap akila melirik bram dari balik spion.
''mmmm,lalu apa masalahnya"ucap bram cuek.
"ya ada lah,mas.., kamu kan dekat dengan aku " ucap akila sambil berdecak kesal.
"hmmmm, lalu kalau aku dekat dengan kamu aku kudu salto gitu" bram sedikit sewot
" ishhh loe ,mang ya ,gak
ngerti-ngerti deh " akila sinis.
"ya lagian kamu aneh kil,kalau misalkan ayahmu galak,aku bisa kok bicara baik-baik dengan beliau ,bilang saja kita cuma rekan kerja , gampang kan " bram menatap akila dari spion .
"ya udah dehh, whatever!!!" akila menggerutu.
"hmmmm ,dasar wanita aneh " maki bram.
"loe yang aneh " akila jutek
"loee!! "
"loeee!!!! " akila tak mau kalah.
"stop....,stop...., itu ada taxi berhenti didepan terminal , kayaknya itu ortu kamu kil" bram menunjuk kepintu terminal.
"ehh iyaa, itu pasti mereka"
akila langsung turun dari mobil bram dan menemui keluarganya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...