
Tak hanya wanita itu saja yang terdiam aku pun sama ,hingga aku melirik pada Ari untuk memastikan apa maksud dari seruan Ari barusan
"kak lihat deh kak Ara mengirim pesan untuk ku " seru nya bahagia
"Ya Allah dek,kakak kira apa an" ucap ku kemudian melirik pada wanita berhijab tadi yang sudah tak terlihat ,entah pergi kemana wanita itu ,tapi saat melihat matanya seakan aku melihat ....Aranta ,apa memang hanya mirip,kalau itu Aranta tak mungkin ia bersikap cuek dan biasa saja saat melihat ku apalagi Ari ,tapi kemana perginya ,kenapa cepat sekali wanita itu pergi
"yuk kak kita lanjut ke sana " ajak Ari kembali menarik lengan ku ke tempat yang ingin ia tuju sedari tadi ,namun aku merasa ada yang tengah memperhatikan ku , tapi siapa,ku coba menelisik setiap sudut namun aku tak menemukan kejanggalan atau yang aneh pada orang lain , akhirnya aku memutuskan untuk tak menghiraukan nya,nek Wewe pun nampak asik melihat-lihat binatang yang ada,bahkan banyak juga para hantu-hantu lain yang ikut berseliweran ,ada juga sepasang hantu yang tengah bermadu kasih di dahan pohon bersama burung-burung yang hinggap di sekitar dahan nya .
"dasar setan " dengus ku dalam hati sambil menggeleng pelan
Hingga sampailah kami di kandang harimau yang dimaksud,Ari dengan antusias memperhatikan harimau-harimau itu ,hingga pandangan nya terhenti pada seekor anak harimau di kandang terpisah
"waaah....kak lihat itu ,iiih....lucu banget kak...." Ari nampak gemas pada anak harimau tersebut
"kak kalau pelihara harimau boleh gak ?" tanya Ari tiba-tiba
"kenapa? memangnya kamu mau pelihara harimau dek?" tanya ku
"iya kak ,sepertinya menyenangkan deh" sahut nya tanpa melepas pandangan nya terhadap anak harimau itu
"memelihara hewan seperti harimau tidak bisa sembarangan dek ,tak bisa seenaknya, salah-salah kita malah kena sanksi " ucap ku
"loh kok gitu?"
"harus ada izin dan kemampuan dalam memelihara nya ,hewan seperti harimau kan dilindungi dek, jadi gak bisa sembarangan di pelihara" tutur ku lagi
"yaaahh......." Ari nampak lesu mendengar nya
"pelihara kucing saja ,gimana,harimau dan kucing kan masih sama-sama kerabat dekat dek " tawar ku
"gak mau ah " sahut nya singkat
Tak banyak celotehan lagi dari adik kesayangan ku ini ,dengan mata berbinar ia terus saja memperhatikan hewan buas itu .
__ADS_1
Akan tetapi tiba-tiba saja terdengar suara teriakan para pengunjung lain ,mereka menjerit histeris bahkan ada yang berlarian menuju tempat dimana asal suara teriakan itu ,aku dan Ari pun penasaran ,kami berdua memutuskan untuk turut melihat pada apa yang terjadi
Sesampainya aku dan Ari di tempat keributan aku dibuat shock bukan main Ari pun turut menjerit ngeri dan langsung memeluk ku . Bagaimana tidak dua ekor singa jantan tengah mengoyak tubuh seseorang hingga tak berbentuk ,para petugas kebun binatang pun segera terjun ke kandang singa untuk mengamankan singa yang mengamuk itu ,juga mengevakuasi jenazah yang sudah tak lagi utuh .
usut punya usut rupanya korban merupakan pengunjung yang iseng menaiki pagar besi dan duduk di atas pagar tersebut untuk direkam rekan nya yang lain ,entah mungkin tujuan nya untuk suatu konten atau hanya iseng semata ,jelas perbuatan nya sama sekali tak diperbolehkan ,dan mungkin karena kurang keseimbangan tubuh akhirnya orang itu terjatuh tepat ke dalam kandang singa yang kebetulan saat itu hendak di beri makan oleh petugas ,sepertinya para petugas lengah hingga tak menyadari akan perbuatan korban yang berakibat fatal bagi diri nya sendiri .
Sosok korban yang tewas seketika pun kini berada tak jauh dari keberadaan jenazah nya yang sudah berhasil di evakuasi , sosok hantu itu menatap sendu pada jenazah nya sendiri.
Banyak dari para pengunjung yang merasa ngeri ,jijik dan mual melihat bagaimana mengenaskan nya jenazah itu ,rekan yang tadi sempat merekam pun terlihat shock dan terpukul atas tewas nya teman nya sendiri secara tragis .
"kak....aku takut....." lirih Ari dengan suara dan tubuh yang sudah gemetar saking takut nya
"jangan takut ,ada kakak,sebaikanya kita pulang ya ,tempat ini sepertinya akan di tutup " ucap ku dengar tak pernah melepaskan dekapan ku,tanpa menyahut Ari pun mengangguk
Akhirnya aku pun membawa Ari ke mobil untuk kemudian pulang ke rumah ,akan tetapi sebelum aku menyalakan mesin mobil sosok laki-laki bertubuh tak lengkap dengan banyak koyakan di seluruh tubuh nya tiba-tiba berdiri di depan mobil ku ,sosok itu menyeringai dan menatap tajam padaku.
Tadinya aku hendak menjahili sosok hantu baru itu namun kehadiran juru parkir membuat ku mengurungkan niatku ,sosok itu pun juga sudah lenyap entah kemana .
"ayo saya bantu " ucap juru parkir itu kemudian membantu ku mengeluarkan mobil dari parkiran yang mulai penuh dengan kendaraan roda empat.
"kalau begitu terima kasih mas " ucap nya
"iya pak sama-sama ,baiklah kalau begitu saya dan adik saya permisi , assalamualaikum...." pamit ku
"waalaikum salam, hati-hati di jalan nak" ucap nya ,aku mengangguk dan segera meninggalkan lokasi tersebut
Aku melirik pada Ari yang masih nampak shock dengan kejadian di kebun binatang tadi ,wajah nya terlihat sangat pucat ,aku pun menggerakan tangan ku menyentuh kepala nya
"sudah gak usah terus di fikirkan ,singa ,beruang ,harimau itu merupakan hewan buas dek, jadi masih tetap mau pelihara harimau"
"masih lah ,yang aku takutkan bukan singa nya kok ,tapi aku takut lihat tubuh yang hancur darah nya juga kemana-mana kak ,serem " sahut Ari masih dengan nada sedikit gemetar
"gimana kalau kita beli es krim yuk ,mau gak?" tawar ku
__ADS_1
"es krim.....mau kak yang rasa vanila ya " ucap Ari antusias
"ok tuan Puteri " aku pun segera membawa Ari ke kedai es krim
Saat tiba di kedai es krim ,aku langsung memesan es krim yang Ari ingin kan ,akan tetapi saat aku tengah berdiri menunggu es krim pesanan hidung ku tiba-tiba mencium bau anyir bercampur bau karat besi membuat ku mual seketika ,tak hanya itu sosok mengerikan yang tadi ku lihat di parkiran kebun binatang sudah berdiri di samping ku ,darah segar nya masih menetes membanjiri lantai ,kepalanya hampir terputus urat-urat nya pun terlihat seperti kabel putus ,pundak sampai dada pun hancur .
Meski mual aku mencoba untuk bersikap biasa ,namun tidak bagi orang di belakang ku ,nampak nya ia cukup sensitif dengan keberadaan makhluk astral ,ia terlihat menahan mual sambil sesekali melihat ke segala arah ,mungkin mencari sumber bau anyir tersebut.
Setelah es krim pesanan ku sudah jadi aku segera berbalik dan lalu menuju pada Ari yang menunggu ku ,namun sebelum aku benar-benar melangkahkan kakiku aku dengan sengaja menyenggol sosok hantu itu seraya membaca ayat kursi .
Bruukk
Terlihat sosok itu bingung karena aku bisa membuat nya terjatuh ,aku pun berpura-pura tak bisa melihat nya ,bukan aku jahil atau tega atau apa pun hanya saja aku tahu maksud sosok itu mendekati ku,nek Wewe nampak terkekeh melihat ku di samping Ari .
"ehehehehe.....kamu jahil banget cu..... ehehehehe"
"siapa yang jahil ,aku hanya tak ingin membantu nya nek, biar dia mencari orang lain yang lebih bisa membantu nya ,aku bukan pakar hantu yang bisa terus bersedia menolong para hantu menyelesaikan masalah mereka yang belum selesai ,mungkin terkesan tega atau tak berperikehantuan,tapi nenek sendiri tahu kan maksud ku " batin ku menyahut
"ehehehehe.....iya iya iya ....nenek mengerti cu.... ehehehehe...."
"nunggu lama ya dek" ucap mu lalu duduk di samping nya
"makasih kakak " ucap Ari lalu melahap es krim itu dengan senang , Alhamdulillah jika dengan es krim ini ia bisa melupakan kejadian tadi.
"kakak mau ?" tanya Ari menyodorkan satu sendok es krim pada ku
"mau dong " aku pun dengan senang hati menerima suapan nya
"hm...enak ya dek, lagi dong" pinta ku lagi
Akhirnya aku dan Ari pun menghabiskan es krim yang ukuran nya lumayan besar itu berdua.
Selesai menikmati es krim kami pun pulang , lagi-lagi sosok hantu korban keganasan para singa kembali muncul ,aku tetap berusaha untuk berpura-pura tak bisa melihat nya ,namun sialnya malah Ari yang melihat nya lewat pantulan dari kaca mobil lain yang terparkir di sebelah mobil ku ,sontak Ari pun berteriak
__ADS_1
"aaaaakkkkkhhhh.........."
***