
akila udah sampai didepan kontrakannya.
tiba-tiba terdengar mobil yang mengklakson .
akila berdiri dan memperhatikan mobil itu.
'' mas rio!!!'' akila mengeluarkan ekspresi kaget.
bleggg..
terdengar suara rio menutup pintu mobil dan segera menghampiri akila.
rio tersenyum kecil.
'' mas rio.'' sapa akila tersenyum dan menghampiri rio.
'' mas rio tumben kerumah ,ada apa? '' tanya akila seraya membulatkan matanya.
'' emmm,ada yang aku ingin bicarakan,kamu udah pulang kok gak ngabarin.'' ucap rio terlihat tak seperti biasa nya.
'' ohh ,aku naik taxi , ponsel aku mati jadi ,gak sempat ngabari kamu mas.'' terang akila.
'' ohhh ,it's okay..'' rio mengangguk pelan.
'' bisakah aku masuk ,aku ingin bicara didalam.'' pinta rio.
'' ohh,tentu.'' ucap akila mengulum senyum.
sembari membuka pintu.
'' silahkan masuk mas.'' tawar akila.
'' oke..'' akila merasa ada sesuatu dengan rio.
'' aku bikinkan minum dulu,kamu duduk aja disana.'' rio mengangguk.
akila berlalu pergi.
rio sangat ingin tahu kemana akila pergi kemarin malam.
'' mas,ini kopinya.'' tawar akila tersenyum .
rio membalas senyuman itu.
'' kamu gak minum.'' tanya rio basa-basi.
'' ohh ,aku udah bikin teh tadi ,biar aku ambil bentar.'' ucap akila berlalu pergi .
terlihat akila membawa secangkir teh hangat untuk menemani rio ngopi.
'' duduk di sana.'' ucap rio pada akila
'' iya mas.'' akila duduk berdampingan dengan rio.
'' kemarin malam kamu kemana.'' ucap rio tiba-tiba seraya menyesap kopinya.
akila terdiam,karena harus jawab apa.
'' kemarin malam,aku gak kemana-mana mas,memangnya kenapa.'' akila terlihat gugup.
'' ohh,aku pikir kamu habis check in dengan laki-laki.'' celetuk rio membuat akila tercengang.
'' apa!! ,ngomong apa si kamu mas ,gak jelas banget.'' elak akila.
'' ya kali aja , kamu sengaja matiin ponselnya biar aku gak ganggu kamu sama dia.'' ucap rio ketus.
'' ya gak lah mas,buat apa aku sama laki-laki lain kalau udah ada kamu seorang.'' ucap akila setengah merayu.
rio tersenyum kecut.
'' udah jago ngegombal kamu ya.''kekeh rio ia menaruh lagi cangkir kopinya di atas tatakannya.
'' semenjak kenal kamu aku jadi pintar dong , urusan rayu merayu.'' ucap akila jumawa.
'' hemm,kamu yakin cuma karena sama aku aja .'' sindir rio.
akila menghela napas.
'' sudah ya ,aku gak mau berdebat. kamu gak percaya ya udah,aku mau mandi.'' akila bangkit dari duduknya.
ia terlihat sedikit kesal karena pertanyaan rio yang aneh-aneh.
rio mengedikan bahunya , membiarkan akila pergi.
''kenapa mesti marah jika tak ada apa-apa.
Semoga saja dugaan ku salah.'' lirih rio menyesap lagi kopinya.
******
DI TEMPAT LAIN
bryan merasa bahagia karena satu hari 1 malam bersama dengan akila, kekasihnya.
sejujurnya bryan tak mau merusak hubungan akila dan rio.
tapi mau gimana lagi , nyatanya bryan tak mau lepas begitu aja dari jeratan asmara sesaat dengan akila , tunangan sang CEO muda rio Antoni wijaya pewaris wijaya group.
'' akila lagi apa ya , sore-sore kayak gini.'' batin bryan meraih ponselnya.
__ADS_1
[ akila ,kamu lagi apa,udah makan.]
hening...
* ditempat lain *
" akila ,jawab aku dong,siapa laki-laki yang mengantar kamu kemarin .'' todong rio pada akila.
'' ya ampun mas,dia bryan ,bos aku,kemarin kita berangkat bareng karena ada meeting pagi-pagi dan aku terpaksa naik mobil dia.'' ucap akila setengah meninggi .
'' ohh , yakin gak ada apa-apa kamu sama dia.'' rio menatap akila penuh keraguan.
'' yakinlah mas,lagian kamu tuh , aneh-aneh pertanyaan nya.'' ucap akila agak kesal.
'' ya udah,ya,aku percaya kok sama kamu.'' rio berusaha merayu akila.
'' hmmm,udah ah,kamu tuh ya ,aku capek pulang kerja ,kamu malah menginterogasi aku kayak gini.
males tahu!!'' ketus akila.
'' ya udah,kalau kamu capek ,kamu istirahat aja , aku pulang aja.'' ucap rio terlihat pasrah.
'' okay.. dari tadi kek.'' omel akila.
rio mengernyit.
merasa aneh dengan sikap akila yang tak seperti biasanya.
'' aku pulang.'' pamit rio, mengecup kening akila.
akila terdiam dan tak berkomentar apapun.
ia juga tak mengantar kepergian rio sampai didepan pintu.
biasa nya jika rio mau pulang .
akila selalu mengantar sampai pintu depan , menunggu nya sampai rio pergi.
tapi kali ini dia langsung pergi ke kamar dan mengunci semua pintu.
jebret!!!
terdengar suara pintu dibanting oleh akila.
rio hanya mengelus dada ,lalu pergi dari kediaman akila menggunakan mobil nya.
***
DI KAMAR
" mas rio apa-apaan si ,bikin mood gak jelas aja.'' sewot akila seraya menghempaskan tubuhnya diatas bed.
1 pesan masuk
"pak bryan ''akila membaca isi chat dari bryan.
ia tersenyum kecil dan langsung menelepon balik.
'' haloo.'' sapa akila.
"(...)''
"iya pak,maaf tadi lagi mandi jadi gak tahu ada chat dari bapak."
"(....)''
" serius'' mata akila melotot.
dan telepon pun terputus.
" haloo...,halo...'' akila menghembuskan napas kesal.
'' mati lagi.'' umpat akila.
akila mengirim chat pada bryan.
[ pak,kok mati telepon nya.]
[ maaf akila, sinyalnya jelek.]
[ ohh ,bapak lagi apa.]
[ lagi mikirin kamu.]
[ wkkk,gombal!!]
[ gak gombal kok,aku rindu kamu,aku kesitu sekarang ya.]
[ sekarang???]
[ iyalah.]
akila mengembangkan senyum .
entah kenapa ia begitu bahagia saat mendengar kalau bryan mau kerumah.
ia langsung menyambut kedatangan bryan dengan memakai dress transparan yang begitu seksi menampakan gunung kembar nya tampak aduhai dan menjuntai bagian atasnya.
tak lupa ia menyemprotkan parfum pada leher dan bagian tubuh lainnya.
__ADS_1
ting.. tong... ting ...tong...
terdengar suara bel berbunyi .
'' itu pasti pak bryan.'' ucap akila seraya bangkit dan menyambut bryan.
"akila...'' ucap bryan tercengang melihat akila begitu cantik .
'' bapak,ayo masuk.'' ucap akila tiba-tiba terlihat centil.
membuat bryan ingin berbuat nakal.
'' kesambet apa ini anak ,jadi seksi bener.'' batin bryan bergumam seraya memandang bagian **** akila yang menohok.
'' pak...,ayo masuk.'' ucap akila mengulangi perkataannya.
'' ehh,iya ,iya ,maaf ,aku terkesima dengan kecantikan kamu soalnya.'' puji bryan.
'' hmmm , gombal!!'' maki akila.
menepuk pundak bryan dan mempersilahkan bryan masuk.
'' akila,kamu lagi seksi banget sore ini.'' ucap bryan memandang akila penuh hasrat.
'' humm,jangan modus.
mau minum gak.'' tawar akila.
'' minum lah,haus tahu ,apalagi lihat kamu yang seksi begini jadi tambah haus.'' kekeh bryan .
'' huss, gombal mulu.'' akila melempar bantal sofa ke wajah bryan.
''upss!! sory.'' akila tersenyum jahil dan berlari kearah dapur.
*****
rio terdiam didalam kamarnya.
tiba-tiba suara ketukan pintu membuyarkan lamunan nya.
'' ioo ,mama boleh masuk.'' ucap bu kristal dari luar kamar rio.
'' masuk aja.'' suara rio agak acuh.
kreet...
pintu terbuka lebar.
bu kristal tersenyum dan melangkah masuk menghampiri rio.
''ada apa ma.'' ucap rio datar.
'' ada yang ingin mama sampein kekamu.'' ucap bu kristal seraya duduk di diranjang rio.
''apa ma ,mau ngomong apa.'' ucap rio datar.
'' besok Karin mau kesini , kamu temui ya.'' ucap bu kristal
'' apa,karin mau kesini.'' rio begitu terkejut dan tak suka mendengar ucapan bu kristal barusan.
****
'' akila ,kamu cantik sekali.'' bisik bryan di telinga akila.
'' jangan gombal.'' elak akila.
'' gak lah,aku gak gombal.'' ucap bryan sedikit menaikkan bagian bawah dress akila dan membelai lembut bagian ****** akila.
membuat akila terlena dan ingin segera mendapat lebih dari itu .
bryan membopong tubuh akila masuk ke dalam kamarnya.
brakkk...!!
tubuh akila terhempas ke atas bed.
bersamaan dengan bryan ada diatasnya.
bryan menatap lekat wajah itu dan mengecup kening nya.
perlahan semakin turun dan turun.
hingga terjadilah sesuatu yang seharusnya terjadi.
semua terasa indah tak ada beban,mengalir begitu saja.
sampai akhirnya.
sebuah hentakan hebat menghujam bagian bawah akila.
bryan tersenyum puas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haloo ..haloo...haloo..🙏🙏 like dan koment aku ya..
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️