
'' io,papa ikut prihatin ya,atas apa yang menimpamu dan akila.'' ucap pak wijaya penuh dengan tatapan haru.
'' iyaa pa,rio gak nyangka aja bakal kayak gini jadinya.'' rio sedikit menahan sakit di dada nya akibat kegetiran dihidupnya.
terlihat dari kejauhan ada seorang pria menghampiri mereka berdua.
'' pak,maaf,ini biaya catering nya jadinya gimana.'' tanya petugas catering pada rio dan pak wijaya yang ada di depan gedung .
'' saya bayar full aja ya mas,gak apa-apa.dan tolong catering nya dibagi-bagi aja buat sedekah di panti asuhan.'' ucap pak wijaya menatap petugas catering itu.
rio pun tak mengindahkan ucapan pak wijaya , karena ia sedang kalut.
'' iya pak , makasih banyak sebelumnya,saya ikut prihatin atas musibah ini ,semoga pak rio bisa diberikan kesabaran yang lebih.'' sang pelayan tersenyum tipis.
pak wijaya mengangguk setuju.
hari ini pak wijaya dan rio menemui pemilik gedung yang telah mereka sewa untuk pernikahan rio.
karena akila tak tahu dimana rimbanya , terpaksa pernikahan rio di batalkan.
'' baik lah,saya pamit .'' ucap petugas catering pada pak wijaya.
'' iya,iya.'' angguk pak wijaya sembari melirik rio yang sedang gundah.
ia menghela napasnya .
karena tak mau menganggu rio ,pak wijaya pun pergi entah kemana.
****
'' akila.'' ucap seseorang dari luar kamar akila.
Namun akila tak mau membuka pintunya,karena ia takut .
iapun langsung panik,ia tak mau menemui si pengetuk pintu tersebut.
''akila,buka pintunya,kamu dengar,kan?.'' teriak tante erna merasa kesal.karena akila mengacuhkannya.
Dogg..dogggg....
terdengar ketukan yang sangat keras didepan kamar akila.
karena merasa risih akila terpaksa membuka pintunya.
" tan? '' akila berdiri didepan pintu dengan menundukan wajahnya.
'' kamu habis ngapain,lama bener buka pintunya.'' tante erna terlihat kesal.
''a-aku ,habis dari toilet tan...,'' akila terbata.
'' oh,ya sudah,kamu ada tamu , temani dia.'' ucap tante erna dengan wajah jutek.
'' tamu , siapa?'' mata akila terbelalak mendengar ucapan erna.
'' ayo ikut saya .gak usah banyak tanya'' ucap erna ,akila mengangguk pelan.
diikutinya erna dengan langkah yang terburu-buru.
sampailah akila pada suatu kamar yang begitu wangi , Iapun bertanya dalam hati.
kamar siapa gerangan.
'' ayo masuk,tamu kamu ada didalam.'' ucap erna singkat.
akila hanya mematung.
'' tapi,tan...'' akila sedikit membantah .
'' sudah,jangan banyak bicara.
masuk aja.'' erna mendorong tubuh akila masuk kedalam kamar itu.
hingga akila hampir saja terjatuh.
saat ia sedang berpikir , siapa tamunya itu.
tiba-tiba saja terdengar suara langkah kaki dari toilet,yang posisinya persis dibelakang akila.
akila membulatkan matanya dan mencoba menoleh kebelakang nya.
belum sempat ia menoleh ,suara seseorang menyapanya.
'' kamu udah disini.'' ucap pria itu.
tapi suara itu seperti tak asing ditelinga akila.
'' suara itu.'' batin akila bergumam.
akila menoleh kearah suara itu dengan cepat.
'' k-kamu...?'' ucap mereka secara bersamaan.
__ADS_1
''akila...''mata bram melotot. ia tak percaya bahwa akila saat ini ada didepan nya.
'' m-mas.'' akila terhenti karena tiba-tiba saja bram mendekapnya begitu erat .
'' kamu kenapa ada disini akila.'' ucap bram mendekapnya lebih erat lagi.
karena bram terlalu erat memeluk tubuh nya , iapun merasakan sesak napas.
'' sory,sory ...'' bram terkekeh.entahlah,ia tampak bersemangat malam ini.
'' kamu apa kabar akila,dan ,kenapa kamu ada disini? jangan bilang....'' bram menggantung kata-kata nya.
akila tak tahu harus menjawab apa.
ia terdiam.
'' akila,kamu kenapa diam.'' bram memegang kedua bahunya.
'' aku gak apa-apa mas.'' akila menepis tangan bram.
''hai,aku masih penasaran kenapa kamu bisa ada disini.'' ucap bram masih terlihat kepo.
akila menceritakan semuanya , hingga ia bisa sampai disini.
bram sangat terkejut dengan pengakuan akila.
iapun langsung mendekap tubuh akila.
'' aku akan bantu kamu keluar dari sini.'' ucap bram pada akila.
akila hanya membisu .
dalam hatinya bertanya kenapa bram bisa sampai ditempat ini.
'' kamu sering kesini mas.'' tiba-tiba akila mengangkat wajahnya. ia menatap bram dengan tatapan aneh.
'' emmm,ya,aku hanya mencari pelampiasan.
aku kesepian.'' ucap bram jujur pada akila.
akila menghela napas.
'' rupanya bram belum berubah masih seperti dulu,player!!'' batin akila bergumam.
ia menepis pelukan bram.
'' akila,temani aku malam ini, sebagai gantinya aku akan bantu kamu keluar dari sini.'' pinta bram tiba-tiba.
membuat akila bergidik ngilu.
tanpa terasa akila merasakan sesuatu yang aneh pada tubuh nya.
sepertinya tubuh akila merespon sinyal-sinyal dari ucapan bram barusan.
sejenak ia teringat kembali dengan bram yang dulu.
'' kamu kenapa.'' tanya bram mengecup tengkuk akila.
akila hanya membisu.
ia tak tahu ,apa yang sedang terjadi saat ini.
ia seperti kembali ke masa lalu ,dimana ia sering berkelana memadu asmara dengan bram,mantan sekaligus orang yang sudah mengambil sesuatu yang sangat berharga dari dirinya.
akila terpejam.
saat bram tak henti-hentinya mengusap -usap pipinya dari belakang.
bram membalikkan badan akila.
ia mendekatkan wajahnya pada akila.
hingga akila terpejam.
tapi , tiba-tiba saja akila membuka matanya.
ia mendorong tubuh bram supaya menjauh dari dirinya.
akila hendak berjalan menjauh dari bram.
'' akila...'' bram meraih tangan akila,
mata bram menatap akila dengan tatapan tajam.
matanya merah seperti menahan sesuatu.
bram memeluk tubuh akila lagi.
'' akila,aku sangat kesepian semenjak kita berpisah.'' ucap bram seraya mengusap rambut akila.
akila hanya diam
__ADS_1
ia tak tahu harus berbuat apa.
bram semakin mempererat pelukannya,lamanya ia memeluk tubuh akila,membuat sesuatu muncul dalam pikirannya.
bram mencoba mencari sesuatu dibalik r*k akila.
akila sempat memberontak tapi ,bram tak mau kalah.
ia ingin malam ini menuntaskan hasrat nya dengan akila.
wanita yang sudah menyerahkan sesuatu yang berharga dalam hidupnya.
dalam hidupnya ia tak pernah mendapatkan wanita yang masih p*r*w*n.
tapi dengan akila ,ia benar-benar memperoleh semuanya.
ia merasakan sesuatu yang berbeda dengan akila.
'' aku masih mencintaimu akila.''bisik bram pada akila ,akila tiba-tiba terhipnotis oleh kata-kata bram barusan.
hingga ia terbius dengan indahnya cinta malam ini.
******
beberapa menit kemudian,
bram tersenyum kecil melihat akila yang sudah tertidur karena kelelahan melayani nya dengan berbagai macam ****.
ia mengusap pipi akila lagi dan mengecup kening akila .
tanpa sadar ia pun terlelap disamping akila.
*****
tok...tok..tok..
pintu kamar diketuk seseorang dari luar.
bram memicingkan matanya karena mendengar suara ketukan pintu dari luar.
iapun langsung bergegas dan memakai baju nya dengan sigap.
bram membuka pintunya
'' Tante..'' ucap bram agak kaget dengan kedatangan tante erna.
padahal hari masih sangat pagi.
'' masih mau perpanjang.'' ucap tante erna.
bram langsung menyerahkan beberapa lembar uang untuk memperpanjang sewanya.
'' hmmm,okay,selamat bersenang-senang.'' ucap tante erna terlihat senang karena baru saja mendapat rejeki nomplok.
bram langsung masuk lagi ke dalam kamar nya .
akila masih terlihat pulas sekali.
Bram hanya menggeleng pelan.
ia mendekati akila dan mengusap rambut akila pelan.
'' mas...'' tiba-tiba saja akila terbangun karena sentuhan bram.
bram tersenyum kecil
'' kamu capek banget yah.'' goda bram dengan senyum nakalnya.
'' apaan si,aku malu tahu , jangan kayak gitu ah.''akila memerah.
iapun langsung bergegas mandi dan membilas semua badannya dari segala macam kotoran .
disini setiap kamar,terdapat kamar mandi dalam.
bangunan nya seperti kos-kosan.
sudah 8 tahun tante erna menggunakan tempat ini sebagai bisnis haram tersebut.
tak ada yang tahu jika bangunan ini adalah tempat maksiat.
setahu mereka ya,cuma kos-kosan aja.
dalam hal seperti ini mereka sangat pintar menyimpan rapat-rapat hingga tak ketahuan oleh warga setempat .
disamping itu, tempat nya terbilang cukup jauh dari tempat keramaian kota.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
happy reading, tinggalkan jejak yakk