The INDIGO

The INDIGO
Penemuan jasad mbak Rika


__ADS_3

Seperti yang di janji kan kak Ardi ,sepulang sekolah dia membawa ku ke tempat kerja kakak nya yang ternyata kakak nya kak Ardi merupakan seorang guru di sebuah sekolah menengah pertama atau SMP.


"siang pak ,kakak saya belum pulang kan ?" tanya kak Ardi pada seorang penjaga sekolah


"siang juga ,seperti nya belum ,tuh motor nya masih ada di sana" tunjuk penjaga sekolah menujuk ke parkiran


"ayo Gibran ....aku sudah tak sabar ingin bertemu bang Rizal " seru mbak Rika tak sabar


"sabar lah mbak " sahut ku tak sadar hingga kak Ardi menyelis pada ku


"loe bicara sama siapa ?" tanya kak Ardi


"mbak Rika " sahut ku cepat


"hah....yang bener , ah mama mungkin mbak Rika kan udah meninggal " ucap nya lagi


"nanti kamu akan tahu " ucap ku seraya melirik sosok yang berdiri di bawah pohon Cemara yang di tanam berjejer di depan sekolah .


Sosok pria paruh baya dengan luka menganga di bagian perut nya ,hingga memperlihatkan isi perut nya ,kaki dan tangan nya terlihat patah ,sosok itu menyeret tubuh nya


"ngelihatin apa sih ?" tanya kak Ardi melihat ke arah yang ku lihat


"gak ngeliatin apa-apa kok ,kita jadi kan ketemu kakak mu ?" tanya ku mengalihkan perhatian


"ya udah ayok, kak Rizal pasti ada di ruangan nya " aku pun mengikuti kak Ardi , hanya aku dan kak Ardi saja ,sebab Riswan sedang di hukum oleh paman Haris untuk tak pergi kemanapun sepulang sekolah ,bahkan paman Haris sendiri yang menjemput nya tadi sementara kak Troy dan yang lain mereka pergi ke basecamp mereka , aku juga pernah diajak nya ke tempat mereka ,namun aku selalu berusaha menolak tanpa menyinggung mereka ,sebab aku tahu pergaulan mereka sangat bertentangan dengan ku .


Kami pun berjalan di koridor sekolah yang mulai sepi karena semua murid-murid nya sebagian sudah pulang ,hanya beberapa yang masih tinggal untuk mengikuti ekstra kurikuler.


Saat tengah berjalan langkah kami di hentikan oleh seruan seseorang


"kak Ardi "


bukan hanya kak Ardi aku pun menengok ke belakang


"kakak mau bertemu pak Rizal ya ?" tanya nya sambil menggerak-gerakkan tubuh nya


"iya " sahut kak Ardi


"oh ...ini...teman nya kak Ardi ?" tanya nya lagi melihat ku


"iya " sahut kak Ardi lagi


"boleh kenalan gak?" tanya nya lagi


"sorry gue buru-buru" sahut kak Ardi seraya mengajak ku kembali berjalan


"yuk ah cepetan " ajak kak Ardi


"maaf ya " ucap ku seraya berlalu bersama kak Ardi


"yaaahhh......."keluh siswi tersebut


"jangan hirau kan dia , dia emang gitu suka genit kalau lihat cowok apalagi tampan macam kita ,bukan hanya dia aja sih tapi hampir dari semua siswi di sini emang genit-genit ,pada lenjeh semua " ucap kak Ardi

__ADS_1


"masa sih,emang nya kamu ngerasa tampan ,aku sih biasa aja ?" tanya ku


"ah rese luh " kak Ardi menonjok pelan bahu ku


Aku pun terkekeh kecil ,hingga pada saat aku dan kak Ardi hampir sampai di sebuah ruang guru yang pintu nya tertutup ,aku melihat ada sosok hantu wanita berambut panjang dengan daster putih lusuh berdiri di jalan ku ,sosok itu berdiri di depan pintu menghalangi ku yang hendak mengetuk pintu ,namun sebelum aku mengangkat tangan ku ,kak Ardi sudah lebih dulu mengetuk pintu ,sosok itu tertembus tangan kak Ardi .


tok tok tok


"masuk " teriak dari dalam ruangan


"kok kaya dingin-dingin gitu ya " gumam nya


Aku bersikap seolah tak melihat apa-apa , karena niat hantu ini memang kau nakut-nakutin kita , hingga mbak Rika yang sedari tadi mengikuti ku menegur nya


"hey ...kamu awas jangan menghalangi jalan mereka dong ,kita mau lewat nih " seru mbak Rika


"siapa kamu ,kenapa datang bersama dua laki-lakinya tampan ini ?" tanya hantu wanita itu


"aku ....


brukk


"aduh....."


Sebelum mbak Rika menyahut aku lebih dulu menabrakan diri ku pada hantu itu dengan batin yang terus bersolawat ,hantu wanita itu pun terjatuh dan mengaduh kesakitan .


"kenapa aku bisa jatuh dan merasa kesakitan saat bertabrakan dengan nya " gumam hantu wanita itu


Setelah kamu di dalam ,kami di persilahkan duduk oleh kakak nya kak Ardi


"iya bang ,jadi teman ku ada yang mau di sampaikan kata nya ,dan ini mengenai ....kak Rika " ucap kak Ardi


"Rika.... ,kita sudah tak ada hubungan apa pun ,jika kamu ke datang ke sini hanya untuk membahas nya ,maka sebaiknya kamu segera pulang" tegas kakak nya kak Ardi yang bernama Rizal


"tapi kak ini amanah yang harus saya sampaikan pada kakak, mbak Rika akan tenang jika kakak sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi ,dan selama ini kakak hanya salah faham "tutur ku


"kamu bilang apa tadi , Rika akan tenang ,maksud nya ?" tanya bang Rizal


"sebenarnya mbak Rika sudah meninggal dunia ,namun tak ada seorang pun yang mengetahui nya , orang-orang beranggapan mbak Rika kabur dengan bang Rizal " tutur ku lagi


"apa...kau tidak becanda kan ,lalu bagaimana kamu bisa tahu sedangkan orang-orang tak mengetahuinya ?" tanya nya lagi


"Abang jangan terkejut ya kalau aku kasih lihat sesuatu kamu juga kak , kalian siap-siap" ucap ku seraya memfokuskan fikiran lalu menjentikkan jari ku di depan wajah mereka


tak


"sekarang kalian lihat samping " ucap ku


"Ri.....Rika.....kamu....." ucap bang Rizal terbata


"iya bang,...ini aku ...maaf jika aku menyakiti mu bang , apa yang di katakan nya memang benar aku sudah tiada bang " ucap mbak Rika lirih


"a ...apa yang terjadi pada mu ?" tanya bang Rizal sedangkan kak Ardi nampak shock

__ADS_1


"waktu malam itu pas Abang ke rumah aku sebenarnya ada di kamar ,ibu bapak ku memberikan ku obat tidur ,lalu mengatakan jika aku pergi ke rumah Anton .............." mbak Rika pun menceritakan tentang masalah nya yang membuat mereka salah faham ,hingga pernikahan yang berujung pada kematian nya


"jadi.....Ya Tuhan.....apa yang sudah aku lakukan ,seandainya aku mempercayai mu dulu ...Rika ...maafkan aku " ucap bang Rizal dengan suara parau karena ia sudah menangis saat mendengar kan kisah nya ,ia juga nampak menyesal karena dulu pernah tak mempercayai mbak Rika


"sekarang kamu sudah tahu kan bang ,aku minta maaf karena aku sudah membuat mu terluka , aku minta tolong untuk segera menemukan jasad ku yang di kubur di rumah mereka "ucap mbak Rika tersedu


"baiklah hari ini juga aku akan datang ke rumah itu " ucap bang Rizal ,kemudian ia merogoh ponsel nya dan menghubungi polisi


Kami pun segera bergegas ke tempat tinggal mbak Rika untuk memberi tahu kan perihal masalah ini pada kedua orang tua mbak Rika .


Sesampainya di rumah orang tua mbak Rika ,kami pun di sambut dengan sinis oleh kedua orang tua mbak Rika terutama pada bang Rizal .


"mau apa kau sini hah ,mana Rika ...kembalikan anak kami ...!!" seru ini nya mbak Rika


"Bu ...tenang dulu ,kami akan menjelaskan semuanya ,ibu salah faham " ucap bang Rizal


"salah faham apa nya ,sudah jelas-jelas kalau kamu tuh yang bawa kabur anak kami " teriak ayah nya mbak Rika


"ibu ,dan bapak salah faham saya sama sekali tidak pernah membawa kabur anak kalian ,justru saya datang ke sini itu untuk menjelaskan sesuatu " ucap bang Rizal lagi


"menjelaskan apa hah ...alasan aja ,dasar tukang bawa kabur anak orang ,sekarang cepat kembalikan anak kami " seru ibu nya mbak Rika


Para warga pun mulai bertangan karena kegaduhan dari kami ,sebab dari tadi kami tak di perbolehkan untuk masuk ,pada saat itu datang lah beberapa polisi


"nah kebetulan ada polisi ,pak sekarang juga bawa orang ini pak ,dia sudah bawa lari anak kami ,padahal anak kami sudah menikah " ucap ayah nya mbak Rika


"maaf Bu ,kedatangan kami ke sini atas laporan pak Rizal ,kami hendak menggeledah rumah besan ibu dan bapak ,karena menurut laporan anak ibu dan bapak telah meninggal dan jasad nya berada di rumah mereka " ucap pak polisi


"apa ...anak kami sudah meninggal ,itu tidak mungkin pak ,itu tidak mungkin ....sudah jelas-jelas mendiang Anton suami nya Rika mengatakan jika Rika pergi di bawa kabur laki-laki ini tepat di malam pernikahan mereka ,jadi mana mungkin anak kami meninggal dan jasad nya masih berada di rumah mereka " ucap ibunya mbak Rika nampak tak percaya


"untuk membuktikan mari antar kami ke rumah besan ibu dan bapak ,kita lakukan pencarian di sana " ucap pak polisi lagi


Antara percaya dan tidak ibu dan ayah nya mbak Rika pun membawa kami ke rumah almarhum keluarga Anton yang sekarang kosong ,warga pun mengikuti kami .


sementara mbak Rika dari tadi hanya terlihat menangis di samping kedua orangtua nya


sesampainya di rumah itu ,kami semua pun masuk bersama beberapa orang polisi dan mulai melakukan pencarian, perhatian kami terfokus pada lantai kramik di bagian dapur yang sedikit berbeda dari kramik lain nya ,para polisi di bantu warga mulai membongkar lantai itu ,perlahan tapi pasti bongkahan tanah menutupi sebagian dari lantai di dapur ,hingga sesuatu membuat penggalian terhenti


"astaghfirullah halazim.....pak kami menemukan sesuatu ......" salah satu warga berteriak


aroma busuk mulai menguar menyeruak ke rongga pernafasan ,kami pun lantas menutup hidung


"Allahu Akbar.... Innalilahi wa innailaihi rojiun......cepat angkat jasad ini " perintah pak polisi pada para warga


mendengar hal itu kedua orangtua mbak Rika nampak shock mereka menjerit histeris saat melihat jasad yang di perkirakan adalah anak mereka ,dan memang benar ada nya jika jasad itu merupakan jasad dari mbak Rika ,mbak Rika pun menangis saat melihat kondisi jasad nya yang sudah tak utuh lagi karena pembusukan , para polisi pun lalu memasukan jasad mbak Rika pada kantong jenazah ,dan akan dilakukan otopsi untuk diselidiki penyebab kematian nya .


Bang Rizal pun terlihat tak sanggup melihat jasad wanita yang ia cintai seperti itu .


"Abang yang sabar ya .... ikhlas kan .... insyaallah setelah ini mbak Rika akan tenang " ucap ku


"apa aku bisa melihat nya untuk yang terakhir ?" tanya bang Rizal


"tentu ,karena sepertinya ada sesuatu yang ingin disampaikan mbak Rika sebelum ia pergi menuju alam nya "

__ADS_1


***


__ADS_2