SYAKILA

SYAKILA
232.BUAH DUREN


__ADS_3

malam harinya ...


'' mas ,aku laper nih ,kita makan yuk .'' ucap akila dari balik selimutnya.


'' hmmm, memang jam berapa ini .'' bram sedikit menguap.


rupanya tadi sore mereka berdua menghabiskan waktunya berjam-jam hanya untuk menikmati momen bahagianya sebagai pengantin baru.


memang benar kata orang, tidak ada yang lebih manis dari manisnya malam pengantin.


'' jam ,8 :15 menit .'' ucap akila sembari bangkit dari tempatnya dan duduk disamping ranjang.


'' ya udah,kamu pakai baju kamu ,kita keluar sekarang,babe ..'' ucap bram sembari mengecup kening akila.


''makasih untuk tadi ya.'' ucap bram lembut.


''emmm.'' akila tersenyum manis pada bram.


tak lama , mereka pun pergi dari apartement bram dengan mobilnya.


'' kamu pengin makan apa babe .'' tanya bram sambil fokus menyetir.


ada senyuman kebahagiaan yang luar biasa terpancar, dari wajah bram kali ini.


'' aku lagi pengin makan lamongan mas , kayaknya enak.'' ucap akila tersenyum tipis.


'' ohh,okayy , kita meluncur kesana segera.'' kekeh bram.


'' okay...'' akila terlihat senang sekali dengan ucapan bram .


'' babe...'' Bram mengusap lembut jemari akila.


'' hmmm,ya mas .'' akila memandang wajah bram dengan tatapan penuh tanya.


'' makasih ya ,aku bahagia banget kamu udah mau jadi pendamping hidupku.'' ucap bram lembut sembari mengecup jemari akila.


akila bergidik seketika saat bram mencium tangannya.


'' kamu kenapa babe..'' bram menatap lembut akila.


''nggak kok mas,aku gak apa-apa.'' akila menggeleng pelan.


'' ohh, aku tahu,pasti kamu lagi mikirin nanti mau coba g*y* apa gitu kan?'' Bram mencibir akila dengan ucapan yang berbau 21+


'' ihhh , sembarangan.'' akila menimpuk lengan bram dengan tasnya.


'' ya kan,ngaku aja deh.'' kekeh bram menatap akila mesum.


'' ihh ,gak ya,kamu aja yang Viktor.'' maki akila memalingkan wajahnya kesembarang tempat.


'' ihhh, apaan tuh Viktor.'' Bram mengernyit bingung.


'' Viktor\= pikiran kotor.'' ucap akila seraya menoel jidat bram .


'' auuww!! sakit tahu babe ..'' bram meringis kesakitan.


'' ihh ,lebay banget si,gitu aja sakit, udah ahh ,tuh kita udah sampai di warung makan lamongan.'' akila menunjuk ke arah rumah makan pinggir jalan yang mulai buka tiap jam 5 sore sampai jam 2 pagi.


''ya udah iya ,ayo kita turun.'' bram mengusap -usap keningnya yang sedikit sakit akibat toelan tangan akila.


Bram mematikan mesinnya seketika.


ia mulai turun dari mobilnya dan diikuti oleh akila .


'' babe ,kamu mau makan apa .'' ucap bram sembari berjalan kearah tempat duduk.


'' aku lagi pengin makan pecel lele, puyuh goreng ,sambal Lombok ijo , minum nya lemon tea aja boleh.'' ucap akila menatap buku menu yang ada dihadapannya.


'' ya udah, samain aja boleh deh .'' ucap bram seraya mengacak rambutnya .


'' oke ..'' ucap akila melambaikan tangan ke pemilik warung makan tersebut.


terlihat pemilik warung mendekat pada bram dan akila.


" mas ,saya pesan ini ya .'' ucap akila terlihat menunjukan lembaran menu pada pemilik warung makan.


'' ohh,iya baik ,ada lagi yang lain mba.'' tanya pemilik warung pada akila.


"sementara itu dulu mas.''ucap akila ramah.


'' baik, silahkan ditunggu ya mas ,mba.'' ucap pemilik warung makan tersenyum manis.


'' iya mas.'' akila dan bram menyahut secara bersamaan.

__ADS_1


pemilik warung makan pun meninggalkan mereka berdua.


sementara menunggu pesanan jadi .


akila dan bram sibuk dengan ponselnya masing-masing.


'' mas .'' tiba-tiba akila membuka obrolan.


''iya babe.'' ucap bram mendongakan wajah.


'' ibu sama ayah nginep di rumah kamu jadinya.'' ucap akila sembari menatap layar ponselnya.


'' ohh,ya baguslah,jadi gak perlu keluar biaya untuk sewa penginapan kan.'' ucap bram lembut.


'' mmmm.'' akila tersenyum tipis.


'' ya udah,besok kita kerumah ya ,biar kita antar mereka sampai ke terminal.'' ucap bram sembari meraih tangan akila dan menggenggam erat-erat.


'' iya mas.'' akila tersenyum simpul.


membuat bram ingin segera sampai ke apartement lagi.


dan segera mencoba berbagai g*y* dengan istrinya itu.


" permisi.'' ucap sang pemilik warung makan mengagetkan mereka berdua.


sontak bram melepaskan genggaman tangannya.


sang pemilik warung pun tersenyum dalam hati saat mendapati mereka berdua sedang bermesraan .


seolah mengerti dan maklum ,bahwa mereka adalah sepasang pengantin baru.


'' wah, kalian berdua pasti pengantin baru ya.'' goda pemilik warung asal tebak.


'' hmmm.'' Bram pun menggaruk kepalanya karena ucapan pemilik warung barusan.


sedangkan akila hanya tertunduk malu sambil tersenyum dalam hati.


seolah tak mau berlama-lama disitu karena mendapati wajah keduanya mulai memerah, sang pemilik warungpun segera mengakhiri percakapannya.


'' ya udah ,selamat makan mas, mba .'' ucap pemilik warung tersenyum sambil berlalu dari hadapan mereka.


'' iya mas, makasih.'' Bram pun tersenyum kecut, .


''kok masnya bisa tahu kalau kita pengantin baru .'' ucap akila masih terlihat memerah.


'' aroma, aroma apa .'' akila mengernyitkan alisnya.


'' ya, aroma buah duren kali."kekeh bram.


" hahh!! duren? ko bisa.'' akila tercengang.


'' ya bisalah , kan kita habis b*l*h duren.'' kekeh bram sembari menoel hidung akila.


"ihhh,kamu tuh ya.'' akila melotot memandangi bram.


ia begitu gemas dan kesal karena ucapan bram barusan.


" hehe,habisnya kamu tu aneh , pakai nanya kenapa dia tahu kita pengantin baru.


ya mana aku tahu lah.'' Bram mengusap rambut akila


'' ihhhh...'' akila terlihat kesal dan jengkel dengan ulah bram .


'' udah,gak usah manyun gitu, buruan makan yang lahap ,kita kan mesti tempur lagi habis ini.'' goda bram pada istrinya.


'' huuu...'' akila memonyongkan bibirnya.


iapun segera meraih piring berisi nasi dan menoel sambel hijau itu dengan ujung jarinya.


'' wihhh,ini tuh mantap banget sambalnya.'' akila terlihat berbinar- binar.


Bram hanya menggeleng pelan melihat tingkah istrinya itu.


seolah tak mau berkomentar apapun ia lebih memilih menikmati makanan nya.


*****


RUMAH IBU KRISTAL


malam ini dirumah Bu kristal terlihat sangat sepi.


udah beberapa hari ini pak Wijaya pergi keluar kota.

__ADS_1


Bu kristalpun merasa bosan dengan keadaannya.


kringg......


Bu kristal memencet tombol darurat dari kamarnya.


'' nya...nyonya panggil saya.''salah satu pelayan menghampiri Bu kristal.


'' saya mau keluar , tolong panggilkan supir, suruh antar saya malam ini kesuatu tempat.'' titah Bu kristal terlihat dingin.


'' Baik nya...'' pelayan itupun berlalu.


**beberapa menit kemudian,


terlihat supir pribadi tuan wijaya menghampiri Bu kristal.


'' nyonya panggil saya.''ucap sang supir itu sopan.


'' heem,antar saya malam ini.'' ucap Bu kristal Sembari menenteng tasnya .


'' baik nya ..'' sang supir itu melangkah menuju garasi mobil.


Bu kristal mengenakan kacamata hitamnya.


entah apa yang disembunyikan dari balik kacamata hitamnya itu.


yang pasti ia berusaha terlihat baik-baik saja.


'' kita mau kemana nya..'' tanya supir pribadinya itu.


" kita kesuatu tempat ,ikuti saja petunjuk dari saya.'' ucap mama kristal datar.


'' baik nya ..'' angguk sang supir


mobil pun melaju lebih kencang dari sebelumnya.


mama kristal menyenderkan punggungnya di jok mobil.


'' pertigaan depan belok kanan.'' titah Bu kristal.


'' iya nya...'' jokopun mengiyakan saja ucapan majikannya itu .


tak lama ,


mobil berhenti di depan sebuah rumah yang lumayan besar dan megah.


entah rumah siapa itu.


Bu kristal pun turun dari mobilnya.


wanita itu melepas kacamatanya.


kring....kring....


Bu Kristal memencet tombol bel yang ada didepannya.


tak lama keluar dari rumah tersebut seorang wanita paruh baya.


'' maaf ,ibu siapa.'' Tanya wanita yang barusan keluar dari rumah tersebut.


'' tuan rumahnya ada ,saya mau ketemu.'' raut wajah wanita itu seperti ketakutan ketika mendengar ucapan bu kristal.


" e...tuan.., tuan lagi ...'' wanita itu tercekat.


namun, Bu kristal tak mau berlama-lama iapun menerobos masuk kedalam rumah tersebut.


'' maaf bu,ibu tidak boleh masuk.'' tahan wanita itu tapi ,Bu kristal tak menghiraukannya.


ia tetap menaiki tangga menuju ke kamar yang ada dilantai atas .


'' ahh...ahhh...ahh..ahhh...'' terdengar suara rintihan seorang wanita yang seperti sedang merasakan kenikmatan yang luar biasa dari dalam kamar yang sedikit terbuka pintu nya itu.


Bu kristal terlihat seperti ingin menerobos masuk kedalam kamar itu namun,


ia menggigit bibirnya perlahan karena wanita yang ada didalam kamar merintih semakin keras.


lamanya ia berdiri disana ,ia memberanikan dirinya masuk kedalam kamar tersebut.


brakkkk......


'' papa...!!!!'' teriak Bu kristal dengan lantangnya.


'' mama!!!!'' Sontak dua orang yang masih terengah-engah itu pun terkejut bukan main melihat kedatangan bu kristal yang tiba -tiba .

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2