SYAKILA

SYAKILA
68. LAMARAN


__ADS_3

1 MINGGU KEMUDIAN


" ya Allah anak ibu cantik banget hari ini dengan balutan kebaya yang cerah dan segar membuat kamu terlihat anggun." puji Bu Ningrum pada akila.


"ahh..ibu bisa aja ,aku biasa aja kok , jangan berlebihan gitu nanti aku GR " akila tersipu didepan cermin .


"hmmm, memang kamu cantik,ibu gak berlebihan ini fakta sayang." bu Ningrum mengusap kepala anaknya.


ada rasa haru dan bahagia , karena akila telah menemukan calon pendamping hidup dan imam untuknya.


tanpa terasa air matanya meleleh.


"Bu..ibu gak apa-apa " akila mengusap tangan ibunya.


"ehhh.. enggak kok nak, ibu baik-baik saja .


oh ya, keluarga bram udah datang loh ,kita turun yukk" ucap bu Ningrum tersenyum


"aduh,tapi Bu,akila grogi nih " akila menghela napas panjang.


"udah,gak usah gerogi gitu ,sini , pegang tangan ibu ,biar gak grogi lagi" bu ningrum menuntun akila turun kebawah menemui bram dan keluarga nya.


akila terlihat anggun dengan balutan kebaya berwarna merah maroon.


ia mengembangkan senyum malu dan menuruni anak tangga dengan


hati-hati.


bram tampak tersenyum manis melihat akila yang sangat cantik.


"babe..kamu cantik banget ,hari ini " bram berbisik ditelinga akila


"huss..bisa diem gak tuh mulut , banyak orang yang lihat kita " akila mendengus.


beberapa menit kemudian,


acara tukar cincinpun dimulai,dan semua tampak ceria memancarkan aura kebahagiaan.


selanjutnya ,acara makan-makan bersama dimulai .


"akila !! " tiba-tiba suara seorang wanita mengagetkan akila dan bram.


"Ruby...?" akila menghampiri Ruby


"kamu datang,sama siapa? aku pikir kamu gak datang." akila menggenggam jemari Ruby.


"aku datang sama laura dan vero,tuh !! mereka didepan lagi jalan kesini " ucap ruby mengembangkan senyum.


"ohh.. ya ampun ,kita foto yuk ,buat kenang-kenangan ." akila tertawa kecil.


lalu tak lama Laura dan vero berjalan kearah mereka berada .


"kill.."panggil vero seraya menghamburkan pelukannya pada akila


"selamat atas pertunangan kalian,semoga cepet menikah dan punya anak." ucap vero terkekeh.


"ihhh..,kamu dulu tuh,yang udah tunangan ,jadi aku entar aja nikah nya nunggu kamu nikah dulu ."akila mengulum senyum.


"yee, Kalau kamu mau nikah dulu juga gak apa-apa kali ,aku ikhlas" ucap vero sedikit menggoda .


"hmmm..,gak lah,aku mau ngumpulin uang dulu buat beli mahar wkkk "akila terkekeh.


"ahhh,bisa aje kamu ,aku mau dong minta minum ,haus nih " vero mengerucutkan bibirnya.


"ohh, ya ampun sampai lupa ,kalau aku belum nawarin minum." akila tertawa kecil.


akila ,Laura,ruby,dan vero adalah 4 sekawan yang sejak SMA selalu


apa-apa bareng , bahkan saat ketoilet ,makanpun selalu bersama.


suka ,duka ,sedih selalu bersama.


tak jarang mereka selalu bertukar tempat tidur , besok akila menginap di rumah vero ,besoknya lagi vero nginep di rumah Laura seperti itu terus bergantian.


sampai suatu hari, ibu akila menasehati ,kalau berkawan karib hendaknya sewajarnya saja , jangan berlebihan ,jika suatu saat ada perselisihan dan perbedaan pendapat gak akan memecah belah pertemanan mereka berempat.


tapi,akila tak mau ambil pusing ucapan ibunya .


toh,selagi mereka nyaman , kenapa gak ?


****


"mas bram, " panggil akila


"iya " bram mendekati akila dengan tiga temannya itu.


"tolong fotoin kita dong, buat


kenang-kenangan" pinta akila setengah merengek.


"iyaa..boleh " bram mengambil alih ponsel akila dan menjepret foto mereka ber4 dengan sangat jeli bak seorang fotografer profesional.


"okee..thank " akila Mengulum senyum.


*


*

__ADS_1


*


karena waktu sudah sore mereka pamit pulang,dan terpaksa mereka harus berpisah untuk sementara waktu atau bisa dibilang cukup lama .


"akila,kita pamit pulang ya ,udah sore juga, takut gak ada bis " ucap vero


"hemm,sangat disayangkan ya,kita baru aja ketemu harus berpisah lagi " akila menghela napas.


"gak apa-apa,toh kita masih bakal bisa ketemu kan ? lagian kita masih satu negara ,kan ? kecuali aku jadi TKW di timur tengah mungkin kamu akan punya waktu berjam-jam untuk sampai kesana." celoteh vero.


"iyaa tuh bener,kata vero aku juga bakalan sering-sering main kok kesini , lagipula aku kan kerja di kota T ,itu cukup sebentar untuk sampai kesini " Laura menepuk pundak aKila.


"okee..,okee..,yaudah kalian hati-hati ya ,kalau udah sampai kabari kita okeyy !!"pesan akila seraya memeluk mereka bertiga.


...----------------...


"Alhamdulillah ya,acara hari ini berjalan dengan lancar ." ucap buningrum lega.


"iya bu, besok kita langsung pulang ya,kan kita gak bisa lama-lama disini " ucap pak aji.


" iya yah, oh ya pak ramdan mana? " tanya Bu Ningrum


"ada dikamar ,mereka lagi istirahat kok " pak aji tersenyum sambil menyesap kopinya.


"bu.. bentar lagi Maghrib akila sama bram kemana sii " tanya Pak aji.


"gak tahu nih,katanya si tadi cuma keluar sebentar cuma mau nganter meylia kok sampai sekarang belum pulang." buningrum tampak khawatir.


*


*


*


"mas..kita pulang yuk ,aku gak mau bikin orang tuaku nunggu dikontrakan lama-lama " ucap akila sedikit kesal dengan tingkah bram yang konyol.


bagaimana gak konyol coba ,mereka malah asyik melakukan itu dimobil .


mana cuaca sepi ,takut ada begal kan ?


dasar si bram punya libido tinggi , terlalu beresiko kan ,hmmm...


"mas...kita ngapain si disini kelamaan,aku takut ada begal tahu ini tuh daerah sepi dan rawan."rengek akila sambil Sesekali mengeluarkan d*s*h*n .


"udah..kamu diam aja ,aku belum mencapai apapun,kalau kamu berisik aku gak konsen ." protes bram..


"t-tapi..." akila menggigit bibirnya dan mencengkeram punggung bram .


bram semakin bersemangat melakukan p*n*tr*s* .


"shutt!! diamlah " suara bram terdengar parau.


happp...!!! bram menghentakkan pinggulnya.


semakin lama , semakin cepat gerakan itu.


dan..


udah Sampai...


"makasih babe..aku suka" bram mengecup kening aKila.


"ahhh..." akila mengibaskan bajunya karena kepanasan .


ia tak memandang bram sama sekali.


saat ini akila lebih mirip wanita pemuas ***** sesaat bukan seorang tunangan dimata bram.


bisa dibilang akila lebih mirip wanita *****.


'' kita pulang sekarang.'' ucap akila jutek.


"ayoo.." bram melajukan mobilnya.


menuju kekontrakan akila.


ditengah perjalanan.


akila tampak diam saja ,ia melirik kearah bram dengan jutek.


"mas..aku mau nanya nih " ucap akila membuka obrolan


"nanya apa ? " bram memandangi akila sejenak lalu kembali fokus ke setir mobil.


"kamu.. sebelumnya ,kaya gini juga sama mantanmu apa gak "ucap akila terdengar ketus dan menyelidik.


"apa maksud kamu " bram menatap akila sekilas lalu fokus kembali pada jalan .


"maksudku ,apa kamu seagresif ini sama mantanmu dulu ." akila mengulangi lagi pertanyaan nya.


"hmmm..kenapa bahas itu ,aku gak suka " ucap bram menekuk mukanya.


raut mukanya berubah .


"kenapa memang, aku cuma tanya apa salahnya hah" tiba-tiba akila meninggikan suaranya.


dan melotot ke arah bram.

__ADS_1


bram hanya terdiam,akila merasa sakit jika membayang kan bram begitu ******** saat dengan wanita yang dulu menjadi teman tidur nya.


tiba-tiba ia menitikkan air matanya .


ia merasa ngilu jika membayang kan bram sedang bergulat dengan wanitanya beserta


******* -desahannya itu .


sakit..rasanya , seolah-olah ******* dan suara yang memilukan itu tidak bisa hilang dari pendengaran akila.


akila masih terdiam sejenak.


bram yang melihat itu hanya bisa melirik dan diam.


tak berani mengeluarkan sepatah katapun.


shittttt..


mobilpun berhenti seketika .


akila menatap kearah bram.


"akila,semua itu kan masa lalu ,kita Sekarang jalani masa kini dan membuka lembaran baru, pliss, jangan bahas masa lalu." bram menggenggam tangan akila , mencoba menjelaskan .


akila hanya terdiam ,ia memalingkan mukanya .


"babe.. dengarkan aku, aku gak mau kamu terus-menerus dihantui oleh masa lalu ku." ucap bram serius.


"beri aku waktu mas,kamu terlalu banyak mantan tidur ,jadi ,aku belum bisa melupakan itu .apalagi saat aku berc*nt* dengan mu aku selalu memikirkan mungkin kamu juga memperlakukan mereka seperti kamu memperlakukan aku." ucap akila menahan sesak didadanya .


"hmmm.. baik ,aku beri waktu selama mungkin supaya kamu bisa berpikir sejenak dan bisa menerima kenyataan." ucap bram datar.


"hmmm..aku mau pulang tolong jalankan mobilnya " akila terlihat cuek dan dingin.


"baik" bram menyalakan mesinnya dan melajukan mobilnya.


*


*


*


"akila kamu dari mana " ucap Bu Ningrum


"hmm..tadi macet bu dijalan " ucap akila singkat


"lohh..nak bram mana , kok kamu sendirian "ucap Bu Ningrum penuh tanya .


"ada , didepan bu, lagi markir mobilnya ."ucap akila cemberut.


"Bu aku mandi ya,dan mau langsung tidur "pamit akila.


"lohh..lohh.. terus yang nemenin bram siapa ? " bu ningrum setengah teriak.


"udah..'biarin aja ,dia juga bisa sendiri kok, " ucap akila cuek.


"tuh anak kenapa si,jadi aneh gitu " Bu Ningrum berkerut.


lalu..bram masuk kedalam.


"Tante..apa ibu sama bapak udah tidur "bram menaikan alisnya .


"iyaa nakk..mereka udah tidur , karena nungguin kalian lama , Sampai ketiduran deh,udah biarin aja , kalian nginep disini aja , besok pulang


pagi-pagi ,Udah malam juga nak " ucap bu Ningrum tersenyum .


"ohh..ya tante baik ,lalu aku tidur dikamar mana tee " tanya bram


"ohh.. dikamar atas , yang pojok dekat kamar aKila nak," Bu Ningrum mengarahkan bram.


"ohh ,baik Tan.." bram masuk kedalam kamar dan berjalan menaiki tangga.


tapi langkahnya terhenti ketika melihat kamar akila sedikit terbuka .


kemudian,ia masuk kedalam kamar dengan mengendap-ngendap.


mata bram tak menemukan akila .


hanya ada suara gemericik air .


"ohh..dia lagi mandi " batin bram.


lalu bram duduk ditepi ranjang sambil menunggu akila selesai mandi.


tiba-tiba


krettt.....


akila keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit sedada.


tapi matanya terbelalak melihat makhluk teronggok di depannya.


"k-kamu" akila melotot .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haii..haii..like vote aku ya..🙏🙏


__ADS_2