SYAKILA

SYAKILA
187. MEETING DI VILLA


__ADS_3

'' selamat menikmati.'' ucap bryan pada akila yang dari tadi bengong didepan meja makan.


'' pak,ini gak salah ? kita makan malam sebanyak ini.'' ucap akila menatap heran pada menu yang ada didepannya.


'' udah lah,makan aja gak usah banyak tanya.'' omel bryan sembari menikmati hidangan nya.


akila hanya menghela napasnya.


ia pun mulai menikmati makan malamnya.


'' gimana,enak gak.'' tanya bryan pada akila .


'' emmmm ,enak,enak banget .'' akila membulatkan matanya.


karena menurutnya ini adalah menu yang paling enak dari semua makanan yang pernah ia makan sebelumnya.


'' ya jelas enaklah ,ini kan hotel berbintang .'' ucap bryan sedikit mengernyit.


'' hmmm..'' akila tersenyum hambar.


'' udah,kamu habiskan makanan nya lalu kita lanjut keacara yang lain nya.'' ucap bryan membuat akila bertanya.


'' acara lain nya? emang acara apaan.'' akila menatap bryan lurus.


'' acara.....'' kekeh bryan sedikit mesum.


'' ihhh,gak jelas banget si. dasar!!!'' maki akila.


" udah,gak usah banyak protes.'' bryan sedikit kesal.


'' hmmm'' akila menghembuskan napas kesal.


*****


" pak , belum tidur.'' ucap Stefani yang tiba-tiba udah dibelakang rio.


'' ehhh,stef,kamu juga disini.'' ucap rio terlihat kaget.


'' iya aku belum bisa tidur , masih ingin santai sambil menikmati keindahan puncak .'' ucap Stefani tersenyum kecil.


'' iya sama dong kalau gitu.'' kekeh rio.


'' yaudah,mau pesan cappuccino gak.'' tawar Stefani.


'' oh,aku udah ada, gak usah stef , thank.'' tolak rio.


'' yaudah ,aku pesan cappuccino dulu ya.'' ucap Stefani tersenyum sambil berlalu.


rio tampak asyik menikmati keindahan puncak malam ini,menikmmati keindahan kota Jakarta dari puncak sungguh pemandangan indah yang jarang ia lihat.


apalagi ia sangat sibuk dengan pekerjaannya. hingga ia lupa untuk sekedar healing.


'' pak,kita jalan-jalan kesana yuk.'' ajak Stefani tiba-tiba dari belakang rio. membuat rio agak terkejut dibuatnya.


'' kemana ,aku gak biasa jalan-jalan diarea sini.'' ucap rio datar.


'' hmmm ,udah ayo ikut aja ,biar aku temenin.'' ucap stefani setengah merayu.


'' iya udah.'' rio mengikuti ajakan Stefani.


mereka berdua berjalan menyusuri taman diarea villa itu.


sejuk,dingin,damai menjadi satu.


'' kita duduk di sana yuk.'' ucap rio pada stefani.


Stefani mengangguk setuju.


'' bye the way ,bapak udah punya pacar,istri mungkin..? '' tanya Stefani kepo.


rio hanya tersenyum.


ia menikmati minuman nya.


srupppp..srupppp...


'' aku ada pacar,tepatnya tunangan.'' ucap rio terlihat senyum diwajahnya.


'' wihh,bahagia banget ya ,yang jadi tunangan bapak.'' ucap stefani setengah memuji.


"bahagia?'' rio mengernyit.


'' iya,bahagia ,pak rio udah ganteng,tajir,baik lagi,apalagi CEO muda dan berkelas kayak bapak.


" wanita mana coba yang gak klepek-klepek sama bapak.'' goda Stefani membuat rio tersanjung dan geer.


'' wkkkk,kamu berlebihan.'' ucap rio berusaha terlihat biasa aja.


'' bye the way,udara dingin banget nih,kita balik ke kamar yuk.'' ucap rio terlihat bergidik.


'' of course, let's go'' ucap Stefani , mereka berdua beriringan masuk kedalam kamar masing-masing.


*****


'' akila ,kamu ngapain didalam.'' seru bryan dari luar kamar mandi.


'' bentar.'' ucap akila setengah teriak.


bryan masih sabar menunggu akila yang masih sibuk didalam kamar mandi.


krettt...


pintu kamar mandi terbuka.


akila tak melihat keberadaan bryan.


iapun merasa aman ternyata bryan tak ada dikamar nya.


ia mengikat rambutnya.


mencoba melepas dress-nya .


saat ia hendak melepas dress-nya sebuah tangan mendekap tubuhnya.


'' kamu habis ngapain si,lama banget dikamar mandi.'' lirih bryan ditelinga akila.


serrrr...


darah akila berdesir naik.


'' aku habis bersih-bersih.'' ucap akila setengah gugup.


'' bersih-bersih? '' bryan membalikan tubuh akila dan sedikit berkerut.


''hmmm.'' akila mengangguk pelan.


bryan pun menatap akila dalam-dalam.


tatapan itu seperti tatapan seekor singa yang siap memburu mangsanya.

__ADS_1


akila sedikit gemetar, namun bryan merengkuh pinggul akila dan mendekapnya erat.


pelukan itu terasa hangat dan nyaman.


aroma tubuh bryan mampu membius akila hingga hanyut dan terbawa suasana.


bryan pun semakin memperkuat pelukan itu ,tapi tiba-tiba tangan nya menelusup kebawah dress akila.


akila hanya membisu,ia tak bisa berbuat apa-apa.


hanya mampu memejamkan matanya.


bryan pun tak bisa menahan terlalu lama.


ia langsung membopong tubuh akila keatas ranjang nya.


akila tampak pasrah berada dibawah sana.


bryan dengan sigap melucuti kain yang menutupi akila dan dirinya.


malam ini adalah malam panjang yang melelahkan bagi dua insan itu.


setelah bergumul semalam suntuk mereka terlelap tanpa sehelai benangpun.


******


PAGI MENJELANG


akila membuka matanya perlahan.


ia terkejut dengan dirinya yang masih bulat.


tanpa ia sadari bryan juga memicingkan matanya.


akila langsung bangkit dan bermaksud ingin kekamar mandi.


tapi tangan bryan menarik tubuh nya.


kepelukannya.


'' pak,ini udah pagi aku mau mandi , risih.'' ucap akila setengah protes.


'' hmmm,aku masih kangen tahu,kekamar mandi nya nanti aja.'' ucap bryan menggelitik **** akila.


hingga akila tak bisa berbuat apa-apa.


karena bryan sudah memegang kartu AS nya.


brakkk...


bryan m*n*nd*h tubuh akila.


tanpa menunggu lama , iapun segera melancarkan aksinya.


* beberapa saat kemudian ,


'' kamu mau pulang kerumah atau langsung kekantor .'' ucap bryan pada akila.


''iya ,aku pulang lah,kan aku mau ganti baju juga.'' ucap akila memegang tengkuk nya.


'' yaudah,aku antar ya,kita berangkat ke kantor bareng.'' ucap bryan.


'' gak usah,aku pulang sendiri aja pak,aku gak mau anak-anak juga curiga pada kita.'' tolak akila.


'' iya,benar juga katamu.'' ucap bryan.


'' iya pak.'' akila tersenyum kecil,bryan tampak berpikir sesuatu .


'' bapak mikirin apa.'' ucap akila.


'' seperti nya lebih baik aku antar kamu aja ya,kita kekantor bareng aja.'' ucap bryan.


'' tapi pak...'' akila membantah.


''ayolah,aku gak tega melihat kamu pulang sendirian,emang aku cowok apaan mau ambil enak nya aja.'' ucap bryan sedikit menggombal.


'' ya, terserah bapak aja deh.'' akila tersenyum pasrah.


'' oke,kita siap-siap yuk .'' ajak bryan


'' emmmm.'' akila mengangguk.


******


" udah jam berapa ini,kok aku gak dengar suara alarm.'' rio berbicara sendiri.


tok...tok..tok...


ia pun terkejut saat mendengar ketukan pintu.


akhirnya ia pun bangkit dan membuka pintu kamarnya.


''maaf,kami mau antar sarapan.'' ucap penjaga villa itu.


'' ohh iya , makasih.'' rio mengambil alih sarapan nya itu.


lalu penjaga villa pun pergi.


'' ricko udah bangun belum ya.'' lirih rio sambil menikmati sarapan nya.


roti bakar dan kopi hitam.


cling...


sebuah pesan masuk dari ricko.


[ bos,udah bangun,kita harus kekantor nanti jam 12]


rio menaruh lagi ponselnya.


ia segera menghabiskan sarapannya.


cling....


satu pesan masuk di ponsel rio lagi.


[ pak ,gimana ,sarapannya udah dimakan.]


[ ohh,jadi kamu Yang pesankan sarapan ya.]


[ iya ,aku sekalian aja tadi.]


[ ohh gitu..]


[ ricko juga aku pesankan kok]


[ ohh,okee..]


rio mengakhiri chatnya.

__ADS_1


karena tiba-tiba ia ingin ketoilet.


*****


DI KANTOR BRYAN


bryan sedang asyik dengan lamunan nya.


tiba-tiba terdengar suara ketukan.


'' masuk.'' seru bryan.


tiba-tiba berdiri didepan bryan seorang wanita.


" pak, aku bikinkan kopi.'' ucap akila Yang sudah berdiri didepan meja bryan.


'' ehh,akila.'' bryan sedikit terkejut karena akila udah di depan nya.


'' bapak ngalamun.'' akila berkerut.


'' iya , tiba-tiba saja badanku gak enak .'' terang bryan.


'' mana yang sakit.'' ucap akila seraya meraih pundak bryan.


bryan agak canggung karena sikap akila.


'' udah ,biar aku pijitin.''ucap akila tersenyum kecil .


bryan pun menatap lurus ke depan dan akila memijat pundak bryan perlahan.


bryan pun merasakan kenikmatan yang luar biasa saat akila memijat nya.


tiba-tiba tangan bryan meraih jemari akila dan membimbing akila untuk duduk dipangkuannya.


kini wajah akila dan bryan berdekatan satu sama lain.


" kamu wanita yang baik,aku suka itu.'' ucap bryan perlahan.


'' pak,ini dikantor,aku takut ada yang lihat. " ucap akila


'' shutt !! diam saja seperti ini sebentar saja oke.'' pinta bryan.


tiba-tiba saja akila merasakan ada sesuatu yang menonjol dibawah sana.


'' pak,please.'' ucap akila.


'' nanti malam aku mau bicara serius sama kamu.'' ucap bryan.


'' bicara apa.'' tanya akila agak kepo.


'' nanti aja,sekarang kamu diam disini aja.'' ucap bryan seraya mencium bibir akila.


akila hanya membisu.


bryan langsung meraih bibir itu lagi dan mengecup nya.


tok..tok...tok..


tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.


sontak akila dan bryan terkejut .akila langsung bangkit dan menjauh dari bryan.


ia pun langsung bersembunyi di balik kursi bryan.


'' masuk.'' ucap bryan.


'' pak,ada berkas yang perlu ditanda tangani.'' ucap Cristin


''ohh,iya taruh di situ aja Cris..'' ucap bryan pura-pura sibuk dengan laptop nya.


''ohh iya pak.'' Cristinpun menuruti perintah bryan.


'' kalau begitu saya permisi dulu.'' ucap Cristin tersenyum,tapi tiba-tiba matanya tertuju pada sepasang sepatu wanita yang ada dibawah meja bryan.


'' pak,ini sepatu siapa.'' ucap cristin pada bryan.


mata bryan terbelalak.


'' OMG ,gawat!! ''batin bryan, bryan menggaruk kepalanya.


'' pak,sepatu siapa.''cristin mengulang kembali.


'' ohh,itu sepatu akila ,tadi dia bilang titip disini dulu karena heelnya masih basah .


'' heelnya basah.'' Cristin mengernyit.


'' iya , masih basah, lemnya belum kering karena tadi saya bantuin pasangkan .


'' kebetulan lemnya cuma saya yang punya.'' ucap bryan berbohong.


''ohh gitu.'' Cristin mengangguk.


'' yaudah ,saya permisi dulu ya pak.'' pamit Cristin .


'' oke , silahkan.'' ucap bryan


Cristinpun pergi dari hadapan bryan.


''huftt'' bryan terlihat Lega karena Cristin udah pergi .


akila langsung keluar dari persembunyian nya.


'' pak,aku balik kerja ya.'' ucap akila ngos-ngosan.


'' heii.. tunggu.'' tahan bryan.


'' apa lagi pak.'' ucap akila setengah protes.


'' kiss dulu dong.'' rayu bryan ,dengan nada nakalnya.


'' ishhh ,mesum banget si.'' omel akila.


'' husss,jangan banyak bicara , buruan.'' tegas bryan.


akila langsung mengecup pipi bryan .


cuppp..


'' thank's babe.'' bryan terkekeh.


'' gombal!!'' maki akila, lalu iapun pamit pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🙏🙏🙏🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2