SYAKILA

SYAKILA
196. ADRIAN


__ADS_3

KEESOKAN HARINYA


bram membuka matanya perlahan.


ia tersenyum kecil sambil membayangkan wajah akila yang sangat cantik dan menggoda itu.


hari ini bram ada meeting dengan kliennya.


jadi,


ia segera mandi dan bergegas pergi ke kantor nya.


tanpa banyak bicara bram udah mengendarai mobilnya menuju ke kantor.


tiba-tiba saja ponselnya berdering.


bram langsung menempelkan headset bluetooth nya ditelinga.


'' halo.'' ucap bram tampak sumringah.


"(...)''


'' oke,nanti kita ketemu ya.'' ucap bram sambil memegang kemudinya.


''(...)''


''oke,sampai ketemu nanti.'' bram mengulum senyum ,iapun mematikan ponselnya.


dan kembali fokus pada tujuan nya.


*****


'' akila nanti malam kamu ada tamu loh ,jadi ,saya minta kamu dandan yang cantik dan seksi .'' ucap Tante Erna pada akila yang duduk diatas ranjangnya.


ia hanya mengangguk pelan mendengar ucapan erna barusan.


padahal dalam hatinya ia ingin sekali kabur dari tempat itu.


''oh ya ,satu lagi ,aku gak suka kamu yang kucel dan acak-acakan , potong rambut kamu dan ganti style rambut kamu .''ucap erna,seraya menelepon seseorang.


tak lama terdengar suara langkah kaki mendekat pada mereka.


'' Tante panggil saya.'' ucap wanita yang cantik dan tinggi semampai itu


'' iya .'' angguk erna.


'' ada apa tan..''ucap lidya.


'' tolong kamu make over dia oke,malam ini dia akan ada tamu penting yang akan menyewanya.'' ucap tante erna.


lidya memandang akila sejenak.


'' oke tan..'' lidya memandang akila lagi,namun akila mengacuhkan nya .


'' bagus! akila, kamu ikuti dia .'' ucap erna pada akila.


akila hanya diam saja ,ia mengikuti perintah erna untuk mengikuti lidya.


erna menggeleng pelan


tiba-tiba saja


ponsel erna berdering


wanita itu tampak serius dalam menerima telepon nya


tak lama iapun pergi entah kemana.


*****


'' kamu tahu ,apa yang harus kamu lakukan malam ini.'' ucap erna pada akila.


'' tahu tan.'' ucap akila pelan.


'' bagus!!'' erna tampak puas pada akila.


baginya wanita seperti akila adalah ladang uang terbesarnya saat ini.


jadi,mau gak mau dia harus rela berkorban mengeluarkan biaya yang besar untuk akila.


toh,pada akhir nya akila dapat mengganti dengan jumlah yang lebih besar untuk erna. Bahkan keuntungan nya bisa 3 kali lipat dari modal erna untuk membeli produk-produk untuk akila yang tak murah itu.


'' selamat bertugas.'' ucap erna dengan senyuman tipis dibibirnya.


akila hanya mengangguk pelan.


kemudian ponsel erna kembali bergetar.


setelah erna membaca chat yang masuk di ponselnya iapun menyuruh akila pergi.

__ADS_1


*****


23:00


akila berdiri di sebuah cafe yang tak pernah ia kunjungi sebelumnya.


ia belum juga tahu siapa yang akan m*ny*w*nya.


tiba-tiba ponselnya berdering.


"halo!!'' ucap akila dalam telepon.


tak lama kemudian akila masuk kedalam cafe tersebut.


dilihat nya sekumpulan para lelaki sedang asyik minum-minum ditempat itu.


akila tak tahu yang mana tamunya.


iapun duduk dimeja yang masih kosong dan memesan minuman .


tak lama ,


seorang laki-laki mendekat padanya.


''hai..'' sapa laki-laki itu mengagetkan akila.


akila langsung menoleh kearah suara itu.


akila tampak terkejut dan segera mundur satu langkah dari tempat semula .


'' hai..kamu kenapa.'' ucap pria itu.


'' aku gak apa-apa mas,aku hanya kaget aja.'' ucap akila sedikit gugup.


pria itupun terkekeh.


'' kenapa kamu terlihat ketakutan gitu.'' pria itupun menatap akila tajam.


'' emmmm,mas,lebih baik kita pesan makanan aja ,aku udah pesan minuman barusan.'' sela akila , berusaha memotong pembicaraan pria itu.


'' iya baiklah.'' pria itupun meraih kursi didepannya dan mendudukinya.


'' perkenalkan aku adrian.'' ucap pria itu mengulurkan tangan pada akila.


'' akila.'' ucap akila,terlihat canggung.


tak lama pelayan datang membawa minuman akila.


'' makasih mba .'' ucap akila tersenyum ramah.


'' ohh ya mba , pesan minuman satu lagi ya ,sama camilan nya .'' sela adrian ,ia tampak serius memilih menu untuk wanita didepan nya.


'' iya mas baik.'' ucap pelayan itu.


'' ada tambahan lagi.'' ucap pelayan itu lagi.


"udah ,itu aja mba.'' ucap adrian.


akila masih terdiam sendiri ,dalam hatinya ia bertanya ,apa ini tamu yang akan m*ny*w*nya.


pikirnya!


beberapa saat kemudian,


'' ayo kita pergi sekarang.'' ucap adrian pada akila.


akila mengangguk.


saat udah didalam mobil iapun membisu.


adrian hanya melirik kearah wanita itu.


'' akila,are you okay.'' ucap adrian penuh tanya .


'' i-iya ,aku baik-baik aja kok.'' ucap akila agak terbata.


'' baiklah ,kita lanjut lagi ,apa kamu mau makan lagi.'' ucap adrian membuat akila berkerut.


'' gak,aku udah kenyang .'' ucap akila tersenyum.


'' baiklah, kita jalan sekarang.'' ucap adrian sembari memakai safebeltnya.


'' iya mas.'' ucap akila pasrah.


sesungguhnya dalam hatinya ia takut.


ia tidak bisa membayangkan jika harus melakukan dengan pria yang ada disampingnya sekarang.


dermmm....

__ADS_1


mobil melaju kencang membelah jalanan.


akila menghela napas panjang.


sesekali ia membenarkan roknya yang tersingkap keatas karena gerakan tubuh nya .


'' sudah berapa lama.'' ucap adrian pada akila.


'' sudah berapa lama, apa maksud nya.'' akila berkerut.


'' sejak kapan kamu berprofesi sebagai wanita .... .'' ucap adrian tanpa melanjutkan kata-katanya.


'' belum lama,baru sebulan .'' ucap akila singkat.


adrian menganga mendengar ucapan akila.


'' kenapa kamu gak milih cari pekerjaan yang halal dan baik dari ini.'' ucap adrian membuat akila bingung.


'' ceritanya panjang mas.'' ucap akila mengalihkan pandangan keluar jalan.


******


akila hanya terdiam saat ia sudah berada di dalam sebuah kamar hotel yang sangat mewah.


ia duduk ditepi ranjang sambil memegangi ujung roknya.


sementara adrian masih sibuk didalam kamar mandi.


antara takut ,cemas,dan gelisah menjadi satu.


ia tak tahu apa yang akan terjadi malam ini dengan dirinya.


krettt....


pintu kamar mandi terbuka dari dalam.


akila masih tertunduk ditepi ranjang dengan perasaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


'' aku mau ganti baju.'' ucap adrian dengan nada khasnya.


akila malah melotot mendengar ucapan adrian barusan.


'' ya,ya udah tinggal ganti aja.'' ucap akila asal bicara.


'' kamu mau lihat aku ganti baju.'' tanya adrian pada akila.


'' upss!! ''akila langsung menutup mulutnya dan kabur ke kamar mandi.


10 menit berlalu akila masih berada di dalam kamar mandi.


membuat adrian terheran.


karena ia khawatir dengan akila iapun langsung mengetuk pintu kamar mandi.


'' akila.'' ucap adrian sembari berdiri didepan pintu kamar mandi.


'' kamu baik-baik aja kan.'' ucap adrian


krettt...


pintu kamar mandi pun terbuka.


" kamu ngapain didalam.'' adrian menatap akila lurus .


'' gak apa-apa mas.''akila melangkah mendekati ranjang nya.


iapun meraih selimutnya menutupi seluruh tubuhnya, dan merebahkan tubuhnya perlahan.


adrian menatap punggung akila yang tertutup oleh selimut.


perlahan ia mendekati akila.


akila yang merasakan aroma tubuh adrian semakin mendekati nya iapun memejamkan matanya.


dalam hati ,akila berdoa agar laki-laki itu tak sampai berulah malam ini.


perlahan tangan adrian mengusap lembut pundak akila.


'' aku gak akan memaksa kamu.'' ucap adrian membuat akila membuka matanya seketika.


akila sangat terkejut dengan ucapan pria yang ada di dekat nya .


akila seketika menoleh kearah pria itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haii tinggal kan jejak ya bestie...🙏🙏🙏💋💋


__ADS_2